Sabtu, 18 Agustus 2018
Hari Biasa XIX
Yeh 18,1-10.13b.30-32; Mzm 52,12-13.14-15.18-19; Mat 19,13-15.
"Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku" (Mat 19,14)
Setiap orang, karena diciptakan oleh Tuhan, secara alamiah mempunyai relasi dengan Tuhan Penciptanya. Oleh karena itu, dalam lubuk hatinya yang paling dalam selalu ada dorongan untuk datang kepada Tuhan, dekat dengan-Nya, dan tinggal bersama-Nya. Bersama Tuhan, orang merasa aman dan nyaman. Dorongan tersebut tentu saja juga dimiliki oleh anak-anak. Namun, kerinduan anak-anak tersebut harus senantiasa dipupuk dan dipelihara agar tidak semakin tumpul tetapi semakin berkembang. Dalam hal ini, tentu menjadi sangat penting peran para orangtua untuk membawa anak-anak datang kepada Tuhan dan memintakan berkat kepada-Nya. Marilah kita mohon rahmat agar sebagai orangtua, kita semakin mampu mendekatkan diri kepada Tuhan dan sekaligus menjadi sarana bagi orang lain, terutama anak-anak, untuk dekat pada Tuhan. Kita mohon rahmat kebijaksanaan agar jangan sampai sikap dan perilaku hidup kita justru menjadi batu sandungan (bac I) dan penghalang (Injil) bagi orang lain yang ingin semakin mengenal dan mengasihi Tuhan.
Doa: Tuhan, berilah kami rahmat-Mu agar kami mampu menjadi jalan dan sarana bagi orang lain untuk datang kepada-Mu dan menerima berkat-Mu. Amin. -agawpr-
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar