Selasa, 25 September 2018

Doa Hari Rabu

26 Sept' 2018

By : Team Moderator DSM

Ya Tuhanku,
sejenak aku ingin mengungkapkan keadaanku.
Setiap hari aku kebisingan dengan suara dimana-mana.
Suara TV, kulkas, microwelle, perabotan makan.
Diluar rumah suara kendaraan, pesawat, klakson mobil.
Aku merindukan keheningan.

Sebagai seorang ibu yang bekerja setiap hari ,
aku sering memiliki kerinduan ini.
Aku ingin berdiam hening sendirian,
tanpa ada desakan untuk menjawab pertanyaan,
tanpa daftar yang harus dilakukan yang tidak ada habisnya,
tanpa dering telepon, tanpa email, tanpa janji bertemu,
tanpa belanja harian, tanpa kegiatan menyetir mobil,
tanpa kunjungan ke dokter dengan anak-anak.
Tanpa semuanya itu. Aku ingin diam. Lega.
Menghirup udara segar.  Bahkan aku tidak ingin bertanya,
tidak ingin berpikir,  apalagi berkata-kata.
Cukup, aku hanya merindukan keheningan.

Tetapi ketika aku meninggalkan suara kehidupan sehari-hariku itu,
aku masih tidak menemukan keheningan.
Karena kemudian aku mendengar kebisingan dalam diriku,
yang biasanya aku tekan : pikiran, nada suara dan kata-kata
yang tidak terucapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kemudian aku mendengar suara-suara yang tidak asing lagi,
suara orang-orang yang aku cintai, rekan-rekan ku,
bahkan mereka yang iri atau musuhku.
Mungkin juga ada suara yang tidak ingin kudengar:
suara peringatan yang memberi tahuku
bahwa aku harus mengubah sesuatu.
Suara wejangan, yang mengoreksi diriku dan
menuntunku untuk bertanggungjawab.
Suara dari masa lalu yang mengeluh tentang
kesalahan dan sakithati. Suara cinta yang aku tekan.
Atau suara ketakutan yang menggerogoti hatiku.
Suara-suara itu mengatakan: Engkau telah gagal,
lihatlah kesalahan itu di wajahmu!

Ya Tuhanku,
berikanlah kepadaku keberanian untuk berani diam;
menyelami diriku sendiri dan membiarkan semua suara
di dalam diriku bersuara.
Berikanlah kepadaku keberanian untuk mendengarkan
suara batinku, dan tidak memperdulikan suara di luar.
Berikan kekuatan kepadaku melalui proses yang
melibatkan diriku ke arah berdiam diri.
Aku menyakini bahwa aku perlu diam untuk
menemukan Engkau dan merenungkan kehendakMu.

Dalam nama Yesus Kristus,
kupanjatkan doa ini.
Amin.

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar