PERCIKAN HATI❤
Selasa, 1 Agustus 2018
🌟Motivasi Rohani
💫*WAKTU MEMERLUKAN PEMBIMBING*
Kadang kala saya heran, ada orang yang dengan mudah membuang-buang waktu. _Ngobrol ngalor ngidul_ tanpa mengenal waktu dan akhirnya ketika malam tiba orang ini sambil _dheleg-dheleg_ berkata, “Hari ini aku tidak buat apa-apa!” Bahkan dia berkata lagi, “Aku berteman dengan setan!”
Kita pernah merenungkan ajakan Paulus, _“Making the best use of the time, because the days are evil”_ - Pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat (Ef 5: 16). Di sini kita diajak untuk menggunakan waktu sebaik-baiknya. Itulah sebabnya, penyair Romawi – Lucanus (39 – 65) berkata, _“Duce tempus eget”_ – waktu (juga) memerlukan pembimbing.
Waktu yang kita miliki itu sama. Hanya disayangkan bahwa ada yang sepertinya kurang waktu. Di sisi lain, ada yang “kelebihan waktu” sehingga waktu seolah-olah dibuang-buang begitu saja. Ingat peribahasa ini, “Sembahyang berwaktu, janji berketika” – segala sesuatu pasti ada batasnya. Jangan hendaknya melampaui batas atau takaran. Ingatlah bahwa _“Omnis habet sua dona dies”_ – setiap hari memiliki anugerahnya sendiri-sendiri.
Dari waktu ke waktu, kita ini melangkah. Kita gunakan waktu maupun tidak, waktu pun akan menguap. Penyair Romawi – Ovidius (43 seb. M – 17 M) berkata, _“Tempus edax rerum”_ – waktu itu memakan segalanya. Dalam budaya Jawa diibaratkan sebagai _“Bathara Kala”._
_Nggak_ usah kuatir, kita gunakan waktu sebaik-baiknya dan kita alami saja. Sebab, _“Empta dolore docet experientia”_ – pengalaman yang dibayar dengan kesusahan mengajari seseorang (untuk menjadi lebih bijak).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar