Jumat, 27 Juli 2018

Sabtu, 28 Juli 2018
Hari Biasa, Pekan Biasa XVI

Bacaan 1 : Yer  7:1-11
Mazmur : Mzm  84:3.4.5-6a.8a.11
Injil : Mat  13:24-30

Perumpamaan tentang "Ilalang di antara gandum" yang dipaparkan oleh Yesus ini menunjuk pada realitas hidup kita semua, baik hidup pribadi maupun hidup bersama. Dalam diri pribadi kita, kita memiliki kelebihan dan kekurangan, hal-hal baik dan hal-hal buruk, sisi positif dan sisi negatif. Dalam kehidupan bersama, kita juga menjumpai adanya orang-orang yang kurang baik, bahkan jahat. Kenyataan bahwa tuan, sang empunya tanaman gandum, melarang untuk mencabuti ilalang sampai tiba musim menuai, merupakan ajakan dan undangan bagi kita semua. Undangan untuk berdamai dengan kelemahan, kerapuhan, dan sisi-sini negatif dalam diri kita. Juga undangan untuk tetap bersahabat dengan orang-orang yang kita nilai kurang baik dan jahat. Kita harus membenci perbuatan dosa dan kejahatan tetapi tidak boleh orang atau pelakunya. Dengan berdamai dengan kelemahan, kerapuhan, dan sifat-sifat negatif dalam diri kita, serta dengan tetap mengasihi orang-orang yang berbuat kurang baik atau kejahatan, berarti kita terbuka pada rahmat dan karya Tuhan yang mampu mengubah dan memperbaiki diri kita dan orang lain.

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar