Minggu, 08 Juli 2018

Senin 09 Juli 2018
Hari Biasa, Pekan Biasa XIV

Bacaan 1 : Hos 2:13.14b-15.18-19
Mazmur : Mzm  145:2-3.4-5.6-7.8-9
Injil : Mat 9:18-26

"Anak ini tidak mati, tetapi tidur"

Ketika membaca dan merenungkan Injil ini, saya dibimbing oleh Tuhan untuk mengaitkannya dengan peristiwa yang sedang kami alami. Sabtu kemarin (7/7) pakdhe saya dipanggil menghadap Tuhan di RS Boro. Minggu pagi (8/7) saya memimpin misa pemberkatan jenazah jam 09.00 di rumah budhe di Sendangsono. Dalam homili, antara lain saya menegaskan bahwa dalam iman Kristiani, kematian bukanlah akhir dari segala-galanya tetapi justru merupakan awal dari kehidupan baru. Seperti yang dikatakan oleh Yesus dalam Injil hari ini bahwa anak kepala rumah ibadat itu tidak mati tetapi tidur, demikianlah semua orang beriman akan mengalami kematian sebagai peristiwa tidur. Di dunia ini, kita memang mengalami "tidur" selama-lamanya, tetapi di dunia lain yang kita sebut surga, kita akan dibangkitkan dan mengalami hidup baru selama-lamanya. Ya, seperti ketika pada malam hari kita tidur lalu pagi hari kita bangun dengan hidup dan semangat baru di hari yang baru. Pada hari kematian dan pada saat pemakaman, tubuh kita memang dimasukkan ke dalam peti lalu ke dalam liang kubur, tetapi jiwa kita akan dimasukkan ke tempat penantian (api penyucian) lalu dibangkitkan dan masuk ke surga untuk mengalami hidup baru selama-lamanya. Bagaimana hal itu terjadi? Semua berkat karya penebusan Kristus. Oleh karena itu, kita mesti memiliki iman dan pengharapan seperti kepala rumah ibadat itu. Meski anak perempuannya sudah mati, ia datang kepada Yesus dan berkata, "Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup." Demikian pula yang terjadi pada saudara/i kita yang sudah meninggal - dan kelak juga akan kita alami -, meskipun mereka sudah meninggal, namun Tuhan Yesus datang dan meletakkan tangan-Nya atas mereka, sehingga mereka akan dibangkitkan dan hidup selama-lamanya.

Doa: Tuhan, teguhkanlah selalu iman dan pengharapan kami akan kebangkitan dan kehidupan abadi. Amin. -agawpr-

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar