Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 29 April 2020
Bacaan: Roma 15:7
"Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah."
Renungan:
Seorang raja berjalan-jalan untuk melihat keadaan kerajaan yang dipimpinnya. Tidak jauh dari istana, kakinya terluka karena batu-batu tajam yang menembus sepatunya. Maka raja pun berkata, "Jalan ini sangat buruk. Kita harus segera memerbaikinya agar kakiku tidak lagi terluka. Jalan ini harus dilapisi dengan kulit sapi terbaik." Seorang bijak yang kebetulan berada di kerajaan tersebut berkata kepada raja, "Tuanku, daripada merencanakan proyek yang besar dan menyusahkan rakyat, bukankah akan lebih mudah jika tuanku melapisi sepatu tuanku dengan kulit sapi? Jadi tuanku hanya memerlukan paling tidak selembar kulit sapi."
Tidak jarang kita berpikir dan bertindak seperti raja di atas. Kita menuntut agar semua orang berubah demi kenyamanan kita. Kita tidak suka sikap suami, kita mengeluh dengan kebiasaan istri, kita mencela tindakan anak kita dan kita menjadi stres dengan perlakuan teman. Semua kekesalan ini mendorong kita untuk mengeluh dan menceritakannya kepada orang-orang terdekat yang kita temui. Kita mulai menularkan sikap negatif yang akhirnya menyusahkan banyak orang. Padahal dengan sedikit mengubah diri kita saja itu sudah cukup mengatasi masalah yang ada.
Setiap hari biarlah kita meminta kepada Tuhan agar Dia memberikan kemampuan untuk berubah jika kita memang perlu berubah. Sekarang bukan lagi waktunya melihat kelemahan orang lain, mengumpat atau menghakimi mereka. Kini saat kita menata diri sendiri agar semakin sempurna dalam pandangan Tuhan. Mintalah hikmat dan tuntunan Roh Kudus untuk menunjukkan kekurangan kita, sehingga kita bisa berubah. Sebuah ungkapan mengatakan "ubahlah diri anda terlebih dahulu, maka orang lain akan berubah." Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, ampuni aku karena aku sering memandang negatif perbuatan orang lain, padahal tanpa kusadari banyak orang yang kecewa dengan perbuatanku. Sentuhlah hatiku dan ubah hidupku menjadi baru, sehingga kehadiranku dapat mengubah banyak orang menjadi pribadi yang terberkati dan memberkati. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar