Sabtu, 04 Agustus 2018

Minggu, 5 Agustus 2018
Minggu biasa XVlll
Kel.16:2-4,12-15; Mzm 78:3,4bc,23-24,25,54; Ef 4:17,20-24; Yoh 6:24-35

"Akulah roti hidup; barang siapa datang kepada-Ku, Ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi" (Yoh 6:35).

Makanan merupakan kebutuhan primer kita untuk bisa hidup, dan bukan untuk sekedar bertahan hidup saja tetapi juga memberi kekuatan untuk bekerja/beraktivitas demi memberi makna pada hidup kita. Supaya kekuatan itu terus kita dapatkan, kita tidak hanya makan 1x lalu sudah, tetapi setiap hari 3x atau sesuai ritme masing-masing. Namun yang jelas ada kontinyuitas. Injil Minggu ini berbicara tentang Yesus sebagai roti hidup. "Akulah roti hidup; barang siapa datang kepada-Ku, Ia tidak akan lapar lagi" Sabda-Nya ini merupakan undangan agar kita datang kepada-Nya secara kontinyu, rutin/ajeg, tidak hanya sekali atau sesekali, agar kita tidak pernah kelaparan secara rohani. Setiap hari, Ia selalu menyediakan bagi kita santapan sabda dan tubuh-Nya. Sabda-Nya dapat setiap hari, bahkan setiap saat kita makan (=baca), kita kunyah (=renungkan) dan kita telan (=resapkan dalam hati) sehingga menjadi sumber energi (=inspirasi hidup). Tubuh-Nya juga bisa kita sambut setiap hari melalui Ekaristi harian, namun bagi yang tidak bisa mengikutinya, cukup seminggu sekali dalam Ekaristi Mingguan. Marilah kita datang kepada-Nya secara kontinyu (terus-menerus) dan rutin. Tuhan selalu merindukan kita, marilah kita juga selalu merindukan-Nya.

Doa: Tuhan, berilah kami rahmat-Mu agar kami senantiasa rindu datang kepada-Mu sebagaimana Engkau juga selalu merindukan kami. Amin. -agawpr-

=====
Jesus' question to the crowd, and to each one of us as well, echoes the words of the prophet Isaiah: "Why do you spend your money for that which is not bread, and your labor for that which does not satisfy" (Isaiah 55:2)? There are two fundamental types of hunger - physical and spiritual. Only the Lord Jesus can satisfy the deepest hunger in our heart - the hunger for everlasting truth, life, and love. Jesus alone can satisfy our hunger for truth - because in him alone is the Truth which is found in God. Jesus alone can satisfy our hunger for life - because he alone can give us abundant life - the supernatural life of God which transforms us now and lasts forever. Jesus alone can satisfy our deepest hunger for love - the love of God that knows no end, that never fails nor forsakes us, that outlasts sin and death. Jesus alone can satisfy the eternal hunger of our heart, mind, and spirit.

"Lord Jesus, you are the true Bread of Heaven. Only you alone can truly satisfy the deepest longing and hunger of my heart. Nourish me with the bread of life that I may be truly satisfied in you alone as the giver of life."

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar