Senin, 11 Januari 2021

Renungan Harian

Renungan Harian Ziarah Batin
PEKAN BIASA I (H)
Sta. Hilda; St. Modestus; St. Aelredus; St. Bernardus dr Corleone

Bacaan I       : Ibr. 2:5-12
Mazmur        : 8:2a.5.6-7.8-9; R:7
Bacaan Injil  : Mrk. 1:21b-28

Pada suatu malam Sabat, Yesus masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar. Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat. Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak: "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah." Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya. Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: "Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahat pun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya." Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia kesegala penjuru di seluruh Galilea 

Renungan

Banyak sekali orang memposting tokoh atau keberhasilan orang diberbagai media sosial. Misalnya, mengirimkan kutipan khotbah bagus dari uskup ini itu. Sayangnya, hanya sampai pada memposting, namun tidak ikut melakukan perbuatan-perbuatan baik itu.

Demikian juga dengan banyak orang bahkan juga para murid di Sinagoga ketika mereka mendengar khotbah Yesus. Mereka berhenti pada rasa kagum akan khotbah Yesus yang penuh kuasa namun tidak mampu melanjutkan dengan apa yang diharapkan Yesus. Mengagumi adalah hal yang mudah tetapi melaksanakan ajakan Yesus perlu keberanian untuk mencoba. Sekali lagi tindakan Yesus memunculkan rasa kagum dihati jemaat yang melihat peristiwa itu. Namun sayangnya mereka hanya berhenti sampai pada rasa takjub melihat tindakan dan kuasa Yesus. Kekaguman itu mengarahkan mereka untuk percaya pada Yesus. Padahal takjub saja tidak cukup, imanlah yang penting. Tragis sekali memperhatikan orang-orang dalam rumah ibadat itu. Firman telah mereka dengar, mukjizat telah mereka saksikan, tetapi semua itu tidak mengubah hati mereka untuk berbalik pada Yesus.

Pengalaman Sinagoga dimana banyak orang menjadi kagum juga sering kita temukan dalam hidup menggereja. Tidak kurang melalui aneka peristiwa iman, Gereja menghadirkan karya keselamatan. Akan tetapi, kerap kali kita hanya berhenti pada rasa kagum, tertarik, bangga bahkan adorasi dengan tekun. Kita tidak percaya. Buktinya hidup kita masih jauh dari kesejatian iman akan Yesus dimana kelakuan dan sikap kita jauh dari belas kasih, adil, dan benar. Inilah bukti ketidakpercayaan itu, yaitu hidup Yesus tidak kita hidupi dalam perilaku kita sehari-hari.

Allah Bapa Yang Mahakasih, syukur atas kehadiran Yesus Putra-Mu, dalam aneka peristiwa iman Gereja. Semoga kami menjadi umat yang percaya pada Putra-Mu dengan mewujudkan sikap hidup-Nya dalam tingkah laku kami. Amin.

Sumber : Buku Ziarah Batin 2021 - Obor
Ditulis ulang dan Gambar : Almade Cristo https://www.facebook.com/veronica.neli.35

Salam Damai Kristus

Selasa, 05 Januari 2021

Renungan Harian

Renungan Harian Ziarah Batin
Rabu, 06 Januari 2021
Hari Biasa Sesudah Epifani (P)
Gaspar, Melkior, dan Balthasar, Tiga Raja; B. Didakus Yosef dr. Sadiz, Im

Bacaan I       : 1Yoh.4:11-18
Mazmur        : 72:1-2.10-11.12-13; R: lih.11
Bacaan Injil  : Mrk. 6:45-52

Sesudah memberi makan kepada lima ribu orang, Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya keperahu dan berangkat lebih dahulu keseberang, ke Betsida, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang. Setelah Ia berpisah dari mereka, Ia pergi kebukit untuk berdoa. Ketika hari sudah malam perahu itu sudah ditengah danau, sedang Yesus tinggal sendirian didarat. Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal, maka kira-kira jam tiga malam Ia datang kepada mereka berjalan diatas air dan Ia hendak melewati mereka. Ketika mereka melihat  Dia berjalan diatas air, mereka mengira bahwa Ia adalah hantu, lalu mereka berteriak-teriak, sebab mereka semua melihat Dia dan mereka pun sangat terkejut. Tetapi Ia segera berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" Lalu Ia naik ke perahu mendapatkan mereka, dan angin pun redalah. Mereka sangat tercengang dan bingung, sebab sesudah peristiwa roti itu mereka belum juga mengerti, dan hati mereka tetap degil.

Renungan

Setelah melayani orang banyak dalam memenuhi kebutuhan rohani dan jasmani mereka. Yesus mengambil waktu bersama Allah Bapa dan Roh Kudus. Banyaknya kesibukan tidak membuat Yesus merasa tidak punya waktu untuk berdoa. Kesibukan pelayanan justru membuat Yesus merasa harus berdoa. Ini menunjukkan kesatuan Yesus dengan Bapa.

Sungguh ironis. Para murid, yang sudah mengalami mukjizat pemberian makan lima ribu orang, belum juga mengenal Yesus dengan baik. Mereka belum menyadari bahwa Yesus adalah Tuhan. Pikiran dan hati mereka belum terbuka terhadap kehadiran Allah dalam Yesus. Mata dan hati mereka masih tertutup "selaput" keragu-raguan, ketakutan dan kecemasan

Apa yang terjadi pada para murid, mungkin juga terjadi pada kita. Meski kita sekian puluh tahun dibaptis; sekian puluh tahun menjadi Katolik, kita belum juga mengenal Yesus dengan baik. Ini bisa diuji dengan sikap kita tatkala menghadapi masalah. Sudahkah kita menunjukkan ketergantungan pada Dia? Sudahkah sikap dan tindakan kita didasarkan pada kehendak-Nya? Perlu dan pentinglah mengambil waktu bersama Yesus, agar kita makin mengenal Dia dan melibatkan Dia dalam seluruh perjuangan hidup kita.

Allah Bapa Yang Mahabaik, kami kerap kali mengalami gelombang dan badai, namun seringkali tidak mengandalkan Engkau. Kami kerap kali mengandal kekuatan kami sendiri. Jauhkanlah kami dari godaan untuk hanya mengandalkan diri sendiri dan bukalah hati kami agar selalu mengandalkan Yesus, Putra-Mu. Amin.

Sumber : Buku Ziarah Batin 2021 - Obor
Ditulis ulang dan Gambar : Almade Cristo https://www.facebook.com/veronica.neli.35

Salam Damai Kristus

Selasa, 15 Desember 2020

Santo Santa

Santo Santa
16 Desember

 St. Adelaide

St Adelaide dilahirkan pada tahun 931. Dalam usia enambelas tahun, Puteri Burgundi ini dinikahkan dengan Raja Lothair. Tiga tahun kemudian, suaminya meninggal dunia. Penguasa yang diyakini telah meracuni suaminya berusaha menjadikan Adelaide sebagai isteri puteranya. Adelaide tentu saja menolak. Dalam murkanya, sang penguasa memperlakukannya dengan kejam. Ia bahkan mengurung Adelaide dalam sebuah benteng di tengah sebuah danau.

Adelaide diselamatkan ketika Raja Otto Agung dari Jerman menaklukkan penguasa ini. Meski Adelaide duapuluh tahun lebih muda darinya, Otto menikahi Puteri Adelaide yang cantik pada Hari Natal. Ketika raja membawa pulang ratunya yang baru, rakyat Jerman segera mencintainya. Adelaide seorang yang lemah lembut dan anggun lagi cantik jelita. Tuhan menganugerahkan lima anak kepada pasangan kerajaan ini. Mereka hidup bahagia selama duapuluh dua tahun. Ketika Otto mangkat, putera sulung Adelaide menjadi penguasa. Puteranya ini, Otto Kedua, seorang yang baik, tetapi terlalu cepat bertindak tanpa pikir panjang. Ia melawan ibunya sendiri sehingga ibunya meninggalkan istana. Dalam kepedihan hatinya, Adelaide minta pertolongan seorang abbas, St Majolus. Abbas ini membuat Otto menyesali perbuatannya. Adelaide menemui puteranya di Italia dan raja memohon pengampunan dari bundanya. Adelaide berdoa bagi puteranya dengan membawa persembahan ke tempat ziarah St Martin dari Tours.

Di masa tuanya, St Adelaide dipanggil untuk memimpin negara sementara cucunya masih kanak-kanak. Ia membangun banyak biara dan berkarya demi mempertobatkan orang-orang Slavic. Sepanjang hidupnya, ratu yang kudus ini taat pada nasehat orang-orang kudus. Ia senantiasa siap sedia mengampuni mereka yang bersalah kepadanya. St Addle dari Cluny menyebutnya sebagai “perpaduan mengagumkan dari keelokan dan keanggunan.”

St Adelaide wafat pada tanggal 16 Desember 999.   

Perempuan kudus ini dicintai sebagai seorang penguasa yang bijaksana. Bagaimanakah rahmat Tuhan berkarya dalam diriku sendiri?

Sumber : yesaya.indocell.net

Jumat, 26 Juni 2020

Doa Pagi

☘🍁DOA PAGI🍁☘
Sabtu, 27 Juni 2020

Ya Tuhan Allah kami, 
dalam lindunganMulah kami hidup, bergerak dan berada. Tolong kami untuk tidak melupakan bahwa Engkau berada di samping kami sepanjang hari ini.

Ya Tuhan Yesus, yang telah berjanji bahwa Engkau akan selalu menyertai kami, tolong kami untuk tidak melupakan kehadiranMu sepanjang hari ini. 

Oleh karena itu, ajar kami supaya setiap kata yang kami ucapkan hari ini baik untuk Kau dengar, dan setiap perbuatan yang kami lakukan baik untuk Kau lihat: serta setiap pikiran yang timbul dalam benak kami dan setiap emosi dalam hati kami kiranya berkenan di hadapanMu. Tolong kami supaya setiap tugas yang kami lakukan kami laksanakan dengan baik, sehingga kami dapat membawa dan menunjukkannya kepadaMu. Tolong kami setiap hiburan yang kami nikmati adalah sesuatu yang terhormat dan kudus., sehingga kami dapat mengajak Engkau menikmatinya bersama kami.

Sekarang ya Bapa, bimbing kami sampai malam nanti, supaya tidak ada pekerjaan kami yang terbengkalai hari ini, dan supaya pekerjaan yang kami lakukan tidak kami lakukan serampangan; sehingga kami tidak menyesal atau malu karenanya. 

Kami mohon semuanya demi Yesus Kristus Tuhan kami.
Amin. 

Salam Damai Kristus

Minggu, 14 Juni 2020

Doa Pagi

☘🍁DOA PAGI🍁☘
Senin 15 Juni 2020

Tuhan Yesus Kristus, berilah aku menyadari sungguh-sungguh, siapa aku ini siapa pula Engkau. Berilah, agar aku tidak menginginkan sesuatu yang lain kecuali Engkau: agar aku mengingkari diriku, tetapi mencintai Dikau, dan berusaha sedapat-dapatku, supaya berkenan kepadaMu: agar aku merendahkan diriku, tetapi mengagungkan Dikau, dan tidak memikirkan sesuatu yang lain kecuali Dikau. 

Berilah, agar aku mematikan diriku, supaya dapat hidup dalam Dikau, dan menerima segala sesuatu yang kujumpai sebagai anugerah dari Dikau; agar aku menyangkali diriku dan mengikuti Dikau dan senantiasa berhasrat mengikuti Dikau; agar aku meninggalkan diriku dan lari kepadaMu, supaya aku memperoleh perlindunganMu. 

Berilah, agar aku selalu berusaha takut kepadaMu dan supaya aku tergolong dalam orang-orang pilihanMu; agar aku mencurigai diriku tetapi percaya sepenuhnya kepadaMu dan selalu tunduk kepadaMu demi cinta: agar segala kerinduan hanya tertuju kepadaMu, dan agar aku menjadi miskin demi Dikau. Pandanglah aku dengan penuh belas kasihan, supaya aku mencintai Engkau; panggillah aku, supaya aku boleh memandang Dikau dan menjadi sukacitaMu sepanjang masa. 
Amin 

Salam Damai Kristus

Sabtu, 13 Juni 2020

Renungan Harian

Mutiara Iman

HIDUP SELAMA-LAMANYA
14 Juni 2020

“Akulah roti hidup yang turun dari surga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.” (Yoh 6:51)

Lectio
Ul 8:2-3,14b-16a; Mzm 147:12-13,14-15,19-20; 1 Kor 10:16-17; Yoh 6:51-58

Seorang Bapak sedang menyiapkan uang di kamarnya, ketika anaknya masuk.
“Pah mau diapakan uang itu?” tanya anaknya. 
“Yuk kamu ikut Papa ya! Papa mau membayar lunas hutang Paman kamu, karena sekarang ia ditahan.” kata sang Ayah.
“Bukannya Paman sering jahat sama Papa? Mengapa Papa selalu menolongnya?” tanya anaknya. 
Ayahnya menjawab : 
“Dia adalah adik Papa, dan karena dia Papa dibaptis. Papa merasa setiap orang yang menerima Tubuh Kristus, adalah satu tubuh bersama-Nya. Papa merasa sudah kewajiban untuk menolong Pamanmu. Semoga ia bertobat sehingga kita semua bisa mendapatkan kehidupan kekal bersama-Nya!” 
“Papa benar-benar pengikut Yesus yang sejati!” kata anaknya.

Setiap yang menyambut Tubuh Kristus menjadi SATU dengan-Nya dan memperoleh hidup selama-lamanya.

Oratio
Ya Tuhan, kami bersyukur atas Tubuh-Mu yang kami terima. Amin

Missio
Marilah kita hidup selayaknya Yesus tinggal di dalam tubuh kita. 
Have a Blessed Solemnity Body and Blood of Christ Sunday.

Doa Malam

🍁☘Doa Malam☘🍁
Sabtu 13 Juni 2020

Bapa yang Maha Baik, curahkanlah Roh Kasih-Mu didalam hati kami , supaya kami dapat hidup dalam kasih-Mu , sehingga kami memiliki rasa belas kasih dan lebih peduli kepada sesama kami , dengan demikian tidak ada lagi perpecahan , rasa benci , saling menghujat serta memfitnah diantara kami .

Ya Bapa, tuntunlah kami   supaya kami dapat hidup untuk saling mengasihi dan bekerjasama dengan siapapun untuk membangun peradapan kasih di tengah -tengah masyarakat yang ada disekitar kami . Ampunilah kami yang kurang percaya dan sering tidak mengerti akan sabda-Mu .

Syukur dan terimakasih  Ya Tuhan, atas anugerah iman yang telah kami terima semoga kami setia mengikuti bimbingan Roh Kudus agar kami senantiasa setia mendengarkan Sabda-Mu . Berkatilah istirahat kami sepanjang malam ini agar membawa kesegaran baru .
Amin.

Salam Damai Kristus

Kamis, 11 Juni 2020

Doa Malam

🍁☘DOA MALAM☘🍁
Kamis 11 Juni 2020

Bapa yang Mahakasih ....
Berilah kepada  kami sikap kerendahan hati yang memampukan kami melayani orang -orang yang dipercayakan kepada kami .

Semoga kami semakin mampu untuk menghidupi apa yang kami katakan dan apa yang kami ajarkan dalam tindakan dan perilaku kami sehari -hari . Dengan semangat pelayanan yang tulus demi kemuliaan nama-Mu .

Ya Bapa jauhkanlah kami dari ambisi untuk mencari kehormatan duniawi ini , yang akan menjatuhkan kami dalam kesombongan dan ketamakan yang akan membawa penderitaan dan kesengsaraan saudara - saudara kami .

Syukur dan terimakasih ,
Ya Tuhan atas rahmat kehidupan ,  yang telah Kau berikan kepada kami .
Dan atas Sabda-Mu yang membimbing kami untuk belajar rendah hati dalam melihat sesuatu sebagai anugerah-Mu .

Ampunilah segala dosa kami , terangilah jalan hidup kami , luruskanlah agar kami  selalu berpaut kepada-Mu .
Kami mohon tentram dan tenangkanlah hati kami agar  istirahat kami sepanjang malam ini penuh dengan kedamaian .
Amin 

Salam Damai Kristus

Rabu, 10 Juni 2020

Renungan Harian

Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 11 Juni 2020

Bacaan: 2 Timotius 3:17 "Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik."

Renungan:
  Setelah hampir 24 tahun ini menjadi guru agama di SD Regina Pacis Jakarta, saya mengalami banyak pengalaman mengharukan bersama murid-murid terutama mereka yang sudah alumni. Pengalaman dicintai Tuhan ketika di SD ternyata begitu membekas di hati mereka sehingga ketika mereka sudah SMA, kuliah, kerja bahkan berkeluarga, saat mereka mengalami masalah mereka datang dan bertemu dengan saya hanya untuk minta didoakan dan peneguhan serta kekuatan. Mereka ingat ketika di SD saya bercerita tentang Tuhan Yesus yang baik yang siap untuk diganggu ketika seseorang punya masalah. Pengalaman itulah yang pada akhirnya membawa mereka untuk mau semakin dekat dengan Tuhan ketika ada masalah. Pernah suatu ketika sepasang suami istri yang keduanya mantan murid datang malam-malam untuk minta didoakan. Sang istri yang saat itu sedang hamil besar menceritakan masalah suaminya dalam pekerjaan. Saya hanya mendengarkan mereka, mendoakan dan memberikan peneguhan bahwa semua akan baik-baik saja. Pernah juga ada seorang siswa SMA yang datang ke tempat saya karena saat itu putus cinta. Setelah ia bercerita kemudian dia didoakan dan minta izin untuk menginap di tempat saya karena kalau dia pulang dia takut akan melakukan hal-hal nekat di luar kesadarannya. 
  Tidak perlu menunggu memiliki lebih jika yang ada pada kita bisa memberkati orang lain, apalagi bila tepat pada saat dibutuhkan. Petrus dan Yohanes pun pernah menolong seorang lumpuh yang duduk di Gerbang Indah dengan apa yang ada pada mereka, "Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!" (Kis 3:6). Setiap pengikut Yesus tidak perlu bingung bagaimana cara memberkati orang lain, apalagi sampai takut kekurangan. Sebab di dalam Tuhan, kita tidak hanya dibekali-Nya dengan materi untuk memberkati sesama, tetapi ada juga perkataan yang baik, hikmat, peneguhan, hati yang mendoakan dan karunia rohani lainnya. 
  Sekarang yang perlu kita lakukan adalah lebih sering melihat sekitar kita. Mintalah kepada Tuhan mata yang mampu melihat kebutuhan orang-orang yang ada di sekitar kita, tangan yang ringan untuk menolong dan hati yang terbuka untuk berdoa, sehingga kita dapat menjadi instrumen-instrumen kasih-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, berikanlah aku mata seperti mataMu, telinga seperti telingaMu, mulut seperti mulutMu dan hati seperti hatiMu untuk dapat menolong dan mengasihi sesamaku yang membutuhkan. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Renungan Harian

☘🍁DOA PAGI🍁☘
Kamis 11 Juni 2020

" Berbahagialah setiap orang yang takut akan Tuhan, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya ! Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu. ! " Mazmur 128:1-2.

Tuhan, aku berdoa kiranya Engkau menunjukkan kepadaku pekerjaan apa yang seharusnya kulakukan. Jika itu merupakan pekerjaan yang lain dari yang sekarang ini aku kerjakan, nyatakanlah kepadaku. 
Jika itu sesuatu yang harus kukerjakan di samping apa yang sekarang sedang kukerjakan, tunjukkanlah juga kepadaku.

Apa pun pekerjaan yang Engkau perintahkan kepadaku, baik waktu sekarang maupun untuk masa depan, aku berdoa kiranya Engkau memberiku kekuatan dan tenaga untuk mengerjakannya dengan baik.

Kiranya aku menemukan kepenuhan dan kepuasan yang besar dalam setiap aspek pekerjaanku, sekalipun pada bagian yang paling sulit dan tidak menyenangkan. Syukur kepadaMu, di dalam setiap pekerjaan, selalu ada keuntungan apapun bentuknya.
( Amsal 14:23 ).
Amin. 

Salam Damai Kristus

Selasa, 09 Juni 2020

Renungan Harian

Mutiara Iman

MENDUA HATI
10 Juni 2020

“Berapa lama lagi kalian berlaku timpang dan mendua hati? Kalau Tuhan itu Allah, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah dia!” (1 Raj 18:21)

Lectio
1 Raj 18:20-39; Mzm 16:1-2a, 4,5,8,11; Mat 5:17-19

Seorang Bapak sedang berteduh di warung sambil menunggu hujan berhenti. Lalu dia mengeluarkan Kitab Suci dan membacanya. 
Tidak lama kemudian, penjual warung memberikan kopi susu hangat dan berkata : 
“Pak kayanya sudah sering membaca KS ya, sampai lecek..”  Jawab Bapak itu : 
“Iya Pak, tapi perjalanan iman saya juga selecek KS ini. Hati ini selalu ditawari 2 pilihan, antara ikut perintah Tuhan atau si Jahat. Kadang saya menang, kadang saya kalah, sehingga sering ada penyesalan. Satu pertandingan selesai, di depan sudah ada cobaan lagi. Memang kita harus membiarkan hidup ini dikuasai Tuhan, sehingga bisikan si jahat tidak terdengar lagi.” 
Lalu penjual itu menjawab : 
“Amin. Sungguh indah Pak kesaksiannya.”

KEBENARAN hanya berpihak pada orang yang taat pada Allah. 

Oratio
Jagalah selalu hatiku untuk setia hanya kepada-Mu, ya Tuhan. Amin

Missio
Marilah kita taat pada suara Allah dan jangan mendengarkan bisikan si jahat. 
Have a Blessed Wednesday.

Senin, 08 Juni 2020

Doa Pagi

☘🍁DOA PAGI🍁☘
Selasa 9 Juni 2020

Ya Bapa yang penuh kasih, PutraMu bersabda : 

" Janganlah khawatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan jangan khawatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting daripada makanan dan tubuh itu lebih penting daripada pakaian?. Pandanglah burung - burung di langit, yang tidak menabur dan menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lambung, namun diberi makan oleh BapaMu yang di surga. Bukankah kamu jauh melebihi burung - burung itu"".

Bapa, meskipun aku tahu akan cintaMu, tetapi kelemahan - kelemahanku telah menguasai aku saat ini. Bantulah aku menghadapi saat yang sulit ini. Pandanglah dengan penuh belas kasih kelemahan - kekemahanku dan belalah, lindungilah, dan cintailah aku. Sadarkanlah aku bahwa setiap saat terlebih di saat - saat seperti ini Engkau hadir bersamaku untuk menolong dan menyelamatkan aku dari dalam lembah yang gelap ini. Semoga ingat akan cintaMu yang abadi mampu menumbuhkan kedamaian, kesejukan, ketentraman, dan kebahagiaan dalam hatiku. 

Ya Yesusku, hadirlah bersamaku dan berilah aku kekuatan dan keberanian menghadapi saat ini. Bunda Maria, Bundaku, jadilah pengantara bagiku untuk mendapatkan rahmat yang aku butuhkan saat ini dari Bapa dan PutraMu. Tinggallah bersamaku, Bunda, dan doakanlah aku. 
Amin. 

Salam Damai Kristus

Sabtu, 06 Juni 2020

☘🍁DOA PAGI🍁☘
Minggu 7 Juni 2020

Ya Tritunggal yang Mahakudus, Allah yang tak terbagikan, Bapa, Putra dan Roh Kudus, awal dan akhir hidup kami, Engkau telah membuat kami sepakat dengan citra dan kesukaanMu.

Semoga semua pikiran kami, semua perkataan yang terucapkan lidah kami, semua perasaan yang terungkapkan oleh hati kami, semua tindakan kemanusiaan kami, senantiasa sejalan dengan kehendakMu yang kudus.

Oleh karena itu, setelah melihatMu dari dunia ini dan dengan iman, kami akhirnya dapat memandangMu selamanya di surga.
Amin.

Salam Damai Kristus