Karaktermu Menentukan Hidupmu
(RD Josep Susanto)
Setelah beberapa hari terakhir kita selalu mendengar nubuat penghukuman Allah kepada bangsa Israel, pada bacaan pertama hari ini, 23 Agustus 2018, kita akhirnya mendengar sebuah nubuat tentang keselamatan.
Yeh 36 menceritakan Allah dengan kuasa kasihNya, berbalik kembali mengasihi Israel. Allah tidak menghukum untuk selamanya.
Allah menghukum Israel, seperti seorang ayah menghukum anaknya yang nakal. Bukan karena benci ataupun jahat, tetapi karena kasih, supaya si anak belajar sesuatu dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Nubuat keselamatan yang kita dengar berupa kabar gembira bahwa Allah akan memulihkan umatNya bahkan dengan kesejahteraan mereka melebihi dari yang sebelum-sebelumnya.
Bukan cuma ladang, ternak, tanah, Bait Allah yang hancur akan dipulihkan.
Tetapi Allah memberikan HAL TERPENTING yang harus dimiliki oleh umat beriman. Seperti apa itu? Mari kita simak kutipannya:
Allah berfirman:
"Aku akan mencurahkan
kepadamu air jernih,
yang akan mentahirkan kamu;
dari segala kenajisanmu
dan dari semua berhala-berhalamu
Aku akan mentahirkan kamu.
Kamu akan Kuberikan
hati yang baru,
dan roh yang baru
di dalam batinmu
dan Aku akan menjauhkan
dari tubuhmu
hati yang keras
dan Kuberikan kepadamu
hati yang taat. (Yeh 36:25-26)
Hati yang keras membatu diganti dengan HATI YANG BARU dan TAAT, hati yang lembut, yang mau setia pada ajaran Tuhan.
Salah satu hal yang paling berbahaya dalam hidup manusia adalah karakter KERAS KEPALA dan HATI YANG MEMBATU.
Sebab karakter ini akan MENUTUP seluruh indera, mata, telinga dan perasaan manusia.
Karakter ini tidak mau berubah, tidak mau membuka diri, tidak mau melihat dan mendengar.
Tadi malam saya bertemu dengan orang yang seperti ini ketika saya menonton pertandingan badminton di Istora Senayan.
Di tengah sorak sorai saya bersama orang banyak ketika tim Indonesia mendapat point dan keresahan ketika tim Indonesia kehilangan point, tiba-tiba saya didekati pleh seseorang, yang berkata:
"Kamu CINA ya, kamu keturunan CINA ya, kamu dukung CINA ya?"
Saya tidak marah dikatakan seperti itu, saya cuma berpikir orang ini pasti orang yang hatinya sudah membatu, dan perlu didoakan 😊.
Saya tinggal dia, saya pindah tempat sambil melanjutkan menonton pertandingan dan memberikan dukungan untuk Tim INDONESIA.
Mintalah kepada Tuhan, setia pagi, agar Tuhan memberikan kita HATI dan SEMANGAT YANG BARU.
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar