Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 26 Februari 2020
Bacaan: Yesaya 43:18-19 Firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala!
Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara."
Renungan:
Bill Gates pernah mengungkapkan penyesalan terbesar di dalam hidupnya ketika seseorang bertanya kepadanya, "Apakah ada sesuatu di dalam hidup anda yang telah anda sesali karena anda telah melakukannya atau tidak melakukannya?" Ia pun menjawab, "Saya merasa bodoh karena saya tidak tahu bahasa asing. Saya mengambil kelas bahasa Latin dan Yunani di sekolah dan mendapat nilai A dan saya merasa itu membantu kosakata saya. Tetapi saya berharap bisa berbahasa Perancis atau Arab atau Mandarin. Saya masih berharap bisa mendapat waktu untuk mempelajari salah satunya, mungkin Perancis karena itu yang paling mudah."
Apa penyesalan terbesar kita di dalam hidup ini? Sebenarnya penyesalan itu bukanlah hal yang buruk. Yang terpenting adalah kita bisa mengambil hikmahnya, sehingga kita bisa lebih bijak lagi ke depan dan tidak mengulangi lagi kesalahan di masa lalu. Sekadar menyesali kesalahan masa lalu adalah hal yang wajar dan manusiawi, tetapi terbelenggu oleh kesalahan masa lalu atau larut dalam penyesalan adalah sebuah kebodohan.
Jadikanlah kesalahan masa lalu sebagai bahan pembelajaran bagi kita untuk berbenah melakukan hal yang lebih baik. Ambillah tekad untuk membuka lembaran baru di dalam hidup kita. Tuhan pun ingin agar kita melupakan semua kesalahan di masa lalu dan menjadikannya sebagai bahan pelajaran hidup, serta mengarahkan diri pada masa depan yang lebih baik. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk tidak menyesali kesalahan masa lalu, tetapi memetik pelajaran darinya untuk menatap masa depan yang lebih baik. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar