Kamis, 02 Agustus 2018

PERCIKAN HATI❤
Jum at, 3 Agustus 2018
🌟Motivasi Rohani

💫*KEPUASAN BATIN*

Seorang suster _provincial_ yang setelah melalui perjuangan sana sini untuk suatu urusan, akhirnya berkata, “Batinku merasa puas”. Ia menambahkan, “Meskipun aku kurang istirahat dan lelah selelah lelahnya, aku sungguh merasa puas!”  Baik kita renungkan peribahasa ini, _“A contented mind is a perpetual feast”_ – kepuasan batin membuat orang bahagia selamanya.

Masing-masing kita tentu berharap ada kepuasan batin dalam setiap _moment._  Alexander Agung (356 – 323 seb. M) batinnya puas tatkala ambisinya meluaskan jajahannya berhasil. Para politisi  bahagia dalam batin, ketika kariernya sebagai pejabat publik menanjak. Seorang ilmuwan merasa puas batinnya sewaktu menuntaskan buku bacaannya. Penyair Italia – Petrarca (1304 – 1374) pernah menulis, _“Libris satiari nequeo”_ – Aku tidak pernah dapat dipuaskan oleh buku.

Tidak heranlah jika  negarawan Romawi – Cicero (106 – 43 seb. M) pun berkata, “Pikiran kita secara alami memiliki keinginan yang tidak pernah terpuaskan untuk mengatakan dan mendapatkan kebenaran.” Ini  pula yang pernah kita baca dalam buku yang berjudul, _“Bukuku Kakiku”_ – sebuah _sharing_ pengalaman orang-orang hebat yang hidupnya tidak terpuaskan oleh buku. Mereka ingin membaca dan selalu membaca (Magnis Suseno, Sindunata, _et citera)._

Kepuasan batin perlu dilatih dari hal-hal sederhana, tak beda seperti yang dialami oleh suster _provincial_ di atas. Kita pun – atas salah satu cara – bisa melatihnya dengan melakukan hal-hal yang sederhana dengan semangat yang besar, seperti yang dilakukan _Mother_ Teresa dari Calcutta (1910 – 1997), _“… only small things with great love”_ – hanya lakukanlah hal-hal kecil dengan cinta yang besar.

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar