Sabtu, 18 Agustus 2018

*PERCIKAN HATI*❤
Minggu, 19 Agustus 2018
🌟Renungan
Hari Minggu, Pekan Biasa XX
Ams. 9:1-6; Ef. 5:15-20; Yoh. 6:51-58.

💫*HIDUP DALAM ALLAH*

Bagaimanakah kita bisa memahami hidup dalam Allah?  Hidup dalam Allah adalah kehidupan di mana  Allah ada dalam kita dan kita hidup dalam iman kepercayaan penuh kepada-Nya

Bacaan Injil pada hari ini menjelaskan hal itu dengan baik “Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal”. Itulah teks yang berbicara tentang hidup dalam Allah.  Hidup dalam Allah bukan hanya soal kita hidup seperti layaknya orang-orang lainnya.  Kita bukan hanya hidup karena kita bernafas, atau karena kita makan. Lebih dari itu, kita hidup dalam Allah, dengan hidup yang kekal.

Hidup biasa itu normal untuk setiap orang, tetapi hidup kekal itu luar biasa, karena sifatnya bukan semantara tetapi sampai sepanjang segala masa. Itu adalah kehidupan dalam keilahian dan dalam keabadian. Hidup kita terbatas pada hidup fisik duniawi. Tetapi hidup dalam Allah menembus batas-batas fisik, dan menggapai dimensi rohani, di man Allah adalah kekuatan dan Penuntun kita. Di dalam Allah kita menghasilkan buah. Di dalam dia kita beroleh sukacita melampaui kesenangan duniawi, karena di sana ada ketenangan jiwa orang jujur dan benar, ketenangan hati seorang yang luhur budi dan jiwanya.

Makan daging dan minum darah Yesus, adalah tanda menjadi satu dengan Yesus dalam segala hal, dalam kerinduan, harapan dan cita-cita, juga dalam tindakan nyata. Ekaristi sendiri adalah sakramen persekutuan kita dengan Allah.

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar