Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 29 Agustus 2018
Bacaan: Roma 7:4 "Sebab itu, saudara-saudaraku, kamu juga telah mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus, supaya kamu menjadi milik orang lain, yaitu milik Dia, yang telah dibangkitkan dari antara orang mati, agar kita berbuah bagi Allah."
Renungan:
Seorang gadis yang sangat dimanja oleh ayahnya terjerumus ke dalam dunia narkoba. Karena semakin hari kebutuhan akan narkoba semakin meningkat, gadis itu nekat mencuri uang tabungan ayahnya, kemudian melarikan diri ke Jakarta. Di Jakarta dia harus menjalani kehidupan dunia malam. Setelah satu bulan di Jakarta, ia tinggal di rumah kost dan mendapat sepucuk surat dari ayahnya. Dalam satu minggu ia mendapat 3 pucuk surat, namun tak satu pun yang dibacanya. Hari terus berganti dan ia mengumpulkan semua surat itu tanpa dibaca. Menjelang hari Natal ia menerima sepucuk yang diantar ke night club tempat ia bekerja. Akhirnya dari salah seorang karyawan ia mengetahui bahwa yang mengantar surat itu adalah ayahnya sendiri. Kekerasan hati gadis itu akhirnya luluh, dengan tangan yang gemetar ia membuka dan membaca surat dari ayahnya yang isinya sangat singkat, "Anakku sayang, ayah sudah lama tahu di mana engkau bekerja. Saat ini hanya satu yang ayah inginkan, maukah kau pulang ke rumah kita?" Tiba-tiba gadis itu merasa rindu pada ayahnya dan memutuskan untuk pulang.
Singkat cerita ia pulang dan disambut oleh pelukan hangat sang ayah. Ternyata sejak ia pergi dari rumah, sang ayah sering begadang untuk menanti kepulangannya. Dari hasil pemeriksaan dokter ternyata ayahnya terkena kanker, hati gadis ini semakin hancur. "Ayah, aku bukan puterimu yang sangat kau banggakan dulu. Aku seorang wanita penghibur yang kotor, bahkan tengah mengidap penyakit aids. Ayah jangan dekat-dekat aku nanti ayah tertular, " katanya sambil menangis. Ayahnya diam dan tak berkata sepatah kata pun, ia malah mempererat pelukannya, seolah tidak ingin melepaskan puteri yang telah kembali ke pangkuannya.
Allah tidak peduli pada kelamnya masa lalu kita, yang Dia inginkan adalah kita kembali ke pelukanNya dan menjadi miliknya melalui kematian Yesus di kayu salib. Saat menerima karya penebusan Yesus, kita sepenuhnya menjadi milik Yesus. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, terima kasih karena Engkau sudah menjadikan aku milikMu yang berharga. Peluklah aku agar aku terlepas dari kedosaanku yang selama ini mengikatku. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar