Jumat, 28 September 2018

Kencan Dengan Tuhan
Sabtu, 29 September 2018

Bacaan: Mazmur 42:6 "Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!"


Renungan:
  Seseorang memasuki ruang praktek dokter dan mengatakan bahwa ia mengalami depresi. Dunia memperlakukannya dengan kejam dan ia merasa seorang diri. Dokter itu berkata, "Pergilah melihat pertunjukkan badut yang diperankan oleh Pagliacci. Kamu akan merasa lebih baik." Orang tersebut meledak dalam tangis dan berkata, "Sayalah Pagliacci itu." Di tempat lain, Robin Williams, seorang aktor komedi, mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri karena depresi. Ia menghibur hati banyak orang dengan leluconnya, namun tidak mampu menghibur dirinya sendiri yang gundah gulana.
  Depresi adalah keadaan mental seseorang yang kehilangan gairah hidup karena tekanan persoalan. Bagaimanakah kita dapat mencapai kebahagiaan jiwa di tengah-tengah dunia yang membawa kita pada keputusasaan? Bukankah ini membuat kita seperti berjalan melawan arus?
  Kita harus memiliki kekuatan untuk bertahan dengan tidak membiarkan persoalan yang dapat membuat kita terpuruk. Pertajam pandangan iman kita dengan menyadari kehadiran Tuhan di setiap jalan yang kita lalui. Kekelaman dan kabut tebal kehidupan sering kali membuat kita tidak mampu menyadari kehadirannNya. Kita menangis dalam kepedihan hati dan menjerit di hadapan Tuhan, "Di manakah Engkau Tuhan?" Sebab kita tidak menyadari bahwa ia hadir begitu dekat dengan kita.
  Apa pun beban berat yang menindih dan tekanan yang membungkukkan kita, marilah kita bangkit dan bertahan melawan arus dunia, serta menyadari bahwa ia adalah Tuhan yang proaktif memberikan pertolongan. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, aku bersyukur bahwa Engkau selalu hadir di dekatku. Buatlah aku menyadarinya sehingga aku tetap tegar ketika menghadapi masalah. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar