Kencan Dengan Tuhan
Minggu, 12 Agustus 2018
Bacaan: 1 Tes 5:16, 18 "Bersukacitalah senantiasa.
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."
Renungan:
Ada seorang kakek berusia 90 tahun masuk panti jompo. Ia masuk ke panti jompo karena istrinya yang berusia 70 tahun baru saja meninggal. Kakek ini selalu berpakaian rapi, rambutnya senantiasa tersisir rapi, ia selalu tampil percaya diri dan bersemangat meskipun ia buta. Dalam perjalanan menuju ke kamarnya, petugas menggambarkan keadaan kamarnya yang berukuran kecil, tempat tidur dan warna gordennya. "O, aku sangat menyukai kamarku, " katanya dengan antusias dan gembira seperti seorang anak kecil yang baru saja mendapatkan hadiah. "Tapi kakek kan belum sampai di kamar. Bagaimana kakek bisa berkata begitu?" kata sang petugas. Sang kakek menjawab dengan senyum lebar, "Kebahagiaan adalah sesuatu yang kita putuskan sendiri. Apakah aku akan menyukai kamarku atau tidak, itu tidak tergantung pada berapa besar ukurannya atau perabotan apa saja yang ada di dalamnya. Pengaturan kamar itu sendiri tidaklah penting yang penting adalah bagaimana aku mengatur pikiranku. Aku telah memutuskan untuk menyukai kamarku. Ini adalah keputusan yang aku buat setiap pagi ketika aku bangun pagi. Setiap hari bagiku merupakan hadiah, aku akan memusatkan perhatianku pada hari yang baru serta kenangan-kenangan indah dan bahagia yang pernah kusimpan. Umur yang tua seperti simpanan di bank. Apa yang pernah kita simpan, itulah yang akan kita ambil kembali. Maka simpanlah sebanyak mungkin kenangan indah yang membahagiakan."
Kebahagiaan tidak terletak pada banyaknya harta, besarnya rumah ataupun kesehatan fisik yang baik yang kita miliki. Kebahagiaan terletak pada cara kita menyikapi setiap keadaan yang datang di dalam kehidupan ini. Berapapun besarnya berkat Tuhan yang dipercayakan kepada kita, jika kita tidak bisa bersyukur, maka kita tidak akan dapat menikmati kebahagiaan.
Marilah kita belajar mensyukuri keadaan kita saat ini. Ingatlah bahwa kebahagiaan terletak pada sikap hati kita. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, bantulah aku untuk dapat memutuskan bahwa aku akan berbahagia sepanjang hari ini. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar