Rabu, 01 Agustus 2018

Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 2 Agustus 2018

Bacaan: Roma 12:2   "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna."

Renungan:
  Seorang wanita datang kepada seorang hamba Tuhan dan menceritakan tentang suaminya dengan kebencian yang sangat besar. Ia berkata bahwa ia sudah tidak tahan lagi hidup dengan suaminya dan ingin bercerai. Hamba Tuhan itu kemudian berkata, "Nyonya, sekarang pulanglah seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Bersabarlah sedikit waktu lagi untuk membalaskan sakit hati itu. Saran saya, cobalah untuk menunjukkan seolah-olah anda sangat mencintainya. Setiap pagi berikanlah ia secangkir kopi dan roti, sambil mengatakan bahwa anda mengasihinya. Ketika ia melakukan sesuatu yang tidak baik, cobalah untuk tersenyum kepadanya. Berusahalah sabar untuk mendengar keluh kesahnya sepanjang hari, sehingga ia berpikir bahwa anda sangat mengerti akan dia. Kemudian setelah dua bulan, barulah anda menyatakan bahwa anda ingin bercerai dengannya. Itu akan menjadi seperti bom yang menghancurkan hatinya." Wanita itu pun pulang dengan hati yang gembira. Dua bulan kemudian wanita itu kembali menemui hamba Tuhan tersebut. Setelah duduk, hamba Tuhan itu bertanya, "Apakah sekarang anda sudah siap menceraikan suami anda?" "Bercerai? Saya tidak akan pernah menceraikan suami saya. Sekarang saya benar-benar mengasihinya!" jawab wanita tersebut dengan yakin.
  Jika kita menginginkan situasi yang lebih baik di rumah atau di kantor, kita tidak perlu menuntut orang lain untuk berubah terlebih dahulu. Mulailah perubahan itu dari diri kita sendiri. Ketika kita menunjukkan bahwa kita mau memulai perubahan dari diri kita sendiri, maka itu akan memberi inspirasi dan memotivasi orang-orang di sekitar kita untuk berubah.
  Marilah kita berubah dari hari ke hari menjadi pribadi yang karakternya semakin serupa dengan Kristus. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, baharuilah aku setiap hari, sehingga pikiran, perkataan dan perbuatanku menjadi seperti pikiran, perkataan dan perbuatanMu sendiri. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar