Rabu, 18 Juli 2018

Karakter Orang Beriman:
RENDAH HATI
(RD Josep Susanto)

Bacaan pertama hari ini akan mudah dimengerti bila kita memahami secara singkat duduk perkara peta perpolitikan dan militer yang terjadi di daerah Timur Tengah kuno pada jaman SEBELUM orang Israel dibuang Bangsa Babel tahun 587 SM.

Setelah Kerajaan Daud terpecah menjadi dua, kerajaan ini menjadi semakin lemah. Kerajaan Utara (Israel) dengan ibukota Samaria mengalami kehancuran oleh Kerajaan Asyur pada tahun 720 SM.

Pada waktu itu sekitar 40.000 orang Samaria diungsikan ke negara Asyur untuk dijadikan budak, sementara kota Samaria sendiri diisi oleh orang-orang dari Asyur.

Pembuangan Kerajaan Utara itu adalah tanda berakhirnya kisah Kerajaan Utara.
Saat itu tinggal saudara mereka di Selatan yaitu Kerajaan Yehuda.

Oleh bangsa Israel, hancurnya Kerajaan Utara oleh bangsa Asyur adalah bagian dari rencana Allah. Bangsa pilihan ini menjadi lemah tak berdaya, mudah dikalahkan, karena mereka tidak setia dan tidak berpegang teguh hukum-hukum Tuhan yaitu kasih, kesetiaan dan keadilan.

Raja Asyur menjadi cambuk penghukum bagi umat Kerajaan Utara yang tidak mau bertobat.

Namun apa yang terjadi. Raja Asyur, si cambuk penghukum itu malah jatuh pada kesombongan dan nafsu kekuasaan.

Kerajaan Asyur serta rajanya ternyata malah mempunyai maksud jahat yaitu ingin menjadi penguasa dunia, menghancurkan bangsa-bangsa sekitarnya secara kejam termasuk Kerajaan Selatan yang masih berdiri pada waktu itu.

Alhasil akhirnya Kerajaan Asyur ini dihancurkan oleh Allah. Mereka akan musnah dan kerajaannya akan berakhir oleh sebuah kehancuran yang dasyat.

Satu hal yang bisa kita petik dalam kisah ini adalah pentingnya sikap rendah hati.

Ketika kita jaya, berhasil, sukses, punya kekuatan, kita diajak untuk mempunyai hati yang tidak sombong, tidak memegahkan segala prestasi kita dan hanya melihatnya sebagai usaha kita belaka.

Majulah
tanpa menjatuhkan orang lain.

Naiklah
tanpa merendahkan orang lain.

Sukseslah
tanpa menyakiti orang lain.

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar