4 Ciri Murid Yesus
(RD Josep Susanto)
Hari Sabtu adalah hari istimewa di mana kita bisa rehat sejenak dari segala kesibukan.
Bacaan Injil hari ini, 25 Agustus 2018, diambil dari Mata 23:1-2.
Ada beberapa hal yang membuat kita bingung ketika membaca Injil ini. Misalnya: Yesus berpesan kepada pada para muridNya:
"janganlah kalian menyebut siapa pun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di surga."
Konteks ajaran ini adalah kritik keras Yesus kepada ahli Taurat dan orang Farisi.
Dua kelompok ini suka sekali dengan aneka sebutan, gelar kehormatan, pujian. Salah satu sebutan yang mereka kejar adalah panggilan "bapa" (kata BAPA di sini mengacu pada pribadi yang sangat berpengaruh, dihormati, suaranya didengar, dipuja dan dipuji, dan memperoleh banyak keuntungan).
Dari inspirasi bacaan Injil ini saya akan mengupas 4 ciri murid Yesus dalam kaitannya dengan Firman Tuhan:
1. WATAK YANG BAIK
Watak disebut juga karakter. Watak yang baik adalah syarat yang penting baik pertumbuhan Firman di dalam hidup setiap murid Yesus.
Sayangnya watak yang baik tidak dijual di toko ataupun mall, sedikit sekali juga dipelajari di bangku kuliah. Di satu sisi watak adalah pemberian Tuhan. Tetapi di sisi lain watak seseorang juga sangat dipengaruhi pada pendidikan dalam keluarga. Bagaimana sejak kecil seseorang dibentuk.
Ketika pembentukan watak yang baik ini terganggu dalam proses perkembangannya, hasilnya bisa sangat mengkhawatirkan.
Contoh watak yang baik adalah: tulus, tekun, mampu bersyukur dan berterima kasih, rajin, tertib, care, rendah hati, menghargai orang lain, dan masih banyak lagi.
2. MOTIVASI YANG BAIK.
Kelemahan orang Farisi dan ahli Taurat adalah motivasi mereka kurang baik. Motivasinya masih seputar diri mereka sendiri, sejauh enak, menguntungkan, nikmat, nyaman untuk diri sendiri.
Ketika motivasi seorang murid Tuhan tidak baik dan tulus, akibatnya bisa kemana-mana, lama lama hanya dirinya dan kepentingannya yang harus didahulukan, anti kritik, egois, dan Tuhan nya hanya jadi nomor kesekian.
3. BUAHNYA BAIK.
Pohon dilihat dari buahnya. Segala perjuangan, kerja keras, pengorbanan, pelayanan baru bisa dikatakan berhasil bila berbuah baik, seperti: suka cita, rasa syukur, semangat, dan mampu memaknai hidup mereka bersama Tuhan.
4. RELASI YANG BAIK DENGAN FIRMAN TUHAN.
Murid Yesus yang baik harus mendasarkan hidupnya pada Kitab Suci sebagai Firman Tuhan. Jadi segala omongan, pemikiran, tingkah laku adalah buah dari hasil penghayatannya tentang Kitab Suci. Maka membaca Kitab Suci secara pribadi dan rutin menjadi sebuah kebutuhan dalam hidup para pengikut Yesus.
Selamat Berakhir Pekan.
Salam Damai Kristus.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar