Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 18 Juli 2018
Bacaan: Amsal 4:23 "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."
Renungan:
Ada sebuah sumber mata air yang menjadi sumber kehidupan masyarakat desa dan sekitarnya. Suatu hari penduduk desa kaget karena melihat air yang biasanya jernih kini keruh dan berbau lumpur. Mereka tidak mungkin lagi bisa menggunakan air itu untuk masak dan mandi karena akan mengganggu kesehatan mereka. Beberapa orang segera bergegas menuju sumber mata air. Setiba di sana mereka melihat segerombolan sapi sedang merumput di antara pohon-pohon besar persis di mana mata air itu berada. Kaki-kaki sapi itu berjejal-jejal di tanah sambil sesekali menghirup air yang keluar dari mata air tersebut. Di dekat mata air itu terlihat banyak kotoran sapi yang berjatuhan. Kotoran sapi dan lumpur yang ditimbulkan oleh kaki-kaki sapi itu menyebabkan air yang mengalir dari mata air itu menjadi kotor.
Penulis Amsal mengatakan bahwa kita harus menjaga hati dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. Menjaga hati bukanlah sesuatu yang mudah, karena kita berurusan dengan sesuatu yang tidak kelihatan dan yang tidak diketahui oleh orang lain. Orang akan berpikir dua kali untuk mencuri atau berbohong karena hal itu bisa saja ketahuan orang lain. Tetapi urusan hati tidak seorangpun yang tahu kecuali diri kita sendiri dan Tuhan. Kebencian, dendam, iri hati, kesombongan dan niat jahat bisa dengan mudah berkembang biak di dalam hati kalau kita mengizinkannya.
Lukas 6:45 berkata, "Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya." Apa yang ada di dalam hati, itulah yang akan terpancar keluar. Oleh karena itu marilah kita menjaga hati kita agar tidak dicemari oleh benih-benih dosa. Tuhan memberkati.
Doa:
Ya Roh Kudus, masuklah dalam hatiku dan berkuasalah secara penuh di dalamnya, agar aku tetap senantiasa ada di jalanMu dan hatiku senantiasa terarah padaMu. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar