Jumat, 07 September 2018

Kencan Dengan Tuhan
Sabtu, 8 September 2018

Bacaan: Galatia 6:10  "Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman."

Renungan:
  Joseph M. Stowell menceritakan pengalamannya sebagai berikut, "Saya begitu menikmati saat-saat bekerja di pekarangan rumah. Merawat rumput, memotong dan membuangnya. Di sekitar pekarangan itu tergantung keranjang bola basket dan anak laki-laki saya Joe yang baru berumur belasan tahun berkali-kali datang kepada saya sambil memohon, 'Pa, ayo kita main basket.' Saya terlalu asyik dengan pekerjaan saya sehingga saya selalu berkata, 'Tidak sekarang Joe. Papa sedang sibuk bekerja.' Saya terlalu sibuk mewujudkan impian saya yaitu sebuah taman indah yang akan membuat orang kagum.
  Di akhir musim panas, saya mengunjungi keluarga yang kehilangan putra mereka seusia Joe untuk menghibur mereka. Dalam perjalanan pulang, perasaan bersalah menghantam hati saya. Ternyata merawat pekarangan rumah telah menggeser posisi Joe di hati saya, sehingga saya tidak punya waktu sedikit pun untuk bermain bersamanya. Saya bertekad untuk meluangkan waktu bermain basket dengan Joe. Ketika sampai rumah saya berteriak, 'Hei Joe! Ayo kita bermain basket!' Tetapi ia berkata, 'Tidak sekarang, Pa! Saya sedang sibuk.' Saya heran bagaimana mungkin kesibukan dan hal-hal lain lebih menarik perhatian saya daripada waktu-waktu penting bersama anak saya? Tetapi semua sudah terjadi, kini tinggal penyesalan."
  Mereka yang kita kasihi yang Tuhan karuniakan di dalam kehidupan ini, adalah orang-orang penting yang memerlukan perhatian dan waktu khusus dari kita. Perpisahan dan kepergian orang yang kita kasihi bisa terjadi kapan saja, bahkan di saat kita belum sempat mengasihi mereka. Karena itu bahagiakanlah mereka sebelum penyesalan datang. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, tanamkanlah dalam hatiku bahwa orang-orang yang Engkau tempatkan dalam hidupku itu lebih penting dari kesibukanku yang lain. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar