Kencan Dengan Tuhan
Senin, 20 April 2020
Bacaan: Efesus 6:4
"Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan."
Renungan:
Ada sebuah kapal laut yang berlayar selama 3 tahun. Kapal laut tersebut dalam perjalanan menangkap ikan paus. Ayah dari seorang pelaut yang bekerja di kapal itu bertugas di mercusuar. Ia menanti putranya pulang karena memang sudah waktunya kapal penangkap ikan paus itu kembali pulang. Suatu malam terjadi badai besar dan sang ayah tertidur. Waktu ia tertidur lampu mercusuar padam. Ketika ia terbangun, ia melihat ke tepi laut dan melihat sebuah kapal laut yang telah karam. Segera ia bergegas turun dan melihat siapa yang masih hidup agar dapat ia selamatkan. Ternyata tubuh pertama yang ia temukan mengambang di tepi pantai adalah tubuh puteranya sendiri. Hal itu membawa dukacita besar baginya. Ia telah menantinya berhari-hari saat kepulangan itu setelah puteranya pergi selama 3 tahun. Akhirnya, ketika sang anak sudah dekat ke rumahnya, ia justru meninggal karena ayahnya tertidur dan membiarkan lampu mercusuar padam.
Banyak orang tua yang membiarkan lampu mercusuar rohaninya padam. Mereka hanya memberikan perhatian dan kebutuhan secara jasmani saja, tetapi belum mengajarkan firman Tuhan, berdoa bersama ataupun menunjukkan kesaksian serta kehidupan kristiani bagi anak-anaknya. Sehingga banyak anak-anak yang pada akhirnya mengalami kekeringan rohani dan mudah jatuh ke dalam jerat dosa.
Marilah, saya mengajak semua ayah dan ibu untuk mulai menyalakan kembali 'mercusuar rohani' dengan menanamkan benih-benih firman Allah dalam hati anak-anak, agar mereka bertumbuh menjadi pribadi yang takut akan Allah dan menjadi berkat bagi keluarga, masyarakat dan dunia. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, nyalakanlah kembali mercusuar rohani kami yang sudah mulai padam, agar anak-anak kami tidak binasa karena jerat dan tipu daya kegelapan. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar