Doa Minggu
01 Mar 2020
By : Team Moderator
Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,
hari ini, hari minggu hari pertama dari bulan Maret.
kita semua pergi beribadah di Rumah Tuhan
Dalam suka maupun duka.
Di atas gunung maupun di lembah.
Dalam tangis maupun tawa.
Dalam berkat maupun cobaan.
Tuhan Yesus selalu ada disana.
Menemani kita dan tak akan
pernah meninggalkan kita.
Tuhan menetapkan langkah kita.
Ia memperlengkapi dan mempersiapkan
kita untuk berkat yang akan diberikanNya.
Tuhan akan memenuhi kebutuhan kita.
Tuhan akan membuka jalan bagi kita.
Tuhan akan memberkati kita hingga kamu
akan menjadi berkat bagi orang lain.
mari kita berbagi berkat bagi orang lain.
Ke gereja tidak membuat kita menjadi kudus.
Namun menunjukkan ketaatan kita
dan komitmen kita kepada Tuhan Yesus,
terima kasih Tuhan Yesus atas Firman Firman MU
kami berdoa bersama-sama,
Amin.
Salam Damai Kristus
Sabtu, 29 Februari 2020
Mutiara Iman
HARUS MENYEMBAH TUHAN. ALLAHMU
1 Maret 2020
“Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis:Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu dan hanya kepada Dia sajalah engkau harus berbakti!” (Mat 4:10)
Lectio
Kej 2:7-9; 3:1-7; Mzm 51:3-4,5-6a, 12-13,14,17; Rom 5:12-19; Mat 4:1-11
Seorang anak muda berkata kepada Bapak yang datang meminta donasi :
“Memang di dunia ini kita perlu UANG. Dengan UANG kita bisa membeli apa saja!”
Bapak itu hanya tersenyum. Lalu tak lama kemudian Ayah dari anak muda itu datang dan berkata kepada si Bapak tadi :
“Edwin! Tumben, ngapain kamu di sini?” dan pak Edwin pun kaget juga lalu berkata :
“Albert! apa kabar? Senang bertemu lagi.”
“Andy, kamu harus belajar dari Om Edwin ini, dia pengusaha sukses yang selalu rendah hati.” kata Albert ayah anak muda tadi.
Maka malulah Andy atas segala ucapan yang telah dikatakannya tadi, lalu berkata :
“Om maafkan kata-kata saya tadi yah..”
Jawab Edwin sambim tersenyum :
“Tak apa Andy, justru kamu jadi belajar siapa yang harus kita sembah, UANG atau TUHAN.”
Ketika kita mencintai DUNIA dan kemegahannya, maka kita meninggalkan Allah.
Oratio
Yesus, Engkaulah andalanku. Amin
Missio
Marilah kita mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati, segenap pikiran dan segenap jiwa raga kita.
Have a Blessed First Sunday of Lent.
HARUS MENYEMBAH TUHAN. ALLAHMU
1 Maret 2020
“Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis:Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu dan hanya kepada Dia sajalah engkau harus berbakti!” (Mat 4:10)
Lectio
Kej 2:7-9; 3:1-7; Mzm 51:3-4,5-6a, 12-13,14,17; Rom 5:12-19; Mat 4:1-11
Seorang anak muda berkata kepada Bapak yang datang meminta donasi :
“Memang di dunia ini kita perlu UANG. Dengan UANG kita bisa membeli apa saja!”
Bapak itu hanya tersenyum. Lalu tak lama kemudian Ayah dari anak muda itu datang dan berkata kepada si Bapak tadi :
“Edwin! Tumben, ngapain kamu di sini?” dan pak Edwin pun kaget juga lalu berkata :
“Albert! apa kabar? Senang bertemu lagi.”
“Andy, kamu harus belajar dari Om Edwin ini, dia pengusaha sukses yang selalu rendah hati.” kata Albert ayah anak muda tadi.
Maka malulah Andy atas segala ucapan yang telah dikatakannya tadi, lalu berkata :
“Om maafkan kata-kata saya tadi yah..”
Jawab Edwin sambim tersenyum :
“Tak apa Andy, justru kamu jadi belajar siapa yang harus kita sembah, UANG atau TUHAN.”
Ketika kita mencintai DUNIA dan kemegahannya, maka kita meninggalkan Allah.
Oratio
Yesus, Engkaulah andalanku. Amin
Missio
Marilah kita mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati, segenap pikiran dan segenap jiwa raga kita.
Have a Blessed First Sunday of Lent.
*AYO KUMPUL KELUARGA*
*_Dari Seorang Sahabat Untuk Para Sahabatnya_*
Jika esok belum pasti Anda bertemu dengan anggota keluargamu maka duduklah bercerita bersama mereka sekarang sebelum beristirahat.
*MEREKA INGIN MERASAKAN DENYUT JANTUNGMU*
" _Mata boleh saling memandang lewat camera; Suara pun boleh terdengar lewat panggilan, namun satu hal yang tidak bisa dibuat oleh handphone canggih sekalipun adalah mempertemukan dua insan secara nyata sehingga pelukan bisa terasa, tangan bisa saling menggenggam dan bahkan denyut jantung pun bisa terasakan. Semuanya ini hanya bisa didapatkan lewat pertemuan langsung antar dua pribadi._"
Malam ini kudatangi engkau sebagai sahabat dan berbisik di telinga hatimu, panggilah semua anggota keluargamu; lepaskanlah televisi dari pandanganmu, handphone dari genggamanmu. Tataplah mata, genggamlah tangan dan berikanlah pelukan hangat kepada suami, istri, anak-anak, orang tua dan sanak saudara di dalam rumahmu. " *Biarlah malam ini mereka dapat tidur dengan sebuah keyakinan bahwa mereka sangat berarti di hati dan hidupmu* ."
Sebelum beristirahat, biarlah setiap orang di dalam rumahmu mendengar ungkapan terdalam hatimu, " *Maafkanlah aku...Aku mencintaimu.* "
Selamat berakhir pekan dan beristirahat untuk para sahabat
Salam, doa serta berkat Tuhan kumohonkan turun atasmu untuk melindungimu malam ini, dalam nama *Bapa, Putra dan Roh Kudus* . Amin
*( Rinnong - Duc in Altum )*
Salam Damai Kristus
*_Dari Seorang Sahabat Untuk Para Sahabatnya_*
Jika esok belum pasti Anda bertemu dengan anggota keluargamu maka duduklah bercerita bersama mereka sekarang sebelum beristirahat.
*MEREKA INGIN MERASAKAN DENYUT JANTUNGMU*
" _Mata boleh saling memandang lewat camera; Suara pun boleh terdengar lewat panggilan, namun satu hal yang tidak bisa dibuat oleh handphone canggih sekalipun adalah mempertemukan dua insan secara nyata sehingga pelukan bisa terasa, tangan bisa saling menggenggam dan bahkan denyut jantung pun bisa terasakan. Semuanya ini hanya bisa didapatkan lewat pertemuan langsung antar dua pribadi._"
Malam ini kudatangi engkau sebagai sahabat dan berbisik di telinga hatimu, panggilah semua anggota keluargamu; lepaskanlah televisi dari pandanganmu, handphone dari genggamanmu. Tataplah mata, genggamlah tangan dan berikanlah pelukan hangat kepada suami, istri, anak-anak, orang tua dan sanak saudara di dalam rumahmu. " *Biarlah malam ini mereka dapat tidur dengan sebuah keyakinan bahwa mereka sangat berarti di hati dan hidupmu* ."
Sebelum beristirahat, biarlah setiap orang di dalam rumahmu mendengar ungkapan terdalam hatimu, " *Maafkanlah aku...Aku mencintaimu.* "
Selamat berakhir pekan dan beristirahat untuk para sahabat
Salam, doa serta berkat Tuhan kumohonkan turun atasmu untuk melindungimu malam ini, dalam nama *Bapa, Putra dan Roh Kudus* . Amin
*( Rinnong - Duc in Altum )*
Salam Damai Kristus
🍁☘DOA MALAM☘🍁
Sabtu 29 Februari 2020
Tuhan Allah, Bapa segala bangsa,
Engkau telah memanggil amat banyak orang, supaya ikut serta dalam karya Kristus bagi keselamatan jiwa - jiwa.
Kami mohon dengan rendah hati : Bangkitkanlah di dalam hati banyak diantara kami panggilan misioner dan anugerahkanlah kami semangat kerasulan sejati yang berkobar.
Berilah supaya di tengah- tengah segala urusan dan kepentingan duniawi kami senantiasa mengejar hal - hal yang lebih tinggi dan luhur daripada segala sesuatu yang dapat dicapai dengan kekerasan duniawi.
Semoga kami selalu siap menyumbangkan tenaga kami sebisa - bisanya bagi perluasan Kerajaan PutraMu, yaitu Kerajaan cintakasih dan perdamaian. Engkaulah Allah dan Tuhan kami, hari ini dan sepanjang segala masa.
Amin.
Salam Damai Kristus
Sabtu 29 Februari 2020
Tuhan Allah, Bapa segala bangsa,
Engkau telah memanggil amat banyak orang, supaya ikut serta dalam karya Kristus bagi keselamatan jiwa - jiwa.
Kami mohon dengan rendah hati : Bangkitkanlah di dalam hati banyak diantara kami panggilan misioner dan anugerahkanlah kami semangat kerasulan sejati yang berkobar.
Berilah supaya di tengah- tengah segala urusan dan kepentingan duniawi kami senantiasa mengejar hal - hal yang lebih tinggi dan luhur daripada segala sesuatu yang dapat dicapai dengan kekerasan duniawi.
Semoga kami selalu siap menyumbangkan tenaga kami sebisa - bisanya bagi perluasan Kerajaan PutraMu, yaitu Kerajaan cintakasih dan perdamaian. Engkaulah Allah dan Tuhan kami, hari ini dan sepanjang segala masa.
Amin.
Salam Damai Kristus
Jumat, 28 Februari 2020
Mutiara Iman
ORANG SAKIT
29 Pebruari 2020
“Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit!” (Luk 5:31)
Lectio
Yes 58:9b-14; Mzm 86:1-2,3-4,5-6; Luk 5:27-32
Pulang kuliah, Andy minta ijin untuk main ke rumah temannya. Malam harinya, Sandra ibunya menghadiri PD di salah satu rumah di kompleknya.
“Kok bisa mengadakan PD di rumah Agus ya? Kan sudah banyak masalah dalam keluarganya.” Kata Sandra. Temannya pun menggelengkan kepala.
Ketika tiba, mereka disambut Agus dengan ramah. Awalnya mereka canggung namun tak lama kekakuan mencair. Lalu Agus berkata :
“Saya ingin berterima kasih, karena anak Ibu, Andy, maka kami jadi ingin mengadakan PD di rumah kami. Dia seorang anak yang baik.”
Mendengar itu, kagetlah Sandra dan dia baru melihat Andy sedang bercakap-cakap dengan Rudi, anak Agus.
Sebelum acara dimulai, Andy ditanya Ibunya :
“Mengapa kamu harus meminta mereka mengadakan PD di rumahnya? Kamu tahu kan mereka adalah keluarga yang bermasalah?”
Jawab Andy :
“Iya Mah, oleh karena itu Yesus datang untuk menyelamatkan mereka dan kita.”
Yesus datang kepada orang yang BERDOSA.
Oratio
Ya Tuhan, kasihanilah aku orang berdosa ini. Amin
Missio
Marilah kita membawa Yesus kepada orang yang memerlukan kasih-Nya.
Have a Blessed Saturday.
ORANG SAKIT
29 Pebruari 2020
“Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit!” (Luk 5:31)
Lectio
Yes 58:9b-14; Mzm 86:1-2,3-4,5-6; Luk 5:27-32
Pulang kuliah, Andy minta ijin untuk main ke rumah temannya. Malam harinya, Sandra ibunya menghadiri PD di salah satu rumah di kompleknya.
“Kok bisa mengadakan PD di rumah Agus ya? Kan sudah banyak masalah dalam keluarganya.” Kata Sandra. Temannya pun menggelengkan kepala.
Ketika tiba, mereka disambut Agus dengan ramah. Awalnya mereka canggung namun tak lama kekakuan mencair. Lalu Agus berkata :
“Saya ingin berterima kasih, karena anak Ibu, Andy, maka kami jadi ingin mengadakan PD di rumah kami. Dia seorang anak yang baik.”
Mendengar itu, kagetlah Sandra dan dia baru melihat Andy sedang bercakap-cakap dengan Rudi, anak Agus.
Sebelum acara dimulai, Andy ditanya Ibunya :
“Mengapa kamu harus meminta mereka mengadakan PD di rumahnya? Kamu tahu kan mereka adalah keluarga yang bermasalah?”
Jawab Andy :
“Iya Mah, oleh karena itu Yesus datang untuk menyelamatkan mereka dan kita.”
Yesus datang kepada orang yang BERDOSA.
Oratio
Ya Tuhan, kasihanilah aku orang berdosa ini. Amin
Missio
Marilah kita membawa Yesus kepada orang yang memerlukan kasih-Nya.
Have a Blessed Saturday.
🍁☘DOA MALAM☘🍁
Jumat 28 Februari 2020
Bapa di surga,
sebelum tidur, malam ini kami ingin menyerahkan diri kami kepadaMu. Kami berterima kasih atas penyelanggaraanMu sepanjang hari ini.
Ampunilah segala dosa yang telah kami lakukan ..............................................................................
Kami sungguh menyesalkan semua yang mendukakan hatiMu. Berkatilah semua orang yang kami cintai, kawan dan lawan, terlebih mereka yang bersusah dan membutuhkan hiburanMu.
Semoga arwah saudara - saudari kami yang telah meninggal, Kau bahagiakan di surga. Kami merasa tentram, karena persatuan kami dengan Santa Maria, Santo Yosep dan para kudusMu.
Semoga malaikat - malaikatMu melindungi kami dan menghalaukan pengaruh - pengaruh jahat. Terpujilah namaMu yang kudus.
Amin.
Salam Damai Kristus
Jumat 28 Februari 2020
Bapa di surga,
sebelum tidur, malam ini kami ingin menyerahkan diri kami kepadaMu. Kami berterima kasih atas penyelanggaraanMu sepanjang hari ini.
Ampunilah segala dosa yang telah kami lakukan ..............................................................................
Kami sungguh menyesalkan semua yang mendukakan hatiMu. Berkatilah semua orang yang kami cintai, kawan dan lawan, terlebih mereka yang bersusah dan membutuhkan hiburanMu.
Semoga arwah saudara - saudari kami yang telah meninggal, Kau bahagiakan di surga. Kami merasa tentram, karena persatuan kami dengan Santa Maria, Santo Yosep dan para kudusMu.
Semoga malaikat - malaikatMu melindungi kami dan menghalaukan pengaruh - pengaruh jahat. Terpujilah namaMu yang kudus.
Amin.
Salam Damai Kristus
*AYO KUMPUL KELUARGA*
*_Dari Seorang Sahabat Untuk Para Sahabatnya_*
Jika esok belum pasti Anda bertemu dengan anggota keluargamu maka duduklah bercerita bersama mereka sekarang sebelum beristirahat.
*HIDUP UNTUK MENCINTAI*
" _Sesaat ketika hati kita penuh dengan cinta, maka kita sedang memiliki sebuah hidup yang sempurna dan berarti bagi orang lain. Namun sesaat ketika cinta dikhianati maka sesungguhnya Anda telah merusak hidupnya dan hidupmu._ "
Puisi orang Tamil mengatakan, " *Jalan cinta adalah hidup: tanpa cinta manusia hanyalah tulang dan daging tanpa roh.* "
Malam ini adalah kesempatan untuk mengevaluasi sejauh manakah Anda telah mencintai anggota keluargamu dengan tulus, dan berapa kali kah Anda telah mengkhianati cinta tulus dari anggota keluargamu terhadapmu?
Ingat tidak ada keluarga yang sempurna, tapi pengampunan akan membangkitkan kembali Anda untuk belajar menjaga kepercayaan orang lain terhadapmu.
Selamat beristirahat para sahabat
Salam, doa serta berkat Tuhan kumohonkan turun atasmu untuk melindungimu malam ini, dalam nama *Bapa, Putra dan Roh Kudus* . Amin
*( Rinnong - Duc in Altum )*
Salam Damai Kristus
*_Dari Seorang Sahabat Untuk Para Sahabatnya_*
Jika esok belum pasti Anda bertemu dengan anggota keluargamu maka duduklah bercerita bersama mereka sekarang sebelum beristirahat.
*HIDUP UNTUK MENCINTAI*
" _Sesaat ketika hati kita penuh dengan cinta, maka kita sedang memiliki sebuah hidup yang sempurna dan berarti bagi orang lain. Namun sesaat ketika cinta dikhianati maka sesungguhnya Anda telah merusak hidupnya dan hidupmu._ "
Puisi orang Tamil mengatakan, " *Jalan cinta adalah hidup: tanpa cinta manusia hanyalah tulang dan daging tanpa roh.* "
Malam ini adalah kesempatan untuk mengevaluasi sejauh manakah Anda telah mencintai anggota keluargamu dengan tulus, dan berapa kali kah Anda telah mengkhianati cinta tulus dari anggota keluargamu terhadapmu?
Ingat tidak ada keluarga yang sempurna, tapi pengampunan akan membangkitkan kembali Anda untuk belajar menjaga kepercayaan orang lain terhadapmu.
Selamat beristirahat para sahabat
Salam, doa serta berkat Tuhan kumohonkan turun atasmu untuk melindungimu malam ini, dalam nama *Bapa, Putra dan Roh Kudus* . Amin
*( Rinnong - Duc in Altum )*
Salam Damai Kristus
Kamis, 27 Februari 2020
Kencan Dengan Tuhan
Jumat, 28 Februari 2020
Bacaan: Markus 12:43 "Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan."
Renungan:
Status janda membuat seorang wanita Yahudi kurang mendapat perhatian dari masyarakat. Namun, sungguh menarik, wanita yang datang ke Bait Suci dan hanya memberi dua peser mampu mencuri perhatian Tuhan. Hati Tuhan berkenan atas pemberiannya yang sangat kecil dibandingkan dengan pemberian orang kaya yang jumlahnya lebih besar. Meskipun miskin dan tidak dipandang manusia, tetapi di sepanjang zaman janda ini menjadi icon pemberi persembahan yang berkenan kepada Tuhan dengan hati yang tulus.
Janda ini belajar mendisiplin dirinya untuk memberi kepada Tuhan. Saat ia mempersembahkan seluruh nafkah yang dimilikinya, ia mengerti bahwa Tuhan berkuasa memelihara hidupnya. Dengan memberi, selain belajar untuk taat pada perintah Tuhan, kita juga sedang belajar berserah sepenuhnya kepada tangan pemeliharaanNya. Sampai saat ini tidak ada yang tahu nama wanita bijak itu, karena Alkitab tidak pernah menuliskannya, tetapi yang lebih penting dari itu adalah teladan memberi yang bisa ditularkannya sepanjang masa.
Tidak ada orang yang memberitahu Yesus bahwa wanita itu adalah janda, tetapi secara detil Yesus menyebutnya sebagai janda miskin yang memberikan semua nafkah yang dimilikinya. Bagian ini mengajarkan kita bahwa semua orang mendapat perhatian dari Tuhan. Pernahkah anda berpikir bahwa ada 6 miliar lebih orang di dunia ini, tetapi Tuhan memerhatikan kita seolah-olah hanya kita sendiri saja yang menghuni dunia ini. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, ajarilah aku mau mendisiplin diri untuk memberi dengan iman dan penuh sukacita. Tolong aku agar aku mampu melakukannya. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Jumat, 28 Februari 2020
Bacaan: Markus 12:43 "Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan."
Renungan:
Status janda membuat seorang wanita Yahudi kurang mendapat perhatian dari masyarakat. Namun, sungguh menarik, wanita yang datang ke Bait Suci dan hanya memberi dua peser mampu mencuri perhatian Tuhan. Hati Tuhan berkenan atas pemberiannya yang sangat kecil dibandingkan dengan pemberian orang kaya yang jumlahnya lebih besar. Meskipun miskin dan tidak dipandang manusia, tetapi di sepanjang zaman janda ini menjadi icon pemberi persembahan yang berkenan kepada Tuhan dengan hati yang tulus.
Janda ini belajar mendisiplin dirinya untuk memberi kepada Tuhan. Saat ia mempersembahkan seluruh nafkah yang dimilikinya, ia mengerti bahwa Tuhan berkuasa memelihara hidupnya. Dengan memberi, selain belajar untuk taat pada perintah Tuhan, kita juga sedang belajar berserah sepenuhnya kepada tangan pemeliharaanNya. Sampai saat ini tidak ada yang tahu nama wanita bijak itu, karena Alkitab tidak pernah menuliskannya, tetapi yang lebih penting dari itu adalah teladan memberi yang bisa ditularkannya sepanjang masa.
Tidak ada orang yang memberitahu Yesus bahwa wanita itu adalah janda, tetapi secara detil Yesus menyebutnya sebagai janda miskin yang memberikan semua nafkah yang dimilikinya. Bagian ini mengajarkan kita bahwa semua orang mendapat perhatian dari Tuhan. Pernahkah anda berpikir bahwa ada 6 miliar lebih orang di dunia ini, tetapi Tuhan memerhatikan kita seolah-olah hanya kita sendiri saja yang menghuni dunia ini. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, ajarilah aku mau mendisiplin diri untuk memberi dengan iman dan penuh sukacita. Tolong aku agar aku mampu melakukannya. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Jumat, 28 Feb 2020
Hari Jumat sesudah Rabu Abu
Yes. 58:1-9a; Mzm. 51:3-4,5-6a,18-19; Mat. 9:14-15.
"Waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa" (Mat 9,15)
Baik Bacaan I maupun Injil berbicara tentang puasa. Puasa merupakan salah satu kewajiban keagamaan, termasuk agama kita. Perintah ke-3 dari Lima Perintah Gereja menegaskan: "Berpuasalah dan berpantanglah pada hari yang ditentukan". Inilah saat puasa dan pantang yang ditentukan itu, yaitu berpuasa pada hari Rabu Abu dan Jumat Agung; serta berpantang pada kedua hari tersebut ditambah 7 Jumat selama Masa Prapaskah. Tentu, karena ketentuan Puasa dan Pantang ini sangat ringan, kita bisa menambahkan bentuk-bentuk puasa dan pantang yang lain. Namun, sebenarnya Puasa dan Pantang yang dikehendaki Tuhan bukan sekedar dilaksanakan sebagai ritual dan kewajiban belaka. Mengurangi makan dan minum hanyalah bentuk lahirian dan minimal dari pantang dan puasa. Nabi Yesaya (bac I) menegaskan bahwa Tuhan menghendaki puasa yang disertai dengan sikap dan tindakan belas kasih dan solidaritas. Wujudnya, antara lain: membuka belenggu dan melepaskan tali kuk, berbagi rejeki (makanan, pakaian) dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudara (Yes:58:6-7).
• Membuka belenggu dan melepaskan tali kuk bisa dihayati dengan memberikan kebebasan dan kepercanyaan untuk mengaktualisasikan diri seoptimal kepada orang lain: anggota keluarga (suami/istri, anak-anak), anggota komunitas, peserta didik, bawahan, karyawan, dll.
• Berbagi, sudah jelas. Apa yang kita miliki adalah anugerah Tuhan yang harus kita salurkan kepada sesama yang membutuhkan. Berbagi merupakan bentuk solidaritas yang paling jelas dan konkret. Berbagi juga merupakan wujud syukur dan persembahan kepada Tuhan.
• Erat kaitannya dengan berbagi adalah tidak membuang muka. Kita harus peka pada situasi, kesulitan dan kebutuhan sesama, menghindari sikap pura-pura tidak tahu dan tidak peduli.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus
Hari Jumat sesudah Rabu Abu
Yes. 58:1-9a; Mzm. 51:3-4,5-6a,18-19; Mat. 9:14-15.
"Waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa" (Mat 9,15)
Baik Bacaan I maupun Injil berbicara tentang puasa. Puasa merupakan salah satu kewajiban keagamaan, termasuk agama kita. Perintah ke-3 dari Lima Perintah Gereja menegaskan: "Berpuasalah dan berpantanglah pada hari yang ditentukan". Inilah saat puasa dan pantang yang ditentukan itu, yaitu berpuasa pada hari Rabu Abu dan Jumat Agung; serta berpantang pada kedua hari tersebut ditambah 7 Jumat selama Masa Prapaskah. Tentu, karena ketentuan Puasa dan Pantang ini sangat ringan, kita bisa menambahkan bentuk-bentuk puasa dan pantang yang lain. Namun, sebenarnya Puasa dan Pantang yang dikehendaki Tuhan bukan sekedar dilaksanakan sebagai ritual dan kewajiban belaka. Mengurangi makan dan minum hanyalah bentuk lahirian dan minimal dari pantang dan puasa. Nabi Yesaya (bac I) menegaskan bahwa Tuhan menghendaki puasa yang disertai dengan sikap dan tindakan belas kasih dan solidaritas. Wujudnya, antara lain: membuka belenggu dan melepaskan tali kuk, berbagi rejeki (makanan, pakaian) dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudara (Yes:58:6-7).
• Membuka belenggu dan melepaskan tali kuk bisa dihayati dengan memberikan kebebasan dan kepercanyaan untuk mengaktualisasikan diri seoptimal kepada orang lain: anggota keluarga (suami/istri, anak-anak), anggota komunitas, peserta didik, bawahan, karyawan, dll.
• Berbagi, sudah jelas. Apa yang kita miliki adalah anugerah Tuhan yang harus kita salurkan kepada sesama yang membutuhkan. Berbagi merupakan bentuk solidaritas yang paling jelas dan konkret. Berbagi juga merupakan wujud syukur dan persembahan kepada Tuhan.
• Erat kaitannya dengan berbagi adalah tidak membuang muka. Kita harus peka pada situasi, kesulitan dan kebutuhan sesama, menghindari sikap pura-pura tidak tahu dan tidak peduli.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus
EMBUN ROHANI PAGI dari Kota AMBON MANISE
Jumat, 28 Februari 2020
Bac.I, Yes 58 : 1 - 9a
Injil, Mat 9 : 14 - 19
Jangan Memaksakan Kehendakmu
"Banyak masalah muncul dalam hidup bersama karena kita cenderung memaksakan orang lain mengenakan sepatu yang kita pakai sekalipun ukuran kaki kita berbeda."
Dalam kisah Injil hari ini kita mendengar pertanyaan murid-murid Yohanes kepada Yesus, "Mengapa kami dan orang-orang Farisi berpuasa, tetapi murid-muridmu tidak?"
Pelajaran penting bagi kita di pagi ini adalah;
1) Puasa adalah saat berahmat dimana kita mengurangi makanan dan minuman, memberikan waktu lebih kepada Allah untuk merenungkan tentang kasih-Nya yang mengalir dalam hidup kita di satu pihak, dan dosa yang kita lakukan di lain pihak dengan maksud agar adanya pertobatan.
2) Berpuasa berarti mengurangi waktu untuk bercerita dan berbicara dengan sesama dan memperbanyak waktu dengan Tuhan.
3) Lakukanlah puasa dengan tulus tanpa harus memaksakan orang lain untuk berpuasa sepertimu, karena puasa adalah saat terindah setiap jiwa bertemu dengan penciptanya.
4) Biasakanlah matamu untuk melihat dan menikmati perbedaan, karena ketika semua perbedaan itu bergerak pada jalurnya maka di sana jiwa, hati dan pikiranmu akan menikmati keindahan dalam keharmonisan.
Akhirnya, memiliki Yesus adalah moment untuk memuaskan jiwa dan bukan untuk berpuasa.
Selamat menjalankan puasa dan pantang untuk para sahabat
Salam dan doa dari seorang sahabat untuk para sahabatnya.
( Rinnong - Duc in Altum )
Salam Damai Kristus
Jumat, 28 Februari 2020
Bac.I, Yes 58 : 1 - 9a
Injil, Mat 9 : 14 - 19
Jangan Memaksakan Kehendakmu
"Banyak masalah muncul dalam hidup bersama karena kita cenderung memaksakan orang lain mengenakan sepatu yang kita pakai sekalipun ukuran kaki kita berbeda."
Dalam kisah Injil hari ini kita mendengar pertanyaan murid-murid Yohanes kepada Yesus, "Mengapa kami dan orang-orang Farisi berpuasa, tetapi murid-muridmu tidak?"
Pelajaran penting bagi kita di pagi ini adalah;
1) Puasa adalah saat berahmat dimana kita mengurangi makanan dan minuman, memberikan waktu lebih kepada Allah untuk merenungkan tentang kasih-Nya yang mengalir dalam hidup kita di satu pihak, dan dosa yang kita lakukan di lain pihak dengan maksud agar adanya pertobatan.
2) Berpuasa berarti mengurangi waktu untuk bercerita dan berbicara dengan sesama dan memperbanyak waktu dengan Tuhan.
3) Lakukanlah puasa dengan tulus tanpa harus memaksakan orang lain untuk berpuasa sepertimu, karena puasa adalah saat terindah setiap jiwa bertemu dengan penciptanya.
4) Biasakanlah matamu untuk melihat dan menikmati perbedaan, karena ketika semua perbedaan itu bergerak pada jalurnya maka di sana jiwa, hati dan pikiranmu akan menikmati keindahan dalam keharmonisan.
Akhirnya, memiliki Yesus adalah moment untuk memuaskan jiwa dan bukan untuk berpuasa.
Selamat menjalankan puasa dan pantang untuk para sahabat
Salam dan doa dari seorang sahabat untuk para sahabatnya.
( Rinnong - Duc in Altum )
Salam Damai Kristus
☘🍁DOA PAGI🍁☘
Jumat 28 Februari 2020
Bapa,
ketika aku takut, aku akan menaruh kepercayaanku kepadaMu, iya aku percaya akan janjiMu. Aku percaya kepadaMu, karena apa gerangan yang bisa dilakukan oleh manusia ?
Engkau tidak memberiku roh ketakutan, tetapi kuasa, kasih dan hikmat. Aku tidak menerima roh perbudakan yang membuatku takut kembali, tetapi aku menerima roh sebagai anakMu yang mana aku bisa memanggilMu dengan lantang dan tegas, Abba, Bapa.!
Yesus, Engkau telah melepaskanku dari hidup ketakutan akan perbudakan dan akan kematian. Aku telah Engkau anugerahi roh damai, di pikiran dan hati. Dan damai sejahtera yang Engkau berikan tidak rapuh seperti damai yang diberikan oleh dunia.
Tuhan, Engkau adalah terangku dan penyelamatku, Engkau melindungiku dari bahaya, apa yang harus kutakuti ? Iya, meskipun banyak yang ingin menyerangku, hatiku tidak takut ! Aku yakin Engkau akan menyelamatkanku.
Terima kasih Roh Kudus yang selalu mengingatkanku ketika aku tergoda. Tolonglah aku bila aku dalam kecemasan dan kesendirian.
Amin.
Salam Damai Kristus
Jumat 28 Februari 2020
Bapa,
ketika aku takut, aku akan menaruh kepercayaanku kepadaMu, iya aku percaya akan janjiMu. Aku percaya kepadaMu, karena apa gerangan yang bisa dilakukan oleh manusia ?
Engkau tidak memberiku roh ketakutan, tetapi kuasa, kasih dan hikmat. Aku tidak menerima roh perbudakan yang membuatku takut kembali, tetapi aku menerima roh sebagai anakMu yang mana aku bisa memanggilMu dengan lantang dan tegas, Abba, Bapa.!
Yesus, Engkau telah melepaskanku dari hidup ketakutan akan perbudakan dan akan kematian. Aku telah Engkau anugerahi roh damai, di pikiran dan hati. Dan damai sejahtera yang Engkau berikan tidak rapuh seperti damai yang diberikan oleh dunia.
Tuhan, Engkau adalah terangku dan penyelamatku, Engkau melindungiku dari bahaya, apa yang harus kutakuti ? Iya, meskipun banyak yang ingin menyerangku, hatiku tidak takut ! Aku yakin Engkau akan menyelamatkanku.
Terima kasih Roh Kudus yang selalu mengingatkanku ketika aku tergoda. Tolonglah aku bila aku dalam kecemasan dan kesendirian.
Amin.
Salam Damai Kristus
Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Jumat,_ *28 Februari 2020*
Yes 58:1-9a
Mzm 51:3-6,18-19
Mat 9:14-15
*LAPAR DAN HAUS AKAN TUHAN*
_.....dari pada waktu itulah mereka akan berpuasa. -- Mat 9:15_
Bagi banyak orang, berpuasa hanyalah soal menahan lapar dan haus. Demikian juga dengan bermati raga, yaitu berusaha menahan keinginan dan hawa nafsu untuk sebuah pahala. Beberapa orang beranggapan puasa adalah suatu keharusan karena kewajiban agama. Namun bagi kita murid Kristus, berpuasa terlebih adalah berdoa agar kita memiliki rasa lapar dan haus kepada Tuhan melebihi lapar dan haus akan makanan dan minuman.
Tetapi yang perlu selalu diingat, puasa tanpa doa adalah sia-sia. Puasa tanpa doa hanya akan menjadi momen menahan lapar yang tidak ada gunanya sama sekali, malah dapat menyebabkan penyakit. Kemenangan saat berpuasa adalah ketika kita dapat mempersembahkan puasa dan mati raga kita kepada Tuhan dengan kerinduan-kerinduan untuk mengasihi-Nya, menaati-Nya, dan menjadi serupa dengan-Nya.
Bukan hal mudah, tetapi justru di sinilah letak tantangannya. Saat tubuh kita meradang karena rasa lapar, bahkan emosi kitapun tidak stabil, teruslah berdoa dan merasakan bahwa sebenarnya kita membutuhkan Tuhan melebihi apapun. Kita tidak dapat hidup tanpa Tuhan.
Manfaatkanlah waktu dengan Tuhan lebih banyak selama berpuasa. Nikmatilah saat-saat itu karena tanpa kita sadari, dalam kelemahan kita, Tuhan dekat dengan kita dan memberikan kekuatan serta kelegaan baru. (Al)
_Nikmati saat rasa lapar"menggigit" dan menyadari bahwa semakin "sakit gigitan" itu, semakin saya membutuhkan Tuhan dalam hidup saya._
Salam Damai Kristus
_Jumat,_ *28 Februari 2020*
Yes 58:1-9a
Mzm 51:3-6,18-19
Mat 9:14-15
*LAPAR DAN HAUS AKAN TUHAN*
_.....dari pada waktu itulah mereka akan berpuasa. -- Mat 9:15_
Bagi banyak orang, berpuasa hanyalah soal menahan lapar dan haus. Demikian juga dengan bermati raga, yaitu berusaha menahan keinginan dan hawa nafsu untuk sebuah pahala. Beberapa orang beranggapan puasa adalah suatu keharusan karena kewajiban agama. Namun bagi kita murid Kristus, berpuasa terlebih adalah berdoa agar kita memiliki rasa lapar dan haus kepada Tuhan melebihi lapar dan haus akan makanan dan minuman.
Tetapi yang perlu selalu diingat, puasa tanpa doa adalah sia-sia. Puasa tanpa doa hanya akan menjadi momen menahan lapar yang tidak ada gunanya sama sekali, malah dapat menyebabkan penyakit. Kemenangan saat berpuasa adalah ketika kita dapat mempersembahkan puasa dan mati raga kita kepada Tuhan dengan kerinduan-kerinduan untuk mengasihi-Nya, menaati-Nya, dan menjadi serupa dengan-Nya.
Bukan hal mudah, tetapi justru di sinilah letak tantangannya. Saat tubuh kita meradang karena rasa lapar, bahkan emosi kitapun tidak stabil, teruslah berdoa dan merasakan bahwa sebenarnya kita membutuhkan Tuhan melebihi apapun. Kita tidak dapat hidup tanpa Tuhan.
Manfaatkanlah waktu dengan Tuhan lebih banyak selama berpuasa. Nikmatilah saat-saat itu karena tanpa kita sadari, dalam kelemahan kita, Tuhan dekat dengan kita dan memberikan kekuatan serta kelegaan baru. (Al)
_Nikmati saat rasa lapar"menggigit" dan menyadari bahwa semakin "sakit gigitan" itu, semakin saya membutuhkan Tuhan dalam hidup saya._
Salam Damai Kristus
Mutiara Iman
BERPUASA
28 Pebruari 2020
“Berpuasa yang Kukehendaki ialah: Membagi-bagikan rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah” (Yes 58:7)
Lectio
Yes 58:1-9a; Mzm 51:3-4,5-6a, 18-19; Mat 9:14-15
Setelah meeting setengah hari di kantor, Rudi mengajak Albert pergi makan siang.
Tiba di Kedai, Rudi berkata :
“Sebentar ya saya beli makanan dulu.”
Lalu setelah beberapa saat Rudi kembali ke meja dimana Albert sudah mulai menikmati Rawonnya.
“Rud ngak makan?” tanya Albert.
“Iya gua lagi puasa hari Jumat ini..” jawab Rudi.
“Lha tadi beli makanan untuk siapa?” tanya Albert.
“Oh untuk OB kita. Jadi mereka bisa menikmati makanan enak juga.” Jawab Rudi.
Berpuasa adalah memberikan apa yang kita miliki kepada sesama yang kekurangan.
Oratio
Ya Tuhan, mampukan kami semakin memahami arti kasih-Mu. Amin
Missio
Marilah kita berpuasa dengan berbelarasa dan berkeadilan pada sesama.
Have a Blessed Friday of Lent.
BERPUASA
28 Pebruari 2020
“Berpuasa yang Kukehendaki ialah: Membagi-bagikan rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah” (Yes 58:7)
Lectio
Yes 58:1-9a; Mzm 51:3-4,5-6a, 18-19; Mat 9:14-15
Setelah meeting setengah hari di kantor, Rudi mengajak Albert pergi makan siang.
Tiba di Kedai, Rudi berkata :
“Sebentar ya saya beli makanan dulu.”
Lalu setelah beberapa saat Rudi kembali ke meja dimana Albert sudah mulai menikmati Rawonnya.
“Rud ngak makan?” tanya Albert.
“Iya gua lagi puasa hari Jumat ini..” jawab Rudi.
“Lha tadi beli makanan untuk siapa?” tanya Albert.
“Oh untuk OB kita. Jadi mereka bisa menikmati makanan enak juga.” Jawab Rudi.
Berpuasa adalah memberikan apa yang kita miliki kepada sesama yang kekurangan.
Oratio
Ya Tuhan, mampukan kami semakin memahami arti kasih-Mu. Amin
Missio
Marilah kita berpuasa dengan berbelarasa dan berkeadilan pada sesama.
Have a Blessed Friday of Lent.
*AYO KUMPUL KELUARGA*
*_Dari Seorang Sahabat Untuk Para Sahabatnya_*
Jika esok belum pasti Anda bertemu dengan anggota keluargamu maka duduklah bercerita bersama mereka sekarang sebelum beristirahat.
*KESETIAAN ADALAH PANCARAN JIWAMU*
" _Hal terbaik tentang cinta adalah kepercayaan, hal terbaik tentang kepercayaan adalah kejujuran, dan bagian terbaik dari kejujuran adalah kesetiaan._ "
Malam ini ketika berkumpul bersama keluargamu, ajaklah masing-masing orang untuk mengsharingkan tentang sejauh manakah ia telah setia terhadap pasangan, orang tua, anak-anak, pun dalam tugas dan pekerjaan yang dipercayakan kepadanya atau yang dikerjakannya.
Tidak pernah ada kata terlambat untuk sebuah permohonan maaf karena sesungguhnya ketidaksetiaanmu telah melukai hati dan rasa mereka yang percaya kepadamu.
Selamat beristirahat para sahabat
Salam, doa serta berkat Tuhan kumohonkan turun atasmu untuk melindungimu malam ini, dalam nama *Bapa, Putra dan Roh Kudus* . Amin
*( Rinnong - Duc in Altum )*
*_Dari Seorang Sahabat Untuk Para Sahabatnya_*
Jika esok belum pasti Anda bertemu dengan anggota keluargamu maka duduklah bercerita bersama mereka sekarang sebelum beristirahat.
*KESETIAAN ADALAH PANCARAN JIWAMU*
" _Hal terbaik tentang cinta adalah kepercayaan, hal terbaik tentang kepercayaan adalah kejujuran, dan bagian terbaik dari kejujuran adalah kesetiaan._ "
Malam ini ketika berkumpul bersama keluargamu, ajaklah masing-masing orang untuk mengsharingkan tentang sejauh manakah ia telah setia terhadap pasangan, orang tua, anak-anak, pun dalam tugas dan pekerjaan yang dipercayakan kepadanya atau yang dikerjakannya.
Tidak pernah ada kata terlambat untuk sebuah permohonan maaf karena sesungguhnya ketidaksetiaanmu telah melukai hati dan rasa mereka yang percaya kepadamu.
Selamat beristirahat para sahabat
Salam, doa serta berkat Tuhan kumohonkan turun atasmu untuk melindungimu malam ini, dalam nama *Bapa, Putra dan Roh Kudus* . Amin
*( Rinnong - Duc in Altum )*
- Salam Damai Kristus
Santo Santa
28 Februari
Santo Hilarius, Paus
Hilarius berasal dari Sardinia. Ia terpilih menjadi Paus menggantikan Paus Leo I (440 461) pada tanggal 19 November 461. Sebelum menjadi Paus, Hilarius melayani umat sebagai diakon selama masa kepemimpinan Paus Leo I. Ketika diadakan Konsili di Efesus pada tahun 449 untuk membicarakan tindakan ekskomunikasi atas diri Eutyches, seorang penyebar ajaran sesat, Hilarius di utus sebagai wakil Paus Leo I
Selama kepemimpinannya sebagai Paus, Hilarius mengawasi pembangunan beberapa gedung Gereja di Roma. Salah satunya adalah Oratorium yang dipersembahkan kepada santo Yohanes Penginjil. Selain itu, ia juga berusaha menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi dalam tubuh gereja sendiri. Dalam kerangka itu, ia memimpin sebuah sinode di Roma pada tanggal 19 November 462 untuk membicarakan berbagai masalah yang ada di dalam gereja di Gaul, Prancis. Selanjutnya pada tanggal 19 November 465, ia mengadakan lagi sebuah sinode untuk membicarakan hal pengangkatan dan kuasa yuridiksi para uskup Spanyol.
Hilarius meninggal dunia pada tanggal 29 Februari 468 dan dimakamkan di Gereja Santo Laurentius di Roma.
28 Februari
Santo Hilarius, Paus
Hilarius berasal dari Sardinia. Ia terpilih menjadi Paus menggantikan Paus Leo I (440 461) pada tanggal 19 November 461. Sebelum menjadi Paus, Hilarius melayani umat sebagai diakon selama masa kepemimpinan Paus Leo I. Ketika diadakan Konsili di Efesus pada tahun 449 untuk membicarakan tindakan ekskomunikasi atas diri Eutyches, seorang penyebar ajaran sesat, Hilarius di utus sebagai wakil Paus Leo I
Selama kepemimpinannya sebagai Paus, Hilarius mengawasi pembangunan beberapa gedung Gereja di Roma. Salah satunya adalah Oratorium yang dipersembahkan kepada santo Yohanes Penginjil. Selain itu, ia juga berusaha menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi dalam tubuh gereja sendiri. Dalam kerangka itu, ia memimpin sebuah sinode di Roma pada tanggal 19 November 462 untuk membicarakan berbagai masalah yang ada di dalam gereja di Gaul, Prancis. Selanjutnya pada tanggal 19 November 465, ia mengadakan lagi sebuah sinode untuk membicarakan hal pengangkatan dan kuasa yuridiksi para uskup Spanyol.
Hilarius meninggal dunia pada tanggal 29 Februari 468 dan dimakamkan di Gereja Santo Laurentius di Roma.
Sumber : www.imankatolik.or.id
Rabu, 26 Februari 2020
Kamis, 27 Feb 2020
Hari Kamis sesudah Rabu Abu
Ul. 30:15-20; Mzm. 1:1-2,3,4,6; Luk. 9:22-25.
Kemarin kita mengawali Masa Prapaskah dengan merayakan Rabu Abu. Menghayati doa, puasa/pantang dan amal/derma tanpa kemunafikan menjadi pesan pokok yang kita terima dari Yesus sendiri untuk kita wujudkan dengan sungguh-sungguh, secara khusus selama 40 hari ke depan. Hari ini, Yesus juga mengarahkan untuk berjalan bersama-Nya, atau lebih tepat mengikuti-Nya di jalan salib yang Ia tempuh. "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku". Ini sebuah tantangan dan tantingan bagi kita semua yang ingin sungguh-sungguh menjadi murid-Nya. Berjalan mengikuti-Nya sambil memanggil salib kita masing-masing dan dalam semangat penyangkalan diri. Yang terakhir ini tentu dengan mudah kita kaitkan dengan puasa dan pantang yang hendak kita hayati. Sebab kita tahu bahwa inti pokok dari puasa adalah menyangkal diri, atau paling tidak memahan diri. Bukan sekedar menahan diri untuk tidak makan dan minum, tetapi untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan dosa: marah, membenci, iri hati, bergosip, malas, dll. Kemudian, memanggul salib dapat kita kaitkan dengan berderma atau beramal. Dengan berderma, kita ikut serta meringatkan salib atau beban penderitaan orang lain yang sedang menderita dan mengalami kesulitan.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus
Hari Kamis sesudah Rabu Abu
Ul. 30:15-20; Mzm. 1:1-2,3,4,6; Luk. 9:22-25.
Kemarin kita mengawali Masa Prapaskah dengan merayakan Rabu Abu. Menghayati doa, puasa/pantang dan amal/derma tanpa kemunafikan menjadi pesan pokok yang kita terima dari Yesus sendiri untuk kita wujudkan dengan sungguh-sungguh, secara khusus selama 40 hari ke depan. Hari ini, Yesus juga mengarahkan untuk berjalan bersama-Nya, atau lebih tepat mengikuti-Nya di jalan salib yang Ia tempuh. "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku". Ini sebuah tantangan dan tantingan bagi kita semua yang ingin sungguh-sungguh menjadi murid-Nya. Berjalan mengikuti-Nya sambil memanggil salib kita masing-masing dan dalam semangat penyangkalan diri. Yang terakhir ini tentu dengan mudah kita kaitkan dengan puasa dan pantang yang hendak kita hayati. Sebab kita tahu bahwa inti pokok dari puasa adalah menyangkal diri, atau paling tidak memahan diri. Bukan sekedar menahan diri untuk tidak makan dan minum, tetapi untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan dosa: marah, membenci, iri hati, bergosip, malas, dll. Kemudian, memanggul salib dapat kita kaitkan dengan berderma atau beramal. Dengan berderma, kita ikut serta meringatkan salib atau beban penderitaan orang lain yang sedang menderita dan mengalami kesulitan.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus
☘🍁DOA PAGI🍁☘
Kamis 27 Februari 2020
" Tinggikanlah diriMu mengatasi langit, ya Allah ! Biarlah kemuliaanMu mengatasi seluruh bumi. " Mazmur 57:12
Tuhan,
aku menyembahMu sebagai pencipta langit dan bumi. Segala sesuatu Engkau ciptakan dan segala sesuatu yang Engkau ciptakan itu baik. Aku memuji Engkau atas semua ciptaanMu yang indah.
Engkau mendasarkan bumi pada tumpuannya, sehingga tidak akan pernah bisa dipindahkan ( Mzm 104:5 ). Tangan kananMu membentang langit ( Yes 48: 13 ).
Aku bersyukur, Engkau telah memberkati kami dengan terang dan gelap, matahari dan hujan, makanan dan air, daratan dan lautan, pohon - pohon dan bunga, hari dan musim.
Punya-Mulah langit, punya-Mulah juga bumi, dunia serta isinya Engkaulah yang mendasarkannya (Mzm 89:12 ). Betapa banyak perbuatanMu, ya Tuhan, sekaliannya Kau jadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaanMu ( Mzm 104:24 ).
Amin.
Salam Damai Kristus
Kamis 27 Februari 2020
" Tinggikanlah diriMu mengatasi langit, ya Allah ! Biarlah kemuliaanMu mengatasi seluruh bumi. " Mazmur 57:12
Tuhan,
aku menyembahMu sebagai pencipta langit dan bumi. Segala sesuatu Engkau ciptakan dan segala sesuatu yang Engkau ciptakan itu baik. Aku memuji Engkau atas semua ciptaanMu yang indah.
Engkau mendasarkan bumi pada tumpuannya, sehingga tidak akan pernah bisa dipindahkan ( Mzm 104:5 ). Tangan kananMu membentang langit ( Yes 48: 13 ).
Aku bersyukur, Engkau telah memberkati kami dengan terang dan gelap, matahari dan hujan, makanan dan air, daratan dan lautan, pohon - pohon dan bunga, hari dan musim.
Punya-Mulah langit, punya-Mulah juga bumi, dunia serta isinya Engkaulah yang mendasarkannya (Mzm 89:12 ). Betapa banyak perbuatanMu, ya Tuhan, sekaliannya Kau jadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaanMu ( Mzm 104:24 ).
Amin.
Salam Damai Kristus
Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 27 Februari 2020
Bacaan: Ibrani 12:28 "Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut."
Renungan:
Catnip adalah suatu jenis tanaman yang masih tergolong jenis keluarga tanaman mint. Tanaman ini sangat ampuh untuk mengusir nyamuk, karena serangga tersebut tidak menyukai baunya. Biasanya catnip diolah menjadi teh yang memiliki efek membuat pikiran kita nyaman dan tenang selama beberapa waktu. Namun efek yang jauh berbeda akan terjadi pada seekor kucing jika kucing tersebut diberikan dedaunan catnip. Kucing itu akan menggaruk, berputar-putar, mengeong atau menggeram sambil berguling-guling tanpa henti. Dia tampak tergila-gila dengan dedaunan tersebut. Namun beberapa kucing memiliki reaksi yang berbeda. Ada kucing yang akan melamun dan terus mengendus tanaman catnip miliknya. Ada juga yang akan berlari-lari dan menjadi hiperaktif. Ada yang akan menjadi ganas dan protektif terhadap mainan barunya.
Efek catnip ini hanya akan bertahan selama kurang lebih 10 menit saja. Sesudah itu kucing akan kehilangan minat terhadap tanaman tersebut. Dibutuhkan waktu paling lama 2 jam untuk membuat si kucing kembali tergila-gila dengan tanaman tersebut.
Sering kali kita juga tergila-gila dengan sesuatu sehingga kehilangan banyak momen dan waktu berharga. Contohnya adalah kegilaan terhadap gadget, komputer, video game, dsb. Banyak orang menghabiskan waktunya dengan gadget mereka untuk bermain game, berfoto-foto, chatting lewat berbagai jenis social media atau menelusuri internet. Semua hal itu dilakukan setiap waktu, bahkan ketika sedang beribadah di gereja, sehingga kita tidak ada waktu untuk berhubungan dengan Tuhan. Seharusnya kita berhenti dari kecanduan tersebut dan meluangkan waktu untuk beribadah. Jangan sampai kita menjadikan semua hal itu berhala sehingga kita melupakan hubungan dengan Tuhan. Paulus mengingatkan agar kita tidak lupa untuk mengucap syukur dan beribadah kepada Tuhan dengan hormat dan takut. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, masuklah dalam hatiku dan jamahlah aku agar aku dapat kecanduan untuk dekat dan berbincang-bincang denganMu. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Kamis, 27 Februari 2020
Bacaan: Ibrani 12:28 "Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut."
Renungan:
Catnip adalah suatu jenis tanaman yang masih tergolong jenis keluarga tanaman mint. Tanaman ini sangat ampuh untuk mengusir nyamuk, karena serangga tersebut tidak menyukai baunya. Biasanya catnip diolah menjadi teh yang memiliki efek membuat pikiran kita nyaman dan tenang selama beberapa waktu. Namun efek yang jauh berbeda akan terjadi pada seekor kucing jika kucing tersebut diberikan dedaunan catnip. Kucing itu akan menggaruk, berputar-putar, mengeong atau menggeram sambil berguling-guling tanpa henti. Dia tampak tergila-gila dengan dedaunan tersebut. Namun beberapa kucing memiliki reaksi yang berbeda. Ada kucing yang akan melamun dan terus mengendus tanaman catnip miliknya. Ada juga yang akan berlari-lari dan menjadi hiperaktif. Ada yang akan menjadi ganas dan protektif terhadap mainan barunya.
Efek catnip ini hanya akan bertahan selama kurang lebih 10 menit saja. Sesudah itu kucing akan kehilangan minat terhadap tanaman tersebut. Dibutuhkan waktu paling lama 2 jam untuk membuat si kucing kembali tergila-gila dengan tanaman tersebut.
Sering kali kita juga tergila-gila dengan sesuatu sehingga kehilangan banyak momen dan waktu berharga. Contohnya adalah kegilaan terhadap gadget, komputer, video game, dsb. Banyak orang menghabiskan waktunya dengan gadget mereka untuk bermain game, berfoto-foto, chatting lewat berbagai jenis social media atau menelusuri internet. Semua hal itu dilakukan setiap waktu, bahkan ketika sedang beribadah di gereja, sehingga kita tidak ada waktu untuk berhubungan dengan Tuhan. Seharusnya kita berhenti dari kecanduan tersebut dan meluangkan waktu untuk beribadah. Jangan sampai kita menjadikan semua hal itu berhala sehingga kita melupakan hubungan dengan Tuhan. Paulus mengingatkan agar kita tidak lupa untuk mengucap syukur dan beribadah kepada Tuhan dengan hormat dan takut. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, masuklah dalam hatiku dan jamahlah aku agar aku dapat kecanduan untuk dekat dan berbincang-bincang denganMu. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Mutiara Iman
SANGKAL DIRI, PIKUL SALIB, IKUT AKU
27 Pebruari 2020
“Setiap orang yang mau mengikuti Aku, harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku” (Luk 9:23)
Lectio
Ul 30:15-20; Mzm 1:1-2,3,4,6; Luk 9:22-25
Seorang Bapak mengajarkan anaknya tentang SALIB :
“Jadi nak, kamu harus menyadari bahwa kita hidup harus berani BERKORBAN, supaya nanti mendapatkan mahkota kemuliaan.”
Namun anak itu menjawab :
“Tapi Pah, teman-teman aku di sekolah selalu mengajak MENIKMATI hidup, karena hidup hanya satu kali. Buat apa SUSAH!? Itu kata mereka Pahh..”
Dan Bapak itu berkata lagi :
“Iya memang itulah yang diajarkan dunia, tapi BUKAN yang diajarkan Yesus Kristus nak.”
Tidak ada KEMULIAAN tanpa SALIB.
Oratio
Ya Tuhan, mampukan kami selalu memanggul salib kami setiap hari. Amin
Missio
Marilah kita berani berkorban sekarang untuk menantikan kebangkitan bersama Tuhan.
Have a Blessed Thursday.
SANGKAL DIRI, PIKUL SALIB, IKUT AKU
27 Pebruari 2020
“Setiap orang yang mau mengikuti Aku, harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku” (Luk 9:23)
Lectio
Ul 30:15-20; Mzm 1:1-2,3,4,6; Luk 9:22-25
Seorang Bapak mengajarkan anaknya tentang SALIB :
“Jadi nak, kamu harus menyadari bahwa kita hidup harus berani BERKORBAN, supaya nanti mendapatkan mahkota kemuliaan.”
Namun anak itu menjawab :
“Tapi Pah, teman-teman aku di sekolah selalu mengajak MENIKMATI hidup, karena hidup hanya satu kali. Buat apa SUSAH!? Itu kata mereka Pahh..”
Dan Bapak itu berkata lagi :
“Iya memang itulah yang diajarkan dunia, tapi BUKAN yang diajarkan Yesus Kristus nak.”
Tidak ada KEMULIAAN tanpa SALIB.
Oratio
Ya Tuhan, mampukan kami selalu memanggul salib kami setiap hari. Amin
Missio
Marilah kita berani berkorban sekarang untuk menantikan kebangkitan bersama Tuhan.
Have a Blessed Thursday.
*AYO KUMPUL KELUARGA*
*_Dari Seorang Sahabat Untuk Para Sahabatnya_*
Jika esok belum pasti Anda bertemu dengan anggota keluargamu maka duduklah bercerita bersama mereka sekarang sebelum beristirahat.
*KEJUJURAN MEMBUNUH KEBOHONGANMU*
" _Kejujuran lebih dari sekedar tidak berbohong. Kejujuran adalah kebiasaan mengatakan yang benar; berbicara benar dan ketulusan mencintai._ "
Baiknya sebelum beristirahat, berkumpullah bersama orang-orang seisi rumahmu. Biarlah setiap orang berbicara jujur tentang perasaannya kepada setiap anggota keluargamu, " *apakah dia benar-benar mencintai suami, istri, orang tua, anak-anak dan saudara-saudari serumah dengan tulus?* Bila ada dusta di sana, maka inilah saatnya Anda membunuh dusta itu dengan kejujuranmu.
Ingatlah bahwa " *Kejujuran adalah penderitaan jangkah pendek tapi kebahagiaan jangkah panjang. Sebaliknya, kebohongan adalah kesenangan sesaat tapi penderitaan seumur hidup* ."
Selamat beristirahat para sahabat
Salam, doa serta berkat Tuhan kumohonkan turun atasmu untuk melindungimu malam ini, dalam nama *Bapa, Putra dan Roh Kudus* . Amin
*( Rinnong - Duc in Altum )*
Salam Damai Kristus
*_Dari Seorang Sahabat Untuk Para Sahabatnya_*
Jika esok belum pasti Anda bertemu dengan anggota keluargamu maka duduklah bercerita bersama mereka sekarang sebelum beristirahat.
*KEJUJURAN MEMBUNUH KEBOHONGANMU*
" _Kejujuran lebih dari sekedar tidak berbohong. Kejujuran adalah kebiasaan mengatakan yang benar; berbicara benar dan ketulusan mencintai._ "
Baiknya sebelum beristirahat, berkumpullah bersama orang-orang seisi rumahmu. Biarlah setiap orang berbicara jujur tentang perasaannya kepada setiap anggota keluargamu, " *apakah dia benar-benar mencintai suami, istri, orang tua, anak-anak dan saudara-saudari serumah dengan tulus?* Bila ada dusta di sana, maka inilah saatnya Anda membunuh dusta itu dengan kejujuranmu.
Ingatlah bahwa " *Kejujuran adalah penderitaan jangkah pendek tapi kebahagiaan jangkah panjang. Sebaliknya, kebohongan adalah kesenangan sesaat tapi penderitaan seumur hidup* ."
Selamat beristirahat para sahabat
Salam, doa serta berkat Tuhan kumohonkan turun atasmu untuk melindungimu malam ini, dalam nama *Bapa, Putra dan Roh Kudus* . Amin
*( Rinnong - Duc in Altum )*
Salam Damai Kristus
Doa Kamis
27 Feb 2020
By : Team Moderator
Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,
Saat aku mulai menyerahkan diri kepada pengaturan Tuhan,
aku belajar menjalani hidup dengan perspektif yang baru.
Secara bertahap, aku mulai berhenti memusingkan apa
yang dipikirkan orang lain tentang diriku.
Dan sekalipun lamaran kerjaku masih terus ditolak,
aku tidak lagi merasa terlalu tertekan.
Prioritasku kini adalah membangun hubungan dengan orang lain,
menyediakan waktu membaca Alkitab,
berbicara dengan Tuhan, dan melayani di Sekolah Minggu.
Meski hidupku tidak berjalan sesuai dengan apa yang aku inginkan,
aku merasa puas, tenang, dan bersyukur.
Tuhan Yesus menyediakan semua kebutuhanku
dengan cara yang berbeda.
terima kasih Tuhan Yesus atas pertolongan ini,
kami berdoa bersama-sama,
Amin
Salam Damai Kristus
27 Feb 2020
By : Team Moderator
Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,
Saat aku mulai menyerahkan diri kepada pengaturan Tuhan,
aku belajar menjalani hidup dengan perspektif yang baru.
Secara bertahap, aku mulai berhenti memusingkan apa
yang dipikirkan orang lain tentang diriku.
Dan sekalipun lamaran kerjaku masih terus ditolak,
aku tidak lagi merasa terlalu tertekan.
Prioritasku kini adalah membangun hubungan dengan orang lain,
menyediakan waktu membaca Alkitab,
berbicara dengan Tuhan, dan melayani di Sekolah Minggu.
Meski hidupku tidak berjalan sesuai dengan apa yang aku inginkan,
aku merasa puas, tenang, dan bersyukur.
Tuhan Yesus menyediakan semua kebutuhanku
dengan cara yang berbeda.
terima kasih Tuhan Yesus atas pertolongan ini,
kami berdoa bersama-sama,
Amin
Salam Damai Kristus
🍁☘DOA MALAM☘🍁
Rabu 26 Februari 2020
Ya Tuhan, Allah yang mahakuasa,
kami menghaturkan syukur kepadaMu, karena Engkau memandang kami pantas memperoleh bagian rahasia - rahasiaMu yang kudus.
Engkau telah memisahkan kami dari himpunan orang - orang yang tak bertuhan. Maka persatukanlah kami dengan mereka, yang telah Kau kuduskan. Teguhkanlah kami dalam kebenaran dengan kedatangan Roh KudusMu. Nyatakanlah kepada kami apa yang tidak kami ketahui ; lengkapkanlah, apa yang masih kurang pada kami ; perteguhlah, apa yang sudah kami ketahui.
Peliharalah imam - imam kami dalam pelayanan yang suci. Berilah damai kepada pemerintah - pemerintah, berilah keadilan kepada para pemegang kuasa, berilah iklim yang baik, dan hasil panen yang berlimpah ; peliharalah seluruh dunia dengan penyelenggaraanMu yang mahakuasa.
Damaikanlah bangsa - bangsa yang bermusuhan. Bawalah kembali orang - orang yang tersesat. Kuduskanlah umatMu, peliharalah kaum muda, teguhkanlah kesetiaan para suami istri ; kuatkanlah orang - orang yang suci. Biarlah anak - anak bertumbuh menjadi dewasa ; teguhkanlah mereka yang baru dipermandikan, ajarilah calon - calon permandian, dan hantarlah kami semua ke dalam Kerajaan Surgawi, karena pengantaraan Kristus Tuhan kami, yang kami puji, kami luhurkan, dan kami sembah bersama Dikau dan Roh Kudus, sepanjang segala masa.
Amin.
Salam Damai Kristus
Rabu 26 Februari 2020
Ya Tuhan, Allah yang mahakuasa,
kami menghaturkan syukur kepadaMu, karena Engkau memandang kami pantas memperoleh bagian rahasia - rahasiaMu yang kudus.
Engkau telah memisahkan kami dari himpunan orang - orang yang tak bertuhan. Maka persatukanlah kami dengan mereka, yang telah Kau kuduskan. Teguhkanlah kami dalam kebenaran dengan kedatangan Roh KudusMu. Nyatakanlah kepada kami apa yang tidak kami ketahui ; lengkapkanlah, apa yang masih kurang pada kami ; perteguhlah, apa yang sudah kami ketahui.
Peliharalah imam - imam kami dalam pelayanan yang suci. Berilah damai kepada pemerintah - pemerintah, berilah keadilan kepada para pemegang kuasa, berilah iklim yang baik, dan hasil panen yang berlimpah ; peliharalah seluruh dunia dengan penyelenggaraanMu yang mahakuasa.
Damaikanlah bangsa - bangsa yang bermusuhan. Bawalah kembali orang - orang yang tersesat. Kuduskanlah umatMu, peliharalah kaum muda, teguhkanlah kesetiaan para suami istri ; kuatkanlah orang - orang yang suci. Biarlah anak - anak bertumbuh menjadi dewasa ; teguhkanlah mereka yang baru dipermandikan, ajarilah calon - calon permandian, dan hantarlah kami semua ke dalam Kerajaan Surgawi, karena pengantaraan Kristus Tuhan kami, yang kami puji, kami luhurkan, dan kami sembah bersama Dikau dan Roh Kudus, sepanjang segala masa.
Amin.
Salam Damai Kristus
Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Kamis,_ *27 Februari 2020*
Ul 30:15-20
Mzm 1:1-4,6
Luk 9:22-25
*MEMIKUL SALIB*
_Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. -- Luk 9:23_
Ketika kita sedang dihadapkan pada berbagai permasalahan yang tak kunjung selesai, mungkin kita merasa ingin lari dari kenyataan. Namun kehidupan memang tak pernah lepas dari "pernak-pernik" yang sering kita sebut dengan permasalahan. Pernak-pernik itu membuat hidup kita menjadi lebih indah dan berwarna, tetapi bukan berarti permasalahan itu tidak dapat terselesaikan. Adanya pernak-pernik itu membuat kita mengenal kata bersyukur, berharap, berserah, percaya, bangkit, mukjizat, dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, kita jadi mengerti perasaan "nano-nano" -- rasa pahit, asin, asam dan manisnya kehidupan.
Jika kita mencari kata pernak-pernik dalam Kitab Suci, kita tidak akan pernah menemukannya, karena di sana dikenal dengan "salib" yang harus kita pikul. Tuhan Yesus memberi teladan untuk setia memikul salib hingga akhir. Yesus sang Guru sejati mengajar kita untuk tidak lari dan menyertakan-Nya dalam memikul salib kita.
Dalam menjalani kehidupan saya yang tak sempurna, saya juga banyak berguru pada-Nya. Saya juga pernah merasa lelah dan jenuh dalam menjalani kehidupan, tetapi bacaan ini menguatkan saya untuk tetap memikul salib saya. Berjalan bersama-Nya membuat segala sesuatunya terasa lebih ringan dan lancar.
Terima kasih Tuhan atas teladan dan penyertaan yang Engkau berikan dalam memikul salib kami, sehingga kami tidak pernah merasa seorang diri dan selalu mendapatkan kekuatan baru. (Cr)
_Apakah saya setia memikul salib saya?_
_Apakah saya memikul salib bersama Tuhan?_
Salam Damai Kristus
_Kamis,_ *27 Februari 2020*
Ul 30:15-20
Mzm 1:1-4,6
Luk 9:22-25
*MEMIKUL SALIB*
_Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. -- Luk 9:23_
Ketika kita sedang dihadapkan pada berbagai permasalahan yang tak kunjung selesai, mungkin kita merasa ingin lari dari kenyataan. Namun kehidupan memang tak pernah lepas dari "pernak-pernik" yang sering kita sebut dengan permasalahan. Pernak-pernik itu membuat hidup kita menjadi lebih indah dan berwarna, tetapi bukan berarti permasalahan itu tidak dapat terselesaikan. Adanya pernak-pernik itu membuat kita mengenal kata bersyukur, berharap, berserah, percaya, bangkit, mukjizat, dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, kita jadi mengerti perasaan "nano-nano" -- rasa pahit, asin, asam dan manisnya kehidupan.
Jika kita mencari kata pernak-pernik dalam Kitab Suci, kita tidak akan pernah menemukannya, karena di sana dikenal dengan "salib" yang harus kita pikul. Tuhan Yesus memberi teladan untuk setia memikul salib hingga akhir. Yesus sang Guru sejati mengajar kita untuk tidak lari dan menyertakan-Nya dalam memikul salib kita.
Dalam menjalani kehidupan saya yang tak sempurna, saya juga banyak berguru pada-Nya. Saya juga pernah merasa lelah dan jenuh dalam menjalani kehidupan, tetapi bacaan ini menguatkan saya untuk tetap memikul salib saya. Berjalan bersama-Nya membuat segala sesuatunya terasa lebih ringan dan lancar.
Terima kasih Tuhan atas teladan dan penyertaan yang Engkau berikan dalam memikul salib kami, sehingga kami tidak pernah merasa seorang diri dan selalu mendapatkan kekuatan baru. (Cr)
_Apakah saya setia memikul salib saya?_
_Apakah saya memikul salib bersama Tuhan?_
Salam Damai Kristus
Santo-Santa
27 Februari
Santo Gabriel Possenti, Pengaku Iman
Semasa kecilnya Gabriel dipanggil dengan nama Fransiskus, mengikuti nama dari Fransiskus dari Asisi, pelindung kotanya. Ia adalah anak bungsu seorang Gubernur. Ibunya meninggal dunia ketika ia masih berumur 4 tahun. Teladan hidup ibunya sangat berpengaruh terutama dalam hal devosi kepada Bunda Maria. Sepeninggal ibunya yang terkasih itu, Bunda Maria menjadi tokoh pengganti yang sungguh dikasihinya.
Pada umur 7 tahun, Fransiskus kecil telah diperkenankan menerima Komuni Suci. Di sekolahnya ia dikenal sebagai seorang anak yang pintar, lucu dan suka berpakaian rapi. Ia juga menjadi seorang teman yang baik dan setia bagi kawan kawannya. Ia selalu siap menolong kawan kawannya, murah hati dan tidak biasa mengeluh apabila dihukum karena kesalahan teman temannya. Sebagai siswa di Kolose Serikat Yesus, ia tetap unggul dan terus menerus memegang sebutan Sang Juara dalam kelasnya. Karena pergaulannya yang ramah dan kelincahannya dalam olah raga, ia sangat disukai banyak orang.
Dalam mata pelajaran kesustraan, ia sangat pandai, terutama dalam sastra Latin. Ia sangat mahir bersyair dalam bahasa Latin. Sebagai seorang penggemar Sastra, ia terkenal sebagai seorang pemain drama yang berbakat. Ketika duduk di kelas terakhir, ia diangkat sebagai Ketua Akademis para Siswa dan menjadi Prefek Kongregasi Maria. Sifatnya yang mengingini kesenangan kesenagan duniawi masih tetap menonjol dalam praktek hidupnya. Ia suka membaca buku-buku roman, menonton sandiwara, berburu dan berdansa. Kehidupan rohani kurang diindahkannya. Namun rencana Tuhan atas dirinya tampak jelas. Tuhan tetap membimbingnya. Pada hari Raya Maria Diangkat Ke Surga, tanggal 15 Agustus 1855, diadakan perarakan Patung Bunda Maria mengelilingi kota Spoleta. Uskup Agung kota Spoleta sendiri membawa patung itu. Ketika itu Fransiskus mendengar suara panggilan bunda Maria: Fransiskus, engkau tidak diciptakan untuk dunia ini, tetapi untuk menjalani kehidupan bakti kepada Allah di dalam Biara. Fransiskus mendengar suara itu dengan takut. Semenjak saat itu tumbuhlah keinginan untuk masuk biara. Dia tidak melamar masuk Serikat Yesus, tempat ia bersekolah, tetapi melamar masuk Kongregasi Imam Imam Passionis.
Di dalam Kongregasi Passionis inilah ia mengganti namanya dengan Gabriel. Pada tahun 1856 ia menerima jubah Kongregasi Passionis. Namun kehidupan biaranya di biara ini tidak lama. Ia meninggal dunia pada tahun 1862 setelah berhasil menempa dirinya menjadi seorang biarawan Passionis sejati. Selama berada di dalam biara, Gabriel sungguh menunjukkan kesungguhan dalam menata hidup rohaninya. Ia benar benar mencintai Yesus tersalib dan Bunda Maria yang berduka. Devosi kepada Bunda Maria yang telah dilakukannnya sejak kecil terus dilakukannya hingga menjadikan hidupnya suci. Kesuciannya ternyata dari banyak mukjizat yang terjadi pada setiap orang yang berdoa dengan perantaraanya. Gabriel menjadi seorang tokoh panutan para kaum muda.
Sumber : www.imankatolik.or.id
27 Februari
Santo Gabriel Possenti, Pengaku Iman
Semasa kecilnya Gabriel dipanggil dengan nama Fransiskus, mengikuti nama dari Fransiskus dari Asisi, pelindung kotanya. Ia adalah anak bungsu seorang Gubernur. Ibunya meninggal dunia ketika ia masih berumur 4 tahun. Teladan hidup ibunya sangat berpengaruh terutama dalam hal devosi kepada Bunda Maria. Sepeninggal ibunya yang terkasih itu, Bunda Maria menjadi tokoh pengganti yang sungguh dikasihinya.
Pada umur 7 tahun, Fransiskus kecil telah diperkenankan menerima Komuni Suci. Di sekolahnya ia dikenal sebagai seorang anak yang pintar, lucu dan suka berpakaian rapi. Ia juga menjadi seorang teman yang baik dan setia bagi kawan kawannya. Ia selalu siap menolong kawan kawannya, murah hati dan tidak biasa mengeluh apabila dihukum karena kesalahan teman temannya. Sebagai siswa di Kolose Serikat Yesus, ia tetap unggul dan terus menerus memegang sebutan Sang Juara dalam kelasnya. Karena pergaulannya yang ramah dan kelincahannya dalam olah raga, ia sangat disukai banyak orang.
Dalam mata pelajaran kesustraan, ia sangat pandai, terutama dalam sastra Latin. Ia sangat mahir bersyair dalam bahasa Latin. Sebagai seorang penggemar Sastra, ia terkenal sebagai seorang pemain drama yang berbakat. Ketika duduk di kelas terakhir, ia diangkat sebagai Ketua Akademis para Siswa dan menjadi Prefek Kongregasi Maria. Sifatnya yang mengingini kesenangan kesenagan duniawi masih tetap menonjol dalam praktek hidupnya. Ia suka membaca buku-buku roman, menonton sandiwara, berburu dan berdansa. Kehidupan rohani kurang diindahkannya. Namun rencana Tuhan atas dirinya tampak jelas. Tuhan tetap membimbingnya. Pada hari Raya Maria Diangkat Ke Surga, tanggal 15 Agustus 1855, diadakan perarakan Patung Bunda Maria mengelilingi kota Spoleta. Uskup Agung kota Spoleta sendiri membawa patung itu. Ketika itu Fransiskus mendengar suara panggilan bunda Maria: Fransiskus, engkau tidak diciptakan untuk dunia ini, tetapi untuk menjalani kehidupan bakti kepada Allah di dalam Biara. Fransiskus mendengar suara itu dengan takut. Semenjak saat itu tumbuhlah keinginan untuk masuk biara. Dia tidak melamar masuk Serikat Yesus, tempat ia bersekolah, tetapi melamar masuk Kongregasi Imam Imam Passionis.
Di dalam Kongregasi Passionis inilah ia mengganti namanya dengan Gabriel. Pada tahun 1856 ia menerima jubah Kongregasi Passionis. Namun kehidupan biaranya di biara ini tidak lama. Ia meninggal dunia pada tahun 1862 setelah berhasil menempa dirinya menjadi seorang biarawan Passionis sejati. Selama berada di dalam biara, Gabriel sungguh menunjukkan kesungguhan dalam menata hidup rohaninya. Ia benar benar mencintai Yesus tersalib dan Bunda Maria yang berduka. Devosi kepada Bunda Maria yang telah dilakukannnya sejak kecil terus dilakukannya hingga menjadikan hidupnya suci. Kesuciannya ternyata dari banyak mukjizat yang terjadi pada setiap orang yang berdoa dengan perantaraanya. Gabriel menjadi seorang tokoh panutan para kaum muda.
Sumber : www.imankatolik.or.id
Selasa, 25 Februari 2020
Doa Rabu
26 Feb 2020
By : Team Moderator
Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,
setelah lulus kuliah aku menganggur ,
aku diajak terlibat dalam pelayanan
Sekolah Minggu di gerejaku.
Jujur saja, aku tidak pernah tertarik dengan apa pun
yang berkaitan dengan anak-anak.
Namun, karena menganggur, aku bersedia mencobanya.
Di luar dugaan, mengajar Sekolah Minggu
ternyata sangat menyenangkan.
Aku berusaha sebaik mungkin menyiapkan
bahan-bahan pengajaran dan aktivitas
untuk anak-anak di kelas.
Waktu mengajar setiap hari Minggu
menjadi waktu yang aku tunggu-tunggu.
Apakah selama ini aku telah begitu sibuk
dengan impianku menggapai sukses
sehingga melewatkan semua ini?
Kemungkinan besar aku tidak akan pernah
terlibat di gereja jika aku langsung
menemukan pekerjaan selepas kuliah.
Tetapi, Tuhan Yesus mengenal aku,
dan punya rencana yang berbeda untukku.
terima kasih Tuhan Yesus atas pertolongan ini,
kami berdoa bersama-sama,
Amin
Salam Damai Kristus
26 Feb 2020
By : Team Moderator
Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,
setelah lulus kuliah aku menganggur ,
aku diajak terlibat dalam pelayanan
Sekolah Minggu di gerejaku.
Jujur saja, aku tidak pernah tertarik dengan apa pun
yang berkaitan dengan anak-anak.
Namun, karena menganggur, aku bersedia mencobanya.
Di luar dugaan, mengajar Sekolah Minggu
ternyata sangat menyenangkan.
Aku berusaha sebaik mungkin menyiapkan
bahan-bahan pengajaran dan aktivitas
untuk anak-anak di kelas.
Waktu mengajar setiap hari Minggu
menjadi waktu yang aku tunggu-tunggu.
Apakah selama ini aku telah begitu sibuk
dengan impianku menggapai sukses
sehingga melewatkan semua ini?
Kemungkinan besar aku tidak akan pernah
terlibat di gereja jika aku langsung
menemukan pekerjaan selepas kuliah.
Tetapi, Tuhan Yesus mengenal aku,
dan punya rencana yang berbeda untukku.
terima kasih Tuhan Yesus atas pertolongan ini,
kami berdoa bersama-sama,
Amin
Salam Damai Kristus
5 PERTANYAAN TENTANG RABU ABU YANG SERING DI TERIMA UMAT KATOLIK
Esok, umat Katolik di seluruh dunia akan merayakan Hari Rabu Abu. Rabu Abu adalah hari di mana umat Katolik memulai masa pertobatan atau permulaan masa Prapaskah.
Banyak perayaan khas dengan suasana tobat yang akan di jalani umat Katolik selama masa Prapaskah. Mulai dari puasa, aksi puasa pembangunan, pengakuan dosa, hingga Jalan Salib.
Sejumlah ritual itu adalah siklus yang terus terulang tiap tahun. Namun, terkadang ada hal-hal sederhana yang luput dari perhatian. Kita kaget sendiri ketika sesama umat Katolik atau umat dari agama lain bertanya tentang hal-hal sederhana itu.
Berikut ini adalah *5 pertanyaan tentang hari raya Rabu Abu* yang sering diajukan kepada umat Katolik. Ketika kamu bertemu dengan pertanyaan-pertanyaan seperti itu, kamu harus menjawab demikian.
1. Abu yang dioleskan di dahi itu terbuat dari apa?
Orang mungkin saja bertanya, dari mana abu yang dioleskan di dahi dalam Misa Rabu Abu? Atau abu tersebut di buat dari bahan apa?
Ternyata abu yang kita terima dalam bentuk olesan tanda salib di dahi itu dibuat dari debu hasil pembakaran daun palma yang diberkati pada Minggu Palma tahun sebelumnya. Daun palma dalam tradisi umat Katolik mengandung makna kemenangan.
2. Kenapa harus abu?
Dasar jawaban untuk pertanyaan ini adalah kitab Kejadian 2:7. Disana di katakan bahwa Allah menciptakan Adam dari ‘debu’. Dan ada juga kisah tentang Yesus menyembuhkan orang buta dengan mengoleskan tanah kepada mata orang buta itu, dalam kitab Yohanes 9:6.
Dengan abu yang kita terima, kita kembali di tandai untuk menyambut hidup Yesus Kristus yang sanggup memperbarui dan menyempurnakan kita kembali.
3. Kenapa di oleskan di dahi?
Abu di oleskan di dahi untuk membantu kita mengenali kembali area spiritual, tempat dimana kita dapat berkembang dan area kedosaan mana yang harus kita jauhi. Dahi (dan kepala) adalah tempat pikiran dan akal budi bekerja.
Untuk bertobat kita mesti berpaling dari dosa dan mengarah kepada Allah. Kita menggunakan abu sebagai ekspresi bahwa kita perlu memperbarui kembali iman kita.
4. Doa apa yang pas untuk di doakan setelah menerima abu?
Segalam macam doa yang diujarkan dengan penuh penghayatan pasti di dengar oleh Tuhan. Doa yang di maksud bisa dalam bentuk doa spontan atau doa-doa yang sudah disiapkan dalam buku-buku liturgi.
Tapi kalau kamu masih bingung untuk mencari doa yang cocok, kamu bisa memilih dari kitab Mazmur yang mengandung tema pertobatan. Kamu bisa memilih Mazmur 6 atau Mazmur 32. Daraskan salah satu sebagai doa.
5. Masa Prapaskah berlangsung berapa lama?
Terhitung sejak Rabu Abu, umat Katolik akan merayakan masa pertobatan atau masa Prapaskah selama 4O hari, tanpa menghitung hari Minggu. Masa Prapaskah akan selesai atau genap 40 hari pada hari Sabtu sebelum hari Minggu Palma.
Angka empat puluh ini mengingatkan kita akan perjalanan bangsa Israel selama 40 tahun di padang gurun dan puasa Yesus selama 40 hari. Selama empat puluh hari ini umat Katolik melakukan ziarah iman.
Ini sejumlah pertanyaan yang bisa kamu jumpai dalam keseharian. Apalagi, minggu ini kita akan merayakan hari Rabu Abu sehingga 5 pertanyaan ini bisa membantu kamu untuk menghayati perayaan tersebut dengan lebih baik.
Dicopy-paste dan diposting kembali oleh : Rinnong - Duc in Altum
Salam Damai Kristus
Esok, umat Katolik di seluruh dunia akan merayakan Hari Rabu Abu. Rabu Abu adalah hari di mana umat Katolik memulai masa pertobatan atau permulaan masa Prapaskah.
Banyak perayaan khas dengan suasana tobat yang akan di jalani umat Katolik selama masa Prapaskah. Mulai dari puasa, aksi puasa pembangunan, pengakuan dosa, hingga Jalan Salib.
Sejumlah ritual itu adalah siklus yang terus terulang tiap tahun. Namun, terkadang ada hal-hal sederhana yang luput dari perhatian. Kita kaget sendiri ketika sesama umat Katolik atau umat dari agama lain bertanya tentang hal-hal sederhana itu.
Berikut ini adalah *5 pertanyaan tentang hari raya Rabu Abu* yang sering diajukan kepada umat Katolik. Ketika kamu bertemu dengan pertanyaan-pertanyaan seperti itu, kamu harus menjawab demikian.
1. Abu yang dioleskan di dahi itu terbuat dari apa?
Orang mungkin saja bertanya, dari mana abu yang dioleskan di dahi dalam Misa Rabu Abu? Atau abu tersebut di buat dari bahan apa?
Ternyata abu yang kita terima dalam bentuk olesan tanda salib di dahi itu dibuat dari debu hasil pembakaran daun palma yang diberkati pada Minggu Palma tahun sebelumnya. Daun palma dalam tradisi umat Katolik mengandung makna kemenangan.
2. Kenapa harus abu?
Dasar jawaban untuk pertanyaan ini adalah kitab Kejadian 2:7. Disana di katakan bahwa Allah menciptakan Adam dari ‘debu’. Dan ada juga kisah tentang Yesus menyembuhkan orang buta dengan mengoleskan tanah kepada mata orang buta itu, dalam kitab Yohanes 9:6.
Dengan abu yang kita terima, kita kembali di tandai untuk menyambut hidup Yesus Kristus yang sanggup memperbarui dan menyempurnakan kita kembali.
3. Kenapa di oleskan di dahi?
Abu di oleskan di dahi untuk membantu kita mengenali kembali area spiritual, tempat dimana kita dapat berkembang dan area kedosaan mana yang harus kita jauhi. Dahi (dan kepala) adalah tempat pikiran dan akal budi bekerja.
Untuk bertobat kita mesti berpaling dari dosa dan mengarah kepada Allah. Kita menggunakan abu sebagai ekspresi bahwa kita perlu memperbarui kembali iman kita.
4. Doa apa yang pas untuk di doakan setelah menerima abu?
Segalam macam doa yang diujarkan dengan penuh penghayatan pasti di dengar oleh Tuhan. Doa yang di maksud bisa dalam bentuk doa spontan atau doa-doa yang sudah disiapkan dalam buku-buku liturgi.
Tapi kalau kamu masih bingung untuk mencari doa yang cocok, kamu bisa memilih dari kitab Mazmur yang mengandung tema pertobatan. Kamu bisa memilih Mazmur 6 atau Mazmur 32. Daraskan salah satu sebagai doa.
5. Masa Prapaskah berlangsung berapa lama?
Terhitung sejak Rabu Abu, umat Katolik akan merayakan masa pertobatan atau masa Prapaskah selama 4O hari, tanpa menghitung hari Minggu. Masa Prapaskah akan selesai atau genap 40 hari pada hari Sabtu sebelum hari Minggu Palma.
Angka empat puluh ini mengingatkan kita akan perjalanan bangsa Israel selama 40 tahun di padang gurun dan puasa Yesus selama 40 hari. Selama empat puluh hari ini umat Katolik melakukan ziarah iman.
Ini sejumlah pertanyaan yang bisa kamu jumpai dalam keseharian. Apalagi, minggu ini kita akan merayakan hari Rabu Abu sehingga 5 pertanyaan ini bisa membantu kamu untuk menghayati perayaan tersebut dengan lebih baik.
Dicopy-paste dan diposting kembali oleh : Rinnong - Duc in Altum
Salam Damai Kristus
*PUASA*
*oleh St. Yohanes Krisostomus*
Nilai dari puasa bukan hanya terletak pada persoalan menghindari makanan-makanan tertentu,
tetapi juga berhenti dan
melepaskan diri dari perbuatan-perbuatan dosa.
Seseorang yang membatasi puasa
dengan hanya berpantang daging
sesungguhnya merendahkan arti dari puasa itu sendiri.
Apakah kamu berpuasa?
Buktikanlah dengan melakukan perbuatan-perbuatan baik.
Jika kamu melihat orang yang membutuhkan,
berbelas kasihlah kepada mereka.
Jika kamu melihat temanmu ditinggikan,
janganlah menjadi iri hati.
Untuk puasa yang sejati,
kamu tidak dapat hanya berpuasa dengan mulutmu.
Kamu harus berpuasa dengan matamu, telingamu, kakimu,
tanganmu dan dengan seluruh anggota tubuhmu.
Berpuasalah dengan tanganmu,
dengan menjaganya bersih dari keserakahan dan kekotoran.
Berpuasalah dengan kakimu,
dengan menjaganya tidak pergi ke tempat-tempat
yang dapat membawamu jatuh ke dalam dosa.
Berpuasalah dengan matamu,
dengan tidak membiarkannya melihat hal-hal yang tidak pantas.
Jika kamu menganggap puasa
hanya sebagai serangkaian larangan,
kamu akan semakin ingin melakukan hal-hal yang justru dapat mengancam keselamatan jiwamu.
Tetapi jika kamu dapat menilai puasa
sebagai sesuatu yang menyelamatkan,
puasamu akan semakin berharga.
Karena penilaianmu terhadap puasalah yang akan mempengaruhi perbuatanmu.
Adalah sangat bodoh, bila kamu tidak makan daging
atau makan makanan lain dengan alasan berpuasa,
tetapi anggota tubuhmu yang lain melakukan hal-hal yang tidak benar.
Katamu, kamu tidak makan daging?
Tetapi kamu membiarkan telingamu mendengarkan hal-hal yang tidak benar.
Tahukah kamu, kamu harus berpuasa dengan telingamu juga!
Artinya tidak membiarkannya mendengarkan hal-hal yang cabul,
perkataan-perkataan yang jahat dan tidak benar tentang sesama.
Selain berpuasa dengan tidak makan makanan tertentu,
mulutmu juga harus berpuasa dengan tidak membiarkannya
mengeluarkan kata-kata kotor, makian, gosip, juga berbohong.
Apa bagusnya bila kamu tidak makan daging sapi atau daging ayam, tetapi kamu menggigit dan memangsa sesamamu manusia?
SELAMAT MASUK MASA PANTANG & PUASA ✝
Salam Damai Kristus
*oleh St. Yohanes Krisostomus*
Nilai dari puasa bukan hanya terletak pada persoalan menghindari makanan-makanan tertentu,
tetapi juga berhenti dan
melepaskan diri dari perbuatan-perbuatan dosa.
Seseorang yang membatasi puasa
dengan hanya berpantang daging
sesungguhnya merendahkan arti dari puasa itu sendiri.
Apakah kamu berpuasa?
Buktikanlah dengan melakukan perbuatan-perbuatan baik.
Jika kamu melihat orang yang membutuhkan,
berbelas kasihlah kepada mereka.
Jika kamu melihat temanmu ditinggikan,
janganlah menjadi iri hati.
Untuk puasa yang sejati,
kamu tidak dapat hanya berpuasa dengan mulutmu.
Kamu harus berpuasa dengan matamu, telingamu, kakimu,
tanganmu dan dengan seluruh anggota tubuhmu.
Berpuasalah dengan tanganmu,
dengan menjaganya bersih dari keserakahan dan kekotoran.
Berpuasalah dengan kakimu,
dengan menjaganya tidak pergi ke tempat-tempat
yang dapat membawamu jatuh ke dalam dosa.
Berpuasalah dengan matamu,
dengan tidak membiarkannya melihat hal-hal yang tidak pantas.
Jika kamu menganggap puasa
hanya sebagai serangkaian larangan,
kamu akan semakin ingin melakukan hal-hal yang justru dapat mengancam keselamatan jiwamu.
Tetapi jika kamu dapat menilai puasa
sebagai sesuatu yang menyelamatkan,
puasamu akan semakin berharga.
Karena penilaianmu terhadap puasalah yang akan mempengaruhi perbuatanmu.
Adalah sangat bodoh, bila kamu tidak makan daging
atau makan makanan lain dengan alasan berpuasa,
tetapi anggota tubuhmu yang lain melakukan hal-hal yang tidak benar.
Katamu, kamu tidak makan daging?
Tetapi kamu membiarkan telingamu mendengarkan hal-hal yang tidak benar.
Tahukah kamu, kamu harus berpuasa dengan telingamu juga!
Artinya tidak membiarkannya mendengarkan hal-hal yang cabul,
perkataan-perkataan yang jahat dan tidak benar tentang sesama.
Selain berpuasa dengan tidak makan makanan tertentu,
mulutmu juga harus berpuasa dengan tidak membiarkannya
mengeluarkan kata-kata kotor, makian, gosip, juga berbohong.
Apa bagusnya bila kamu tidak makan daging sapi atau daging ayam, tetapi kamu menggigit dan memangsa sesamamu manusia?
SELAMAT MASUK MASA PANTANG & PUASA ✝
Salam Damai Kristus
Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Rabu,_ *26 Februari 2020*
*Rabu Abu*
Yi 2:12-18
Mzm 51:3-6a,12-14,17
2Kor 5:20 - 6:2
Mat 6:1-6,16-18
*RETRET AGUNG*
_Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka. -- Mat 6:1_
Hari ini kita diajak untuk menerima abu dalam Perayaan Rabu Abu. Peristiwa ini mengingatkan bahwa kita adalah abu dan akan kembali menjadi abu. Gereja mengajak kita untuk mengadakan Retret Agung selama 40 hari. Kita diminta untuk mengambil waktu untuk mengoreksi diri serta menyadari segala dosa dan kehampaan kita.
Retret artinya mengundurkan diri dari segala kesibukan dan rutinitas kita. Gereja mengajak kita selama 40 hari ke depan untuk betul-betul merendahkan diri dan melihat Yesus sebagai Sumber Keselamatan.
Kondisi zaman sekarang membuat kita sangat sulit untuk menyediakan dan menyisihkan waktu dari kesibukan kita. Dibutuhkan semangat dan pengorbanan untuk dapat melakukannya. Akan tetapi, segala upaya harus kita lakukan untuk mempersiapkan diri kita. Dan, tak ada pengorbanan yang sia-sia di dalam Tuhan.
Saya tidak akan menulis panjang lebar. Semoga kita semua bersemangat untuk memasuki Masa Prapaskah dan menjalani Retret Agung ini. (An)
_Buatlah komitmen dalam Masa Prapaskah ini untuk menyangkal diri dan semakin dekat dengan Yesus._
Salam Damai Kristus
_Rabu,_ *26 Februari 2020*
*Rabu Abu*
Yi 2:12-18
Mzm 51:3-6a,12-14,17
2Kor 5:20 - 6:2
Mat 6:1-6,16-18
*RETRET AGUNG*
_Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka. -- Mat 6:1_
Hari ini kita diajak untuk menerima abu dalam Perayaan Rabu Abu. Peristiwa ini mengingatkan bahwa kita adalah abu dan akan kembali menjadi abu. Gereja mengajak kita untuk mengadakan Retret Agung selama 40 hari. Kita diminta untuk mengambil waktu untuk mengoreksi diri serta menyadari segala dosa dan kehampaan kita.
Retret artinya mengundurkan diri dari segala kesibukan dan rutinitas kita. Gereja mengajak kita selama 40 hari ke depan untuk betul-betul merendahkan diri dan melihat Yesus sebagai Sumber Keselamatan.
Kondisi zaman sekarang membuat kita sangat sulit untuk menyediakan dan menyisihkan waktu dari kesibukan kita. Dibutuhkan semangat dan pengorbanan untuk dapat melakukannya. Akan tetapi, segala upaya harus kita lakukan untuk mempersiapkan diri kita. Dan, tak ada pengorbanan yang sia-sia di dalam Tuhan.
Saya tidak akan menulis panjang lebar. Semoga kita semua bersemangat untuk memasuki Masa Prapaskah dan menjalani Retret Agung ini. (An)
_Buatlah komitmen dalam Masa Prapaskah ini untuk menyangkal diri dan semakin dekat dengan Yesus._
Salam Damai Kristus
☘🍁DOA PAGI🍁☘
Rabu 26 Februari 2020
Ya Bapa,
maafkan kami, pagi ini kami bangun tidak dengan penuh semangat. Selagi mata belum terbuka, sudah terbayang yang akan kami jalani. Kami akan berhadapan dengan pekerjaan - pekerjaan, orang - orang, dan acara yang sama dengan hari kemarin dan kemarinnya lagi. Kami merasa bosan dan tak bersemangat.
Ya Bapa, kami mohon belas kasihMu. Bukalah mata kami agar kami dapat menatap wajahMu yang penuh kasih. Biarlah kami menyadari bahwa tantanganMu terus berkarya menjadikan segala sesuatunya baru. Engkau tak pernah berhenti menciptakan bumi ini, sepanjang masa, sampai hari ini.
Karena tanganMu terus berkarya, hari ini kami tidak perlu dilumpuhkan oleh rasa bosan. Asal berani membuka hati, kami pasti akan menemukan keindahan baru yang menggembirakan. BersamaMu hidup kami tak akan pernah berkekurangan.
Agunglah cinta dan rahmatMu, kini dan sepanjang masa.
Amin.
Salam Damai Kristus
Rabu 26 Februari 2020
Ya Bapa,
maafkan kami, pagi ini kami bangun tidak dengan penuh semangat. Selagi mata belum terbuka, sudah terbayang yang akan kami jalani. Kami akan berhadapan dengan pekerjaan - pekerjaan, orang - orang, dan acara yang sama dengan hari kemarin dan kemarinnya lagi. Kami merasa bosan dan tak bersemangat.
Ya Bapa, kami mohon belas kasihMu. Bukalah mata kami agar kami dapat menatap wajahMu yang penuh kasih. Biarlah kami menyadari bahwa tantanganMu terus berkarya menjadikan segala sesuatunya baru. Engkau tak pernah berhenti menciptakan bumi ini, sepanjang masa, sampai hari ini.
Karena tanganMu terus berkarya, hari ini kami tidak perlu dilumpuhkan oleh rasa bosan. Asal berani membuka hati, kami pasti akan menemukan keindahan baru yang menggembirakan. BersamaMu hidup kami tak akan pernah berkekurangan.
Agunglah cinta dan rahmatMu, kini dan sepanjang masa.
Amin.
Salam Damai Kristus
Mutiara Iman
YANG TERSEMBUNYI
26 Pebruari 2020
“Hati-hatilah, JANGAN sampai melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat. Karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di surga” (Mat 6:1)
Lectio
Yl 2:12-18; Mzm 51:3-4, 5-6a, 12-13,14,17; 2 Kor 5:20-6:2; Mat 6:1-6,16-18
Sejak memasuki masa Pra-Paskah, Andry selalu bangun pagi, lalu keluar rumah dan kembali sekitar pukul 8 pagi. Ketika isterinya, Santi mau menyiapkan sarapan, Andry berkata :
“Aku sudah sarapan Mah.”
Hingga suatu pagi, Santi mengikuti suaminya pergi, dan terkejut melihatnya masuk ke gereja sekitar pukul 5:30 pagi. Selesai misa di gereja, suaminya pergi membeli beberapa nasi bungkus dan membagikannya kepada beberapa orang yang sedang menunggu bis untuk pergi ke tempat kerja. Rasa haru muncul dalam hati isterinya.
Ketika pulang ke rumah, isterinya bertanya :
“Pah mengapa kamu diam-diam pergi ke gereja setiap pagi dan beramal pada orang-orang tadi, dan tidak memberitahu saya?”
Jawab Andry :
“Iya, hidupku penuh dosa Mah. Aku ingin selama masa pra-paskah ini bertobat dan semakin dekat pada Tuhan, dengan BERDOA, PUASA dan AMAL KASIH. Aku hanya ingin INTENSI yang tulus ini diketahui hanya oleh Tuhan saja.”
Masa Pra-paskah adalah masa kita menanggalkan kedagingan dan mencari Tuhan yang akan memberikan hidup yang kekal.
Oratio
Ya Tuhan, kasihilah aku orang yang berdosa ini. Amin
Missio
Marilah kita semakin mendekat pada Tuhan dan mengasihi sesama yang membutuhkan, dengan doa, puasa dan amal kasih.
Have a Blessed Ash Wednesday.
YANG TERSEMBUNYI
26 Pebruari 2020
“Hati-hatilah, JANGAN sampai melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat. Karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di surga” (Mat 6:1)
Lectio
Yl 2:12-18; Mzm 51:3-4, 5-6a, 12-13,14,17; 2 Kor 5:20-6:2; Mat 6:1-6,16-18
Sejak memasuki masa Pra-Paskah, Andry selalu bangun pagi, lalu keluar rumah dan kembali sekitar pukul 8 pagi. Ketika isterinya, Santi mau menyiapkan sarapan, Andry berkata :
“Aku sudah sarapan Mah.”
Hingga suatu pagi, Santi mengikuti suaminya pergi, dan terkejut melihatnya masuk ke gereja sekitar pukul 5:30 pagi. Selesai misa di gereja, suaminya pergi membeli beberapa nasi bungkus dan membagikannya kepada beberapa orang yang sedang menunggu bis untuk pergi ke tempat kerja. Rasa haru muncul dalam hati isterinya.
Ketika pulang ke rumah, isterinya bertanya :
“Pah mengapa kamu diam-diam pergi ke gereja setiap pagi dan beramal pada orang-orang tadi, dan tidak memberitahu saya?”
Jawab Andry :
“Iya, hidupku penuh dosa Mah. Aku ingin selama masa pra-paskah ini bertobat dan semakin dekat pada Tuhan, dengan BERDOA, PUASA dan AMAL KASIH. Aku hanya ingin INTENSI yang tulus ini diketahui hanya oleh Tuhan saja.”
Masa Pra-paskah adalah masa kita menanggalkan kedagingan dan mencari Tuhan yang akan memberikan hidup yang kekal.
Oratio
Ya Tuhan, kasihilah aku orang yang berdosa ini. Amin
Missio
Marilah kita semakin mendekat pada Tuhan dan mengasihi sesama yang membutuhkan, dengan doa, puasa dan amal kasih.
Have a Blessed Ash Wednesday.
EMBUN ROHANI PAGI dari Kota AMBON MANISE
Rabu, 26 Februari 2020
Bac.I, Yoel 2 : 12 - 18
Bac.II, 2Kor 5 : 20 - 6 : 2
Injil, Mat 6 : 1 - 6. 16 - 18
Hari RABU ABU
Berpuasa Hati Atau Berpuas Diri
"Sesaat ketika engkau sungguh-sungguh berpuasa maka mukamu akan memancarkan pesona jiwa kepada mereka yang memandangmu."
Dalam Tradisi Gereja Katolik, hari Rabu ini disebut *Rabu Abu,* hari pertama dari 40 hari yang dikhususkan untuk berpuasa dan berpantang makanan dan minuman, keinginan dan hasrat untuk membatasi diri terhadap segala tawaran enak duniawi dan berpaling kepada Allah dalam tobat dan sesal yang sejati menyongsong pesta kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus.
Yesus menegaskan dalam Injil hari ini tentang puasa yang benar, " *Dan apabila kamu berpuasa janganlah muram mukamu seperti orang munafik...Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu supaya jangan dilihat orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat yang tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu* ."
Beberapa butir permenungan bagi kita di hari Rabu Abu ini yakni;
1) Bersyukurlah bahwa Gereja menyediakan masa khusus nan berahmat ini untuk membangun tobat dan sesal melalui puasa dan pantang.
2) Puasa dan pantang yang benar tidak dibuat untuk dilihat orang dan mendapatkan pujian, melainkan terlebih tobat dan sesal hati yang membuatmu semakin dekat dengan Tuhan dan peduli terhadap sesama.
3) Bila di masa puasa kita mengurangi makanan dan minuman, maka janganlah simpan di atas mejamu sampai membusuk, melainkan bawalah kepada mereka yang lapar dan membutuhkannya.
4) Ada banyak tawaran di sekitarmu di masa puasa ini; pilhan ada padamu, entahkah Anda mau berpuasa dan berpantang atau berpuas dan menikmati kepuasan.
Akhirnya, sadarlah bahwa engkau bisa berdoa tanpa berpuasa, tapi sangat tidak mungkin engkau bisa berpuasa dengan sungguh-sungguh tanpa berdoa, karena sesungguhnya ketika tubuhmu lemas karena kekurangan energi maka doa akan tetap menguatkan jiwamu sehingga mukamu tetap bersinar dan bercahaya di saat engkau berpuasa dan bermati raga.
Selamat menjalankan puasa dan pantang untuk para sahabat
Salam dan doa dari seorang sahabat untuk para sahabatnya.
( Rinnong - Duc in Altum )
Salam Damai Kristus
Rabu, 26 Februari 2020
Bac.I, Yoel 2 : 12 - 18
Bac.II, 2Kor 5 : 20 - 6 : 2
Injil, Mat 6 : 1 - 6. 16 - 18
Hari RABU ABU
Berpuasa Hati Atau Berpuas Diri
"Sesaat ketika engkau sungguh-sungguh berpuasa maka mukamu akan memancarkan pesona jiwa kepada mereka yang memandangmu."
Dalam Tradisi Gereja Katolik, hari Rabu ini disebut *Rabu Abu,* hari pertama dari 40 hari yang dikhususkan untuk berpuasa dan berpantang makanan dan minuman, keinginan dan hasrat untuk membatasi diri terhadap segala tawaran enak duniawi dan berpaling kepada Allah dalam tobat dan sesal yang sejati menyongsong pesta kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus.
Yesus menegaskan dalam Injil hari ini tentang puasa yang benar, " *Dan apabila kamu berpuasa janganlah muram mukamu seperti orang munafik...Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu supaya jangan dilihat orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat yang tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu* ."
Beberapa butir permenungan bagi kita di hari Rabu Abu ini yakni;
1) Bersyukurlah bahwa Gereja menyediakan masa khusus nan berahmat ini untuk membangun tobat dan sesal melalui puasa dan pantang.
2) Puasa dan pantang yang benar tidak dibuat untuk dilihat orang dan mendapatkan pujian, melainkan terlebih tobat dan sesal hati yang membuatmu semakin dekat dengan Tuhan dan peduli terhadap sesama.
3) Bila di masa puasa kita mengurangi makanan dan minuman, maka janganlah simpan di atas mejamu sampai membusuk, melainkan bawalah kepada mereka yang lapar dan membutuhkannya.
4) Ada banyak tawaran di sekitarmu di masa puasa ini; pilhan ada padamu, entahkah Anda mau berpuasa dan berpantang atau berpuas dan menikmati kepuasan.
Akhirnya, sadarlah bahwa engkau bisa berdoa tanpa berpuasa, tapi sangat tidak mungkin engkau bisa berpuasa dengan sungguh-sungguh tanpa berdoa, karena sesungguhnya ketika tubuhmu lemas karena kekurangan energi maka doa akan tetap menguatkan jiwamu sehingga mukamu tetap bersinar dan bercahaya di saat engkau berpuasa dan bermati raga.
Selamat menjalankan puasa dan pantang untuk para sahabat
Salam dan doa dari seorang sahabat untuk para sahabatnya.
( Rinnong - Duc in Altum )
Salam Damai Kristus
Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 26 Februari 2020
Bacaan: Yesaya 43:18-19 Firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala!
Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara."
Renungan:
Bill Gates pernah mengungkapkan penyesalan terbesar di dalam hidupnya ketika seseorang bertanya kepadanya, "Apakah ada sesuatu di dalam hidup anda yang telah anda sesali karena anda telah melakukannya atau tidak melakukannya?" Ia pun menjawab, "Saya merasa bodoh karena saya tidak tahu bahasa asing. Saya mengambil kelas bahasa Latin dan Yunani di sekolah dan mendapat nilai A dan saya merasa itu membantu kosakata saya. Tetapi saya berharap bisa berbahasa Perancis atau Arab atau Mandarin. Saya masih berharap bisa mendapat waktu untuk mempelajari salah satunya, mungkin Perancis karena itu yang paling mudah."
Apa penyesalan terbesar kita di dalam hidup ini? Sebenarnya penyesalan itu bukanlah hal yang buruk. Yang terpenting adalah kita bisa mengambil hikmahnya, sehingga kita bisa lebih bijak lagi ke depan dan tidak mengulangi lagi kesalahan di masa lalu. Sekadar menyesali kesalahan masa lalu adalah hal yang wajar dan manusiawi, tetapi terbelenggu oleh kesalahan masa lalu atau larut dalam penyesalan adalah sebuah kebodohan.
Jadikanlah kesalahan masa lalu sebagai bahan pembelajaran bagi kita untuk berbenah melakukan hal yang lebih baik. Ambillah tekad untuk membuka lembaran baru di dalam hidup kita. Tuhan pun ingin agar kita melupakan semua kesalahan di masa lalu dan menjadikannya sebagai bahan pelajaran hidup, serta mengarahkan diri pada masa depan yang lebih baik. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk tidak menyesali kesalahan masa lalu, tetapi memetik pelajaran darinya untuk menatap masa depan yang lebih baik. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Rabu, 26 Februari 2020
Bacaan: Yesaya 43:18-19 Firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala!
Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara."
Renungan:
Bill Gates pernah mengungkapkan penyesalan terbesar di dalam hidupnya ketika seseorang bertanya kepadanya, "Apakah ada sesuatu di dalam hidup anda yang telah anda sesali karena anda telah melakukannya atau tidak melakukannya?" Ia pun menjawab, "Saya merasa bodoh karena saya tidak tahu bahasa asing. Saya mengambil kelas bahasa Latin dan Yunani di sekolah dan mendapat nilai A dan saya merasa itu membantu kosakata saya. Tetapi saya berharap bisa berbahasa Perancis atau Arab atau Mandarin. Saya masih berharap bisa mendapat waktu untuk mempelajari salah satunya, mungkin Perancis karena itu yang paling mudah."
Apa penyesalan terbesar kita di dalam hidup ini? Sebenarnya penyesalan itu bukanlah hal yang buruk. Yang terpenting adalah kita bisa mengambil hikmahnya, sehingga kita bisa lebih bijak lagi ke depan dan tidak mengulangi lagi kesalahan di masa lalu. Sekadar menyesali kesalahan masa lalu adalah hal yang wajar dan manusiawi, tetapi terbelenggu oleh kesalahan masa lalu atau larut dalam penyesalan adalah sebuah kebodohan.
Jadikanlah kesalahan masa lalu sebagai bahan pembelajaran bagi kita untuk berbenah melakukan hal yang lebih baik. Ambillah tekad untuk membuka lembaran baru di dalam hidup kita. Tuhan pun ingin agar kita melupakan semua kesalahan di masa lalu dan menjadikannya sebagai bahan pelajaran hidup, serta mengarahkan diri pada masa depan yang lebih baik. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk tidak menyesali kesalahan masa lalu, tetapi memetik pelajaran darinya untuk menatap masa depan yang lebih baik. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Santo Santa
26 Februari
St. Porphyrius
Porphyrius dilahirkan pada abad kelima dalam keluarga bangsawan yang kaya. Ia meninggalkan keluarganya ketika ia berusia duapuluh lima tahun. Porphyrius pergi ke Mesir untuk menggabungkan diri dalam sebuah biara. Setelah lima tahun, ia mengadakan perjalanan ke Yerusalem. Ia ingin mengunjungi tempat-tempat di mana Yesus pernah berada semasa hidup-Nya di dunia.
Porphyrius amat terkesan dengan Tanah Suci. Kasihnya kepada Yesus membuatnya semakin sadar akan penderitaan kaum miskin. Di rumahnya di Tesalonika, ia tak pernah tahu bagaimana rasanya menjadi miskin. Ia masih memiliki segala yang diwariskan orangtuanya kepadanya, tapi tidak untuk jangka waktu yang lama. Ia meminta temannya - Markus - untuk pergi ke Tesalonika dan menjual segala harta miliknya. Setelah tiga bulan, Markus kembali dengan uang. Porphyrius lalu membagi-bagikannya kepada mereka yang sungguh membutuhkannya.
Pada usia empatpuluh tahun Porphyrius ditahbiskan sebagai imam dan kepadanya dipercayakan pemeliharaan reliqui salib asli Yesus. Porphyrius selanjutnya ditahbiskan sebagai Uskup Gaza. Ia bekerja giat untuk menghantar banyak orang percaya kepada Yesus dan menerima iman. Tetapi, kerja kerasnya menghasilkan buah amat lambat dan membutuhkan kesabaran yang luar biasa. Mayoritas penduduk pada waktu itu bertaut pada praktek-praktek kafir dan takhayul. Meski Porphyrius dapat mengakhiri banyak dari praktek-praktek ini, ia juga mendapat banyak musuh yang membuatnya banyak menderita. Yang lain, yang adalah umat Kristiani, amat mengasihi dan mengagumi Porphyrius. Mereka berdoa dan bermatiraga untuknya. Mereka memohon Tuhan untuk menjaga dan melindunginya. Uskup Porphyrius menghabiskan bertahun-tahun lamanya guna memperkuat komunitas Kristiani. Ia memaklumkan dengan tegas segala yang diyakini teguh umat Kristiani. St Porphyrius wafat pada tahun 420.
Adakah aku mengandalkan Tuhan dalam segala perbuatanku, percaya bahwa Ia melindungiku? Adakah begian dari hidupku yang masih dikuasai kekhawatiran?
Sumber : yesaya.indocell.net
26 Februari
St. Porphyrius
Porphyrius dilahirkan pada abad kelima dalam keluarga bangsawan yang kaya. Ia meninggalkan keluarganya ketika ia berusia duapuluh lima tahun. Porphyrius pergi ke Mesir untuk menggabungkan diri dalam sebuah biara. Setelah lima tahun, ia mengadakan perjalanan ke Yerusalem. Ia ingin mengunjungi tempat-tempat di mana Yesus pernah berada semasa hidup-Nya di dunia.
Porphyrius amat terkesan dengan Tanah Suci. Kasihnya kepada Yesus membuatnya semakin sadar akan penderitaan kaum miskin. Di rumahnya di Tesalonika, ia tak pernah tahu bagaimana rasanya menjadi miskin. Ia masih memiliki segala yang diwariskan orangtuanya kepadanya, tapi tidak untuk jangka waktu yang lama. Ia meminta temannya - Markus - untuk pergi ke Tesalonika dan menjual segala harta miliknya. Setelah tiga bulan, Markus kembali dengan uang. Porphyrius lalu membagi-bagikannya kepada mereka yang sungguh membutuhkannya.
Pada usia empatpuluh tahun Porphyrius ditahbiskan sebagai imam dan kepadanya dipercayakan pemeliharaan reliqui salib asli Yesus. Porphyrius selanjutnya ditahbiskan sebagai Uskup Gaza. Ia bekerja giat untuk menghantar banyak orang percaya kepada Yesus dan menerima iman. Tetapi, kerja kerasnya menghasilkan buah amat lambat dan membutuhkan kesabaran yang luar biasa. Mayoritas penduduk pada waktu itu bertaut pada praktek-praktek kafir dan takhayul. Meski Porphyrius dapat mengakhiri banyak dari praktek-praktek ini, ia juga mendapat banyak musuh yang membuatnya banyak menderita. Yang lain, yang adalah umat Kristiani, amat mengasihi dan mengagumi Porphyrius. Mereka berdoa dan bermatiraga untuknya. Mereka memohon Tuhan untuk menjaga dan melindunginya. Uskup Porphyrius menghabiskan bertahun-tahun lamanya guna memperkuat komunitas Kristiani. Ia memaklumkan dengan tegas segala yang diyakini teguh umat Kristiani. St Porphyrius wafat pada tahun 420.
Adakah aku mengandalkan Tuhan dalam segala perbuatanku, percaya bahwa Ia melindungiku? Adakah begian dari hidupku yang masih dikuasai kekhawatiran?
Sumber : yesaya.indocell.net
Mutiara Iman
PELAYAN SEMUANYA
25 Pebruari 2020
“Jika seorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan menjadi pelayan semuanya” (Mrk 9:35)
Lectio
Yak 4:1-10; Mzm 55:7-11a, 23; Mrk 9:30-37
Seorang Bapak setengah tua menerima Richard yang hendak rapat di sebuah kantor.
“Saya mau bertemu dengan Pak Bagus!” Kata Richard.
Lalu Bapak itu mengantarnya, sambil membawakan tasnya. “Pak Bagus pasti senang memiliki pegawai seperti Bapak!” Sahut Richard.
Setelah masuk ruangan, Bapak itu bertanya :
“Bapak mau minum apa?”
Lalu Richard berkata :
“Teh hangat jangan pakai gula ya Pak.”
Tak lama, sambil mengantarkan teh nya, Bapak itu berkata :
“Sebentar saya mau panggil beberapa orang yang mau ikut meeting juga ya Pak.”
Lalu sekitar 5 orang masuk ruangan dan duduk bersama, dan kemudian Bapak itu ikut duduk juga.
“Saya senang perusahaan ini memiliki karyawan sebaik dan seramah Bapak ini.” Kata Richard.
Lalu salah seorang Ibu yang hadir berbisik :
“Oh beliau adalah Pak Bagus Pak. Pemilik perusahaan ini..”
Menjadi PEMIMPIN adalah menjadi PELAYAN bagi semua.
Oratio
Ya Tuhan, ajarkan kami untuk selalu melayani-Mu dan melayani sesama. Amin
Missio
Marilah kita hidup dengan melayani sesama.
Have a Blessed Tuesday.Mutiara Iman
PELAYAN SEMUANYA
25 Pebruari 2020
“Jika seorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan menjadi pelayan semuanya” (Mrk 9:35)
Lectio
Yak 4:1-10; Mzm 55:7-11a, 23; Mrk 9:30-37
Seorang Bapak setengah tua menerima Richard yang hendak rapat di sebuah kantor.
“Saya mau bertemu dengan Pak Bagus!” Kata Richard.
Lalu Bapak itu mengantarnya, sambil membawakan tasnya. “Pak Bagus pasti senang memiliki pegawai seperti Bapak!” Sahut Richard.
Setelah masuk ruangan, Bapak itu bertanya :
“Bapak mau minum apa?”
Lalu Richard berkata :
“Teh hangat jangan pakai gula ya Pak.”
Tak lama, sambil mengantarkan teh nya, Bapak itu berkata :
“Sebentar saya mau panggil beberapa orang yang mau ikut meeting juga ya Pak.”
Lalu sekitar 5 orang masuk ruangan dan duduk bersama, dan kemudian Bapak itu ikut duduk juga.
“Saya senang perusahaan ini memiliki karyawan sebaik dan seramah Bapak ini.” Kata Richard.
Lalu salah seorang Ibu yang hadir berbisik :
“Oh beliau adalah Pak Bagus Pak. Pemilik perusahaan ini..”
Menjadi PEMIMPIN adalah menjadi PELAYAN bagi semua.
Oratio
Ya Tuhan, ajarkan kami untuk selalu melayani-Mu dan melayani sesama. Amin
Missio
Marilah kita hidup dengan melayani sesama.
Have a Blessed Tuesday.
PELAYAN SEMUANYA
25 Pebruari 2020
“Jika seorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan menjadi pelayan semuanya” (Mrk 9:35)
Lectio
Yak 4:1-10; Mzm 55:7-11a, 23; Mrk 9:30-37
Seorang Bapak setengah tua menerima Richard yang hendak rapat di sebuah kantor.
“Saya mau bertemu dengan Pak Bagus!” Kata Richard.
Lalu Bapak itu mengantarnya, sambil membawakan tasnya. “Pak Bagus pasti senang memiliki pegawai seperti Bapak!” Sahut Richard.
Setelah masuk ruangan, Bapak itu bertanya :
“Bapak mau minum apa?”
Lalu Richard berkata :
“Teh hangat jangan pakai gula ya Pak.”
Tak lama, sambil mengantarkan teh nya, Bapak itu berkata :
“Sebentar saya mau panggil beberapa orang yang mau ikut meeting juga ya Pak.”
Lalu sekitar 5 orang masuk ruangan dan duduk bersama, dan kemudian Bapak itu ikut duduk juga.
“Saya senang perusahaan ini memiliki karyawan sebaik dan seramah Bapak ini.” Kata Richard.
Lalu salah seorang Ibu yang hadir berbisik :
“Oh beliau adalah Pak Bagus Pak. Pemilik perusahaan ini..”
Menjadi PEMIMPIN adalah menjadi PELAYAN bagi semua.
Oratio
Ya Tuhan, ajarkan kami untuk selalu melayani-Mu dan melayani sesama. Amin
Missio
Marilah kita hidup dengan melayani sesama.
Have a Blessed Tuesday.Mutiara Iman
PELAYAN SEMUANYA
25 Pebruari 2020
“Jika seorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan menjadi pelayan semuanya” (Mrk 9:35)
Lectio
Yak 4:1-10; Mzm 55:7-11a, 23; Mrk 9:30-37
Seorang Bapak setengah tua menerima Richard yang hendak rapat di sebuah kantor.
“Saya mau bertemu dengan Pak Bagus!” Kata Richard.
Lalu Bapak itu mengantarnya, sambil membawakan tasnya. “Pak Bagus pasti senang memiliki pegawai seperti Bapak!” Sahut Richard.
Setelah masuk ruangan, Bapak itu bertanya :
“Bapak mau minum apa?”
Lalu Richard berkata :
“Teh hangat jangan pakai gula ya Pak.”
Tak lama, sambil mengantarkan teh nya, Bapak itu berkata :
“Sebentar saya mau panggil beberapa orang yang mau ikut meeting juga ya Pak.”
Lalu sekitar 5 orang masuk ruangan dan duduk bersama, dan kemudian Bapak itu ikut duduk juga.
“Saya senang perusahaan ini memiliki karyawan sebaik dan seramah Bapak ini.” Kata Richard.
Lalu salah seorang Ibu yang hadir berbisik :
“Oh beliau adalah Pak Bagus Pak. Pemilik perusahaan ini..”
Menjadi PEMIMPIN adalah menjadi PELAYAN bagi semua.
Oratio
Ya Tuhan, ajarkan kami untuk selalu melayani-Mu dan melayani sesama. Amin
Missio
Marilah kita hidup dengan melayani sesama.
Have a Blessed Tuesday.
Senin, 24 Februari 2020
Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 25 Februari 2020
Bacaan: Mazmur 34:11 "Singa-singa muda merana kelaparan, tetapi orang-orang yang mencari TUHAN, tidak kekurangan sesuatu pun yang baik."
Renungan:
Sebuah pujian berjudul "Trust His Heart" mengatakan bahwa ketika kita tidak mampu melihat kebaikan dan rencana-Nya di tengah situasi yang penuh kepedihan dan kekecewaan, kita dapat memercayai hati-Nya, karena kita tahu bahwa Ia terlalu baik dan terlalu bijaksana untuk membuat sebuah kesalahan di dalam hidup kita.
Mengapa banyak orang Kristen tenggelam dalam kekecewaan dan membanjiri hadirat Tuhan dengan seribu pertanyaan atas situasi buruk yang mereka hadapi? Karena mereka gagal untuk memercayai kebaikan hati-Nya. Firman Tuhan berkata bahwa kita tidak akan pernah kekurangan sesuatu pun yang baik dari-Nya, apapun situasi kehidupan yang kita alami. Tuhan juga mengatakan bahwa Ia memiliki rencana yang indah. Namun bagaimanakah kita dapat mewujudkan hal ini di tengah kehancuran hati kita? Tidak ada jalan lain selain mempertajam mata iman kita untuk memercayai hati-Nya. Kita tidak akan pernah dapat melihat warna-warni pelangi sebelum hujan reda, atau pun keindahan dan hangatnya sinar matahari di ufuk timur sebelum melalui rahasia malam yang sunyi dan pekat. Dengan demikian yang kita perlukan hanyalah kekuatan untuk menjalaninya dengan memfokuskan iman kita pada kebaikan hati-Nya.
Datanglah dengan segala kerendahan hati dan mintalah hikmat-Nya untuk melihat hari-hari yang kita lalui sesuai dengan pikiran-Nya. Mintalah kebijaksanaan hati untuk mengerti dan keterbukaan pikiran untuk mengenali cara kerja-Nya di dalam kehidupan kita, serta kesabaran untuk menantikan segala rancangan kebaikan hati-Nya tergenapi di dalam hidup kita. Kita belajar bagaimana mengubah keluhan dengan iman, kekecewaan dengan sebuah keyakinan bahwa Tuhan itu terlalu baik. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hatiMu agar aku bisa merasakan kasihMu yang luar biasa kepadaku, sehingga saat aku mengalami pergumulan hidup yang berat aku tidak mengeluh atau marah padaMu, karena aku tahu kasihMu terlalu besar untukku. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
☘🍁DOA PAGI🍁☘
Selasa 25 Februari 2020
Ya Tuhan, sumber Terang Sejati,
kami mengucap syukur kepadaMu atas terang yang Engkau pancarkan kepada keluarga kami. Kami mohon anugerahkanlah terang yang berkobar - kobar di hati kami untuk membangun kristiani yang berlandaskan iman dan ajaranMu.
Semoga dengan terang sejatiMu, kami mampu menjadi keluarga pembawa terang bagi sesama yang sedang mengalami kegelapan dalam rumah tangganya. Kami mohon terangMu bagi keluarga - keluarga kristiani yang sedang dalam pergulatan perkawinan.Terangilah hati, budi, dan pikiran mereka agar mereka mampu memandang terangMu dan berjalan dalam terang ilahiMu.
Ya Tuhan, terangilah keluarga - keluarga kristiani agar mereka mampu berjalan dengan penuh iman dan kepercayaan. Ijinkan kami mampu meneladan Keluarga Kudus Nazaret, keluarga yang penuh kasih dan setia dalam melaksanakan kehendak Allah.
Bantulah keluarga kami agar senantiasa mencari terangMu dan sukacita sejati dalam rumah tangga kami. Labuhkanlah sabdaMu dalam rumah tangga kami agar keluarga kami menjadi tempat yang nyaman bagi suami, istri dan anak - anak.
Ya Tuhan, berikanlah kami hati yang tulus agar mampu menerima dan mencintai pasangan hidup kami. Hadirkanlah Roh Kudus, terangilah keluarga kami agar semangat membangun rumah tangga kian berpijar dalam keluarga kami.
Amin.
Salam Damai Kristus
Selasa 25 Februari 2020
Ya Tuhan, sumber Terang Sejati,
kami mengucap syukur kepadaMu atas terang yang Engkau pancarkan kepada keluarga kami. Kami mohon anugerahkanlah terang yang berkobar - kobar di hati kami untuk membangun kristiani yang berlandaskan iman dan ajaranMu.
Semoga dengan terang sejatiMu, kami mampu menjadi keluarga pembawa terang bagi sesama yang sedang mengalami kegelapan dalam rumah tangganya. Kami mohon terangMu bagi keluarga - keluarga kristiani yang sedang dalam pergulatan perkawinan.Terangilah hati, budi, dan pikiran mereka agar mereka mampu memandang terangMu dan berjalan dalam terang ilahiMu.
Ya Tuhan, terangilah keluarga - keluarga kristiani agar mereka mampu berjalan dengan penuh iman dan kepercayaan. Ijinkan kami mampu meneladan Keluarga Kudus Nazaret, keluarga yang penuh kasih dan setia dalam melaksanakan kehendak Allah.
Bantulah keluarga kami agar senantiasa mencari terangMu dan sukacita sejati dalam rumah tangga kami. Labuhkanlah sabdaMu dalam rumah tangga kami agar keluarga kami menjadi tempat yang nyaman bagi suami, istri dan anak - anak.
Ya Tuhan, berikanlah kami hati yang tulus agar mampu menerima dan mencintai pasangan hidup kami. Hadirkanlah Roh Kudus, terangilah keluarga kami agar semangat membangun rumah tangga kian berpijar dalam keluarga kami.
Amin.
Salam Damai Kristus
Doa Selasa
25 Feb 2020
By : Team Moderator DSM
Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,
aku senang membuat perencanaan dalam hidup,
menyusun target-target untuk dicapai,
memegang kendali atas hidupku.
Puas rasanya ketika segala sesuatu berjalan lancar.
Namun, ketika rencanaku meleset,
aku pun merasa sangat terpukul.
Bisa dibayangkan bagaimana rasanya
ketika aku harus menyandang status
sebagai “pengangguran” dan tidak punya kendali
apa pun atas hidupku.
Aku merasa sangat tertekan dan malu,
ingin menyembunyikan diri dari keluarga
dan sahabat-sahabatku.
Butuh waktu kira-kira setahun sebelum akhirnya
aku bisa belajar berserah dan membiarkan
Tuhan Yesus mengambil alih kendali atas hidupku.
Aku bersyukur aku akhirnya memutuskan
untuk berserah kepada Tuhan Yesus,
karena begitu aku melakukannya,
aku tidak lagi merasa sendirian,
aku berhenti menyalahkan diriku,
dan akhirnya bisa melanjutkan hidupku.
karena memdapat solusi yang terbaik.
terima kasih Tuhan Yesus atas pertolongan ini,
kami berdoa bersama-sama, Amin
Salam Damai Kristus
25 Feb 2020
By : Team Moderator DSM
Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,
aku senang membuat perencanaan dalam hidup,
menyusun target-target untuk dicapai,
memegang kendali atas hidupku.
Puas rasanya ketika segala sesuatu berjalan lancar.
Namun, ketika rencanaku meleset,
aku pun merasa sangat terpukul.
Bisa dibayangkan bagaimana rasanya
ketika aku harus menyandang status
sebagai “pengangguran” dan tidak punya kendali
apa pun atas hidupku.
Aku merasa sangat tertekan dan malu,
ingin menyembunyikan diri dari keluarga
dan sahabat-sahabatku.
Butuh waktu kira-kira setahun sebelum akhirnya
aku bisa belajar berserah dan membiarkan
Tuhan Yesus mengambil alih kendali atas hidupku.
Aku bersyukur aku akhirnya memutuskan
untuk berserah kepada Tuhan Yesus,
karena begitu aku melakukannya,
aku tidak lagi merasa sendirian,
aku berhenti menyalahkan diriku,
dan akhirnya bisa melanjutkan hidupku.
karena memdapat solusi yang terbaik.
terima kasih Tuhan Yesus atas pertolongan ini,
kami berdoa bersama-sama, Amin
Salam Damai Kristus
🍁☘DOA MALAM☘🍁
Senin 24 Februari 2020
Ya Bapa,
siang sudah lama pamit
hilang bersama senja, digusur pergi.
Selimut malam membentang kelabu
pertanda tubuh juga lesu
dimangsa karya sepanjang hari.
Lewat sudah serangkaian perbuatan
di atas pentas pergolakan hidup
dalam persabungan kenyataan dan harapan.
Sebelum mata terpukau ke peraduan
yang menggapai begitu mesra,
sebelum keletihan membawa ke alam mimpi
ingin aku menghadap Dikau
Bapa yang maha rahim.
Ya Bapa,
Maafkanlah aku, bila siang tadi
aku melanggar janji melakasanakan kehendakMu
aku semberono memanfaatkan anugerahMu
aku alpa memperhatikan duka dan derita sesama
dan hanya puas dengan kebijakan sendiri.
Maafkan aku, bila seharian tadi
tugasku tidak selesai karena lalai
lalu ada penasaran tersisa,
kejengkelan masih merajut di hati.
Sejak pagi sampai kini
bila tingkah dan angan sempat membara
tersesat di jalur dosa yang begitu manis
biar cuma sedetik
sehingga kesucian menjadi ternoda :
sudilah memaafkan aku, ya Bapa.
Malam ini,
sebelum bumi sempat terlena
di bawah selimut hitam
yang melayang begitu tergesa
aku ingin menitipkan dalam desir angin
ganti dupa puja yang harum mewangi
doa luapan hati yang pasrah.
Ya Bapa,
sertailah aku dalam tidur dan mimpi
izinkan aku besuk pagi bangun pagi
mengagumi matahariMu yang bersinar cerah.
Amin.
Salam Damai Kristus
Senin 24 Februari 2020
Ya Bapa,
siang sudah lama pamit
hilang bersama senja, digusur pergi.
Selimut malam membentang kelabu
pertanda tubuh juga lesu
dimangsa karya sepanjang hari.
Lewat sudah serangkaian perbuatan
di atas pentas pergolakan hidup
dalam persabungan kenyataan dan harapan.
Sebelum mata terpukau ke peraduan
yang menggapai begitu mesra,
sebelum keletihan membawa ke alam mimpi
ingin aku menghadap Dikau
Bapa yang maha rahim.
Ya Bapa,
Maafkanlah aku, bila siang tadi
aku melanggar janji melakasanakan kehendakMu
aku semberono memanfaatkan anugerahMu
aku alpa memperhatikan duka dan derita sesama
dan hanya puas dengan kebijakan sendiri.
Maafkan aku, bila seharian tadi
tugasku tidak selesai karena lalai
lalu ada penasaran tersisa,
kejengkelan masih merajut di hati.
Sejak pagi sampai kini
bila tingkah dan angan sempat membara
tersesat di jalur dosa yang begitu manis
biar cuma sedetik
sehingga kesucian menjadi ternoda :
sudilah memaafkan aku, ya Bapa.
Malam ini,
sebelum bumi sempat terlena
di bawah selimut hitam
yang melayang begitu tergesa
aku ingin menitipkan dalam desir angin
ganti dupa puja yang harum mewangi
doa luapan hati yang pasrah.
Ya Bapa,
sertailah aku dalam tidur dan mimpi
izinkan aku besuk pagi bangun pagi
mengagumi matahariMu yang bersinar cerah.
Amin.
Salam Damai Kristus
Renungan Pagi
Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri Kerajaan Kaunyatakan kepada orang kecil.
Seri Liturgi: ALASAN LAIN BERSYUKUR
KATKIT (Katekese Sedikit) No. 337
Seri Liturgi
ALASAN LAIN BERSYUKUR
Syalom aleikhem.
Alasan utama bersyukur dalam Ekaristi: karena Allah memberi kita Tuhan Yesus Kristus, anugerah terbesar Allah bagi umat manusia sebagaimana ternyata dalam Yoh. 3:16: “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, ….”
Bersyukurkah anda mengenai itu? Bahwa anda mengenal Kristus, beriman kepada-Nya, diselamatkan oleh-Nya, diampuni oleh-Nya, menyantap Tubuh-Nya, dsb. Pernah? Sering? Jarang? Kurang?
Alasan lain bersyukur dalam Ekaristi adalah ciptaan. Kita bersyukur atas segala ciptaan yang memungkinkan kita hidup di bumi ini. Ada udara, air, tanah, api, tanaman, binatang, dsb. Semuanya menopang hidup kita. Semuanya, sejauh kita geluti, pun memperkenalkan Sang Pencipta kepada kita meski secara samar.
Manusia adalah mahkota, paling luhur di antara segala ciptaan. Kita bersyukur karena Allah menciptakan manusia menurut gambar-Nya. Pernahkah anda bersyukur bahwa anda manusia?
Di antara bangsa-bangsa manusia, ada satu bangsa yang sudah lebih dulu mengenal Allah, yaitu bangsa Israel, umat Perjanjian Lama. Kita bersyukur sebab mereka mempersiapkan kedatangan Sang Mesias. Selanjutnya, umat Perjanjian Baru terbentuk, yaitu Gereja. Jadi, kita bersyukur atas Gereja Kristus. Darinya anda mengenal Sang Kristus.
Dalam Ekaristi, kita bersyukur atas semua itu, kita bersyukur kepada Allah atas nama dan untuk segenap ciptaan. Sudahkah bersyukur?
Rev. D. Y. Istimoer Bayu Ajie
Katekis Daring
Salam Damai Kristus
Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri Kerajaan Kaunyatakan kepada orang kecil.
Seri Liturgi: ALASAN LAIN BERSYUKUR
KATKIT (Katekese Sedikit) No. 337
Seri Liturgi
ALASAN LAIN BERSYUKUR
Syalom aleikhem.
Alasan utama bersyukur dalam Ekaristi: karena Allah memberi kita Tuhan Yesus Kristus, anugerah terbesar Allah bagi umat manusia sebagaimana ternyata dalam Yoh. 3:16: “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, ….”
Bersyukurkah anda mengenai itu? Bahwa anda mengenal Kristus, beriman kepada-Nya, diselamatkan oleh-Nya, diampuni oleh-Nya, menyantap Tubuh-Nya, dsb. Pernah? Sering? Jarang? Kurang?
Alasan lain bersyukur dalam Ekaristi adalah ciptaan. Kita bersyukur atas segala ciptaan yang memungkinkan kita hidup di bumi ini. Ada udara, air, tanah, api, tanaman, binatang, dsb. Semuanya menopang hidup kita. Semuanya, sejauh kita geluti, pun memperkenalkan Sang Pencipta kepada kita meski secara samar.
Manusia adalah mahkota, paling luhur di antara segala ciptaan. Kita bersyukur karena Allah menciptakan manusia menurut gambar-Nya. Pernahkah anda bersyukur bahwa anda manusia?
Di antara bangsa-bangsa manusia, ada satu bangsa yang sudah lebih dulu mengenal Allah, yaitu bangsa Israel, umat Perjanjian Lama. Kita bersyukur sebab mereka mempersiapkan kedatangan Sang Mesias. Selanjutnya, umat Perjanjian Baru terbentuk, yaitu Gereja. Jadi, kita bersyukur atas Gereja Kristus. Darinya anda mengenal Sang Kristus.
Dalam Ekaristi, kita bersyukur atas semua itu, kita bersyukur kepada Allah atas nama dan untuk segenap ciptaan. Sudahkah bersyukur?
Rev. D. Y. Istimoer Bayu Ajie
Katekis Daring
Salam Damai Kristus
*SELASA, 25 FEBRUARI 2020*
Bacaan Liturgi
Hari Biasa, Pekan Biasa VII
Bacaan Injil
Mrk 9:30-37
Barangsiapa ingin menjadi yang pertama,
hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:
Pada suatu hari Yesus dan murid-murid-Nya melintasi Galilea.
Yesus tidak mau hal itu diketahui orang,
sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya.
Ia berkata kepada mereka,
"Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia,
dan mereka akan membunuh Dia.
Tetapi tiga hari setelah dibunuh, Ia akan bangkit."
Mereka tidak mengerti perkataan itu,
namun segan menanyakannya kepada Yesus.
Kemudian Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Kapernaum.
Ketika sudah berada di rumah
Yesus bertanya kepada para murid itu,
"Apa yang kalian perbincangkan tadi di jalan?"
Tetapi mereka diam saja,
sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan
siapa yang terbesar di antara mereka.
Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu.
Kata-Nya kepada mereka,
"Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu,
hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya
dan menjadi pelayan semuanya."
Yesus lalu mengambil seorang anak kecil ke tengah-tengah mereka.
Kemudian Ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka,
"Barangsiapa menerima seorang anak seperti ini demi nama-Ku,
ia menerima Aku.
Dan barangsiapa menerima Aku,
sebenarnya bukan Aku yang mereka terima,
melainkan Dia yang mengutus Aku."
Demikianlah Injil Tuhan.
====================
*SIRAMAN ROHANI* Selasa, 25 Februari 2020 RP Fredy Jehadin, SVD
*Tema: Pemimpin Yang Rendah Hati Dan Siap Melayani!* Markus 9: 30 - 37
Saudara-saudari ... Pemimpin yang rendah hati dan selalu siap melayani masyarakat selalu dipandang sebagai pemimpin yang sangat efektip dalam masyarakat. Di jaman sekarang, masyarakat sangat jeli melihat siapa pemimpin yang rendah hati dan siap melayani, dan siapa pemimpin yang sombong dan yang lebih senang ngomong daripada bekerja melayani masyarakat yang dipimpinnya. Pada umumnya masyarakat sangat senang mendengarkan pemimpin yang rendah hati dan suka melayani daripada pemimpin yang mengambil jarak, mengumbar janji palsu dan senang berbicara. Betapa sering terjadi dalam masayarkat, bahwa karena kecemburuan sosial, maka di antara para pemimpin ada yang saling potong dan mewartakan berita buruk akan pemimpin yang rendah hati dan yang suka melayani, agar dibenci oleh masayarakat. Kadang pemimpin yang rakus akan harta ini dengan segala cara mau menjatuhkan pemimpin yang baik hati dan disenangi oleh banyak masyarakat. Kadang mereka menyewa orang lain untuk menjatuhkan pemimpin yang baik. Dengan bertingkah seperti ini, sesungguhnya mereka menelanjangkan diri bahwa mereka bukanlah pemimpin yang efektip.
Saudara-saudari ... Pemimpin yang efektip adalah pemimpin yang selalu menjadi panutan masayarakat; pemimpin yang selalu ada di tengah, di belakang dan di depan masayarakat. Orang yang selalu menjadi pendorong dan pemberi inspirasi. Pemipin seperti inilah yang selalu didambakan oleh Yesus Kristus.
Saudara-saudari ... Hari ini Yesus berkata: “Jika seorang ingin menjadi terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.” Secara tidak langsung Yesus mau mengajarkan, bahwa dengan menunjukkan sikap seperti ini, maka kepribadian pemimpin ini akan cepat dikenal dan disayangi oleh masayarkat. Semakin dikenal dan disenangi banyak orang, maka dengan sendirinya orangnya akan selalu dijadikan tokoh teladan bagi banyak orang. Kalau sudah menjadi tokoh teladan, maka ia dengan sendirinya menjadi orang nomor satu, orang yang terdahulu. Menurut Yesus, itulah buah dari sikap rendah hati dan siap melayani dari seorang pemimpin yang efektip.
Marilah saudara-saudari...promosikanlah selalu sikap rendah hati dan siap melayani, entah sebagai pemimpin atau sebagai masyarakat biasa.
Kita berdoa semoga Tuhan selalu menggerakkan hati dan pikiran kita agar selalu tunjukkan sikap jujur, rendah hati dan siap melayani sesama mengikuti gaya kepemimpinan Yesus Kristus.
Kita mohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amen!
Salam Damai Kristus
Bacaan Liturgi
Hari Biasa, Pekan Biasa VII
Bacaan Injil
Mrk 9:30-37
Barangsiapa ingin menjadi yang pertama,
hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:
Pada suatu hari Yesus dan murid-murid-Nya melintasi Galilea.
Yesus tidak mau hal itu diketahui orang,
sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya.
Ia berkata kepada mereka,
"Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia,
dan mereka akan membunuh Dia.
Tetapi tiga hari setelah dibunuh, Ia akan bangkit."
Mereka tidak mengerti perkataan itu,
namun segan menanyakannya kepada Yesus.
Kemudian Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Kapernaum.
Ketika sudah berada di rumah
Yesus bertanya kepada para murid itu,
"Apa yang kalian perbincangkan tadi di jalan?"
Tetapi mereka diam saja,
sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan
siapa yang terbesar di antara mereka.
Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu.
Kata-Nya kepada mereka,
"Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu,
hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya
dan menjadi pelayan semuanya."
Yesus lalu mengambil seorang anak kecil ke tengah-tengah mereka.
Kemudian Ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka,
"Barangsiapa menerima seorang anak seperti ini demi nama-Ku,
ia menerima Aku.
Dan barangsiapa menerima Aku,
sebenarnya bukan Aku yang mereka terima,
melainkan Dia yang mengutus Aku."
Demikianlah Injil Tuhan.
====================
*SIRAMAN ROHANI* Selasa, 25 Februari 2020 RP Fredy Jehadin, SVD
*Tema: Pemimpin Yang Rendah Hati Dan Siap Melayani!* Markus 9: 30 - 37
Saudara-saudari ... Pemimpin yang rendah hati dan selalu siap melayani masyarakat selalu dipandang sebagai pemimpin yang sangat efektip dalam masyarakat. Di jaman sekarang, masyarakat sangat jeli melihat siapa pemimpin yang rendah hati dan siap melayani, dan siapa pemimpin yang sombong dan yang lebih senang ngomong daripada bekerja melayani masyarakat yang dipimpinnya. Pada umumnya masyarakat sangat senang mendengarkan pemimpin yang rendah hati dan suka melayani daripada pemimpin yang mengambil jarak, mengumbar janji palsu dan senang berbicara. Betapa sering terjadi dalam masayarkat, bahwa karena kecemburuan sosial, maka di antara para pemimpin ada yang saling potong dan mewartakan berita buruk akan pemimpin yang rendah hati dan yang suka melayani, agar dibenci oleh masayarakat. Kadang pemimpin yang rakus akan harta ini dengan segala cara mau menjatuhkan pemimpin yang baik hati dan disenangi oleh banyak masyarakat. Kadang mereka menyewa orang lain untuk menjatuhkan pemimpin yang baik. Dengan bertingkah seperti ini, sesungguhnya mereka menelanjangkan diri bahwa mereka bukanlah pemimpin yang efektip.
Saudara-saudari ... Pemimpin yang efektip adalah pemimpin yang selalu menjadi panutan masayarakat; pemimpin yang selalu ada di tengah, di belakang dan di depan masayarakat. Orang yang selalu menjadi pendorong dan pemberi inspirasi. Pemipin seperti inilah yang selalu didambakan oleh Yesus Kristus.
Saudara-saudari ... Hari ini Yesus berkata: “Jika seorang ingin menjadi terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.” Secara tidak langsung Yesus mau mengajarkan, bahwa dengan menunjukkan sikap seperti ini, maka kepribadian pemimpin ini akan cepat dikenal dan disayangi oleh masayarkat. Semakin dikenal dan disenangi banyak orang, maka dengan sendirinya orangnya akan selalu dijadikan tokoh teladan bagi banyak orang. Kalau sudah menjadi tokoh teladan, maka ia dengan sendirinya menjadi orang nomor satu, orang yang terdahulu. Menurut Yesus, itulah buah dari sikap rendah hati dan siap melayani dari seorang pemimpin yang efektip.
Marilah saudara-saudari...promosikanlah selalu sikap rendah hati dan siap melayani, entah sebagai pemimpin atau sebagai masyarakat biasa.
Kita berdoa semoga Tuhan selalu menggerakkan hati dan pikiran kita agar selalu tunjukkan sikap jujur, rendah hati dan siap melayani sesama mengikuti gaya kepemimpinan Yesus Kristus.
Kita mohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amen!
Salam Damai Kristus
Kencan Dengan Tuhan
Senin, 24 Februari 2020
Bacaan: Lukas 13:7
"Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!"
Renungan:
Pohon dan buah ara cukup penting bagi kehidupan orang Israel. Buah ara sudah menjadi makanan penting bagi orang-orang Timur Tengah selama ribuan tahun. Pohon ara berbuah lebih lebat dibandingkan dengan pohon buah-buahan yang lain. Pohon ini juga mampu berbuah pada segala musim.
Yesus menceritakan sebuah perumpamaan mengenai seseorang yang memunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya. Si empunya kebun sudah 3 tahun datang dan mencari buahnya, namun pohon ara itu tidak menghasilkan buah. Ia lalu memerintahkan agar pohon ara itu ditebang. Pohon ara paling banyak menyerap zat-zat penting dari dalam tanah, sehingga jika dibiarkan tanpa menghasilkan buah, ia hanya akan merugikan tanaman-tanaman lain yang ada di sekitarnya. Timbul pertanyaan mengapa Yesus memilih pohon ara sebagai contoh dalam perumpamaan ini? Karena pohon ara adalah pohon yang sudah seharusnya menghasilkan buah yang lebat dalam segala musim dan hampir sepanjang tahun.
Apa yang Tuhan harapkan dari kehidupan kita sebagai pengikutnya? Tidak lain adalah buah. Janganlah kita menjadi pohon ara yang hanya bisa menyerap yang baik dari Tuhan, tetapi tidak menghasilkan buah. Nyatakan buah pertobatan
, buah pekerjaan, buah pelayanan dan buah Roh yang ada di setiap waktu dan dalam segala keadaan. Baik ketika berada dalam kekurangan atau kelimpahan, sakit atau sehat, susah atau senang, tetaplah menghasilkan buah yang lebat dan manis, sebagaimana pohon ara tetap berbuah di segala musim. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, berkati dan mampukanlah aku untuk menghasilkan buah yang tetap dalam segala keadaan. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Senin, 24 Februari 2020
Bacaan: Lukas 13:7
"Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!"
Renungan:
Pohon dan buah ara cukup penting bagi kehidupan orang Israel. Buah ara sudah menjadi makanan penting bagi orang-orang Timur Tengah selama ribuan tahun. Pohon ara berbuah lebih lebat dibandingkan dengan pohon buah-buahan yang lain. Pohon ini juga mampu berbuah pada segala musim.
Yesus menceritakan sebuah perumpamaan mengenai seseorang yang memunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya. Si empunya kebun sudah 3 tahun datang dan mencari buahnya, namun pohon ara itu tidak menghasilkan buah. Ia lalu memerintahkan agar pohon ara itu ditebang. Pohon ara paling banyak menyerap zat-zat penting dari dalam tanah, sehingga jika dibiarkan tanpa menghasilkan buah, ia hanya akan merugikan tanaman-tanaman lain yang ada di sekitarnya. Timbul pertanyaan mengapa Yesus memilih pohon ara sebagai contoh dalam perumpamaan ini? Karena pohon ara adalah pohon yang sudah seharusnya menghasilkan buah yang lebat dalam segala musim dan hampir sepanjang tahun.
Apa yang Tuhan harapkan dari kehidupan kita sebagai pengikutnya? Tidak lain adalah buah. Janganlah kita menjadi pohon ara yang hanya bisa menyerap yang baik dari Tuhan, tetapi tidak menghasilkan buah. Nyatakan buah pertobatan
, buah pekerjaan, buah pelayanan dan buah Roh yang ada di setiap waktu dan dalam segala keadaan. Baik ketika berada dalam kekurangan atau kelimpahan, sakit atau sehat, susah atau senang, tetaplah menghasilkan buah yang lebat dan manis, sebagaimana pohon ara tetap berbuah di segala musim. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, berkati dan mampukanlah aku untuk menghasilkan buah yang tetap dalam segala keadaan. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Langganan:
Postingan (Atom)








































