Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Senin,_ *27 April 2020*
Kis 6:8-15
Mzm 119:23-24,26-27,29-30
Yoh 6:22-29
*MENGALAMI VS PERCAYA*
_Aku berkata kepadamu sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang. -- Yoh 6:26_
Biasanya, kita akan datang kembali ke sebuah restoran jika kita sudah pernah makan di situ dan merasakan kelezatannya. Atau kita akan datang kembali ke dokter yang sama bila kita mengalami kesembuhan oleh dokter tersebut.
Tidak banyak orang yang datang berulang-ulang dalam sebuah persekutuan doa, kecuali ia telah mengalami kasih, kebaikan, dan pengampunan Tuhan di sana. Itulah sebab nya Yesus berkata kepada orang banyak, "Aku berkata kepadamu sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang."
Saya teringat sebuah ayat dalam Kitab Mazmur yang berbunyi, "Kecaplah dan lihatlah betapa baiknya Tuhan itu." Tuhan meminta kita bukan hanya melihat, tetapi juga mengecap. Mengecap berarti merasakan. Bisa juga berarti mengalami. Atau juga bisa berarti percaya. Yesus tahu bahwa tidak mudah bagi manusia untuk percaya kalau tidak mengalaminya. Itulah sebabnya, Ia meminta kita untuk melakukan pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu percaya kepada-Nya.
Namun untuk mengalami, terkadang Allah akan membawa kita kepada situasi yang tidak kita kehendaki. Jika kita tidak mengeraskan hati, Ia akan mengajar kita dengan cara-Nya. Bagaikan seorang anak yang belajar jalan dan mempercayakan dirinya kepada tangan kuat orang tuanya. Demikian juga dengan kita di tangan Tuhan. Ketahuilah, percaya dan mengalami berjalan bersama. Terkadang kita harus percaya dulu, baru kita mengalami janji-Nya. Namun bisa juga sebaliknya, setelah kita mengalaminya, baru kita percaya. (Al)
_Pengalaman kebaikan Tuhan mana yang membuat saya percaya?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar