Misteri Ini Rumit
(RD Josep Susanto)
Salah satu hal yang paling rumit di muka bumi ini adalah MISTERI PANGGILAN menjadi seorang Imam.
Bila seorang imam ditanya oleh umat: "kok Romo bisa mau jadi imam, ceritanya bagaimana?"
Tidak jarang imam yang bersangkutan akan sedikit kesulitan untuk bercerita atau bingung mau mulai dari mana.
Mengapa?
Karena misteri panggilan seorang imam begitu rumit dan tidak pernah selesai untuk dicari jawabnya.
Mulai dari cara Tuhan pertama kali memanggil, yang sering kali caranya begitu unik bagi setiap pribadi.
Kalau orang menikah, dia akan mencari yang terbaik, yang pasti, yang tepat dan terjamin (meski tidak selamanya menjamin).
Kalau jadi imam lain cerita. Tuhan tidak memilih yang terbaik (pada saat seseorang dipilihNya). Tetapi Tuhan yakin ada sesuatu yang "baik" pada diri orang yang dipanggilNya itu.
Orang yang merasa terpanggil pun sama, ada ketidakpantasan, kerapuhan yang tidak bisa dianggap enteng.
Berlanjut ketika masa formasi di Seminari Menengah dan Tinggi selama kurang lebih 10 tahun. Tahap ini juga luar biasa unik dan sangat penting.
Biasanya tahap ini sangat menentukan tentang bagaimana jadinya nanti seseorang ketika menjadi imam.
Karena banyak hal bisa terjadi di sini. Tahap ini juga berfungsi sebagai saringan dan pemurnian motivasi, pengenalan diri sendiri dan semakin menyelami misteri ilahi.
Tahbisan imam meski dirayakan meriah dan istimewa, hanyalah sebuah tahapan setelah seseorang berproses dan merasa/dinilai mantap untuk menjadi imam.
Tahbisan bukan akhir, bukan garis finis, melainkan sebuah AWAL perjalanan yang tidak kalah misteriusnya, penuh lika liku, pergulatan, tawa dan air mata.
Seorang imam akan menemukan diriNya dikasihi, ditopang oleh Allah ketika menjalani tugas perutusannya yang tidak selalu mudah.
Suka duka selalu ada, tawa air mata selalu hadir, puas dan kecewa selalu menghampiri, berhasil dan gagal selalu datang silih berganti.
Yang terpenting dalam misteri hidup seorang imam adalah SEBUAH RASA SYUKUR dan KEPEKAAN HATI untuk terus menerus merasakan campur tangan dan kasih Tuhan dalam hidup panggilannya.
Dengan demikian hidup imamatnya akan menjadi sebuah OASE BERKAT bagi umat yang dilayaninya.
Inilah salah jawaban misteri hidup panggilan seorang imam, yaitu MENJADI BERKAT UNTUK SESAMA.
Penghayatan ini dijalani dengan sebuah kesadaran bahwa harta ini ada di dalam bejana tanah liat yang rapuh.
15 Agustus 2006 - 15 Agustus 2018
Aku tahu rahmatNya cukup bagiku.
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar