Kamis, 27 September 2018

Jumat 28 Sep 2018
Hari Biasa, Pekan Biasa XXV

Bacaan 1 : Pkh 3:1-11
Mazmur : Mzm 144:1-4
Injil : Luk 9:18-22

“Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapapun”

Mengapa Yesus melarang para murid untuk memberitahukan pengetahuan mereka tentang diri-Nya? Sebab, pengetahuan tentang Yesus, tidak cukup hanya berasal dari orang lain. Berbagai macam informasi dan pengetahuan tentang Yesus yang berasal dari orang lain, misalnya dari para orang tua, dari katekis, dari para pastor, dari guru/dosen memang perlu dan penting. Namun, itu semua tidak cukup karena hanya menyentuh sisi pengetahuan atau intelektual saja, tidak serta merta menyentuh hati. Padahal, pengenalan akan Yesus harus lebih mendalam daripada sekedar pengetahuan intelektual. Harus sampai pada pengalaman dan relasi personal dengan-Nya. Itulah makanya, kendati iman itu datang dari pendengaran (Rm 10:17), artinya pertama-tama kita mendengar informasi tentang Yesus lalu mengimani-Nya, tetapi untuk selanjutnya kita harus semakin mengenal dan mengimani-Nya berdasarkan pengalaman dan relasi personal kita dengan-Nya. Hal ini tidak bisa diperoleh hanya dari informasi orang lain tetapi harus dari pengenalan konkret tinggal bersama-Nya, mengalami dikasihi, diampuni, ditegur, diarahkan, dibimbing, dan sebagainya. Baru, dari pengalaman ini kita bisa membei kesaksian iman; dan kesaksian itu bukanlah kesaksian kosong karena sungguh berdasarkan pengalaman konkret kita.

Doa: Tuhan, bimbinglah kami untuk terus-menerus mengenal Engkau dan berelasi secara personal dengan-Mu supaya kami pun semakin mengenal kehendak-Mu atas kami. Amin. -agawpr-

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar