Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Jumat,_ *01 Mei 2020*
Kis 9:1-20
Mzm 117:1-2
Yoh 6:52-59
*PENDERITAAN YANG HARUS DITANGGUNG*
_Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku. -- Kis 9:16_
Banyaknya bencana yang belakangan terjadi -- gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, wabah penyakit menular -- membuat banyak orang bertanya-tanya, apakah ini hukuman Tuhan atas perilaku buruk manusia? Mengapa hal itu terjadi kepada orang-orang yang kita kenal sebagai orang yang hidupnya baik dan selalu berusaha memberikan yang terbaik dari hidupnya? Apakah Tuhan tidak melindungi anak-anak-Nya? Apakah mencari selamat dari bencana di dunia ini tidak ada hubungannya dengan mengikut Tuhan?
Pergumulan dan perdebatan atas hal itu banyak terjadi ketika sebagian orang meyakini bahwa anak-anak Allah pasti diselamatkan dan akan terluput dari bencana ataupun malapetaka. Namun, dalam bacaan Injil hari ini menjadi jelas bahwa ada penderitaan yang harus ditanggungkan atas nama-Nya sebagai anak-anak Allah. Bahkan Yesus sendiri, sebagai anak-Nya yang tunggal, tidak luput dari penderitaan yang harus Ia tanggung. Walau sekiranya dapat Ia tangguhkan sekalipun, Ia tetap taat dalam penderitaan-Nya.
Takut akan suatu masalah dan penderitaan adalah sesuatu yang wajar, sama seperti Yesus yang juga merasakan ketakutan yang teramat besar akan hal buruk yang akan menimpa-Nya. Apa yang dapat menguatkan adalah kita harus yakin bahwa dalam segala perkara dan masalah, Tuhan selalu bersama-sama dengan kita. Ia menopang, memberi jalan, dan memberi kekuatan baru untuk menghadapi kesulitan dan penderitaan yang harus kita alami. (Md)
_Siapkah saya menghadapi penderitaan yang akan ditanggungkan kepada saya?_
Salam Damai Kristus
Kamis, 30 April 2020
Kencan Dengan Tuhan
Jumat, 1 Mei 2020
Bacaan: Efesus 5:17 "Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan."
Renungan:
Seorang anak kecil diberikan puzzle oleh ibunya. Ibunya berkata, "Nak, kalau kamu merangkainya dengan benar kamu akan mendapatkan gambar anak panda kesayanganmu." Sang anak mulai merangkainya sedikit demi sedikit sambil didampingi ibunya dengan menjelaskan cara merangkai puzzle yang benar. Tetapi anaknya tidak mendengarkan penjelasan ibunya. Ia dengan seenaknya menaruh potongan puzzle itu tidak pada tempatnya. Akhirnya puzzle itu terangkai tapi berantakan. Sang anakpun marah kepada ibunya, "Ibu bohong. Aku sudah lama merangkainya tetapi tidak ada gambar anak pandanya. Lihatlah gambar apa ini?"
Sang ibu pun membongkar semuanya dan kemudian membujuk anaknya dengan lembut untuk mulai merangkainya bersama-sama. Akhirnya setelah dengan sabar mengajari anaknya dan anaknya pun pada akhirnya menuruti apa yang diajarkan ibunya, puzzle itu berhasil dirangkai menjadi gambar seekor anak panda. Sang anak lalu memeluk ibunya dan berkata, "Terima kasih Bu. Ternyata ini benar-benar sebuah gambar yang sangat indah. Aku mencintaimu, Bu."
Kehidupan ini terdiri dari banyak pecahan puzzle yang apabila disatukan akan membentuk sebuah lukisan yang indah. Ada kepingan kesedihan, kepingan sukacita, kepingan kecewa dan berbagai kepingan lainnya. Jika kita mau menjadi seperti anak kecil pada cerita di atas yang pada akhirnya menuruti apa kata ibunya, walaupun tidak sesuai dengan hatinya, maka di akhir kehidupan kita, kita akan menemukan sebuah gambar yang indah. Jadi jangan pernah lari dari apa yang Tuhan mau dalam kehidupan kita. Tetaplah setia dan taat walau itu tidak seperti yang kita mau. Jangan merangkai kehidupan ini seorang diri, karena kita tidak akan menghasilkan kehidupan yang indah. Mari, libatkan Tuhan dalam merangkai dan menjalani kehidupan ini, supaya kita dapat menyelesaikan rangkaian kehidupan ini dengan baik, sehingga kehidupan kita menjadi indah bagi Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, sertailah aku dalam menjalani kehidupan ini, sehingga rangkaian kehidupan yang kujalani bersama Engkau pada akhirnya menghasilkan gambar dan cerita yang indah untuk kemuliaan namaMu dan menjadi berkat bagi sesamaku. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Jumat, 1 Mei 2020
Bacaan: Efesus 5:17 "Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan."
Renungan:
Seorang anak kecil diberikan puzzle oleh ibunya. Ibunya berkata, "Nak, kalau kamu merangkainya dengan benar kamu akan mendapatkan gambar anak panda kesayanganmu." Sang anak mulai merangkainya sedikit demi sedikit sambil didampingi ibunya dengan menjelaskan cara merangkai puzzle yang benar. Tetapi anaknya tidak mendengarkan penjelasan ibunya. Ia dengan seenaknya menaruh potongan puzzle itu tidak pada tempatnya. Akhirnya puzzle itu terangkai tapi berantakan. Sang anakpun marah kepada ibunya, "Ibu bohong. Aku sudah lama merangkainya tetapi tidak ada gambar anak pandanya. Lihatlah gambar apa ini?"
Sang ibu pun membongkar semuanya dan kemudian membujuk anaknya dengan lembut untuk mulai merangkainya bersama-sama. Akhirnya setelah dengan sabar mengajari anaknya dan anaknya pun pada akhirnya menuruti apa yang diajarkan ibunya, puzzle itu berhasil dirangkai menjadi gambar seekor anak panda. Sang anak lalu memeluk ibunya dan berkata, "Terima kasih Bu. Ternyata ini benar-benar sebuah gambar yang sangat indah. Aku mencintaimu, Bu."
Kehidupan ini terdiri dari banyak pecahan puzzle yang apabila disatukan akan membentuk sebuah lukisan yang indah. Ada kepingan kesedihan, kepingan sukacita, kepingan kecewa dan berbagai kepingan lainnya. Jika kita mau menjadi seperti anak kecil pada cerita di atas yang pada akhirnya menuruti apa kata ibunya, walaupun tidak sesuai dengan hatinya, maka di akhir kehidupan kita, kita akan menemukan sebuah gambar yang indah. Jadi jangan pernah lari dari apa yang Tuhan mau dalam kehidupan kita. Tetaplah setia dan taat walau itu tidak seperti yang kita mau. Jangan merangkai kehidupan ini seorang diri, karena kita tidak akan menghasilkan kehidupan yang indah. Mari, libatkan Tuhan dalam merangkai dan menjalani kehidupan ini, supaya kita dapat menyelesaikan rangkaian kehidupan ini dengan baik, sehingga kehidupan kita menjadi indah bagi Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, sertailah aku dalam menjalani kehidupan ini, sehingga rangkaian kehidupan yang kujalani bersama Engkau pada akhirnya menghasilkan gambar dan cerita yang indah untuk kemuliaan namaMu dan menjadi berkat bagi sesamaku. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Rabu, 29 April 2020
Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 30 April 2020
Bacaan: Mazmur 55:23 "Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah."
Renungan:
Pernahkah kita menonton film animasi Disney yang berjudul "The Lion King"? Jika pernah pasti kita akan ingat dengan istilah "hakuna matata". Istilah ini berasal dari bahasa Swahili di Afrika bagian Timur. Hakuna matata memiliki arti jangan khawatir. Istilah ini bisa dikatakan sebagai inti pesan dari film The Lion King. Istilah ini pertama kali diucapkan oleh 2 sahabat, yaitu Pumba si babi hutan dan Timon si meerkat. Mereka berulang kali mengucapkan kalimat tersebut kepada Simba si singa kecil dan mengajarkan Simba untuk menghidupi istilah tersebut. Simba yang memiliki masalah berat menjadi pribadi yang lebih ceria setelah mengenal Pumba dan Timon. Istilah hakuna matata mengajarkan Simba untuk lebih optimis menjalani hidup dan mengubahnya menjadi pribadi yang lebih ceria.
Hakuna matata sangat cocok juga untuk dijadikan prinsip hidup kita. Alkitab menyebutkan banyak sekali nasihat supaya kita tidak perlu cemas dan khawatir akan kehidupan kita dan masalah apa pun yang kita hadapi. Tuhan senantiasa memelihara kita, sehingga kita tidak perlu khawatir akan segala kebutuhan kita, seperti yang Tuhan Yesus katakan, "Janganlah khawatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah khawatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?" (Mat 6:25).
Apapun yang menjadi harapan dan permohohan kita, kita serahkan semuanya kepada Tuhan, yang akan memberikan damai sejahtera bagi kita. Jika Tuhan ada di pihak kita, maka kita tidak perlu khawatir. Hakuna matata, jangan khawatir karena Tuhan adalah Gembala dan Penjaga kehidupan kita. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, lepaskanlah kecemasan dan kekhawatiran yang saat ini menguasai diriku. Aku percaya bahwa yang terbaik akan Engkau berikan kepadaku. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Kamis, 30 April 2020
Bacaan: Mazmur 55:23 "Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah."
Renungan:
Pernahkah kita menonton film animasi Disney yang berjudul "The Lion King"? Jika pernah pasti kita akan ingat dengan istilah "hakuna matata". Istilah ini berasal dari bahasa Swahili di Afrika bagian Timur. Hakuna matata memiliki arti jangan khawatir. Istilah ini bisa dikatakan sebagai inti pesan dari film The Lion King. Istilah ini pertama kali diucapkan oleh 2 sahabat, yaitu Pumba si babi hutan dan Timon si meerkat. Mereka berulang kali mengucapkan kalimat tersebut kepada Simba si singa kecil dan mengajarkan Simba untuk menghidupi istilah tersebut. Simba yang memiliki masalah berat menjadi pribadi yang lebih ceria setelah mengenal Pumba dan Timon. Istilah hakuna matata mengajarkan Simba untuk lebih optimis menjalani hidup dan mengubahnya menjadi pribadi yang lebih ceria.
Hakuna matata sangat cocok juga untuk dijadikan prinsip hidup kita. Alkitab menyebutkan banyak sekali nasihat supaya kita tidak perlu cemas dan khawatir akan kehidupan kita dan masalah apa pun yang kita hadapi. Tuhan senantiasa memelihara kita, sehingga kita tidak perlu khawatir akan segala kebutuhan kita, seperti yang Tuhan Yesus katakan, "Janganlah khawatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah khawatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?" (Mat 6:25).
Apapun yang menjadi harapan dan permohohan kita, kita serahkan semuanya kepada Tuhan, yang akan memberikan damai sejahtera bagi kita. Jika Tuhan ada di pihak kita, maka kita tidak perlu khawatir. Hakuna matata, jangan khawatir karena Tuhan adalah Gembala dan Penjaga kehidupan kita. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, lepaskanlah kecemasan dan kekhawatiran yang saat ini menguasai diriku. Aku percaya bahwa yang terbaik akan Engkau berikan kepadaku. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Mutiara Iman
DAGING-KU
30 April 2020
“Dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia” (Yoh 6:51)
Lectio
Kis 8:26-40; Mzm 66:8-9,16-17,20; Yoh 6:44-51
Setelah mengikuti misa on line, Bagus menyiapkan nasi bungkus sekitar 25. Melihat apa yang dilakukannya, anaknya berkata :
“Ayah, bapak Ojol sudah datang untuk ambil nasi. Ayah kok begitu rajinnya terus mengasihi sesama? Padahal Ayah sendiri sudah sebulan lebih tidak terima komuni dan harus bekerja. Dari mana semangat Ayah?”
Bagus menjawab :
“Kan sudah sejak lama Ayah selalu misa tiap hari bersama Ibumu. Jadi walaupun sekarang menerima Komuni hanya dalam batin, namun Tubuh Kristus yang pernah AYAH sambut, tetap TINGGAL dan MEMBUAT Ayah HIDUP!”
Tubuh Kristus MENGHIDUPKAN manusia.
Oratio
Yesus, Engkau andalanku. Amin
Missio
Marilah kita hidup seperti Yesus yang hidup dalam diri kita.
Have a Blessed Thursday.
DAGING-KU
30 April 2020
“Dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia” (Yoh 6:51)
Lectio
Kis 8:26-40; Mzm 66:8-9,16-17,20; Yoh 6:44-51
Setelah mengikuti misa on line, Bagus menyiapkan nasi bungkus sekitar 25. Melihat apa yang dilakukannya, anaknya berkata :
“Ayah, bapak Ojol sudah datang untuk ambil nasi. Ayah kok begitu rajinnya terus mengasihi sesama? Padahal Ayah sendiri sudah sebulan lebih tidak terima komuni dan harus bekerja. Dari mana semangat Ayah?”
Bagus menjawab :
“Kan sudah sejak lama Ayah selalu misa tiap hari bersama Ibumu. Jadi walaupun sekarang menerima Komuni hanya dalam batin, namun Tubuh Kristus yang pernah AYAH sambut, tetap TINGGAL dan MEMBUAT Ayah HIDUP!”
Tubuh Kristus MENGHIDUPKAN manusia.
Oratio
Yesus, Engkau andalanku. Amin
Missio
Marilah kita hidup seperti Yesus yang hidup dalam diri kita.
Have a Blessed Thursday.
Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Kamis,_ *30 April 2020*
Kis 8:26-40
Mzm 66:8-9,16-17,20
Yoh 6:44-51
*RAHMAT DAN RESPON*
_Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku. -- Yoh 6:44_
Saya bukan berasal dari Keluarga Katolik. Keputusan menjadi Katolik adalah keputusan besar pertama yang saya ambil dalam hidup. Pengalaman bersekolah di sekolah Katolik yang membawa saya sampai pada keputusan tersebut. Sesudah di baptis, saya hanya mengerti bahwa saya perlu menghadiri Ekaristi setiap minggunya.
Ketika kuliah, seorang teman memperkenalkan sekaligus mengajak saya ke persekutuan doa. Dari situ saya belajar, ternyata menjadi seorang Katolik tidak cukup hanya dengan hadir dalam Ekaristi setiap minggu. Kita juga perlu belajar untuk mengenal firman Tuhan. Lewat persekutuan doa, saya juga mengerti bahwa kita juga perlu terlibat dalam pelayanan untuk membagikan kasih Tuhan kepada sesama.
Beberapa tahun kemudian, saya mulai mengenal komunitas yang memberikan pengajaran-pengajaran yang lebih dalam untuk membawa saya kepada pengenalan yang lebih baik akan pribadi dan kasih Tuhan. Iman saya terus ditumbuhkan dalam komunitas lewat berbagai komitmen yang kami ambil dan lakukan bersama. Keanggotaan yang tetap dalam komunitas juga berperan besar bagi pembentukan diri dan karakter saya.
Sekarang, jika saya melakukan kilas balik, saya percaya semua itu tidak terjadi secara kebetulan. Tetapi ada rahmat Tuhan yang menuntun saya untuk terus bertumbuh dalam iman dan pengenalan akan pribadi-Nya. Dan, ada rahmat Tuhan yang membimbing saya untuk merespon terhadap panggilan untuk bertumbuh dan melayani dia. Jadi, semua itu terjadi atas kehendak Tuhan dan respon dari diri saya. (Jc)
_Sudahkah saya merespon terhadap rahmat yang Tuhan berikan?_
Salam Damai Kristus
_Kamis,_ *30 April 2020*
Kis 8:26-40
Mzm 66:8-9,16-17,20
Yoh 6:44-51
*RAHMAT DAN RESPON*
_Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku. -- Yoh 6:44_
Saya bukan berasal dari Keluarga Katolik. Keputusan menjadi Katolik adalah keputusan besar pertama yang saya ambil dalam hidup. Pengalaman bersekolah di sekolah Katolik yang membawa saya sampai pada keputusan tersebut. Sesudah di baptis, saya hanya mengerti bahwa saya perlu menghadiri Ekaristi setiap minggunya.
Ketika kuliah, seorang teman memperkenalkan sekaligus mengajak saya ke persekutuan doa. Dari situ saya belajar, ternyata menjadi seorang Katolik tidak cukup hanya dengan hadir dalam Ekaristi setiap minggu. Kita juga perlu belajar untuk mengenal firman Tuhan. Lewat persekutuan doa, saya juga mengerti bahwa kita juga perlu terlibat dalam pelayanan untuk membagikan kasih Tuhan kepada sesama.
Beberapa tahun kemudian, saya mulai mengenal komunitas yang memberikan pengajaran-pengajaran yang lebih dalam untuk membawa saya kepada pengenalan yang lebih baik akan pribadi dan kasih Tuhan. Iman saya terus ditumbuhkan dalam komunitas lewat berbagai komitmen yang kami ambil dan lakukan bersama. Keanggotaan yang tetap dalam komunitas juga berperan besar bagi pembentukan diri dan karakter saya.
Sekarang, jika saya melakukan kilas balik, saya percaya semua itu tidak terjadi secara kebetulan. Tetapi ada rahmat Tuhan yang menuntun saya untuk terus bertumbuh dalam iman dan pengenalan akan pribadi-Nya. Dan, ada rahmat Tuhan yang membimbing saya untuk merespon terhadap panggilan untuk bertumbuh dan melayani dia. Jadi, semua itu terjadi atas kehendak Tuhan dan respon dari diri saya. (Jc)
_Sudahkah saya merespon terhadap rahmat yang Tuhan berikan?_
Salam Damai Kristus
🍁☘DOA MALAM☘🍁
Rabu 29 April 2020
Ya Allah, Bapa kami,
kami membawakan ke hadirat-Mu mereka yang pada malam ini resah dan takut.
Tolong mereka yang berada dalam kesusahan dan mengalami sakit malam ini ; orang-orang yang walaupun lelah tetapi tidak dapat tidur ; orang-orang yang karena berbagai kekhawatiran tidak dapat beristirahat dengan tenang ; orang - orang yang merasa hampa dan kesepian di malam hari, anak-anak kecil yang merasa sendirian dan takut di malam gelap.
Pada malam ini kami memohon ampun atas semua kesalahan yang telah kami lakukan hari ini, juga atas hal- hal yang kami sendiri rasakan susah untuk diampuni.
Berilah kami malam ini hati dan pikiran yang penuh kedamaian, beri kami hati yang penuh kasih, dan perlindungan di dalam Kristus.
Semua ini kami mohon demi Kristus Tuhan dan pengantara kami.
Amin.
Salam Damai Kristus
Rabu 29 April 2020
Ya Allah, Bapa kami,
kami membawakan ke hadirat-Mu mereka yang pada malam ini resah dan takut.
Tolong mereka yang berada dalam kesusahan dan mengalami sakit malam ini ; orang-orang yang walaupun lelah tetapi tidak dapat tidur ; orang-orang yang karena berbagai kekhawatiran tidak dapat beristirahat dengan tenang ; orang - orang yang merasa hampa dan kesepian di malam hari, anak-anak kecil yang merasa sendirian dan takut di malam gelap.
Pada malam ini kami memohon ampun atas semua kesalahan yang telah kami lakukan hari ini, juga atas hal- hal yang kami sendiri rasakan susah untuk diampuni.
Berilah kami malam ini hati dan pikiran yang penuh kedamaian, beri kami hati yang penuh kasih, dan perlindungan di dalam Kristus.
Semua ini kami mohon demi Kristus Tuhan dan pengantara kami.
Amin.
Salam Damai Kristus
Doa Kamis
30 Apr 2020
By : Team Moderator
Allah Bapa yang penuh kasih karunia
Engkau memberikan PutraMu,
Yesus sang penyalamat manusia
Tanpa Yesus kami hanyalah manusia
yang penuh cacat dan cela
Rasa terima kasih selalu kami ungkapkan
Untuk segala hal yang sudah Engkau berikan
Kami manusia yang penuh keterbatasan ini
Memohon ampun kepadaMu
atas segala dosa dan kesalahan kami
Terima kasih untuk kesehatan yang Engkau berikan
Terima kasih untuk berkat yang Engkau kirimkan
Terima kasih Engkau selalu setia hadir menyertai kami
Tiada sedetikpun Engkau membiarkan kami sendirian
Segala pergumulan yang ada akan
kami serahkan sepenuhnya ke dalam tanganMu
Kami yakin dan percaya Engkau memegang
kendali penuh atas kehidupan kami.
Badai yang datang tidak akan selamanya
hadir dalam hidup kami
Karena Engkaulah penenang badai itu
Bagi setiap kami yang memiliki keraguan,
Engkau yang meneguhkan
Setiap pintu berkat, kesehatan,
dan damai sejahtera akan terbuka bagi kami
Engkau pula akan melindungi kami
dan menghindarkan dari segala yang jahat
Seluruh rencana yang akan kami lakukan hari ini,
kami serahkan penuh kepadaMu
Engkau yang akan menentukan mana
yang terbaik bagi kami.
Naungi pula seluruh keluarga kami
Berikan damai di tengah-tengah kami
Bagi kami yang memerlukan kesembuhan
Engkaulah Sang penyembuh
Kami percaya kami telah menerimanya
Terima kasih ya Yesus,
kiranya dimana pun kami berada,
kami dapat selalu memancarkan terang
yang berasal dariMu.
Amin
Salam Damai Kristus
30 Apr 2020
By : Team Moderator
Allah Bapa yang penuh kasih karunia
Engkau memberikan PutraMu,
Yesus sang penyalamat manusia
Tanpa Yesus kami hanyalah manusia
yang penuh cacat dan cela
Rasa terima kasih selalu kami ungkapkan
Untuk segala hal yang sudah Engkau berikan
Kami manusia yang penuh keterbatasan ini
Memohon ampun kepadaMu
atas segala dosa dan kesalahan kami
Terima kasih untuk kesehatan yang Engkau berikan
Terima kasih untuk berkat yang Engkau kirimkan
Terima kasih Engkau selalu setia hadir menyertai kami
Tiada sedetikpun Engkau membiarkan kami sendirian
Segala pergumulan yang ada akan
kami serahkan sepenuhnya ke dalam tanganMu
Kami yakin dan percaya Engkau memegang
kendali penuh atas kehidupan kami.
Badai yang datang tidak akan selamanya
hadir dalam hidup kami
Karena Engkaulah penenang badai itu
Bagi setiap kami yang memiliki keraguan,
Engkau yang meneguhkan
Setiap pintu berkat, kesehatan,
dan damai sejahtera akan terbuka bagi kami
Engkau pula akan melindungi kami
dan menghindarkan dari segala yang jahat
Seluruh rencana yang akan kami lakukan hari ini,
kami serahkan penuh kepadaMu
Engkau yang akan menentukan mana
yang terbaik bagi kami.
Naungi pula seluruh keluarga kami
Berikan damai di tengah-tengah kami
Bagi kami yang memerlukan kesembuhan
Engkaulah Sang penyembuh
Kami percaya kami telah menerimanya
Terima kasih ya Yesus,
kiranya dimana pun kami berada,
kami dapat selalu memancarkan terang
yang berasal dariMu.
Amin
Salam Damai Kristus
FAMILLY
"Familly is a small church in love" John Paul II
Stay at home seperti sekarang ini baik juga bicara soal keluarga. Bicara rumah tangga tentu bukan soal yang happy saja. Rumah tangga itu banyak tantangannya, banyak pula masalahnya. So untuk mengurangi masalah dan keruwetan rumah tangga hindari 5 kalimat ini ( he he he.. sok tau aja romo, emang punya pengalaman, bisa omong saja ...)
Pertama, "Kalau dia bisa, aku juga bisa". Kalau bisanya itu positif no problem; bisa kerja, bisa sukses, bisa bahagiain, bisa nyenengin. Tapi seringnya kalimat itu kalimat pembalasan. Kalau dia bisa seenaknya, liat aja saya juga bisa. Kalau dia bisa marah, saya juga bisa, Kalau dia bisa selingkuh, liat aja saya lebih bisa. Ingat rumah tangga bukan ajang pertandingan. Bukan pula soal menang-kalah. Karena kalau menang ya dua-duanya, kalah ya dua-duanya.
Kedua, "Kenapa harus aku yang mulai". Inget waktu pacaran maunya selalu mulai, maunya berinisiatif, mulai ... mulai ... dan mulai duluan. Giliran udah menikah malah nanya kenapa harus aku yang mulai. Berlapang dadalah tuk memulai. Mulai minta maaf meski bukan kamu yang salah. Nggak ada salah dan ruginya kamu mengalag dan mau berubah. Toh kalau satu disakiti, atau saling menyakiti sebenarnya kamu sendang menyakiti diri kamu sendiri. Eiit buat kamu yang lagi marahan ayooo mulai dulu deh ajak bicara.
Ketiga; "Kamu tuh ya, selalu" Selalu ... selalu .. selalu kata ini sederhana tapi menyakitkan. Kata yang juga sering mengiringi selalu " nggak pernah". Kamu tuh ya nggak pernah perhatian, kamu tuh ya nggak pernah bisa nyukupin ... nggak pernah ... ngak pernah.
Ingat kata "selalu" dan "nggak pernah" ibarat pedang yang menusuk dan merobohkan. Seolah yang telah dibuat nggak ada artinya selama ini di mata kamu.
Kalimat berikutnya besok....mau cari inspirasi sambil tanam sayuran organik dulu he he he . Deo gratias. Edo/Rio.scj.
Salam Damai Kristus
"Familly is a small church in love" John Paul II
Stay at home seperti sekarang ini baik juga bicara soal keluarga. Bicara rumah tangga tentu bukan soal yang happy saja. Rumah tangga itu banyak tantangannya, banyak pula masalahnya. So untuk mengurangi masalah dan keruwetan rumah tangga hindari 5 kalimat ini ( he he he.. sok tau aja romo, emang punya pengalaman, bisa omong saja ...)
Pertama, "Kalau dia bisa, aku juga bisa". Kalau bisanya itu positif no problem; bisa kerja, bisa sukses, bisa bahagiain, bisa nyenengin. Tapi seringnya kalimat itu kalimat pembalasan. Kalau dia bisa seenaknya, liat aja saya juga bisa. Kalau dia bisa marah, saya juga bisa, Kalau dia bisa selingkuh, liat aja saya lebih bisa. Ingat rumah tangga bukan ajang pertandingan. Bukan pula soal menang-kalah. Karena kalau menang ya dua-duanya, kalah ya dua-duanya.
Kedua, "Kenapa harus aku yang mulai". Inget waktu pacaran maunya selalu mulai, maunya berinisiatif, mulai ... mulai ... dan mulai duluan. Giliran udah menikah malah nanya kenapa harus aku yang mulai. Berlapang dadalah tuk memulai. Mulai minta maaf meski bukan kamu yang salah. Nggak ada salah dan ruginya kamu mengalag dan mau berubah. Toh kalau satu disakiti, atau saling menyakiti sebenarnya kamu sendang menyakiti diri kamu sendiri. Eiit buat kamu yang lagi marahan ayooo mulai dulu deh ajak bicara.
Ketiga; "Kamu tuh ya, selalu" Selalu ... selalu .. selalu kata ini sederhana tapi menyakitkan. Kata yang juga sering mengiringi selalu " nggak pernah". Kamu tuh ya nggak pernah perhatian, kamu tuh ya nggak pernah bisa nyukupin ... nggak pernah ... ngak pernah.
Ingat kata "selalu" dan "nggak pernah" ibarat pedang yang menusuk dan merobohkan. Seolah yang telah dibuat nggak ada artinya selama ini di mata kamu.
Kalimat berikutnya besok....mau cari inspirasi sambil tanam sayuran organik dulu he he he . Deo gratias. Edo/Rio.scj.
Salam Damai Kristus
Selasa, 28 April 2020
Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 29 April 2020
Bacaan: Roma 15:7
"Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah."
Renungan:
Seorang raja berjalan-jalan untuk melihat keadaan kerajaan yang dipimpinnya. Tidak jauh dari istana, kakinya terluka karena batu-batu tajam yang menembus sepatunya. Maka raja pun berkata, "Jalan ini sangat buruk. Kita harus segera memerbaikinya agar kakiku tidak lagi terluka. Jalan ini harus dilapisi dengan kulit sapi terbaik." Seorang bijak yang kebetulan berada di kerajaan tersebut berkata kepada raja, "Tuanku, daripada merencanakan proyek yang besar dan menyusahkan rakyat, bukankah akan lebih mudah jika tuanku melapisi sepatu tuanku dengan kulit sapi? Jadi tuanku hanya memerlukan paling tidak selembar kulit sapi."
Tidak jarang kita berpikir dan bertindak seperti raja di atas. Kita menuntut agar semua orang berubah demi kenyamanan kita. Kita tidak suka sikap suami, kita mengeluh dengan kebiasaan istri, kita mencela tindakan anak kita dan kita menjadi stres dengan perlakuan teman. Semua kekesalan ini mendorong kita untuk mengeluh dan menceritakannya kepada orang-orang terdekat yang kita temui. Kita mulai menularkan sikap negatif yang akhirnya menyusahkan banyak orang. Padahal dengan sedikit mengubah diri kita saja itu sudah cukup mengatasi masalah yang ada.
Setiap hari biarlah kita meminta kepada Tuhan agar Dia memberikan kemampuan untuk berubah jika kita memang perlu berubah. Sekarang bukan lagi waktunya melihat kelemahan orang lain, mengumpat atau menghakimi mereka. Kini saat kita menata diri sendiri agar semakin sempurna dalam pandangan Tuhan. Mintalah hikmat dan tuntunan Roh Kudus untuk menunjukkan kekurangan kita, sehingga kita bisa berubah. Sebuah ungkapan mengatakan "ubahlah diri anda terlebih dahulu, maka orang lain akan berubah." Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, ampuni aku karena aku sering memandang negatif perbuatan orang lain, padahal tanpa kusadari banyak orang yang kecewa dengan perbuatanku. Sentuhlah hatiku dan ubah hidupku menjadi baru, sehingga kehadiranku dapat mengubah banyak orang menjadi pribadi yang terberkati dan memberkati. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Rabu, 29 April 2020
Bacaan: Roma 15:7
"Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah."
Renungan:
Seorang raja berjalan-jalan untuk melihat keadaan kerajaan yang dipimpinnya. Tidak jauh dari istana, kakinya terluka karena batu-batu tajam yang menembus sepatunya. Maka raja pun berkata, "Jalan ini sangat buruk. Kita harus segera memerbaikinya agar kakiku tidak lagi terluka. Jalan ini harus dilapisi dengan kulit sapi terbaik." Seorang bijak yang kebetulan berada di kerajaan tersebut berkata kepada raja, "Tuanku, daripada merencanakan proyek yang besar dan menyusahkan rakyat, bukankah akan lebih mudah jika tuanku melapisi sepatu tuanku dengan kulit sapi? Jadi tuanku hanya memerlukan paling tidak selembar kulit sapi."
Tidak jarang kita berpikir dan bertindak seperti raja di atas. Kita menuntut agar semua orang berubah demi kenyamanan kita. Kita tidak suka sikap suami, kita mengeluh dengan kebiasaan istri, kita mencela tindakan anak kita dan kita menjadi stres dengan perlakuan teman. Semua kekesalan ini mendorong kita untuk mengeluh dan menceritakannya kepada orang-orang terdekat yang kita temui. Kita mulai menularkan sikap negatif yang akhirnya menyusahkan banyak orang. Padahal dengan sedikit mengubah diri kita saja itu sudah cukup mengatasi masalah yang ada.
Setiap hari biarlah kita meminta kepada Tuhan agar Dia memberikan kemampuan untuk berubah jika kita memang perlu berubah. Sekarang bukan lagi waktunya melihat kelemahan orang lain, mengumpat atau menghakimi mereka. Kini saat kita menata diri sendiri agar semakin sempurna dalam pandangan Tuhan. Mintalah hikmat dan tuntunan Roh Kudus untuk menunjukkan kekurangan kita, sehingga kita bisa berubah. Sebuah ungkapan mengatakan "ubahlah diri anda terlebih dahulu, maka orang lain akan berubah." Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, ampuni aku karena aku sering memandang negatif perbuatan orang lain, padahal tanpa kusadari banyak orang yang kecewa dengan perbuatanku. Sentuhlah hatiku dan ubah hidupku menjadi baru, sehingga kehadiranku dapat mengubah banyak orang menjadi pribadi yang terberkati dan memberkati. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
☘🍁Doa pagi🍁☘
Rabu 29 April 2020
Bapa,
Engkaulah pelindung yang selalu membentengi
dan meluputkan hidup kami dari marabahaya.
Engkau menaungi hidup kami dengan setia
Pembelaan yang Tuhan berikan selalu nyata
dalam hidup kami
Damai sejahtera kami rasakan
Di setiap langkah yang selalu diiringi penyertaanMu
Engkaulah yang satu-satunya yang kami andalkan
KepadaMu kami berseru memanggil namaMu
Mengharapkan pertolongan bagi jiwa kami
Engkau nyatakan kuasaMu yang tidak terbatas itu
di dalam hidup kami
Engkau yang akan membukakan jalan kami
dan selalu tepat pada waktunya
KasihMu yang sempurna
Selalu melingkupi kami
Setiap hati kami merasa gentar
Engkau yang menguatkan
Ingatkan kami untuk berpegang teguh
Pada setiap janjiMu yang tak pernah lalai Engkau tepati
Tuhan jadilah nahkoda di setiap kapal kami.
Sekalipun badai dan gelombang tinggi,
kami tahu kapal kami akan tetap seimbang.
Karena Engkau yang mengepalainya
dan Engkau yang berkuasa penuh di atasNya.8
Amin.
Salam Damai Kristus
Rabu 29 April 2020
Bapa,
Engkaulah pelindung yang selalu membentengi
dan meluputkan hidup kami dari marabahaya.
Engkau menaungi hidup kami dengan setia
Pembelaan yang Tuhan berikan selalu nyata
dalam hidup kami
Damai sejahtera kami rasakan
Di setiap langkah yang selalu diiringi penyertaanMu
Engkaulah yang satu-satunya yang kami andalkan
KepadaMu kami berseru memanggil namaMu
Mengharapkan pertolongan bagi jiwa kami
Engkau nyatakan kuasaMu yang tidak terbatas itu
di dalam hidup kami
Engkau yang akan membukakan jalan kami
dan selalu tepat pada waktunya
KasihMu yang sempurna
Selalu melingkupi kami
Setiap hati kami merasa gentar
Engkau yang menguatkan
Ingatkan kami untuk berpegang teguh
Pada setiap janjiMu yang tak pernah lalai Engkau tepati
Tuhan jadilah nahkoda di setiap kapal kami.
Sekalipun badai dan gelombang tinggi,
kami tahu kapal kami akan tetap seimbang.
Karena Engkau yang mengepalainya
dan Engkau yang berkuasa penuh di atasNya.8
Amin.
Salam Damai Kristus
🍁☘Doa Malam☘🍁
Selasa 28 April 2020
Bapa yang Maharahim, Engkau telah memberi teladan yang nyata lewat perbuatan yang dapat meringankan beban hidup banyak orang . Bantulah kami agar dalam kesulitan hidup ini kami berani mempercayakan diri pada pertolongan dan kerahiman-Mu .
Ya Bapa tambahkanlah iman kepercayaan kami dan bimbinglah kami , agar kami mampu membangun pertobatan sehingga kami dapat selalu berjalan dijalan kebenaran , dan tidak mudah jatuh dalam kedosaan .
Syukur dan terimakasih Ya Tuhan Engkau selalu membimbing tingkah laku kami dalam segala aktivitas kami hari ini , kuatkanlah hati kami agar mampu menerima kenyataan hidup ini dengan lapang hati . Ampunilah kami bila Kau dapati kami tidak layak bagi -Mu , karena kami tidak melakukan kehendak-Mu dengan sepenuh hati . Kami mohon berilah kedamaian hati agar malam ini kami dapat beristirahat dengan tentram.
Amin.
Salam Damai Kristus
Selasa 28 April 2020
Bapa yang Maharahim, Engkau telah memberi teladan yang nyata lewat perbuatan yang dapat meringankan beban hidup banyak orang . Bantulah kami agar dalam kesulitan hidup ini kami berani mempercayakan diri pada pertolongan dan kerahiman-Mu .
Ya Bapa tambahkanlah iman kepercayaan kami dan bimbinglah kami , agar kami mampu membangun pertobatan sehingga kami dapat selalu berjalan dijalan kebenaran , dan tidak mudah jatuh dalam kedosaan .
Syukur dan terimakasih Ya Tuhan Engkau selalu membimbing tingkah laku kami dalam segala aktivitas kami hari ini , kuatkanlah hati kami agar mampu menerima kenyataan hidup ini dengan lapang hati . Ampunilah kami bila Kau dapati kami tidak layak bagi -Mu , karena kami tidak melakukan kehendak-Mu dengan sepenuh hati . Kami mohon berilah kedamaian hati agar malam ini kami dapat beristirahat dengan tentram.
Amin.
Salam Damai Kristus
Senin, 27 April 2020
Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 28 April 2020
Bacaan: Filipi 4:7
"Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus."
Renungan:
Setiap kali berbagi nasi kotak atau sembako untuk para pemulung, pengemis, tukang sapu jalanan atau tukang parkir, saya menyarankan kepada murid-murid yang ikut berbagi untuk mengatakan "Tuhan memberkati" ketika nasi kotak atau sembako itu diberikan. Suatu ketika saat kami keliling di sekitar perempatan lampu merah daerah Senen, ada seorang ibu tua yang meminta-minta di setiap mobil yang berhenti saat lampu merah. Kemudian murid saya membuka kaca jendela dan memberikan sekotak nasi samnbil berkata kepada ibu tersebut, "Bu, ini ada sedikit rezeki dari Tuhan. Tuhan memberkati ibu ya." Terlihat jelas ibu itu tiba-tiba menangis sesengukan bahagia sambil menggelengkan kepala. Saya pun sempat memerhatikan murid saya yang memberikan nasi itu juga meneteskan air mata bahagia ketika melihat ibu itu menangis bahagia.
Perkataan Tuhan memberkati mungkin hanya perkataan sederhana, tetapi ketika diucapkan dengan ketulusan hati akan mendatangkan senyum dan sukacita bagi yang mendengarnya. Banyak orang di sekitar kita yang merindukan perkataan yang mendatangkan berkat. Banyak orang stres karena pekerjaan menumpuk atau tidak punya pekerjaan sama sekali. Banyak juga orang yang terluka hatinya sehingga sulit untuk mengucapkan kata-kata yang membangkitkan semangat atau ucapan syukur. Orang-orang seperti itulah yang membutuhkan sedikit perkataan yang penuh kuasa yang dapat menyiram hatinya yang beku agar mencair kembali sehingga ada senyum di bibirnya.
Kapankah terakhir kali kita mengucapkan " terima kasih" untuk setiap perhatian yang kita terima dari pasangan, anak-anak, orang tua atau teman dan sahabat kita? Perkataan itu akan lebih mendatangkan sukacita ketika kita menambahkan "Tuhan memberkati", sehingga bukan hanya kita yang diberkati dengan kebaikan orang lain, tetapi orang lain pun akan diberkati melalui perkataan dan senyuman kita. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, terima kasih karena begitu banyak orang-orang di sekitarku yang menjadi kepanjangan tanganMu dan peduli untuk menolong aku. Di saat aku sakit, susah dan mengalami pergumulan hidup, Kau gerakkan orang-orang di sekitarku untuk menyapa, memberi senyuman, menolong, memberi jalan keluar dan mendoakan aku. Ajarilah aku untuk membalas setiap kebaikan mereka dengan doa, senyum dan perkataan yang mendatangkan berkat bagi kehidupan mereka. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Selasa, 28 April 2020
Bacaan: Filipi 4:7
"Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus."
Renungan:
Setiap kali berbagi nasi kotak atau sembako untuk para pemulung, pengemis, tukang sapu jalanan atau tukang parkir, saya menyarankan kepada murid-murid yang ikut berbagi untuk mengatakan "Tuhan memberkati" ketika nasi kotak atau sembako itu diberikan. Suatu ketika saat kami keliling di sekitar perempatan lampu merah daerah Senen, ada seorang ibu tua yang meminta-minta di setiap mobil yang berhenti saat lampu merah. Kemudian murid saya membuka kaca jendela dan memberikan sekotak nasi samnbil berkata kepada ibu tersebut, "Bu, ini ada sedikit rezeki dari Tuhan. Tuhan memberkati ibu ya." Terlihat jelas ibu itu tiba-tiba menangis sesengukan bahagia sambil menggelengkan kepala. Saya pun sempat memerhatikan murid saya yang memberikan nasi itu juga meneteskan air mata bahagia ketika melihat ibu itu menangis bahagia.
Perkataan Tuhan memberkati mungkin hanya perkataan sederhana, tetapi ketika diucapkan dengan ketulusan hati akan mendatangkan senyum dan sukacita bagi yang mendengarnya. Banyak orang di sekitar kita yang merindukan perkataan yang mendatangkan berkat. Banyak orang stres karena pekerjaan menumpuk atau tidak punya pekerjaan sama sekali. Banyak juga orang yang terluka hatinya sehingga sulit untuk mengucapkan kata-kata yang membangkitkan semangat atau ucapan syukur. Orang-orang seperti itulah yang membutuhkan sedikit perkataan yang penuh kuasa yang dapat menyiram hatinya yang beku agar mencair kembali sehingga ada senyum di bibirnya.
Kapankah terakhir kali kita mengucapkan " terima kasih" untuk setiap perhatian yang kita terima dari pasangan, anak-anak, orang tua atau teman dan sahabat kita? Perkataan itu akan lebih mendatangkan sukacita ketika kita menambahkan "Tuhan memberkati", sehingga bukan hanya kita yang diberkati dengan kebaikan orang lain, tetapi orang lain pun akan diberkati melalui perkataan dan senyuman kita. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, terima kasih karena begitu banyak orang-orang di sekitarku yang menjadi kepanjangan tanganMu dan peduli untuk menolong aku. Di saat aku sakit, susah dan mengalami pergumulan hidup, Kau gerakkan orang-orang di sekitarku untuk menyapa, memberi senyuman, menolong, memberi jalan keluar dan mendoakan aku. Ajarilah aku untuk membalas setiap kebaikan mereka dengan doa, senyum dan perkataan yang mendatangkan berkat bagi kehidupan mereka. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Doa Selasa
28 Apr 2020
By : Team Moderator DSM
Bapa kami yang ada di Sorga
Tiga hari tesisa di depan kami
Sebelum bulan ke empat berakhir
Dan berganti dengan bulan ke lima
Pengalaman yang Kau beri
Selama hampir satu bulan terakhir ini
Setiap hari tersedia kesulitan
Yang berbeda dengan hari yang lain
Terkadang ada yang juga yang menyerupai
Hari ini kami bisa memahami
Semuanya adalah caraMu
Membentuk kami,
Menjadi kami apa adanya kami
Pada hari ini…..
Ada beberapa bagian pilihan kami
Yang hari ini bisa kami lihat
Bukan pilihan yang tepat untuk di ambil
Hari ini Kau beritahukan
Ada cara lain yang bisa lebih menyukakanMu
Kau membentukKu dengan jari Penjunan Agung
Terima kasih Tuhan Yesus
Kau jadikan kami indah
Ketika ada kesulitan yang menyerupai
Kesulitan yang pernah hadir
Di hari sebelumnya
Hari ini bisa kami pahami
Bahwa kami bertindak salah besar
Dalam menentukan sikap kami
Ketika menghadapinya
Mengulang dan mengulang
Sampai bentuk yang menyenangkanMu
Bisa kami miliki
Tuhan Yesus yang baik
Kami bangga menjadi satu bentuk
Yang Kau ingini
Untuk itu ya Tuhan
Kami mengucap syukur
Di dalam namaMu
Nama yang Agung
Amin
Salam Damai Kristus
28 Apr 2020
By : Team Moderator DSM
Bapa kami yang ada di Sorga
Tiga hari tesisa di depan kami
Sebelum bulan ke empat berakhir
Dan berganti dengan bulan ke lima
Pengalaman yang Kau beri
Selama hampir satu bulan terakhir ini
Setiap hari tersedia kesulitan
Yang berbeda dengan hari yang lain
Terkadang ada yang juga yang menyerupai
Hari ini kami bisa memahami
Semuanya adalah caraMu
Membentuk kami,
Menjadi kami apa adanya kami
Pada hari ini…..
Ada beberapa bagian pilihan kami
Yang hari ini bisa kami lihat
Bukan pilihan yang tepat untuk di ambil
Hari ini Kau beritahukan
Ada cara lain yang bisa lebih menyukakanMu
Kau membentukKu dengan jari Penjunan Agung
Terima kasih Tuhan Yesus
Kau jadikan kami indah
Ketika ada kesulitan yang menyerupai
Kesulitan yang pernah hadir
Di hari sebelumnya
Hari ini bisa kami pahami
Bahwa kami bertindak salah besar
Dalam menentukan sikap kami
Ketika menghadapinya
Mengulang dan mengulang
Sampai bentuk yang menyenangkanMu
Bisa kami miliki
Tuhan Yesus yang baik
Kami bangga menjadi satu bentuk
Yang Kau ingini
Untuk itu ya Tuhan
Kami mengucap syukur
Di dalam namaMu
Nama yang Agung
Amin
Salam Damai Kristus
☘🍁DOA PAGI🍁☘
Selasa 28 April 2020
Bapa di surga,
tolonglah aku untuk menghitung semua sukacita yang timbul ketika aku lulus atau dapat melewati ujian. Karena aku tahu sesungguhnya, ketika Engkau menguji imanku, itu bukan untuk membunuhku atau untuk membuangku ke neraka. Melainkan ujianMu akan menghasilkan hal yang lebih baik bagiku.
Roh Kudus, senantiasalah memberikanku kepercayaan dan keyakinan bahwa karena Engkau, dan semua yang telah Engkau perbuat dan yang sedang Enkau lakukan dalam hidupku, aku selalu berkekucupan dan tidak kekurangan apapun.
Tolonglah aku untuk tidak gagal dalam ujian ketaatan, iman, dan kasihku kepadaMu. Aku ingin disempurnakan dalam segala bidang yang Engkau anggap perlu, karena aku tahu itu akan memberikan berkat yang besar.
Aku memuji dan memuliakan Engkau Bapa, dalam hidupku, sekarang dan selamanya.
Amin.
Salam Damai Kristus
Selasa 28 April 2020
Bapa di surga,
tolonglah aku untuk menghitung semua sukacita yang timbul ketika aku lulus atau dapat melewati ujian. Karena aku tahu sesungguhnya, ketika Engkau menguji imanku, itu bukan untuk membunuhku atau untuk membuangku ke neraka. Melainkan ujianMu akan menghasilkan hal yang lebih baik bagiku.
Roh Kudus, senantiasalah memberikanku kepercayaan dan keyakinan bahwa karena Engkau, dan semua yang telah Engkau perbuat dan yang sedang Enkau lakukan dalam hidupku, aku selalu berkekucupan dan tidak kekurangan apapun.
Tolonglah aku untuk tidak gagal dalam ujian ketaatan, iman, dan kasihku kepadaMu. Aku ingin disempurnakan dalam segala bidang yang Engkau anggap perlu, karena aku tahu itu akan memberikan berkat yang besar.
Aku memuji dan memuliakan Engkau Bapa, dalam hidupku, sekarang dan selamanya.
Amin.
Salam Damai Kristus
Mutiara Iman
ROTI HIDUP
28 April 2020
“Akulah roti hidup! Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi” (Yoh 6:35)
Lectio
Kis 7:51-8:1a; Mzm 31:3cd-4, 6ab, 7b, 8a, 17,21ab; Yoh 6:30-35
Suatu sore Thomas pulang ke rumah setelah lelah bekerja, dan berkata :
“Mah dan anak-anak, hari ini Papa di PHK. Papa sudah hitung uang kita tinggal untuk hidup 2 bulan lagi karena harus membayar uang sewa. Papa akan cari pekerjaan lagi. Semoga Mama dan anak-anak dapat memakluminya.”
Kemudian anaknya berkata :
“Papa coba datang ke Gereja saja, mungkin nanti Romo bisa bantu..”
Jawab Thomas :
“Iya, tadi ketua lingkungan juga berkata seperti itu. Kita berdoa malam ini pada Tuhan Yesus, yang akan memberikan Roti Hidup.”
Malamnya mereka berdoa bersama sekeluarga dengan penuh harapan.
Keesokan harinya setelah selesai doa pagi bersama, terdengar suara ketukan pintu, yang ternyata adalah Lukas ketua lingkungan yang berkata :
“Pak Thomas, ini ada donatur yang membagikan 20kg beras, dan saya ingat Bapak, makanya saya kirimkan kesini.”
Dengan terharu dan penuh syukur Thomas dan keluarganya menerima beras itu sambil berkata :
“Wah terima kasih pak Lukas. Ya Tuhan, Engkau benar-benar memberikan kami makanan selama satu bulan ini. Terima kasih Tuhan Yesus!”
Lalu Thomas berkata lagi :
“Ijinkan saya bantu mengantar beras yang lain ke teman-teman yang membutuhkan, pak Lukas.”
Ketika kita datang dan percaya pada Tuhan Yesus, maka kita tidak akan kelaparan dan kehausan.
Oratio
Yesus, Engkaulah andalanku. Amin
Missio
Marilah kita datang kepada Tuhan dan percaya bahwa Dia akan memberikan kehidupan pada kita. Have a Blessed Tuesday.
ROTI HIDUP
28 April 2020
“Akulah roti hidup! Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi” (Yoh 6:35)
Lectio
Kis 7:51-8:1a; Mzm 31:3cd-4, 6ab, 7b, 8a, 17,21ab; Yoh 6:30-35
Suatu sore Thomas pulang ke rumah setelah lelah bekerja, dan berkata :
“Mah dan anak-anak, hari ini Papa di PHK. Papa sudah hitung uang kita tinggal untuk hidup 2 bulan lagi karena harus membayar uang sewa. Papa akan cari pekerjaan lagi. Semoga Mama dan anak-anak dapat memakluminya.”
Kemudian anaknya berkata :
“Papa coba datang ke Gereja saja, mungkin nanti Romo bisa bantu..”
Jawab Thomas :
“Iya, tadi ketua lingkungan juga berkata seperti itu. Kita berdoa malam ini pada Tuhan Yesus, yang akan memberikan Roti Hidup.”
Malamnya mereka berdoa bersama sekeluarga dengan penuh harapan.
Keesokan harinya setelah selesai doa pagi bersama, terdengar suara ketukan pintu, yang ternyata adalah Lukas ketua lingkungan yang berkata :
“Pak Thomas, ini ada donatur yang membagikan 20kg beras, dan saya ingat Bapak, makanya saya kirimkan kesini.”
Dengan terharu dan penuh syukur Thomas dan keluarganya menerima beras itu sambil berkata :
“Wah terima kasih pak Lukas. Ya Tuhan, Engkau benar-benar memberikan kami makanan selama satu bulan ini. Terima kasih Tuhan Yesus!”
Lalu Thomas berkata lagi :
“Ijinkan saya bantu mengantar beras yang lain ke teman-teman yang membutuhkan, pak Lukas.”
Ketika kita datang dan percaya pada Tuhan Yesus, maka kita tidak akan kelaparan dan kehausan.
Oratio
Yesus, Engkaulah andalanku. Amin
Missio
Marilah kita datang kepada Tuhan dan percaya bahwa Dia akan memberikan kehidupan pada kita. Have a Blessed Tuesday.
🍁☘Doa Malam☘🍁
Senin 27 April 2020
Bapa yang MahaKasih , Engkau mengharapkan kesetiaan kami untuk bertahan dalam pelaksanaan sabda-Mu . Curahkanlah Roh -Mu agar kami mampu untuk mendengarkan dan memahami setiap firman -Mu dengan baik dan benar , dan kami dapat melakukan perintah -Mu dengan suka cita .
Ya Bapa buatlah kami menjadi pelaku setiap firman -Mu didalam kehidupan kami sehari -hari yang akhir nya dapat berguna bagi kehidupan kami dan sesama kami .
Syukur dan terimakasih Ya Tuhan berkat dan karunia -Mu selalu Kau limpahkan dengan cukup pada waktu kami memerlukannya . Semoga Roh Kudus membantu agar kami mampu bersyukur atas berbagai peristiwa dalan hidup kami . Kami percaya Engkau senantiasa berkenan mengampuni kelemahan dan kekhilafan kami , sehingga malam ini kami bisa beristirahat dalam damai -Mu .
Amin.
Salam Damai Kristus
Senin 27 April 2020
Bapa yang MahaKasih , Engkau mengharapkan kesetiaan kami untuk bertahan dalam pelaksanaan sabda-Mu . Curahkanlah Roh -Mu agar kami mampu untuk mendengarkan dan memahami setiap firman -Mu dengan baik dan benar , dan kami dapat melakukan perintah -Mu dengan suka cita .
Ya Bapa buatlah kami menjadi pelaku setiap firman -Mu didalam kehidupan kami sehari -hari yang akhir nya dapat berguna bagi kehidupan kami dan sesama kami .
Syukur dan terimakasih Ya Tuhan berkat dan karunia -Mu selalu Kau limpahkan dengan cukup pada waktu kami memerlukannya . Semoga Roh Kudus membantu agar kami mampu bersyukur atas berbagai peristiwa dalan hidup kami . Kami percaya Engkau senantiasa berkenan mengampuni kelemahan dan kekhilafan kami , sehingga malam ini kami bisa beristirahat dalam damai -Mu .
Amin.
Salam Damai Kristus
Minggu, 26 April 2020
Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Senin,_ *27 April 2020*
Kis 6:8-15
Mzm 119:23-24,26-27,29-30
Yoh 6:22-29
*MENGALAMI VS PERCAYA*
_Aku berkata kepadamu sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang. -- Yoh 6:26_
Biasanya, kita akan datang kembali ke sebuah restoran jika kita sudah pernah makan di situ dan merasakan kelezatannya. Atau kita akan datang kembali ke dokter yang sama bila kita mengalami kesembuhan oleh dokter tersebut.
Tidak banyak orang yang datang berulang-ulang dalam sebuah persekutuan doa, kecuali ia telah mengalami kasih, kebaikan, dan pengampunan Tuhan di sana. Itulah sebab nya Yesus berkata kepada orang banyak, "Aku berkata kepadamu sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang."
Saya teringat sebuah ayat dalam Kitab Mazmur yang berbunyi, "Kecaplah dan lihatlah betapa baiknya Tuhan itu." Tuhan meminta kita bukan hanya melihat, tetapi juga mengecap. Mengecap berarti merasakan. Bisa juga berarti mengalami. Atau juga bisa berarti percaya. Yesus tahu bahwa tidak mudah bagi manusia untuk percaya kalau tidak mengalaminya. Itulah sebabnya, Ia meminta kita untuk melakukan pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu percaya kepada-Nya.
Namun untuk mengalami, terkadang Allah akan membawa kita kepada situasi yang tidak kita kehendaki. Jika kita tidak mengeraskan hati, Ia akan mengajar kita dengan cara-Nya. Bagaikan seorang anak yang belajar jalan dan mempercayakan dirinya kepada tangan kuat orang tuanya. Demikian juga dengan kita di tangan Tuhan. Ketahuilah, percaya dan mengalami berjalan bersama. Terkadang kita harus percaya dulu, baru kita mengalami janji-Nya. Namun bisa juga sebaliknya, setelah kita mengalaminya, baru kita percaya. (Al)
_Pengalaman kebaikan Tuhan mana yang membuat saya percaya?_
Salam Damai Kristus
_Senin,_ *27 April 2020*
Kis 6:8-15
Mzm 119:23-24,26-27,29-30
Yoh 6:22-29
*MENGALAMI VS PERCAYA*
_Aku berkata kepadamu sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang. -- Yoh 6:26_
Biasanya, kita akan datang kembali ke sebuah restoran jika kita sudah pernah makan di situ dan merasakan kelezatannya. Atau kita akan datang kembali ke dokter yang sama bila kita mengalami kesembuhan oleh dokter tersebut.
Tidak banyak orang yang datang berulang-ulang dalam sebuah persekutuan doa, kecuali ia telah mengalami kasih, kebaikan, dan pengampunan Tuhan di sana. Itulah sebab nya Yesus berkata kepada orang banyak, "Aku berkata kepadamu sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang."
Saya teringat sebuah ayat dalam Kitab Mazmur yang berbunyi, "Kecaplah dan lihatlah betapa baiknya Tuhan itu." Tuhan meminta kita bukan hanya melihat, tetapi juga mengecap. Mengecap berarti merasakan. Bisa juga berarti mengalami. Atau juga bisa berarti percaya. Yesus tahu bahwa tidak mudah bagi manusia untuk percaya kalau tidak mengalaminya. Itulah sebabnya, Ia meminta kita untuk melakukan pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu percaya kepada-Nya.
Namun untuk mengalami, terkadang Allah akan membawa kita kepada situasi yang tidak kita kehendaki. Jika kita tidak mengeraskan hati, Ia akan mengajar kita dengan cara-Nya. Bagaikan seorang anak yang belajar jalan dan mempercayakan dirinya kepada tangan kuat orang tuanya. Demikian juga dengan kita di tangan Tuhan. Ketahuilah, percaya dan mengalami berjalan bersama. Terkadang kita harus percaya dulu, baru kita mengalami janji-Nya. Namun bisa juga sebaliknya, setelah kita mengalaminya, baru kita percaya. (Al)
_Pengalaman kebaikan Tuhan mana yang membuat saya percaya?_
Salam Damai Kristus
Doa Senin
27 Apr 2020
By : Team Moderator DSM
Bapa kami yang Agung dan Mulia
Hari demi hari di bulan ke empat tahun ini
Kami jalani satu demi satu
Tanpa ada ada hari yang bisa kami ketahui
Apa yang dihadapi sebelum kaki menapakinya
Terkadang kami memandang caraMu
Layaknya permainan tebak teka teki
Yang mengandung unsur judi
Tentang apa yang pantas dipersiapkan
Tuhan Yesus, Kau Guru agung kami
CaraMu mengajar dengan Kasih dan Kuasa
Tidak bersifat harafiah atau ayatiah Kitab Suci
Namun Kau ajak kami
Menghadapi hari-hari hidup kami
Dengan bersikap Kasih sepertiMu
Memang tidak cukup satu hari
Atau satu minggu,
Bahkan satu bulan atau satu tahun
Perjalanan hidup kami, yang Kau temani
Kau ada bersama kami
Kau ada di dalam kami
Roh Kudus, menemani kami sehari-hari
Sepanjang kami menempuh perjalanan ini
Kami mulai bisa mengerti
Bahwa Kau menginginkan kami
Tetap melekat kepadaMu, Yesus
Dalam mengisi hari-hari ini
Tidak jauh dengan yang Kau teladankan
Melalui semua yang Kau lakukan
Agar masing-masing kami
Bisa memiliki rhema
Untuk setiap pengalaman nyata
Bisa saja satu berbeda dengan yang lain
Kau ajari kami secara pribadi lepas pribadi
Belajar sepanjang hidup kami
Mengikuti CaraMu hidup
Tidak membuat kami sama
Satu dengan yang lain
Kau buat semua itu menjadi idah
Dalam namaMu Tuhan Yesus
Kami bersyukur
Amin
Salam Damai Kristus
27 Apr 2020
By : Team Moderator DSM
Bapa kami yang Agung dan Mulia
Hari demi hari di bulan ke empat tahun ini
Kami jalani satu demi satu
Tanpa ada ada hari yang bisa kami ketahui
Apa yang dihadapi sebelum kaki menapakinya
Terkadang kami memandang caraMu
Layaknya permainan tebak teka teki
Yang mengandung unsur judi
Tentang apa yang pantas dipersiapkan
Tuhan Yesus, Kau Guru agung kami
CaraMu mengajar dengan Kasih dan Kuasa
Tidak bersifat harafiah atau ayatiah Kitab Suci
Namun Kau ajak kami
Menghadapi hari-hari hidup kami
Dengan bersikap Kasih sepertiMu
Memang tidak cukup satu hari
Atau satu minggu,
Bahkan satu bulan atau satu tahun
Perjalanan hidup kami, yang Kau temani
Kau ada bersama kami
Kau ada di dalam kami
Roh Kudus, menemani kami sehari-hari
Sepanjang kami menempuh perjalanan ini
Kami mulai bisa mengerti
Bahwa Kau menginginkan kami
Tetap melekat kepadaMu, Yesus
Dalam mengisi hari-hari ini
Tidak jauh dengan yang Kau teladankan
Melalui semua yang Kau lakukan
Agar masing-masing kami
Bisa memiliki rhema
Untuk setiap pengalaman nyata
Bisa saja satu berbeda dengan yang lain
Kau ajari kami secara pribadi lepas pribadi
Belajar sepanjang hidup kami
Mengikuti CaraMu hidup
Tidak membuat kami sama
Satu dengan yang lain
Kau buat semua itu menjadi idah
Dalam namaMu Tuhan Yesus
Kami bersyukur
Amin
Salam Damai Kristus
☘🍁DOA PAGI🍁☘
Senin 27 April 2020
" Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita milik Tuhan." Roma 14: 8.
Tuhan,
hari ini aku berlutut di hadapanMu dan menyatakan bahwa Engkaulah Tuhan atas segala segi kehidupanku. Kuserahkan diriku dan segenap hidupku dan mengundangMu untuk berkuasa dalam setiap segi pikiran, jiwa, tubuh, dan rohku.
Aku mengasihi Engkau dengan segenap hatiku, dengan segenap jiwaku, dan dengan segenap pikiranku. Aku berkomitmen untuk mempercayakan segenap keberadaanku kepadaMu.
Mampukan aku untuk menyangkal diriku, agar bisa memikul salibMu setiap hari dan mengikut Engkau. Aku ingin menjadi muridMu seperti yang telah Engkau katakan di dalam firmanMu. Aku mau kehilangan nyawaku demi Engkau, supaya aku memperolehnya. ( Lukas 9 : 24 ).
Amin.
Salam Damai Kristus
Senin 27 April 2020
" Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita milik Tuhan." Roma 14: 8.
Tuhan,
hari ini aku berlutut di hadapanMu dan menyatakan bahwa Engkaulah Tuhan atas segala segi kehidupanku. Kuserahkan diriku dan segenap hidupku dan mengundangMu untuk berkuasa dalam setiap segi pikiran, jiwa, tubuh, dan rohku.
Aku mengasihi Engkau dengan segenap hatiku, dengan segenap jiwaku, dan dengan segenap pikiranku. Aku berkomitmen untuk mempercayakan segenap keberadaanku kepadaMu.
Mampukan aku untuk menyangkal diriku, agar bisa memikul salibMu setiap hari dan mengikut Engkau. Aku ingin menjadi muridMu seperti yang telah Engkau katakan di dalam firmanMu. Aku mau kehilangan nyawaku demi Engkau, supaya aku memperolehnya. ( Lukas 9 : 24 ).
Amin.
Salam Damai Kristus
Sabtu, 25 April 2020
Kencan Dengan Tuhan
Minggu, 26 April 2020
Bacaan: 1 Korintus 6:19
"Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?"
Renungan:
Garasi dapat berfungsi juga sebagai gudang untuk menyimpan barang-barang bekas yang tidak dapat disimpan di dalam rumah, sehingga terkadang kita tutup rapat-rapat pintu garasi supaya tidak dilihat orang karena berantakan. Oleh karena itu secara teratur kita membersihkannya seharian penuh agar terlihat rapi kembali.
Hati dan pikiran kita sama seperti garasi. Ada banyak sampah bertumpuk di dalamnya. Tanpa kita sadari kita menyerap pikiran dan sikap duniawi, menyimpan luka dan akar kepahitan terhadap mereka yang menyakiti kita. Kita berpikir kita dapat menyembunyikannya, tetapi pada akhirnya semua itu akan terlihat juga. Rasul Paulus secara tegas berkata, "Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus? Hal ini dapat menjadi perhatian bagi kita, apakah Allah mau tinggal di dalam garasi hati kita yang kotor dan berantakan?
Mungkin inilah waktunya, saat wabah virus corona melanda negeri kita dan saatnya kita di rumah saja, kita meluangkan waktu mohon agar Roh Kudus masuk dalam hati kita untuk melakukan pembersihan rohani kita agar sampah-sampah di hati kita dapat disingkirkan dengan pertolongan kuasa-Nya. Singkirkan pikiran-pikiran yang penuh dengan kepahitan, kekecewaan, dendam, amarah, kesombongan, pornografi, dengki, iri hati dan sebagainya. Benahilah perilaku kita dan penuhilah dengan keindahan firman Tuhan. Bersihkan sampai seakar-akarnya dan kemudian biarkan pintunya terbuka, sehingga setiap orang dapat melihat garasi hati kita yang bersih, dan dengan kehadiran kita, nama Tuhan Yesus dimuliakan. Tuhan Yesus memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kuasa RohMu, agar semua luka-luka hati, pikiran-pikiran negatif dan karakterku yang buruk dilepaskan dari dalam diriku dan digantikan dengan karakterMu sendiri. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Minggu, 26 April 2020
Bacaan: 1 Korintus 6:19
"Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?"
Renungan:
Garasi dapat berfungsi juga sebagai gudang untuk menyimpan barang-barang bekas yang tidak dapat disimpan di dalam rumah, sehingga terkadang kita tutup rapat-rapat pintu garasi supaya tidak dilihat orang karena berantakan. Oleh karena itu secara teratur kita membersihkannya seharian penuh agar terlihat rapi kembali.
Hati dan pikiran kita sama seperti garasi. Ada banyak sampah bertumpuk di dalamnya. Tanpa kita sadari kita menyerap pikiran dan sikap duniawi, menyimpan luka dan akar kepahitan terhadap mereka yang menyakiti kita. Kita berpikir kita dapat menyembunyikannya, tetapi pada akhirnya semua itu akan terlihat juga. Rasul Paulus secara tegas berkata, "Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus? Hal ini dapat menjadi perhatian bagi kita, apakah Allah mau tinggal di dalam garasi hati kita yang kotor dan berantakan?
Mungkin inilah waktunya, saat wabah virus corona melanda negeri kita dan saatnya kita di rumah saja, kita meluangkan waktu mohon agar Roh Kudus masuk dalam hati kita untuk melakukan pembersihan rohani kita agar sampah-sampah di hati kita dapat disingkirkan dengan pertolongan kuasa-Nya. Singkirkan pikiran-pikiran yang penuh dengan kepahitan, kekecewaan, dendam, amarah, kesombongan, pornografi, dengki, iri hati dan sebagainya. Benahilah perilaku kita dan penuhilah dengan keindahan firman Tuhan. Bersihkan sampai seakar-akarnya dan kemudian biarkan pintunya terbuka, sehingga setiap orang dapat melihat garasi hati kita yang bersih, dan dengan kehadiran kita, nama Tuhan Yesus dimuliakan. Tuhan Yesus memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kuasa RohMu, agar semua luka-luka hati, pikiran-pikiran negatif dan karakterku yang buruk dilepaskan dari dalam diriku dan digantikan dengan karakterMu sendiri. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Mutiara Iman
TIDAK KITA LIHAT
26 April 2020
“Tetapi YESUS sendiri tidak mereka lihat” (Yoh 24:24)
Lectio
Kis 2:14,22-33; Mzm 16:1-2a, 5,7-8,9-10,11; 1 Pet 1:17-21; Luk 24:13-35
Seorang pengemudi Ojol pulang ke rumahnya di tengah malam disambut Sari isterinya yang bertanya :
“Mas gimana orderan hari ini?”
Hari menjawab :
“Yah lumayan..”
Sari berkata lagi :
“Kok makin lama saya merasa TIDAK melihat Tuhan. Kita seperti hidup dalam KEGELAPAN dan TANPA HARAPAN.”
Hari menjawab :
“Jangan begitu lah Sar. Setiap hari saya mengalami KASIH TUHAN. Setiap jam makan siang dan malam, selalu ada yang membelikan makanan untuk saya. Awalnya diminta kirim ke gereja, ternyata itu untuk saya dan kadang diberikan lebih untuk kamu juga kan. Lalu saya mendapatkan TIPS jauh lebih banyak dari biasanya. Asal kita selalu BERDOA, BERUSAHA, MENDENGARKAN SABDA dan MELAKUKANNYA, maka TUHAN sedang berjalan bersama kita.”
Tuhan hadir dalam perjalanan manusia yang mata dan hatinya terbuka.
Oratio
Ya Tuhan, bukalah mata dan hati kami. Amin
Missio
Marilah kita menjalani hidup dengan penuh harapan sambil bersyukur atas segala yang telah kita peroleh.
Have A Blessed Third Sunday of Easter.
TIDAK KITA LIHAT
26 April 2020
“Tetapi YESUS sendiri tidak mereka lihat” (Yoh 24:24)
Lectio
Kis 2:14,22-33; Mzm 16:1-2a, 5,7-8,9-10,11; 1 Pet 1:17-21; Luk 24:13-35
Seorang pengemudi Ojol pulang ke rumahnya di tengah malam disambut Sari isterinya yang bertanya :
“Mas gimana orderan hari ini?”
Hari menjawab :
“Yah lumayan..”
Sari berkata lagi :
“Kok makin lama saya merasa TIDAK melihat Tuhan. Kita seperti hidup dalam KEGELAPAN dan TANPA HARAPAN.”
Hari menjawab :
“Jangan begitu lah Sar. Setiap hari saya mengalami KASIH TUHAN. Setiap jam makan siang dan malam, selalu ada yang membelikan makanan untuk saya. Awalnya diminta kirim ke gereja, ternyata itu untuk saya dan kadang diberikan lebih untuk kamu juga kan. Lalu saya mendapatkan TIPS jauh lebih banyak dari biasanya. Asal kita selalu BERDOA, BERUSAHA, MENDENGARKAN SABDA dan MELAKUKANNYA, maka TUHAN sedang berjalan bersama kita.”
Tuhan hadir dalam perjalanan manusia yang mata dan hatinya terbuka.
Oratio
Ya Tuhan, bukalah mata dan hati kami. Amin
Missio
Marilah kita menjalani hidup dengan penuh harapan sambil bersyukur atas segala yang telah kita peroleh.
Have A Blessed Third Sunday of Easter.
☘🍁DOA PAGI🍁☘
Minggu 26 April 2020
Tuhanku dan Allahku, pada saat yang lalu, Engkau memanggil orang-orang pilihan-Mu di tengah kesibukan mereka, yaitu para hamba-Mu Musa, Elia, Yohanes Pembaptis, Maria dari Nazareth, Maria dari Bethani, saudaranya Marta dan Lazarus untuk menyediakan waktu untuk berdoa.
Sekarang, Tuhan, Engkau memanggil aku, untuk menyediakan waktu bagi-Mu dan bersama-Mu, untuk bersyukur atas segala rahmat-Mu yang ajaib yang Engkau berikan kepadaku. Untuk bersyukur kepada-Mu terutama karena Engkau telah memberikan diri-Mu sendiri di dalam sakramen mahakudus ini, untuk bersyukur kepada-Mu karena Engkau telah mengundang aku untuk menghabiskan jam ini bersama Engkau.
Tuhan, Engkau telah memberikan saat ini kepadaku. Aku mempersembahkan waktu ini untuk Engkau dan untuk-Mu saja. Kuduskanlah waktu ini dari segala kebisingan yang ada di dalamku. Kuduskanlah waktu ini dari segala yang dapat menggangguku dari ketenangan. Semoga tempat ini menjadi tempat yang penuh berkat bagiku. Semoga waktu ini yang telah Engkau kuduskan oleh karena kehadiran-Mu, menjadi waktu dimana aku menanti Engkau Tuhanku, Allahku, sahabatku.
Semoga damai sejahtera menyelimuti aku, dan menjangkau juga mereka semua yang ku kasihi,dan semua orang di seluruh dunia. Semoga semua kuasa gelap dipatahkan, dan tak dapat mengganggu di saat ini yang telah dipenuhi dengan kekudusan-Mu. Bantulah aku, ya Tuhan, untuk menyingkirkan semua yang dapat menyebabkan aku gelisah dan ijinkanlah aku untuk melalui saat ini sepenuhnya dalam kehadiran-Mu yang agung dan mulia.
Tuhan, semoga doaku Engkau persatukan dengan doa semua orang percaya di seluruh dunia, yang menghormati-Mu dalam kedamaian dan keheningan. Maka kami semua akan menggabungkan pujian kemuliaan bagi-Mu dalam keheningan ini. Dalam nama-Mu Yesus, dalam persatuan dengan roh kudus dan demi kemuliaan Allah Bapa.
Amin.
Salam Damai Kristus
Minggu 26 April 2020
Tuhanku dan Allahku, pada saat yang lalu, Engkau memanggil orang-orang pilihan-Mu di tengah kesibukan mereka, yaitu para hamba-Mu Musa, Elia, Yohanes Pembaptis, Maria dari Nazareth, Maria dari Bethani, saudaranya Marta dan Lazarus untuk menyediakan waktu untuk berdoa.
Sekarang, Tuhan, Engkau memanggil aku, untuk menyediakan waktu bagi-Mu dan bersama-Mu, untuk bersyukur atas segala rahmat-Mu yang ajaib yang Engkau berikan kepadaku. Untuk bersyukur kepada-Mu terutama karena Engkau telah memberikan diri-Mu sendiri di dalam sakramen mahakudus ini, untuk bersyukur kepada-Mu karena Engkau telah mengundang aku untuk menghabiskan jam ini bersama Engkau.
Tuhan, Engkau telah memberikan saat ini kepadaku. Aku mempersembahkan waktu ini untuk Engkau dan untuk-Mu saja. Kuduskanlah waktu ini dari segala kebisingan yang ada di dalamku. Kuduskanlah waktu ini dari segala yang dapat menggangguku dari ketenangan. Semoga tempat ini menjadi tempat yang penuh berkat bagiku. Semoga waktu ini yang telah Engkau kuduskan oleh karena kehadiran-Mu, menjadi waktu dimana aku menanti Engkau Tuhanku, Allahku, sahabatku.
Semoga damai sejahtera menyelimuti aku, dan menjangkau juga mereka semua yang ku kasihi,dan semua orang di seluruh dunia. Semoga semua kuasa gelap dipatahkan, dan tak dapat mengganggu di saat ini yang telah dipenuhi dengan kekudusan-Mu. Bantulah aku, ya Tuhan, untuk menyingkirkan semua yang dapat menyebabkan aku gelisah dan ijinkanlah aku untuk melalui saat ini sepenuhnya dalam kehadiran-Mu yang agung dan mulia.
Tuhan, semoga doaku Engkau persatukan dengan doa semua orang percaya di seluruh dunia, yang menghormati-Mu dalam kedamaian dan keheningan. Maka kami semua akan menggabungkan pujian kemuliaan bagi-Mu dalam keheningan ini. Dalam nama-Mu Yesus, dalam persatuan dengan roh kudus dan demi kemuliaan Allah Bapa.
Amin.
Salam Damai Kristus
🍁☘DOA MALAM☘🍁
Sabtu 25 April 2020
Tuhan Yesus,
sama seperti Engkau menyerahkan diriMu ke dalam tangan Bapa, aku juga kini datang menyerahkan diriku kepadaMu.
Aku mempercayakan kepadaMu seluruh diriku, raga dan jiwa. Aku pasrahkan semuanya kepadaMu, seluruh diriku kuserahkan ke dalam tanganMu. Aku milikMu seutuhnya : masa lalu, masa kini, dan masa depan ; semua yang telah Engkau berikan kepadaku, orang-orang yang aku cintai, keluargaku.
Aku mempercayakan kepadaMu semua kebutuhan jasmani dan rohaniku, karena aku percaya kepada penyelanggaraanMu yang illahi.
Aku juga menyerahkan kepadaMu semua kecemasan dan beban hidupku. Aku berterima kasih atas segalanya dan menerima segalanya yang Engkau telah ijinkan terjadi padaku, karena aku percaya dengan teguh bahwa Engkau mencintai aku dan aku tanpa syarat percaya kepada cintaMu padaku.
Amin.
Salam Damai Kristus
Sabtu 25 April 2020
Tuhan Yesus,
sama seperti Engkau menyerahkan diriMu ke dalam tangan Bapa, aku juga kini datang menyerahkan diriku kepadaMu.
Aku mempercayakan kepadaMu seluruh diriku, raga dan jiwa. Aku pasrahkan semuanya kepadaMu, seluruh diriku kuserahkan ke dalam tanganMu. Aku milikMu seutuhnya : masa lalu, masa kini, dan masa depan ; semua yang telah Engkau berikan kepadaku, orang-orang yang aku cintai, keluargaku.
Aku mempercayakan kepadaMu semua kebutuhan jasmani dan rohaniku, karena aku percaya kepada penyelanggaraanMu yang illahi.
Aku juga menyerahkan kepadaMu semua kecemasan dan beban hidupku. Aku berterima kasih atas segalanya dan menerima segalanya yang Engkau telah ijinkan terjadi padaku, karena aku percaya dengan teguh bahwa Engkau mencintai aku dan aku tanpa syarat percaya kepada cintaMu padaku.
Amin.
Salam Damai Kristus
Doa Minggu
26 Apr 2020
By : Team Moderator
Allah Bapa kami yang di Sorga
Dikuduskanlah Namamu
Datanglah KerajaanMu
Jadilah kehendakMu
Di bumi seperti di Sorga
Ya Tuhan Yesus yang baik
Secara harafiah
Kau ajari kami berdoa seperti ini
Hari ini Kau ajari kami berbeda
Ada tanggung jawab kami
Sebagai yang mengaku anak anak Bapa
Yang mengaku sebagai pengikut Kristus
Dan bangga dengan sebutan Kristen
Untuk menghadirkan suasana sorgawi
Terjadi di bumi ini
Dengan semua perbuatan kami
Ketika berinteraksi
Dengan sesama manusia
Yang ada di sekitar kami
Kami ingin sekali , ya Tuhan
Bisa melaksanakan amanat AgungMu
Membuat semua orang menjadi muridMu
Bukan dengan perkataan kami
Yang meluncur dari bibir kami
Bukan pula dengan deretan kalimat
Yang kami tulis dan kami sebar
Namun dengan hidup kami
Dengan perbuatan kami sehari-hari
Kami rindu mendengar suara orang
Yang menyebut kami, Kristen
Dan cara mereka menyebutkan kata itu
Bisa menyenangkan hatiMu, ya Tuhan
Mampukan kami bersikap benar
Main banyak yang mengatakan itu
Dan Kau dipermuliakan karenanya
Kau bersuka karenanya
Dalam namaMu, nama yang Kudus
Kami berdoa
Dan sangat berharap
Serta bersyukur
Amin
26 Apr 2020
By : Team Moderator
Allah Bapa kami yang di Sorga
Dikuduskanlah Namamu
Datanglah KerajaanMu
Jadilah kehendakMu
Di bumi seperti di Sorga
Ya Tuhan Yesus yang baik
Secara harafiah
Kau ajari kami berdoa seperti ini
Hari ini Kau ajari kami berbeda
Ada tanggung jawab kami
Sebagai yang mengaku anak anak Bapa
Yang mengaku sebagai pengikut Kristus
Dan bangga dengan sebutan Kristen
Untuk menghadirkan suasana sorgawi
Terjadi di bumi ini
Dengan semua perbuatan kami
Ketika berinteraksi
Dengan sesama manusia
Yang ada di sekitar kami
Kami ingin sekali , ya Tuhan
Bisa melaksanakan amanat AgungMu
Membuat semua orang menjadi muridMu
Bukan dengan perkataan kami
Yang meluncur dari bibir kami
Bukan pula dengan deretan kalimat
Yang kami tulis dan kami sebar
Namun dengan hidup kami
Dengan perbuatan kami sehari-hari
Kami rindu mendengar suara orang
Yang menyebut kami, Kristen
Dan cara mereka menyebutkan kata itu
Bisa menyenangkan hatiMu, ya Tuhan
Mampukan kami bersikap benar
Main banyak yang mengatakan itu
Dan Kau dipermuliakan karenanya
Kau bersuka karenanya
Dalam namaMu, nama yang Kudus
Kami berdoa
Dan sangat berharap
Serta bersyukur
Amin
- Salam Damai Kristus
Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Minggu,_ *26 April 2020*
*Hari Minggu Paskah III*
Kis 2:14, 22-33
Mzm 16:1,2a-5,7-11
1Ptr 1:17-21
Luk 24:13-35
*TAHU ATAU KENAL?*
_Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka pun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka. -- Luk 24:31_
Akhir-akhir ini saya sering mendengar _curhat_ dari teman-teman. Ada orang-orang yang sering ikut kegiatan seperti retret, rekoleksi, atau seminar rohani, tetapi justru kelakuan-nya semakin buruk. Hal seperti ini menimbulkan tanda tanya besar dalam diri mereka. Mereka jadi ingin tahu kisah kesetiaan saya yang diuji melalui adik saya yang menderita Talasemia.
Beberapa tahun lalu, saya hampir saja memutuskan untuk tidak lagi aktif dalam pelayanan. Karena saya merasa semakin saya melayani, sakit yang dialami adik saya semakin parah. Tetapi atas nasehat seorang teman, saya diingatkan untuk selalu bersyukur. Karena justru saat adik saya sakit seperti ini, ayah saya rajin berdoa dan ke gereja. Dulu betapa sulitnya ibu mengajak ayah untuk berdoa bersama ataupun ke gereja. Ayah bahkan sering memarahi kami berdua. Sikapnya seperti seorang yang tidak membutuhkan Tuhan. Tetapi justru pertobatan ayah dimulai ketika adik menderita sakit.
Lewat nasehat teman tersebut, saya disadarkan untuk belajar lebih mengenal Tuhan, bukan hanya sekedar tahu. Pengenalan akan Tuhan bisa kita dapat lewat peristiwa hidup sehari-hari. Ketika sungguh-sungguh mengenal-Nya, maka iman kita akan semakin kuat. (Ar)
_Apakah saya sudah sungguh-sungguh mengenal Tuhan?_
Salam Damai Kristus
_Minggu,_ *26 April 2020*
*Hari Minggu Paskah III*
Kis 2:14, 22-33
Mzm 16:1,2a-5,7-11
1Ptr 1:17-21
Luk 24:13-35
*TAHU ATAU KENAL?*
_Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka pun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka. -- Luk 24:31_
Akhir-akhir ini saya sering mendengar _curhat_ dari teman-teman. Ada orang-orang yang sering ikut kegiatan seperti retret, rekoleksi, atau seminar rohani, tetapi justru kelakuan-nya semakin buruk. Hal seperti ini menimbulkan tanda tanya besar dalam diri mereka. Mereka jadi ingin tahu kisah kesetiaan saya yang diuji melalui adik saya yang menderita Talasemia.
Beberapa tahun lalu, saya hampir saja memutuskan untuk tidak lagi aktif dalam pelayanan. Karena saya merasa semakin saya melayani, sakit yang dialami adik saya semakin parah. Tetapi atas nasehat seorang teman, saya diingatkan untuk selalu bersyukur. Karena justru saat adik saya sakit seperti ini, ayah saya rajin berdoa dan ke gereja. Dulu betapa sulitnya ibu mengajak ayah untuk berdoa bersama ataupun ke gereja. Ayah bahkan sering memarahi kami berdua. Sikapnya seperti seorang yang tidak membutuhkan Tuhan. Tetapi justru pertobatan ayah dimulai ketika adik menderita sakit.
Lewat nasehat teman tersebut, saya disadarkan untuk belajar lebih mengenal Tuhan, bukan hanya sekedar tahu. Pengenalan akan Tuhan bisa kita dapat lewat peristiwa hidup sehari-hari. Ketika sungguh-sungguh mengenal-Nya, maka iman kita akan semakin kuat. (Ar)
_Apakah saya sudah sungguh-sungguh mengenal Tuhan?_
Salam Damai Kristus
Jumat, 24 April 2020
Sabtu, 25 April 2020
Pesta St. Markus
1Ptr. 5:5b-14; Mzm. 89:2-3,6-7,16-17; Mrk. 16:15-20
“Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk" (Mrk 16,15)
Hari ini kita merayakan Pesta St. Markus, satu dari keempat penulis Injil. Ia mengawali Injilnya dengan mengatakan “Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah” (1,1) dan mengakhirinya dengan perintah agung Yesus untuk mewartakan Injil kepada segala makhluk (16,15). Dalam arti luas, Injil berarti kabar gembira atau kabar baik (berasal dari Bahasa Yunani euangelion). Bagaimana kita bisa secara konkret dan aktual mewartakan Injil? Yesus menyebut beberapa indikatornya:
- Mengusir setan, artinya untuk mengalahkan godaan setan dan pengaruh-pengaruh jahat;
- Berbicara dalam bahasa yang baru, yaitu bahasa kasih;
- Memegang ular (simbol dari roh jahat), artinya mengalahkan roh jahat yang membelit atau membelenggu kita;
- Tidak mati meski minum racun maut, artinya kita tidak terpengaruh dengan kata-kata pedas-beracun yang seringkali harus kita dengar atau memang ditujukan kepada kita.
- Meletakkan tangan pada orang sakit dan mereka sembuh, karena tangan kita terulur untuk memberkati dan mengampuni. Pengampunan itu menyembuhkan luka dan sakit hati.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus
Pesta St. Markus
1Ptr. 5:5b-14; Mzm. 89:2-3,6-7,16-17; Mrk. 16:15-20
“Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk" (Mrk 16,15)
Hari ini kita merayakan Pesta St. Markus, satu dari keempat penulis Injil. Ia mengawali Injilnya dengan mengatakan “Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah” (1,1) dan mengakhirinya dengan perintah agung Yesus untuk mewartakan Injil kepada segala makhluk (16,15). Dalam arti luas, Injil berarti kabar gembira atau kabar baik (berasal dari Bahasa Yunani euangelion). Bagaimana kita bisa secara konkret dan aktual mewartakan Injil? Yesus menyebut beberapa indikatornya:
- Mengusir setan, artinya untuk mengalahkan godaan setan dan pengaruh-pengaruh jahat;
- Berbicara dalam bahasa yang baru, yaitu bahasa kasih;
- Memegang ular (simbol dari roh jahat), artinya mengalahkan roh jahat yang membelit atau membelenggu kita;
- Tidak mati meski minum racun maut, artinya kita tidak terpengaruh dengan kata-kata pedas-beracun yang seringkali harus kita dengar atau memang ditujukan kepada kita.
- Meletakkan tangan pada orang sakit dan mereka sembuh, karena tangan kita terulur untuk memberkati dan mengampuni. Pengampunan itu menyembuhkan luka dan sakit hati.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus
🍁☘DOA MALAM☘🍁
Jumat 24 April 2020
Bapa kami yang di surga,
Engkau telah membangkitkan kami kepada hidup baru yang penuh pengharapan karena kebangkitan Yesus Kristus PutraMu;
padaMu berharaplah semua orang yang mengenal nama-Mu, sebab tidak pernahlah Engkau meninggalkan mereka yang mencari Dikau, ya Tuhan.
Kami bersyukur kepada-Mu karena segala sesuatu yang olehnya pada hari ini menikmati penyelenggaraan dan bantuan-Mu, bimbingan serta perlindungan-Mu, berkat dan penghiburan-Mu, kami pun menyerahkan diri kami dan segala milik kami untuk seterusnya juga ke dalam cinta kasih kebapaan-Mu yang maha kuasa.
Kami bersyukur kepada-Mu karena pewartaan Injil-Mu yang suci. Berilah supaya kami dapat memahami dengan baik sabda yang sudah kami dengarkan itu demi kebaikan serta kebahagiaan kami ; dan supaya dengan penuh syukur kami mengatur hidup kami menurut sabda-Mu itu.
Kami bersyukur kepada-Mu sebab dengan bebas dan leluasa kami dapat melakukan segala pekerjaan di dalam Kerajaan-Mu.
Amin.
Salam Damai Kristus
Jumat 24 April 2020
Bapa kami yang di surga,
Engkau telah membangkitkan kami kepada hidup baru yang penuh pengharapan karena kebangkitan Yesus Kristus PutraMu;
padaMu berharaplah semua orang yang mengenal nama-Mu, sebab tidak pernahlah Engkau meninggalkan mereka yang mencari Dikau, ya Tuhan.
Kami bersyukur kepada-Mu karena segala sesuatu yang olehnya pada hari ini menikmati penyelenggaraan dan bantuan-Mu, bimbingan serta perlindungan-Mu, berkat dan penghiburan-Mu, kami pun menyerahkan diri kami dan segala milik kami untuk seterusnya juga ke dalam cinta kasih kebapaan-Mu yang maha kuasa.
Kami bersyukur kepada-Mu karena pewartaan Injil-Mu yang suci. Berilah supaya kami dapat memahami dengan baik sabda yang sudah kami dengarkan itu demi kebaikan serta kebahagiaan kami ; dan supaya dengan penuh syukur kami mengatur hidup kami menurut sabda-Mu itu.
Kami bersyukur kepada-Mu sebab dengan bebas dan leluasa kami dapat melakukan segala pekerjaan di dalam Kerajaan-Mu.
Amin.
Salam Damai Kristus
Mutiara Iman
MEMBERITAKAN INJIL
25 April 2020
“Maka pergilah para murid memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainnya” (Mrk 16:20)
Lectio
1 Pet 5:5b-14; Mzm 89:2-3, 6-7,16-17; Mrk 16:15-20
Di suatu Sabtu malam, Herman mengajak keluarganya berkumpul di kamar, lalu dia berkata :
“Marilah selama di rumah, kita membaca bacaan Kitab Suci sesuai dengan kalendar liturgi, dan kita akan berbagi pengalaman iman dari Sabda Allah.”
Lali Thomas anaknya berkata :
“Papa, bagaimana jika saya tidak mengerti?”
“Roh Kudus akan mengajarkanmu nak..” jawab Herman.
Lalu Marta, ibunya berkata :
“Dulu sebelum pandemi, ingin rasanya kita sekeluarga sebagi gereja kecil saling melakukan evangelisasi, sehingga KABAR GEMBIRA bisa kita alami setiap saat, namun ternyata hal itu justru terjadi ketika kita dalam keadaan yang sulit.”
Hidup kita adalah mewartakan Injil pada keluarga dan segala mahluk.
Oratio
Ya Tuhan, Sabda-Mu adalah jalan dan kehidupan. Amin
Missio
Marilah kita mewartakan Injil setiap saat.
Have a Blessed Saturday.
MEMBERITAKAN INJIL
25 April 2020
“Maka pergilah para murid memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainnya” (Mrk 16:20)
Lectio
1 Pet 5:5b-14; Mzm 89:2-3, 6-7,16-17; Mrk 16:15-20
Di suatu Sabtu malam, Herman mengajak keluarganya berkumpul di kamar, lalu dia berkata :
“Marilah selama di rumah, kita membaca bacaan Kitab Suci sesuai dengan kalendar liturgi, dan kita akan berbagi pengalaman iman dari Sabda Allah.”
Lali Thomas anaknya berkata :
“Papa, bagaimana jika saya tidak mengerti?”
“Roh Kudus akan mengajarkanmu nak..” jawab Herman.
Lalu Marta, ibunya berkata :
“Dulu sebelum pandemi, ingin rasanya kita sekeluarga sebagi gereja kecil saling melakukan evangelisasi, sehingga KABAR GEMBIRA bisa kita alami setiap saat, namun ternyata hal itu justru terjadi ketika kita dalam keadaan yang sulit.”
Hidup kita adalah mewartakan Injil pada keluarga dan segala mahluk.
Oratio
Ya Tuhan, Sabda-Mu adalah jalan dan kehidupan. Amin
Missio
Marilah kita mewartakan Injil setiap saat.
Have a Blessed Saturday.
Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Sabtu,_ *25 April 2020*
*Pesta St.Markus*
1Ptr 5:5b-14
Mzm 89:2-3,6-7,16-17
Mrk 16:15-20
*JANGAN TAKUT! ALLAH SERTAMU*
_Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke seluruh penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. -- Mrk 16:20_
Saya teringat kejadian beberapa bulan lau saat komunitas rohani kami merencanakan KRK (Kebangunan Rohani Katolik) dengan teman "Jalan Menuju Surga". Tujuan nya agar umat beriman serius menjaga kekudusan hati dan tubuhnya, serta menghindari berkonsultasi dengan peramal atau minta pertolongan dukun dalam menyelesaikan permasalahan mereka.
Panitia mempersiapkan acara ini dengan doa dan puasa. Namun suatu hari, kesatuan hati panita terganggu. Salah seorang panitia tidak setuju jika pembicara menyampaikan materinya dengan menyinggung pengusiran setan. Menurutnya, kita tidak boleh mengganggu setan karena hal itu akan menyebabkannya menjadi marah. Jika ia marah maka acara KRK bisa jadi berantakan. Setan pun bisa mengacaukan kehidupan rumah tangga panitia.
Pendapat ini ditentang oleh panitia lainnya. Kuasa Tuhan Yesus jauh lebih besar daripada kekuatan setan manapun di dunia ini. Karena perbedaan pendapat ini tidak menghasilkan kesepakatan, seminggu sebelum acara, panitia itu mengundurkan diri. Panitia lain cukup kebingungan. Berkat pertolongan Tuhan, akhirnya ada yang bisa menggantikan tugas panitia tersebut.
Akhirnya acara berlangsung dengan baik. Iman umat diteguhkan. Mukjizat kesembuhan fisik terjadi. Kekhawatiran panitia soal di atas tidak terbukti.
Hidup ini penuh tantangan. Bahkan untuk berbuat baik saja seringkali tidak mudah. Meskipun demikian, percayalah, jika kita berniat baik untuk melakukan yang sesuai Firman Tuhan, Roh Kudus akan menyertai dan meneguhkan kita. (Yo)
_Apakah saya tetap teguh melakukan kebaikan walau penuh tantangan?_
Salam Damai Kristus
_Sabtu,_ *25 April 2020*
*Pesta St.Markus*
1Ptr 5:5b-14
Mzm 89:2-3,6-7,16-17
Mrk 16:15-20
*JANGAN TAKUT! ALLAH SERTAMU*
_Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke seluruh penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. -- Mrk 16:20_
Saya teringat kejadian beberapa bulan lau saat komunitas rohani kami merencanakan KRK (Kebangunan Rohani Katolik) dengan teman "Jalan Menuju Surga". Tujuan nya agar umat beriman serius menjaga kekudusan hati dan tubuhnya, serta menghindari berkonsultasi dengan peramal atau minta pertolongan dukun dalam menyelesaikan permasalahan mereka.
Panitia mempersiapkan acara ini dengan doa dan puasa. Namun suatu hari, kesatuan hati panita terganggu. Salah seorang panitia tidak setuju jika pembicara menyampaikan materinya dengan menyinggung pengusiran setan. Menurutnya, kita tidak boleh mengganggu setan karena hal itu akan menyebabkannya menjadi marah. Jika ia marah maka acara KRK bisa jadi berantakan. Setan pun bisa mengacaukan kehidupan rumah tangga panitia.
Pendapat ini ditentang oleh panitia lainnya. Kuasa Tuhan Yesus jauh lebih besar daripada kekuatan setan manapun di dunia ini. Karena perbedaan pendapat ini tidak menghasilkan kesepakatan, seminggu sebelum acara, panitia itu mengundurkan diri. Panitia lain cukup kebingungan. Berkat pertolongan Tuhan, akhirnya ada yang bisa menggantikan tugas panitia tersebut.
Akhirnya acara berlangsung dengan baik. Iman umat diteguhkan. Mukjizat kesembuhan fisik terjadi. Kekhawatiran panitia soal di atas tidak terbukti.
Hidup ini penuh tantangan. Bahkan untuk berbuat baik saja seringkali tidak mudah. Meskipun demikian, percayalah, jika kita berniat baik untuk melakukan yang sesuai Firman Tuhan, Roh Kudus akan menyertai dan meneguhkan kita. (Yo)
_Apakah saya tetap teguh melakukan kebaikan walau penuh tantangan?_
Salam Damai Kristus
Kamis, 23 April 2020
Mutiara Iman
MEMBAGI-BAGIKANNYA
24 April 2020
“Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ” (Yoh 6:11)
Lectio
Kis 5:34-42; Mzm 27:1,4,13-14; Yoh 6:1-15
Sepasang suami di tengah siang sedang membereskan pakaian di lemari. Lalu datang Simon anaknya dan berkata :
“Pah Mah, kenapa ngeluarin begitu banyak baju?”
Jawab Ayahnya :
“Setelah 5 minggu ini lockdown di rumah, Papa Mama merasa ternyata hidup itu SEDERHANA. Oleh karena itu, kami mau membagikan pakaian, celana, sepatu ini pada sesama kita yang membutuhkan.”
Lalu Ibunya menjawab :
“Benar nak. Kita manusia terlalu dihantui dengan KESERAKAHAN, dalam keadaan tidak bisa apa-apa, kita SADAR bahwa KEHIDUPAN itu adalah BERBAGI.”
Lalu Simon berkata :
“Wah aku juga mau membagikan pakaian-pakaianku! Nanti kita kumpulkan sama-sama ya Papa dan Mama..”
HIDUP ini adalah BERBAGI supaya ada KEHIDUPAN.
Oratio
Ya Tuhan, terima kasih telah mengajari kami untuk berbagi. Amin
Missio
Marilah kita hidup dengan secukupnya dan membagikan apa yang lebih dari yang kita miliki.
Have a Blessed Friday.
MEMBAGI-BAGIKANNYA
24 April 2020
“Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ” (Yoh 6:11)
Lectio
Kis 5:34-42; Mzm 27:1,4,13-14; Yoh 6:1-15
Sepasang suami di tengah siang sedang membereskan pakaian di lemari. Lalu datang Simon anaknya dan berkata :
“Pah Mah, kenapa ngeluarin begitu banyak baju?”
Jawab Ayahnya :
“Setelah 5 minggu ini lockdown di rumah, Papa Mama merasa ternyata hidup itu SEDERHANA. Oleh karena itu, kami mau membagikan pakaian, celana, sepatu ini pada sesama kita yang membutuhkan.”
Lalu Ibunya menjawab :
“Benar nak. Kita manusia terlalu dihantui dengan KESERAKAHAN, dalam keadaan tidak bisa apa-apa, kita SADAR bahwa KEHIDUPAN itu adalah BERBAGI.”
Lalu Simon berkata :
“Wah aku juga mau membagikan pakaian-pakaianku! Nanti kita kumpulkan sama-sama ya Papa dan Mama..”
HIDUP ini adalah BERBAGI supaya ada KEHIDUPAN.
Oratio
Ya Tuhan, terima kasih telah mengajari kami untuk berbagi. Amin
Missio
Marilah kita hidup dengan secukupnya dan membagikan apa yang lebih dari yang kita miliki.
Have a Blessed Friday.
Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Jumat,_ *24 April 2020*
Kis 5:34-42
Mzm 27:1,4,13-14
Yoh 6:1-15
*HUBUNGAN TANPA SYARAT*
_Dia ini adalah benar-benar Nabi yang akan datang ke dalam dunia. -- Yoh 6:14_
Apakah untuk membangun kepercayaan kepada Tuhan harus selalu dibuktikan dengan adanya mukjizat? Iman yang terus-menerus dipelihara -- sekalipun ada yang kita imani itu belum atau bahkan tidak terwujud, namun tetap bertahan di dalamnya -- itulah iman yang dewasa, iman yang tidak menuntut pembuktian.
Saya sangat suka mendengarkan kotbah dari _Youtube_ sebagai tambahan wawasan ataupun semangat dan gelora hati saya kepada Tuhan. Dalam suatu kotbah, dikatakan bahwa jika kita mengimani sesuatu dan terus memelihara iman itu, sekalipun Tuhan tidak mengabulkannya. Hal itu jauh lebih baik, dibanding kita jadi mudah ragu dan karena doa tidak terkabul malah berhenti berdoa.
Kotbah tersebut sangat menguatkan saya dan ketika saya praktekkan, meski betul apa yang saya doakan dan harapkan belum terwujud, tetapi saya belajar untuk setia dan terus percaya kepada Tuhan. Dari usaha itu, terbangun harapan, semangat, dan gelora yang semakin membakar hati saya untuk terus mencintai Tuhan. Pada akhirnya, saya merasakan damai dan bahagia yang tidak dapat tergantikan oleh apapun.
Iman menghasilkan kesetiaan kepada Tuhan. Kesetiaan akan membawa hubungan dengan Tuhan yang semakin dalam, sehingga tidak ada lagi tuntutan atau syarat dalam hubungan tersebut. Apapun yang dialami tidak akan merusak tali kasih dengan-Nya. (In)
_Terima kasih Tuhan untuk besarnya kasih yang Engkau berikan dan sediakan bagiku._
Salam Damai Kristus
_Jumat,_ *24 April 2020*
Kis 5:34-42
Mzm 27:1,4,13-14
Yoh 6:1-15
*HUBUNGAN TANPA SYARAT*
_Dia ini adalah benar-benar Nabi yang akan datang ke dalam dunia. -- Yoh 6:14_
Apakah untuk membangun kepercayaan kepada Tuhan harus selalu dibuktikan dengan adanya mukjizat? Iman yang terus-menerus dipelihara -- sekalipun ada yang kita imani itu belum atau bahkan tidak terwujud, namun tetap bertahan di dalamnya -- itulah iman yang dewasa, iman yang tidak menuntut pembuktian.
Saya sangat suka mendengarkan kotbah dari _Youtube_ sebagai tambahan wawasan ataupun semangat dan gelora hati saya kepada Tuhan. Dalam suatu kotbah, dikatakan bahwa jika kita mengimani sesuatu dan terus memelihara iman itu, sekalipun Tuhan tidak mengabulkannya. Hal itu jauh lebih baik, dibanding kita jadi mudah ragu dan karena doa tidak terkabul malah berhenti berdoa.
Kotbah tersebut sangat menguatkan saya dan ketika saya praktekkan, meski betul apa yang saya doakan dan harapkan belum terwujud, tetapi saya belajar untuk setia dan terus percaya kepada Tuhan. Dari usaha itu, terbangun harapan, semangat, dan gelora yang semakin membakar hati saya untuk terus mencintai Tuhan. Pada akhirnya, saya merasakan damai dan bahagia yang tidak dapat tergantikan oleh apapun.
Iman menghasilkan kesetiaan kepada Tuhan. Kesetiaan akan membawa hubungan dengan Tuhan yang semakin dalam, sehingga tidak ada lagi tuntutan atau syarat dalam hubungan tersebut. Apapun yang dialami tidak akan merusak tali kasih dengan-Nya. (In)
_Terima kasih Tuhan untuk besarnya kasih yang Engkau berikan dan sediakan bagiku._
Salam Damai Kristus
Rabu, 22 April 2020
Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 23 April 2020
Bacaan: Galatia 6:9 "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah."
Renungan:
Pernahkah kita kecewa ketika ketulusan kita untuk menolong seseorang ditanggapi secara negatif? Ada orang yang sebenarnya memerlukan pertolongan, tetapi merasa gengsi dan direndahkan ketika ditolong. Memang tidak semua orang bisa menerima uluran tangan kita untuk menolong. Namun apapun alasan yang ada di balik penolakan itu, kita harus tetap berbuat baik. Karena hal itu merupakan kehendak Tuhan. Sekalipun ada seseorang yang meremehkan perbuatan baik atau pertolongan yang kita berikan, percayalah Tuhan akan selalu memerhitungkannya.
Hari ini tetapkanlah hati kita untuk berbuat baik. Apapun tantangannya janganlah kita menyerah karena dalam Galatia 6:9 dikatakan, "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." Banyak orang tidak lagi mau berbuat baik karena terlalu sering dikecewakan. Kita perlu menyadari bahwa iblis akan memakai berbagai macam cara untuk melemahkan dan akhirnya menghentikan kita dalam melakukan firman Tuhan. Mungkin juga perbuatan baik kita akan dilupakan orang atau bahkan dibalas dengan kejahatan. Tetapi ingatlah bahwa Tuhan tidak akan pernah lupa semua yang kita lakukan atas dasar ketaatan kita pada firman-Nya.
Jadi selama masih ada kesempatan untuk berbuat baik, berbuat baiklah. Jangan menahan sedikitpun untuk menyatakan kebaikan pada sesama. Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan, itu akan dipandang oleh Tuhan sebagai satu bentuk ketaatan kita kepada-Nya. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hatiMu, hati yang selalu tergerak penuh belas kasihan untuk menolong sesamaku sebagai wujud ketaatanku akan firmanMu. Jangan biarkan kekecewaan hatiku menyurutkan kasihMu dalam diriku untuk menolong sesamaku. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Kamis, 23 April 2020
Bacaan: Galatia 6:9 "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah."
Renungan:
Pernahkah kita kecewa ketika ketulusan kita untuk menolong seseorang ditanggapi secara negatif? Ada orang yang sebenarnya memerlukan pertolongan, tetapi merasa gengsi dan direndahkan ketika ditolong. Memang tidak semua orang bisa menerima uluran tangan kita untuk menolong. Namun apapun alasan yang ada di balik penolakan itu, kita harus tetap berbuat baik. Karena hal itu merupakan kehendak Tuhan. Sekalipun ada seseorang yang meremehkan perbuatan baik atau pertolongan yang kita berikan, percayalah Tuhan akan selalu memerhitungkannya.
Hari ini tetapkanlah hati kita untuk berbuat baik. Apapun tantangannya janganlah kita menyerah karena dalam Galatia 6:9 dikatakan, "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." Banyak orang tidak lagi mau berbuat baik karena terlalu sering dikecewakan. Kita perlu menyadari bahwa iblis akan memakai berbagai macam cara untuk melemahkan dan akhirnya menghentikan kita dalam melakukan firman Tuhan. Mungkin juga perbuatan baik kita akan dilupakan orang atau bahkan dibalas dengan kejahatan. Tetapi ingatlah bahwa Tuhan tidak akan pernah lupa semua yang kita lakukan atas dasar ketaatan kita pada firman-Nya.
Jadi selama masih ada kesempatan untuk berbuat baik, berbuat baiklah. Jangan menahan sedikitpun untuk menyatakan kebaikan pada sesama. Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan, itu akan dipandang oleh Tuhan sebagai satu bentuk ketaatan kita kepada-Nya. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hatiMu, hati yang selalu tergerak penuh belas kasihan untuk menolong sesamaku sebagai wujud ketaatanku akan firmanMu. Jangan biarkan kekecewaan hatiku menyurutkan kasihMu dalam diriku untuk menolong sesamaku. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
☘🍁Doa pagi🍁☘
Hari Kamis 23 April 2020
Tuhan Yesus,
sungguh suatu kebenaran
yang tidak dapat dibantah bahwa Roh Kudus membimbing dan memperbaharui kami
hari demi hari, karena Kristus telah memilih untuk menaruh hartanya, yakni guci tanah liatnya,
diantara kami, sehingga kami tidak kehilangan pengharapan atau menyerah dalam iman
di saat kesulitan atau kemalangan melanda.
Sebaliknya, kami menunjukkan
bahwa hadiah keselamatan dariMu yang melebihi
segala - galanya ini berasal dariMu dan bukan hasil karya kami semata.
Melalui Kristus yang telah mengasihi,
memberdayakan, dan menopang kami, sehingga kami bisa mengatasi segala persoalan dalam situasi yang tidak normal ini, dan akhirnya menjadi seorang pemenang.
Terima kasih ya Tuhan Yesus,
betapa kami bersyukur dan berterima kasih kepadaMu, karena Engkau Tuhan dan Juru Selamat kami.
Terpujilah Engkau selama - lamanya.
Amin.
Salam Damai Kristus
Hari Kamis 23 April 2020
Tuhan Yesus,
sungguh suatu kebenaran
yang tidak dapat dibantah bahwa Roh Kudus membimbing dan memperbaharui kami
hari demi hari, karena Kristus telah memilih untuk menaruh hartanya, yakni guci tanah liatnya,
diantara kami, sehingga kami tidak kehilangan pengharapan atau menyerah dalam iman
di saat kesulitan atau kemalangan melanda.
Sebaliknya, kami menunjukkan
bahwa hadiah keselamatan dariMu yang melebihi
segala - galanya ini berasal dariMu dan bukan hasil karya kami semata.
Melalui Kristus yang telah mengasihi,
memberdayakan, dan menopang kami, sehingga kami bisa mengatasi segala persoalan dalam situasi yang tidak normal ini, dan akhirnya menjadi seorang pemenang.
Terima kasih ya Tuhan Yesus,
betapa kami bersyukur dan berterima kasih kepadaMu, karena Engkau Tuhan dan Juru Selamat kami.
Terpujilah Engkau selama - lamanya.
Amin.
Salam Damai Kristus
Selasa, 21 April 2020
☘🍁DOA PAGI🍁☘
Rabu 22 April 2020
Bapa di surga,
aku tidak bisa menghindarkan diriku dari kenyataan - kenyataan yang mengecewakanku. Sebagai manusia yang berupa dari darah dan daging, aku tidak bisa mengabaikan kenyataan, tetapi sebagai manusia yang hidup oleh roh aku bisa berpegang kepadaMu.
Ketika aku berjalan melalui saat - saat yang mengecewakan, ajarlah aku apa yang Engkau ingin aku pelajari. Singkapkanlah kebenaranMu kepadaku dalam setiap situasi dan kondisi.Tolonglah aku untuk melihat secara jelas apa yang sesungguhnya terjadi.
Jauhkanlah aku dari sikap mengeluh atas keadaan dan jauhkanlah aku dari atau sikap tidak mau mengampuni karena keadaan itu. Sebagai gantinya, aku ingin menantikan hadiratMu supaya Engkau menyingkapkan mujijatMu kepadaku dalam situasi yang di luar kuasaku. Aku memerintahkan jiwaku tenang di dalamMu menyadari bahwa hidupku ada di tanganMu.
Terpujilah namaMu Bapa, kini dan sepanjang segala masa.
Amin.
Salam Damai Kristus
Rabu 22 April 2020
Bapa di surga,
aku tidak bisa menghindarkan diriku dari kenyataan - kenyataan yang mengecewakanku. Sebagai manusia yang berupa dari darah dan daging, aku tidak bisa mengabaikan kenyataan, tetapi sebagai manusia yang hidup oleh roh aku bisa berpegang kepadaMu.
Ketika aku berjalan melalui saat - saat yang mengecewakan, ajarlah aku apa yang Engkau ingin aku pelajari. Singkapkanlah kebenaranMu kepadaku dalam setiap situasi dan kondisi.Tolonglah aku untuk melihat secara jelas apa yang sesungguhnya terjadi.
Jauhkanlah aku dari sikap mengeluh atas keadaan dan jauhkanlah aku dari atau sikap tidak mau mengampuni karena keadaan itu. Sebagai gantinya, aku ingin menantikan hadiratMu supaya Engkau menyingkapkan mujijatMu kepadaku dalam situasi yang di luar kuasaku. Aku memerintahkan jiwaku tenang di dalamMu menyadari bahwa hidupku ada di tanganMu.
Terpujilah namaMu Bapa, kini dan sepanjang segala masa.
Amin.
Salam Damai Kristus
Mutiara Iman
TERANG VS GELAP
22 April 2020
“Tetapi barangsiapa melakukan yang benar ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah” (Yoh 3:21)
Lectio
Kis 5:17-26; Mzm 34:2-3,4-5,6-7,8-9; Yoh 3:16-21
Suatu malam Andri menerima WA dari Rudi teman lamanya, katanya :
“Besok Tony keluar dari penjara! Kita bisa reunian.”
Keesokan harinya, Andri dan Rudi menjemput Tony dari penjara dan langsung pulang ke rumah Rudi.
“Kita harus makan di rumah, tak bisa ke restoran.” kata Rudi sambil menyiapkan makanan.
“Nah dalam keadaan begini, apa kesempatan kita ya?”tanya Rudi.
Jawab Andri :
“Ini saatnya kita membantu sesama yang kehilangan pekerjaan, mungkin beberapa teman Tony, kita bantu berikan sembako untuk kebutuhan hidup mereka.”
“Wah, kok ke sana? Bukannya kita mestinya beraksi, mumpung pada sepi?...” tanya Rudi.
Tony menghela nafas lalu berkata :
“Rud, gua sudah lelah hidup dalam KEGELAPAN. Gua mau hidup dengan BENER! Walaupun hanya cukup untuk bayar sewa kos dan makan, asalkan pekerjaan HALAL, gua sudah bersyukur. Jadi jangan ajak gua masuk ke dunia gelap lagi. MENYERAMKAN!”
Mendengar itu dengan malu Rudy berkata :
“Wah maaaaff, kalau Bos sudah insaf, ya gua ikuuut...”
Dalam TERANG ada KEBENARAN.
Oratio
Ya Tuhan, terangilah selalu hidup kami. Amin
Missio
Marilah kita hidup dalam terang dengan melakukan kebenaran.
Have a Blessed Wednesday.
TERANG VS GELAP
22 April 2020
“Tetapi barangsiapa melakukan yang benar ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah” (Yoh 3:21)
Lectio
Kis 5:17-26; Mzm 34:2-3,4-5,6-7,8-9; Yoh 3:16-21
Suatu malam Andri menerima WA dari Rudi teman lamanya, katanya :
“Besok Tony keluar dari penjara! Kita bisa reunian.”
Keesokan harinya, Andri dan Rudi menjemput Tony dari penjara dan langsung pulang ke rumah Rudi.
“Kita harus makan di rumah, tak bisa ke restoran.” kata Rudi sambil menyiapkan makanan.
“Nah dalam keadaan begini, apa kesempatan kita ya?”tanya Rudi.
Jawab Andri :
“Ini saatnya kita membantu sesama yang kehilangan pekerjaan, mungkin beberapa teman Tony, kita bantu berikan sembako untuk kebutuhan hidup mereka.”
“Wah, kok ke sana? Bukannya kita mestinya beraksi, mumpung pada sepi?...” tanya Rudi.
Tony menghela nafas lalu berkata :
“Rud, gua sudah lelah hidup dalam KEGELAPAN. Gua mau hidup dengan BENER! Walaupun hanya cukup untuk bayar sewa kos dan makan, asalkan pekerjaan HALAL, gua sudah bersyukur. Jadi jangan ajak gua masuk ke dunia gelap lagi. MENYERAMKAN!”
Mendengar itu dengan malu Rudy berkata :
“Wah maaaaff, kalau Bos sudah insaf, ya gua ikuuut...”
Dalam TERANG ada KEBENARAN.
Oratio
Ya Tuhan, terangilah selalu hidup kami. Amin
Missio
Marilah kita hidup dalam terang dengan melakukan kebenaran.
Have a Blessed Wednesday.
Doa Rabu
22 Apr 2020
By : Team Moderator
(Doa untuk setiap harapan ku)
Tuhan Yesus yang baik,
kini aku datang ke tahkta kudusMu.
Aku percaya Engkau mengasihiku.
Aku percaya Engkau ada di sini bersama
denganku untuk mendengar setiap doaku.
Bapa, aku bersyukur karena Engkau
punya rencana atas hidupku.
RencanaMu yang indah membuat
hidupku menjadi berharga.
RencanaMu mengangkat harkat diriku.
RencanaMu yang membuat hidupku menjadi berarti.
RencanaMu menyanggupkanku untuk
memandang hari esok dengan penuh iman
dan pengharapan.
Di setiap masa sesulit apapun,
Engkau tidak akan pernah melupakan umatMu.
Kasih dan kuasaMu tetap sampai selama-lamanya.
Engkau yang berjanji setiap umat yang berharap
padaMu tidak akan pernah dikecewakan.
Maka dari itu Tuhan aku menaruh setiap harapanku yaitu...
(Ucapkan harapan Anda) ke dalam tanganMu
yang penuh kuasa dan yang ajaib itu.
Aku mengimani rencanaMu yang indah
terjadi di setiap harapanku.
Ke dalam tanganMu Bapa aku menyerahkan
seluruh hidupku.
Dan di dalam nama yang ajaib,
Yesus Kristus Tuhan aku berdoa.
Amin
Salam Damai Kristus
22 Apr 2020
By : Team Moderator
(Doa untuk setiap harapan ku)
Tuhan Yesus yang baik,
kini aku datang ke tahkta kudusMu.
Aku percaya Engkau mengasihiku.
Aku percaya Engkau ada di sini bersama
denganku untuk mendengar setiap doaku.
Bapa, aku bersyukur karena Engkau
punya rencana atas hidupku.
RencanaMu yang indah membuat
hidupku menjadi berharga.
RencanaMu mengangkat harkat diriku.
RencanaMu yang membuat hidupku menjadi berarti.
RencanaMu menyanggupkanku untuk
memandang hari esok dengan penuh iman
dan pengharapan.
Di setiap masa sesulit apapun,
Engkau tidak akan pernah melupakan umatMu.
Kasih dan kuasaMu tetap sampai selama-lamanya.
Engkau yang berjanji setiap umat yang berharap
padaMu tidak akan pernah dikecewakan.
Maka dari itu Tuhan aku menaruh setiap harapanku yaitu...
(Ucapkan harapan Anda) ke dalam tanganMu
yang penuh kuasa dan yang ajaib itu.
Aku mengimani rencanaMu yang indah
terjadi di setiap harapanku.
Ke dalam tanganMu Bapa aku menyerahkan
seluruh hidupku.
Dan di dalam nama yang ajaib,
Yesus Kristus Tuhan aku berdoa.
Amin
Salam Damai Kristus
🍁☘DOA MALAM☘🍁
Selasa 21 April 2020
Tuhan, pertanyaanku sederhana saja :
Mengapa aku tak pernah setia
seperti dian senantiasa menyala
samping tabernakel-Mu ?
Atau seperti burung gereja
sepanjang siang berkicau tak jemu
melagukan kidung pujian bagi-Mu ?
Mengapa pula setiaku
tidak seteguh altar-Mu anggun
atau seperti bangku- bangku
rapi berbaris di hadapan-Mu ?
Mengapa tidak Tuhanku
seperti buku-buku doa nyanyian
tiada henti-hentinya
memuji-Mu dalam kebisuan ?
Atau seperti pigura-pigura derita-Mu
berjejer di tembok-tembok kapel-Mu
Tuhan,
Jadikanlah setiaku
seperti acara-acara-Mu terpadat
Di cinta-Mu abadi kepada Bapa.
Amin.
Salam Damai Kristus
Selasa 21 April 2020
Tuhan, pertanyaanku sederhana saja :
Mengapa aku tak pernah setia
seperti dian senantiasa menyala
samping tabernakel-Mu ?
Atau seperti burung gereja
sepanjang siang berkicau tak jemu
melagukan kidung pujian bagi-Mu ?
Mengapa pula setiaku
tidak seteguh altar-Mu anggun
atau seperti bangku- bangku
rapi berbaris di hadapan-Mu ?
Mengapa tidak Tuhanku
seperti buku-buku doa nyanyian
tiada henti-hentinya
memuji-Mu dalam kebisuan ?
Atau seperti pigura-pigura derita-Mu
berjejer di tembok-tembok kapel-Mu
Tuhan,
Jadikanlah setiaku
seperti acara-acara-Mu terpadat
Di cinta-Mu abadi kepada Bapa.
Amin.
Salam Damai Kristus
Senin, 20 April 2020
Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 21 April 2020
Bacaan: Matius 25:40
"Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku."
Renungan:
Ketika masih kecil, orang tua Anthony Robbins mengalami kesulitan ekonomi sehingga kedua orang tuanya harus bekerja keras untuk menghidupi keluarga. Di suatu hati thanksgiving, keluarga ini tidak memiliki uang untuk membeli bahan makanan. Tiba-tiba seseorang datang dan meletakkan sebuah kotak di depan pintu rumah mereka. Kotak itu berisi aneka makanan kaleng dan kalkun sebagai menu utama di hari thanksgiving. Orang yang mengirimkan kotak berisi aneka makanan itu mengatakan, "Kiriman ini berasal dari seseorang yang tahu bahwa kalian tidak akan pernah meminta sesuatu, tetapi aku mengasihi kalian dan aku berharap kalian dapat merayakan thanksgiving dengan sukacita." Setelah Anthony sukses, ia pun melakukan hal yang sama tiap menjelang hari thanksgiving dengan memberi bahan makanan dan kalkun kepada keluarga-keluarga yang tidak mampu.
Di mana pun kita berada, kita akan selalu menemukan orang-orang yang berada dalam kekurangan dan sangat membutuhkan pertolongan. Jadilah malaikat penolong yang akan membuat mereka tersenyum bahagia dan memuliakan Tuhan karena pemberian kita. Kita tidak akan pernah membayangkan betapa berharganya pemberian itu bagi mereka, sekalipun kita tidak dapat memberikan pemberian yang mahal.
Mari, mulailah untuk memberi, maka Tuhan akan memberkati dan memercayakan lebih banyak. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, berilah aku hati yang mau memberi dengan ikhlas, agar kehadiranku dapat membuat orang lain tersenyum bahagia. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Selasa, 21 April 2020
Bacaan: Matius 25:40
"Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku."
Renungan:
Ketika masih kecil, orang tua Anthony Robbins mengalami kesulitan ekonomi sehingga kedua orang tuanya harus bekerja keras untuk menghidupi keluarga. Di suatu hati thanksgiving, keluarga ini tidak memiliki uang untuk membeli bahan makanan. Tiba-tiba seseorang datang dan meletakkan sebuah kotak di depan pintu rumah mereka. Kotak itu berisi aneka makanan kaleng dan kalkun sebagai menu utama di hari thanksgiving. Orang yang mengirimkan kotak berisi aneka makanan itu mengatakan, "Kiriman ini berasal dari seseorang yang tahu bahwa kalian tidak akan pernah meminta sesuatu, tetapi aku mengasihi kalian dan aku berharap kalian dapat merayakan thanksgiving dengan sukacita." Setelah Anthony sukses, ia pun melakukan hal yang sama tiap menjelang hari thanksgiving dengan memberi bahan makanan dan kalkun kepada keluarga-keluarga yang tidak mampu.
Di mana pun kita berada, kita akan selalu menemukan orang-orang yang berada dalam kekurangan dan sangat membutuhkan pertolongan. Jadilah malaikat penolong yang akan membuat mereka tersenyum bahagia dan memuliakan Tuhan karena pemberian kita. Kita tidak akan pernah membayangkan betapa berharganya pemberian itu bagi mereka, sekalipun kita tidak dapat memberikan pemberian yang mahal.
Mari, mulailah untuk memberi, maka Tuhan akan memberkati dan memercayakan lebih banyak. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, berilah aku hati yang mau memberi dengan ikhlas, agar kehadiranku dapat membuat orang lain tersenyum bahagia. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Selasa 21 April 2020
☘🍁DOA PAGI🍁☘
( doa Ibu Teresa).
Ya Allah,
aku menyerahkan diriku seutuhnya kepadaMu ; aku menyerahkan nasibku ke dalam tanganMu.
Aku mempercayakan keselamatan jiwa dan badanku, kesehatan dan nama baikku, segala milik, dan nasib baikku, hidup dan matiku, dan terutama keselamatanku yang kekal.
Aku tidak mau lagi memerintah diriku sendiri tetapi ingin diperintah dalam segala oleh penyelenggaraanMu. Aku tidak akan menyerahkan diriku kepada kecemasan sia - sia, atau perhatian yang hampa, tetapi melakukan apa yang Engkau perintahkan. Aku percayakan kepadaMu keberhasilan usaha- usahaku.
Aku tidak akan melakukan sesuatu yang tidak kupercayakan pada penjagaanMu. Aku tidak akan mencari jalan lain untuk mengatasi kesulitan - kesulitan dan kebimbangan - kebimbanganku selain kepadaMu, karena Engkaulah Sumber segala pertolongan.
Dengan demikian, dengan rasa senang dan tenteram aku akan hidup dan mati menurut perintah dan penyelenggaraanMu yang Ilahi.
Amin.
Salam Damai Kristus
☘🍁DOA PAGI🍁☘
( doa Ibu Teresa).
Ya Allah,
aku menyerahkan diriku seutuhnya kepadaMu ; aku menyerahkan nasibku ke dalam tanganMu.
Aku mempercayakan keselamatan jiwa dan badanku, kesehatan dan nama baikku, segala milik, dan nasib baikku, hidup dan matiku, dan terutama keselamatanku yang kekal.
Aku tidak mau lagi memerintah diriku sendiri tetapi ingin diperintah dalam segala oleh penyelenggaraanMu. Aku tidak akan menyerahkan diriku kepada kecemasan sia - sia, atau perhatian yang hampa, tetapi melakukan apa yang Engkau perintahkan. Aku percayakan kepadaMu keberhasilan usaha- usahaku.
Aku tidak akan melakukan sesuatu yang tidak kupercayakan pada penjagaanMu. Aku tidak akan mencari jalan lain untuk mengatasi kesulitan - kesulitan dan kebimbangan - kebimbanganku selain kepadaMu, karena Engkaulah Sumber segala pertolongan.
Dengan demikian, dengan rasa senang dan tenteram aku akan hidup dan mati menurut perintah dan penyelenggaraanMu yang Ilahi.
Amin.
Salam Damai Kristus
🍁☘Doa malam☘🍁
Senin 20 April 2020
Tuhan, terimakasih untuk penyertaanMu. Semoga hasil karya pelayanan kami hari ini menjadi berkat bagi kami sekeluarga dan juga sesama kami.
Sertailah kami dalam melakukan kegiatan-kegiatan di rumah pada saat ini. Semoga kami dapat menciptakan suasana yang harmonis dalam keluarga.
Semoga kami dapat mengisi waktu istirahat di rumah dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat. Semoga kami tidak lupa membagi kebaikan dan cintaMu kepada orang di sekitar kami.
Semoga kami mampu menjadi saksiMu kepada orang di sekitar kami, dalam keluarga dan masyarakat kami.
Amin.
Salam Damai Kristus
Senin 20 April 2020
Tuhan, terimakasih untuk penyertaanMu. Semoga hasil karya pelayanan kami hari ini menjadi berkat bagi kami sekeluarga dan juga sesama kami.
Sertailah kami dalam melakukan kegiatan-kegiatan di rumah pada saat ini. Semoga kami dapat menciptakan suasana yang harmonis dalam keluarga.
Semoga kami dapat mengisi waktu istirahat di rumah dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat. Semoga kami tidak lupa membagi kebaikan dan cintaMu kepada orang di sekitar kami.
Semoga kami mampu menjadi saksiMu kepada orang di sekitar kami, dalam keluarga dan masyarakat kami.
Amin.
Salam Damai Kristus
Minggu, 19 April 2020
Kencan Dengan Tuhan
Senin, 20 April 2020
Bacaan: Efesus 6:4
"Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan."
Renungan:
Ada sebuah kapal laut yang berlayar selama 3 tahun. Kapal laut tersebut dalam perjalanan menangkap ikan paus. Ayah dari seorang pelaut yang bekerja di kapal itu bertugas di mercusuar. Ia menanti putranya pulang karena memang sudah waktunya kapal penangkap ikan paus itu kembali pulang. Suatu malam terjadi badai besar dan sang ayah tertidur. Waktu ia tertidur lampu mercusuar padam. Ketika ia terbangun, ia melihat ke tepi laut dan melihat sebuah kapal laut yang telah karam. Segera ia bergegas turun dan melihat siapa yang masih hidup agar dapat ia selamatkan. Ternyata tubuh pertama yang ia temukan mengambang di tepi pantai adalah tubuh puteranya sendiri. Hal itu membawa dukacita besar baginya. Ia telah menantinya berhari-hari saat kepulangan itu setelah puteranya pergi selama 3 tahun. Akhirnya, ketika sang anak sudah dekat ke rumahnya, ia justru meninggal karena ayahnya tertidur dan membiarkan lampu mercusuar padam.
Banyak orang tua yang membiarkan lampu mercusuar rohaninya padam. Mereka hanya memberikan perhatian dan kebutuhan secara jasmani saja, tetapi belum mengajarkan firman Tuhan, berdoa bersama ataupun menunjukkan kesaksian serta kehidupan kristiani bagi anak-anaknya. Sehingga banyak anak-anak yang pada akhirnya mengalami kekeringan rohani dan mudah jatuh ke dalam jerat dosa.
Marilah, saya mengajak semua ayah dan ibu untuk mulai menyalakan kembali 'mercusuar rohani' dengan menanamkan benih-benih firman Allah dalam hati anak-anak, agar mereka bertumbuh menjadi pribadi yang takut akan Allah dan menjadi berkat bagi keluarga, masyarakat dan dunia. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, nyalakanlah kembali mercusuar rohani kami yang sudah mulai padam, agar anak-anak kami tidak binasa karena jerat dan tipu daya kegelapan. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Senin, 20 April 2020
Bacaan: Efesus 6:4
"Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan."
Renungan:
Ada sebuah kapal laut yang berlayar selama 3 tahun. Kapal laut tersebut dalam perjalanan menangkap ikan paus. Ayah dari seorang pelaut yang bekerja di kapal itu bertugas di mercusuar. Ia menanti putranya pulang karena memang sudah waktunya kapal penangkap ikan paus itu kembali pulang. Suatu malam terjadi badai besar dan sang ayah tertidur. Waktu ia tertidur lampu mercusuar padam. Ketika ia terbangun, ia melihat ke tepi laut dan melihat sebuah kapal laut yang telah karam. Segera ia bergegas turun dan melihat siapa yang masih hidup agar dapat ia selamatkan. Ternyata tubuh pertama yang ia temukan mengambang di tepi pantai adalah tubuh puteranya sendiri. Hal itu membawa dukacita besar baginya. Ia telah menantinya berhari-hari saat kepulangan itu setelah puteranya pergi selama 3 tahun. Akhirnya, ketika sang anak sudah dekat ke rumahnya, ia justru meninggal karena ayahnya tertidur dan membiarkan lampu mercusuar padam.
Banyak orang tua yang membiarkan lampu mercusuar rohaninya padam. Mereka hanya memberikan perhatian dan kebutuhan secara jasmani saja, tetapi belum mengajarkan firman Tuhan, berdoa bersama ataupun menunjukkan kesaksian serta kehidupan kristiani bagi anak-anaknya. Sehingga banyak anak-anak yang pada akhirnya mengalami kekeringan rohani dan mudah jatuh ke dalam jerat dosa.
Marilah, saya mengajak semua ayah dan ibu untuk mulai menyalakan kembali 'mercusuar rohani' dengan menanamkan benih-benih firman Allah dalam hati anak-anak, agar mereka bertumbuh menjadi pribadi yang takut akan Allah dan menjadi berkat bagi keluarga, masyarakat dan dunia. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, nyalakanlah kembali mercusuar rohani kami yang sudah mulai padam, agar anak-anak kami tidak binasa karena jerat dan tipu daya kegelapan. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Senin,_ *20 April 2020*
Kis 4:23-31
Mzm 2:1-9
Yoh 3:1-8
*PERLU LAHIR KEMBALI*
_Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah. -- Yoh 3:3_
Bagaimana mungkin seorang yang sudah lahir harus dilahirkan kembali? Saya rasa pasti ada yang pernah bertanya seperti ini. Kelahiran kembali yang dimaksud bukan pengertian harafiah, melainkan kelahiran baru dalam Kristus melalui pembaptisan.
Kristus sendiri wafat dan bangkit dari maut menjadi teladan bagi kita yang mengikuti-Nya. Kitapun dilahirkan kembali melalui jalan pembaptisan, karena ada air yang dicurahkan dan Roh Kudus yang dicurahkan. Air menjadi sarana bagi pengudusan diri kita saat dibaptis. Kita yang dibaptispun telah melewati maut kekal karena maut tersebut sudah dikalahkan Kristus dengan kematian dan kebangkitan-Nya, maka kita pun akan dibangkitkan pada saatnya nanti.
Apakah berarti kita tidak mengalami kematian di dunia ini? Tentu saja semua manusia akan meninggal. Hanya saja kematian kekal diri kita sudah dihapus dengan pembaptisan kita. Kematian kita hanya bersifat sementara karena jiwa kita akan terus hidup dalam kasih menuju persatuan dengan Allah, sampai pada waktunya kebangkitan badan di akhir zaman.
Kelahiran kembali atau lahir baru memiliki makna rohani yang dalam, karena dari situlah karunia dari Allah. Kerajaan Allah menjadi terlihat jelas saat kita menjadi anggota kerajaan-Nya yang kekal selamanya.
Marilah kita menghayati kelahiran kembali diri kita agar kita pun dapat menjalankan kehidupan kita sehari-hari sebagai anak-anak Allah di dunia yang tidak mengenal Kristus ini. (Aw)
_Apakah saya sudah menghayati makna kelahiran baru diri saya di dunia ini?_
Salam Damai Kristus
_Senin,_ *20 April 2020*
Kis 4:23-31
Mzm 2:1-9
Yoh 3:1-8
*PERLU LAHIR KEMBALI*
_Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah. -- Yoh 3:3_
Bagaimana mungkin seorang yang sudah lahir harus dilahirkan kembali? Saya rasa pasti ada yang pernah bertanya seperti ini. Kelahiran kembali yang dimaksud bukan pengertian harafiah, melainkan kelahiran baru dalam Kristus melalui pembaptisan.
Kristus sendiri wafat dan bangkit dari maut menjadi teladan bagi kita yang mengikuti-Nya. Kitapun dilahirkan kembali melalui jalan pembaptisan, karena ada air yang dicurahkan dan Roh Kudus yang dicurahkan. Air menjadi sarana bagi pengudusan diri kita saat dibaptis. Kita yang dibaptispun telah melewati maut kekal karena maut tersebut sudah dikalahkan Kristus dengan kematian dan kebangkitan-Nya, maka kita pun akan dibangkitkan pada saatnya nanti.
Apakah berarti kita tidak mengalami kematian di dunia ini? Tentu saja semua manusia akan meninggal. Hanya saja kematian kekal diri kita sudah dihapus dengan pembaptisan kita. Kematian kita hanya bersifat sementara karena jiwa kita akan terus hidup dalam kasih menuju persatuan dengan Allah, sampai pada waktunya kebangkitan badan di akhir zaman.
Kelahiran kembali atau lahir baru memiliki makna rohani yang dalam, karena dari situlah karunia dari Allah. Kerajaan Allah menjadi terlihat jelas saat kita menjadi anggota kerajaan-Nya yang kekal selamanya.
Marilah kita menghayati kelahiran kembali diri kita agar kita pun dapat menjalankan kehidupan kita sehari-hari sebagai anak-anak Allah di dunia yang tidak mengenal Kristus ini. (Aw)
_Apakah saya sudah menghayati makna kelahiran baru diri saya di dunia ini?_
Salam Damai Kristus
🍁☘D O A M A L A M☘🍁
Minggu 19 April 2020
Bapa Yang MahaKasih ....
Engkau telah menganugerahkan kepada kami mata yang baik , sehingga kami dapat melihat dan menikmati keindahan alam ciptaan -Mu . Namun karena kelemahan kami , ada kecenderungan dari diri kami , untuk menyukai hal - hal yang menyeret kami kepada dosa. Jagailah mata kami dengan terang Roh Kudus , agar mata kami dapat berfungsi sebagai pelita tubuh kami dan terus tertuju kepada kemuliaan dan kesucian hidup bersama -Mu .
Ya Bapa Curahkanlah Roh -Mu dalam hati kami , supaya kami dapat mengarahkan hati kami pada harta surgawi , sehingga segala aktifitas dan harta duniawi yang kami miliki menjadi sarana bagi kami untuk mencari dan mengumpulkan harta surgawi tempat kebahagiaan yang abadi , dan kelak kami akan layak untuk menerima keselamatan bagi jiwa kami .
Syukur dan terimakasih ...
Ya Tuhan atas segala kemurahan -Mu terlebih karena Engkau telah menerangi hati kami . Mampukanlah kami untuk melihat kebaikan - kebaikan yang telah Engkau anugerahkan kepada kami . Semoga mata, pikiran , dan seluruh diri kami hanya memancarkan terang yang bersumber dari-Mu . Izinkanlah kami mohon belas kasih-Mu dan ampunilah atas kesalahan dan kekhilafan yang telah kami lakukan sepanjang hari ini . Berilah kedamaian hati agar malam ini kami bisa beristirahat dalam kerahiman -Mu .
Amin
Salam Damai Kristus
Minggu 19 April 2020
Bapa Yang MahaKasih ....
Engkau telah menganugerahkan kepada kami mata yang baik , sehingga kami dapat melihat dan menikmati keindahan alam ciptaan -Mu . Namun karena kelemahan kami , ada kecenderungan dari diri kami , untuk menyukai hal - hal yang menyeret kami kepada dosa. Jagailah mata kami dengan terang Roh Kudus , agar mata kami dapat berfungsi sebagai pelita tubuh kami dan terus tertuju kepada kemuliaan dan kesucian hidup bersama -Mu .
Ya Bapa Curahkanlah Roh -Mu dalam hati kami , supaya kami dapat mengarahkan hati kami pada harta surgawi , sehingga segala aktifitas dan harta duniawi yang kami miliki menjadi sarana bagi kami untuk mencari dan mengumpulkan harta surgawi tempat kebahagiaan yang abadi , dan kelak kami akan layak untuk menerima keselamatan bagi jiwa kami .
Syukur dan terimakasih ...
Ya Tuhan atas segala kemurahan -Mu terlebih karena Engkau telah menerangi hati kami . Mampukanlah kami untuk melihat kebaikan - kebaikan yang telah Engkau anugerahkan kepada kami . Semoga mata, pikiran , dan seluruh diri kami hanya memancarkan terang yang bersumber dari-Mu . Izinkanlah kami mohon belas kasih-Mu dan ampunilah atas kesalahan dan kekhilafan yang telah kami lakukan sepanjang hari ini . Berilah kedamaian hati agar malam ini kami bisa beristirahat dalam kerahiman -Mu .
Amin
Salam Damai Kristus
Doa Senin
20 Apr 2020
By : Team Moderator DSM
Allah Bapa kami yang kami sembah
Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub
Yang kami kenal melalui Yesus Tuhan kami
Firman yang menjadi manusia
Yang menuntun kami melangkah
Memasuki pekan ketiga di bulan ini
Belasan hari sudah kami lalui
Lengkap dengan semua pengajaran
Yang hadir diperjalanan kami
Hari ini kami bisa renungkan
Begitu banyak hal yang meleset
Dari kehendak Bapa, untuk setiap kami
Ketika kami salah mengambil sikap
Saat berhadapan dengan orang tua kami
Yang tidak mampu mengerti
Dengan apa yang kami jelaskan
Untuk hal yang sangat sederhana
Meski sudah berulang diutarakan
Hari ini kami bisa melihat
Ternyata ada cara lain untuk memilih kata
Untuk menjelaskan agar bisa dimengerti
Namun pada waktu yang lalu
Tidak kami pilih untuk dilakukan
Dalam meyikapi hal sederhana ini
Kami kalah, ketika menghadapinya
Kami terbawa arus cara dunia
Ketika berperilaku terhadap sesama
Ada rasa sesal
Yang membuat kami lebih dewasa
Agar kami layak mendapat predikat
Sebagai Kristen, menyerupai Kristus
Kami rindu ya Bapa
Melalui hidup kami ini
Kami bisa membuat
Orang yang bertemu dengan kami
Menjadi murid Yesus
Sesuai dengan amanat AgungMu
Terima kasih Yesus
Pelajaran penting kami peroleh
Amin
Salam Damai Kristus
20 Apr 2020
By : Team Moderator DSM
Allah Bapa kami yang kami sembah
Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub
Yang kami kenal melalui Yesus Tuhan kami
Firman yang menjadi manusia
Yang menuntun kami melangkah
Memasuki pekan ketiga di bulan ini
Belasan hari sudah kami lalui
Lengkap dengan semua pengajaran
Yang hadir diperjalanan kami
Hari ini kami bisa renungkan
Begitu banyak hal yang meleset
Dari kehendak Bapa, untuk setiap kami
Ketika kami salah mengambil sikap
Saat berhadapan dengan orang tua kami
Yang tidak mampu mengerti
Dengan apa yang kami jelaskan
Untuk hal yang sangat sederhana
Meski sudah berulang diutarakan
Hari ini kami bisa melihat
Ternyata ada cara lain untuk memilih kata
Untuk menjelaskan agar bisa dimengerti
Namun pada waktu yang lalu
Tidak kami pilih untuk dilakukan
Dalam meyikapi hal sederhana ini
Kami kalah, ketika menghadapinya
Kami terbawa arus cara dunia
Ketika berperilaku terhadap sesama
Ada rasa sesal
Yang membuat kami lebih dewasa
Agar kami layak mendapat predikat
Sebagai Kristen, menyerupai Kristus
Kami rindu ya Bapa
Melalui hidup kami ini
Kami bisa membuat
Orang yang bertemu dengan kami
Menjadi murid Yesus
Sesuai dengan amanat AgungMu
Terima kasih Yesus
Pelajaran penting kami peroleh
Amin
Salam Damai Kristus
Langganan:
Postingan (Atom)











































