Jumat, 06 Juli 2018

Sabtu 07 Juli 2018
Pekan Biasa XIII

Bacaan 1 : Am 9:11-15
Mazmur : Mzm 85:9.11-12.13-14
Injil : Mat 9:14-17

"Anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru, dan dengan demikian, terpeliharalah kedua-duanya" - Mat 9,17

Dalam masyarakat Yahudi, kantong anggur didesign khusus dengan diberi lapisan minyak sehingga menjadi begitu lembut, lentur dan fleksibel. Dengan demikian, ketika dituangi anggur akan mengembang dan menyesuaikan dengan tekanan yang ditimbulkan oleh anggur itu. Semakin lama, lapisan minyak dalam kantong tersebut semakin berkurang sehingga menjadi tidak lentur lagi. Akibatnya, kantong yang sudah tua menjadi keras dan kaku. Jika dituangi anggur, ia tidak lagi bisa mengembang dengan baik sehingga mudah pecah dan robek, bahkan meletup. Anggur yang berada di dalamnya pun tentu akan tumpah. Itulah mengapa Yesus mengatakan bahwa anggur baru harus ditempatkan dalam kantong kulit yang baru. Pernyataan Yesus ini merupakan pralambang bagi kita semua. Sebagai pengikut Kristus, kita telah "dilapisi dengan minyak". Ketika dilantik menjadi katekumen, kita diurapi dengan O.C (Oleum Catechumenorum); ketika dibaptis dan ketika menerima sakramen penguatan, kita diurapi dengan S.C (Sanctum Chrisma). Dengan olesan atau urapan minyak tersebut, kita menerima anugerah Roh Kudus (bdk. Luk 4:18) yang menjadikan kita tidak keras dan kaku. Oleh Roh Kudus, kita diubah menjadi lembut, lentur dan fleksibel sehingga selalu siap dan mudah untuk dibentuk dan diarahkan oleh bimbingan dan kehendak Tuhan. Kendati minyak itu hanya kita terima satu kali namun tidak pernah kehilangan daya, asalkan kita selalu membuka diri pada Roh Kudus. Roh Kudus itulah yang memampukan kita menjadi kantong yang selalu baru, yang selalu lembut dan lentur sehingga bisa menjadi tempat bagi Sang Anggur Baru, yakni Yesus Kristus. Lebih dari itu, kita pun menjadi orang yang mudah diarahkan, dibentuk, dibimbing dan digunakan oleh-Nya. 

Doa: Ya Tuhan, utuslah Roh-Mu untuk senantiasa memperbarui kami sehingga kami dimampukan untuk menjadi tempat kediaman-Mu serta mudah Kauarahkan, Kaubentuk, Kaubimbing dan Kaugunakan sebagai alat-Mu. Amin. -agawpr-

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar