Mutiara Iman
YANG TERSEMBUNYI
26 Pebruari 2020
“Hati-hatilah, JANGAN sampai melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat. Karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di surga” (Mat 6:1)
Lectio
Yl 2:12-18; Mzm 51:3-4, 5-6a, 12-13,14,17; 2 Kor 5:20-6:2; Mat 6:1-6,16-18
Sejak memasuki masa Pra-Paskah, Andry selalu bangun pagi, lalu keluar rumah dan kembali sekitar pukul 8 pagi. Ketika isterinya, Santi mau menyiapkan sarapan, Andry berkata :
“Aku sudah sarapan Mah.”
Hingga suatu pagi, Santi mengikuti suaminya pergi, dan terkejut melihatnya masuk ke gereja sekitar pukul 5:30 pagi. Selesai misa di gereja, suaminya pergi membeli beberapa nasi bungkus dan membagikannya kepada beberapa orang yang sedang menunggu bis untuk pergi ke tempat kerja. Rasa haru muncul dalam hati isterinya.
Ketika pulang ke rumah, isterinya bertanya :
“Pah mengapa kamu diam-diam pergi ke gereja setiap pagi dan beramal pada orang-orang tadi, dan tidak memberitahu saya?”
Jawab Andry :
“Iya, hidupku penuh dosa Mah. Aku ingin selama masa pra-paskah ini bertobat dan semakin dekat pada Tuhan, dengan BERDOA, PUASA dan AMAL KASIH. Aku hanya ingin INTENSI yang tulus ini diketahui hanya oleh Tuhan saja.”
Masa Pra-paskah adalah masa kita menanggalkan kedagingan dan mencari Tuhan yang akan memberikan hidup yang kekal.
Oratio
Ya Tuhan, kasihilah aku orang yang berdosa ini. Amin
Missio
Marilah kita semakin mendekat pada Tuhan dan mengasihi sesama yang membutuhkan, dengan doa, puasa dan amal kasih.
Have a Blessed Ash Wednesday.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar