Rabu, 29 Agustus 2018

Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 30 Agustus 2018

Bacaan: Mazmur 23:4 "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku."

Renungan:
  Seorang ahli pertanahan dan pertanian di Universitas Toronto, Kanada yang bernama W. Philip Keller, memunyai pengalaman bagaimana memberi rasa tenang kepada domba gembalaannya. Suatu pagi Keller ingin membawa domba-dombanya ke padang rumput dan ia harus menggiring mereka melalui lembah. Ia menyadari bahwa di perjalanan akan melalui beberapa rintangan, mungkin di celah-celah tebing bersembunyi ular atau binatang buas yang akan mencelakakan domba-dombanya, atau bisa saja batu-batu dari tebing berjatuhan. Namun ia mengabaikan semua itu karena domba-dombanya membutuhkan rumput yang segar.
  Saat tiba di lembah, cuaca cuaca yang cerah tiba-tiba berubah menjadi kelam. Angin dingin bertiup dan tak lama kemudian hujan air yang disertai es mengguyur lembah itu. Kawanan dombanya mulai gelisah, melihat itu Keller menggiring mereka berteduh di celah-celah gunung batu. Domba-domba itu kelihatan lebih tenang karena karena mereka mengetahui bahwa bahwa gembalanya ada bersama-sama mereka. Ternyata di sepanjang lembah tersebut tumbuh rumput segar. Gembala tahu bagaimana memberi rasa aman dan cukup bagi domba-dombanya.
  Sebagai gembala yang baik, Yesus melakukan yang terbaik bagi kita, domba gembalaannya. Dan sebagai domba, seharusnya kita tidak keberatan ketika Dia mengajak kita berjalan melalui lembah kehidupan. Mungkin di sana kita akan mengalami ketakutan, kecewa, frustasi seolah hilang harapan, tapi ingatlah bahwa Sang Gembala Agung tidak pernah meninggalkan kita sendirian. Dia ada bersama kita untuk menjaga, bahkan menyediakan semua kebutuhan kita. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, terima kasih karena Engkau telah menjadi Gembalaku, yang membuat hatiku merasa aman. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar