Jumat, 13 Juli 2018

Kencan Dengan Tuhan
Bacaan: 2 Tawarikh 20:15 "...beginilah firman TUHAN kepadamu: Janganlah kamu takut dan terkejut karena laskar yang besar ini, sebab bukan kamu yang akan berperang melainkan Allah."

Renungan:
  Seorang pengajar Alkitab yang bijaksana pernah berkata, "Cepat atau lambat, Allah akan membawa orang-orang yang mengandalkan dirinya sendiri ke suatu situasi di mana mereka tidak punya sumber daya apapun lagi kecuali Allah. Tidak ada kekuatan, tidak ada jawaban, tidak ada apapun kecuali Allah. Tanpa pertolongan Allah mereka tidak akan dapat bertahan." Ia kemudian bercerita tentang seorang pria yang dalam keadaan putus asa mengaku dosa kepada Pastornya, "Keadaan hidupku buruk sekali saat ini. Begitu buruknya, hingga Allah saja yang ku punya saat ini." Wajah Pastor itu menjadi cerah dan berkata, "Dengan senang hati saya meyakinkan saudara bahwa seseorang yang tidak memiliki apa pun kecuali Allah adalah seseorang yang sudah punya lebih dari cukup untuk meraih kemenangan besar."
  Orang-orang Yudea juga pernah berada dalam kesulitan. Mereka mengakui terbatasnya kekuatan dan hikmat mereka untuk melawan musuh. Yang mereka miliki hanyalah Allah. Namun Raja Yosafat dan bangsanya memandang hal ini sebagai alasan untuk berharap, bukan untuk jatuh pada keputusasaan. Mereka menyatakan kepada Allah, "Mata kami tertuju padaMu," (2 Taw 20:12). Harapan mereka tidak sia-sia karena Allah memenuhi janjiNya, "Bukan kamu yang akan  berperang melainkan Allah." (2 Taw 20:15).
  Apakah saat ini anda telah kehilangan segala hal yang dapat anda andalkan? Saat anda memandang kepada Allah dan berharap padaNya, anda menerima janji yang pasti bahwa anda tidak perlu yang lain lagi. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, di saat kekuatan jasmaniku tidak ada lagi, Engkau ada untukku. Di saat orang tidak memercayaiku lagi, Engkau ada untukku. Di saat orang-orang yang kukasihi meninggalkan aku, Engkau ada untukku. Terima kasih Yesus, karena keberadaanMu sungguh berarti untukku. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar