"sebab sesudah peristiwa roti itu mereka belum juga mengerti, dan hati mereka tetap degil." Markus 6 :52.
Org bijak bisa belajar dari apa pun.
Tdk saja dari hal positif, tetapi bahkan dari hal negatif.
Biasanya, kisah Yesus dan para murid berakhir dgn pengalaman positif.
Namun kali ini sang narator melaporkan bahwa para murid blm juga mengerti, hati mrk tetap "degil"/"tidak peka".
Walau mrk baru mengalami peristiwa hebat.
Yesus berjalan di atas air dan memberi makan 5000 orang.
Ironis bukan? Sungguh disayangkan, hati para murid ini begitu kaku & tertutup, sehingga lawatan Tuhan di depan mata tak kunjung menhasilkan sukacita yg penuh rasa kagum.
Kita pun seing kali bersikap seperti para murid. Kita tdk selaku cepat paham dan tdk
Selalu mengerti karya Yesus.
Hati kita tetap tdk peka /degil, keras bebal.
Marilah kita memiliki hati utk melihat kehadiran & karya Tuhan setiap hari.
Agar kita dpt senanriasa hidup dgn rasa syukur & kagum tiada henti, atas kehadiranNya yg tersebar dlm banyak peristiwa .
Hati yg penuh kagum, hormat dan syukur kpd Allah akan menbangkitkan kekuatan bathin yg besar.
Biarlah hati kita selalu terbuka pada setiap keterlibatan Tuhan di hidup kita.
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar