Kencan Dengan Tuhan
Sabtu, 7 Juli 2018
Bacaan: 1 Yohanes 3:18 "Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran."
Renungan:
Mantan Presiden Amerika, Ronald Reagan dan Nancy istrinya menikah tahun 1950 tepatnya 2 tahun setelah berpacaran. Lebih dari setengah abad lamanya pasangan suami istri ini diikat oleh tali kasih yang kuat dan hanya maut yang mampu memisahkan mereka. Saat Reagan menjabat sebagai Presiden Amerika selama 2 periode, Nancy setia mendampinginya. Setelah pensiun Reagan menderita alzheimer yang membuat ia lupa segala-galanya, bahkan ia juga lupa dengan istrinya. Pada masa-masa sulit dan butuh kesabaran ekstra itu, Nancy merawat suaminya dengan kasih yang besar. Sepuluh tahun Reagan menderita alzheimer dan Nancy terus merawatnya. Nancy hanya sekali meninggalkannya yaitu ketika Reagan berada di ruang operasi. Di dalam kondisi yang memprihatinkan itu, Reagan pernah melontarkan kalimat yang mengejutkan Nancy, "Anda siapa, kok siang malam terus menerus menemani saya?" Kekuatan kasih membuat Nancy mampu menjawab, "Aku istrimu sayang. Itu sebabnya aku terus menemanimu."
Saat ini banyak yang hanya mengasihi di saat senang, tapi di saat susah mereka mulai saling meninggalkan satu dengan yang lain. Padahal mereka telah berjanji di hadapan Tuhan untuk saling mengasihi dalam sehat maupun sakit. Banyak orang yang tidak melihat kekuatan kasih karena mereka menahan diri untuk berbuat kebaikan yang sebenarnya bisa ia wujudkan, dan itu menyebabkan kasihnya memudar. Ketika kita mendapat kesempatan untuk menabur kasih, itu artinya kita mendapat kesempatan untuk menjadi kepanjangan tangan Tuhan dan berkenan di hadapanNya.
Mari, nyatakanlah kasih kita dengan sikap yang bersedia untuk melayani, menolong, berkorban dan mengasihi mereka yang membutuhkan perhatian dan pertolongan kita. Kalau hari ini Tuhan mengirimkan seseorang untuk kita tolong, wujudkanlah kasih kita kepadanya. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, tambahkanlah cintaMu dalam diriku dan anggota keluargaku, agar kami masing-masing boleh saling memberkati satu dengan yang lain. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar