Sabtu, 15 September 2018

Kencan Dengan Tuhan
Minggu, 16 September 2018

Bacaan: Yohanes 1:12 "Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya."

Renungan:
  Kematian anak tunggalnya yang cerdas dan tampan telah menyebabkan seorang konglomerat terkena serangan jantung dan meninggal. Dia meninggalkan 2 surat wasiat untuk dibacakan oleh pengacara keluarganya. Di surat wasiat yang pertama ia meminta agar barang-barang antik miliknya dilelang dan barang pertama yang harus terjual adalah lukisan cat minyak bergambar wajah anaknya. Jika lukisan itu sudah terjual, barulah surat wasiat kedua dapat dibuka dan dibacakan di depan para tamu.
  Ketika hari pelelangan tiba lukisan wajah anaknya dilelang pertama kali. Setelah sekian lama tak ada seorang pun yang berminat membeli lukisan tersebut, sehingga suasana terasa membosankan. Namun tiba-tiba seorang pria berkulit hitam yang tidak lain adalah pelayan setia anak majikannya tersebut membeli lukisan tersebut seharga $75. Setelah lukisan minyak itu terjual, maka pengacara membacakan surat wasiat  kedua yang mengatakan bahwa siapa yang membeli lukisan minyak itu berhak memiliki semua kekayaan dan barang-barang antik lainnya dengan cuma-cuma. Jalan untuk mendapatkan warisan dan barang antik konglomerat tersebut adalah dengan mengasihi anaknya yang tunggal.
  Untuk mendapatkan harta yang paling berharga yaitu kehidupan kekal, maka kita harus menerima dan mengasihi Yesus, Anak Allah yang tunggal. Sesungguhnya saat lidah kita mengaku Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita, maka di hadapan Allah, Yesus mengakui kita sebagai anakNya. Kita harus percaya bahwa hanya oleh kematian Yesus kita diperdamaikan dengan Allah dan dilayakkan untuk memanggil Allah, "Ya Abba, ya Bapa!"
  Maukah kita menerima warisan yang kekal secara cuma-cuma? Datanglah kepada Yesus dan nyatakan dengan sungguh-sungguh bahwa anda menerima dan menjadikan Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat anda secara pribadi. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, masuklah dalam hatiku sebagai Tuhan dan Juruselamatku. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar