Kamis, 05 Juli 2018

PERCIKAN HATI❤
Jum at, 6 Juli 2018
🌟Motivasi Rohani

*BIARPUN DALAM TARAF KECIL, KITA INI PEMARAH*

Ada orang yang mudah marah karena sumbunya pendek, seperti Baladewa. Namun juga ada orang yang sesabar-sabarnya manusia yaitu Yudistira. Sebagai manusia kita tidak kebal untuk tidak marah.

Dalam sebuah kisah, Clitus jendralnya Alexander Agung (356 - 323 seb. M) dibunuh oleh Alexander putra Olympia, tatkala sedang marah. Entah karena apa, hingga Raja Macedonia ini tega membunuh jendralnya sendiri.

Mungkin pada waktu itu, ia sudah kehilangan kesabaran sehingga harus membunuhnya. Ingat pepatah Latin ini, _"Patientia laesa fit furor_ - penyalahgunaan kesabaran menimbulkan kemarahan.

Orang-orang yang mudah marah itu dalam peribahasa Indonesia, dikatakan dengan kalimat ini, "seperti ular dicubit ekornya" - orang yang mudah sekali marah. Lantas, ketika orang sedang marah kita jangan bersikap, _"nglincipi eri"_ peribahasa ini berarti: membangkitkan kemarahan orang yang sedang marah.

Marah _sih_ boleh saja asal _empan papan_ seperti yang pernah dilakukan Odesius ketika marah kepada para pelamar istrinya, Penelope. Dia marah karena layak untuk marah.

Ya benar, sesabar-sabarnya manusia, dalam taraf kecil, kita bisa marah. Namun kita juga harus ingat peribahasa Inggris ini,  _"Let not the sun go down on your wrath"_ - jika kita marah pada seseorang, jangan berlarut-larut tapi kita selesaikan sebelum matahari terbenam.

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar