Rabu, 26 Februari 2020

Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Kamis,_ *27 Februari 2020*

Ul 30:15-20
Mzm 1:1-4,6
Luk 9:22-25

*MEMIKUL SALIB*

_Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.  -- Luk 9:23_

Ketika kita sedang dihadapkan pada berbagai permasalahan yang tak kunjung selesai, mungkin kita merasa ingin lari dari kenyataan. Namun kehidupan memang tak pernah lepas dari "pernak-pernik" yang sering kita sebut dengan permasalahan. Pernak-pernik itu membuat hidup kita menjadi lebih indah dan berwarna, tetapi bukan berarti permasalahan itu tidak dapat terselesaikan. Adanya pernak-pernik itu membuat kita mengenal kata bersyukur, berharap, berserah, percaya, bangkit, mukjizat, dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, kita jadi mengerti perasaan "nano-nano"  -- rasa pahit, asin, asam dan manisnya kehidupan.

Jika kita mencari kata pernak-pernik dalam Kitab Suci, kita tidak akan pernah menemukannya, karena di sana dikenal dengan "salib" yang harus kita pikul. Tuhan Yesus memberi teladan untuk setia memikul salib hingga akhir. Yesus sang Guru sejati mengajar kita untuk tidak lari dan menyertakan-Nya dalam memikul salib kita.

Dalam menjalani kehidupan saya yang tak sempurna, saya juga banyak berguru pada-Nya. Saya juga pernah merasa lelah dan jenuh dalam menjalani kehidupan, tetapi bacaan ini menguatkan saya untuk tetap memikul salib saya. Berjalan bersama-Nya membuat segala sesuatunya terasa lebih ringan dan lancar.

Terima kasih Tuhan atas teladan dan penyertaan yang Engkau berikan dalam memikul salib kami, sehingga kami tidak pernah merasa seorang diri dan selalu mendapatkan kekuatan baru. (Cr)

_Apakah saya setia memikul salib saya?_
_Apakah saya memikul salib bersama Tuhan?_

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar