Kencan Dengan Tuhan
Senin, 27 Agustus 2018
Bacaan: 1 Petrus 1:23 "Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal."
Renungan:
Burung rajawali membuat sarangnya jauh di atas puncak gunung. Ketika anak rajawali berumur 6-7 minggu, induk rajawali akan membongkar sarangnya sehingga anak rajawali akan mengalami kedinginan. Hal ini justru akan merangsang tubuh anak rajawali untuk menumbuhkan bulu-bulu yang kasar. Ketika anak rajawali berumur 11-12 minggu, induk rajawali akan menggoyangbangkitan isi sarangnya sehingga anaknya terjatuh ke bawah jurang. Anak rajawali ini sedang dipaksa belajar terbang oleh induknya. Jika anaknya sudah hampir menyentuh tanah, maka induknya akan melaju di bawah anaknya serta mendukung anaknya dengan sayapnya. Proses ini terjadi berulang-ulang hingga sayap anak rajawali mulai terbiasa dengan tekanan udara dan menjadi semakin kuat.
Perjalanan kerohanian pengikut Yesus sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pengalaman anak-anak rajawali itu. Anak-anak rajawali itu diajar agar dapat hidup mandiri dan menjadi burung rajawali yang sesungguhnya. Namun kenyataannya, ada banyak pengikut Yesus yang setelah bertahun-tahun menjadi orang Kristen tetap menjadi bayi-bayi rohani yang tidak bisa apa-apa. Setiap minggu mereka disuapi makanan firman Tuhan, tapi mereka tidak pernah dewasa. Mereka malas untuk mencari makanan sendiri dengan membaca Alkitab. Akibatnya banyak yang tidak bisa berkarya bagi Kerajaan Allah. Bersaksi takut, memberitakan Injil tidak tahu apa yang harus diberitakan.
Anak rajawali akan menjadi rajawali sungguhan, karena mereka mau dididik oleh induknya. Bagaimana dengan kita? Maukah kita dilatih oleh Bapa kita yang di sorga agar menjadi anak-anakNya yang tangguh? Sama seperti pada tubuh anak rajawali itu sudah ada benih sifat-sifat rajawali yang hanya perlu dikembangkan, demikianlah juga dengan kita. Kita memiliki benih ilahi yang harus dikembangkan sehingga hidup kita bisa menjadi berkat bagi banyak orang. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, terima kasih untuk benih ilahi yang sudah Kau berikan padaku. Ajarilah aku untuk mau dibentuk olehMu, sehingga hidup ku bisa berkembang dan menjadi berkat bagi sesamaku. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar