Rabu, 04 Juli 2018

Kamis, 5 Juli 2018
Pekan Biasa XIII

Bacaan 1 : Am 7:10-17
Mazmur : Mzm 19:8.9.10.11
Injil : Mat 9:1-8.

"Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni." - Mat 9,2

Tuhan itu maha pengampun. Kata-kata pengampunan amat mudah keluar dari mulut-Nya. Dan kita tahu, efek dari pengampunan itu adalah kesembuhan. Hari ini, kita mendengarkan kisah pengampunan-Nya yang menyembuhkan seorang lumpuh. Hal yang sama sebenarnya juga selalu kita alami. Setiap dosa yang kita lakukan akan menyebabkan kita mengalami kelumpuhan. Kita kehilangan rahmat dan menjadi tidak berdaya untuk maju dan berkembang. Namun, setiap kali kita menerima pengampunan dosa, rahmat itu kita dapatkan kembali dan dengan demikian kita mempunyai daya untuk maju, tumbuh dan berhembang menjadi lebih baik. Demikian pula, setiap kali kita mengampuni orang lain yang bersalah kepada kita, kita pun mengalirkan rahmat dan energi kehidupan kepada mereka. Namun, yang sering terjadi: kita justru tidak mudah untuk mengampuni. Tidak jarang, kita malah menyimpan rasa sakit hati, benci dan dendam pada orang lain yang pernah melakukan kesalahan pada kita. Atau, kalau kita mengampuni, seringkali hanya sebatas kata-kata; hati dan pikiran kita masih berkecamuk dengan rasa sakit hati, benci dan dendam. Injil ini mengundang kita untuk menjadi pengampun sebagaimana Tuhan menjadi pengampun bagi kita. Sebagaimana Tuhan selalu murah hati dalam mengampuni kita, kita pun hendaknya juga bermurah hati dalam mengampuni sesama.

Doa: Tuhan, berilah kami rahmat-Mu agar kami mampu bermurah hati dan tulus dalam mengampuni. Amin. -agawpr-

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar