Minggu, 23 September 2018

Kencan Dengan Tuhan
Senin, 24 September 2018

Bacaan: Efesus 2:10  "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."

Renungan:
  Suatu ketika seorang tukang jam berkata kepada sebuah jam dinding, "Maukah engkau kujadikan sesuatu yang berguna bagi orang banyak?" "Ya, aku mau," jawab jam dinding tersebut. "Kalau begitu aku akan menaruh baterai di dalammu sehingga engkau bisa bekerja. Tetapi, jika baterai di dalammu sudah aku ambil karena kehabisan daya, maka engkau tidak bisa bekerja lagi. Untuk itu tetaplah bekerja selama baterai itu berfungsi dalam tubuhmu," jelas si tukang jam lebih lanjut. Si jam dinding menuruti kehendak si tukang jam dengan sikap yang rela. Si tukang jam pun memasukkan baterainya ke dalam jam dinding tersebut dan sejak itu jam dinding tersebut mulai bekerja. Kini jam dinding itu telah berguna. Dilihat orang atau tidak, ia tetap berdenting. Dihargai orang atau tidak, ia tetap berputar. Walau tak seorang pun mengucapkan terima kasih, ia tetap bekerja.
  Demikian juga dengan manusia, ketika Tuhan menciptakan manusia dan memberi baterai, yaitu nafas hidup, sebenarnya Tuhan memiliki tujuan. Tuhan menaruh daya berupa potensi supaya manusia bisa bekerja atau berkarya. Ketika kita sudah ditebus oleh Tuhan dan hidup kita bukan lagi milik kita, tetapi sepenuhnya milik Tuhan, Tuhan sudah memersiapkan pekerjaan untuk kita seperti yang dikatakan Rasul Paulus dalam bacaan di atas. Tuhan menghendaki setiap pengikutNya tetap berguna sampai pada akhirnya baterai di dalam diri kita kehabisan dayanya yaitu ketika Tuhan memanggil kita kembali padaNya.
  Mari, selama Tuhan masih memberi kita hidup, kita lakukan hal-hal yang baik dan berguna bagi sesama yang berkenan bagi Tuhan. Tidak usah mementingkan  diri dengan pujian dan penghargaan manusia. Sekalipun hal-hal baik yang kita lakukan tidak dilihat atau tidak dihargai orang lain, tetaplah berbuat baik. Tuhanlah yang akan menghargai dan memberi upah menurut pandanganNya. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, pakailah hidupku agar berguna bagi banyak orang. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar