Senin, 06 Aug 2018
Pesta Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya
Bacaan 1 : Dan 7:9-10.13-14
Mazmur : Mzm 97:1-2.5-6.9
Bacaan 2 : 2Ptr 1:16-19
Injil : Mrk 9:2-10
Hari ini, kita merayakan Pesta Yesus menampakkan kemuliaan-Nya. Kita diajak untuk ikut serta besama Petrus, Yohanes dan Yakobus menyaksikan Yesus yang menampakkan kemuliaan-Nya. Ia dimuliakan oleh Bapa bersama Musa dan Elia di hadapan ketiga murid-Nya. Ketiga murid yang diajak bersama-Nya menerima pernyataan kehendak Bapa untuk secara khusus mendengarkan Putera-Nya yang terkasih itu. Dan pesan yang mereka terima ini tentunya juga merupakan pesan untuk kita semua. Artinya, kita semua juga diundang untuk mendengarkan Tuhan yang bersabda. Kita memang tidak bisa seperti para murid yang mendengarkan kata-kata Yesus secara langsung pada saat Ia mengajar dan mungkin juga bersenda gurau. Namun, sabda-Nya itu kini tertulis dalam Kitab Suci yang bagi kita bukan sekedar merupakan tulisan atau kata-kata yang mati tetapi sampai selama-lamanya merupakan sabda yang hidup, yang di satu sisi memberikan energi atau daya kehidupan bagi kita dan di sisi lain harus kita hidupi atau kita wujudnyatakan dalam hidup sehari-hari. St. Agustinus menegaskan bahwa doa dan membaca Kitab Suci merupakan 2 hal mendasar dalam hidup beriman kita untuk menjalin relasi dan komunikasi dengan Tuhan. "Oratio tua locutio est ad Deum: quando legis, Deus tibi loquitur; quando oras, Deo loqueris". Doamu adalah kata-kata yang ditujukan kepada Tuhan: ketika kamu membaca (Kitab Suci), Tuhan bersabda kepadamu dan ketika kamu berdoa, kamu berkata-kata kepada Tuhan. Dengan demikian, agar kita mampu berdialog atau berkomunikasi timbal balik dengan Tuhan (bukan monolog), kita tidak cukup hanya berdoa tetapi juga harus membaca Kitab Suci yang tidak lain adalah Sabda Tuhan sendiri.
Doa: Tuhan, bantulah kami rahmat-Mu untuk menjadi pembaca dan pendengar sabda-Mu yang baik. Amin. -agawpr-
====
Why did Jesus appear in dazzling light with Moses and Elijah? The book of Exodus tells us that when Moses had met with God on Mount Sinai the skin of his face shone because he had been talking with God (Exodus 34:29). Paul the Apostle wrote that the Israelites could not look at Moses' face because of its brightness (2 Corinthians 3:7). After Elijah, the greatest of the prophets, had destroyed all the priests and idols of Baal in the land, he took refuge on the mountain of God at Sinai. There God showed Elijah his glory in great thunder, whirlwind, and fire, and then spoke with him in a still quiet voice. God questioned Elijah, "What are you doing here?" And then directed him to go and fulfill the mission given him by God. Jesus, likewise, appears in glory with Moses and Elijah, as if to confirm with them that he, too, is ready to fulfill the mission which the Father has sent him to accomplish.
Are you spiritually awake? Peter, James, and John were privileged witnesses of the glory of Christ. We, too, as disciples of Jesus Christ are called to be witnesses of his glory. We all, with unveiled face, beholding the glory of the Lord, are being changed into his likeness from one degree of glory to another; for this comes from the Lord who is the Spirit (2 Corinthians 3:18). The Lord wants to reveal his glory to us, his beloved disciples. Do you seek his presence with faith and reverence?
"Lord Jesus, keep me always alert to you, to your word, your action, and your constant presence in my life. Let me see your glory."
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar