Sabtu, 22 September 2018

Minggu, 23 September 2018
PERCIKAN HATI❤

🌟Renungan

*MENJADI YANG TERDAHULU*

“Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.” (Mrk. 9:35b)

Sahabat, melalui Injil hari ini, Yesus mengajak kita untuk selalu ingat siapa diri kita. Jangan karena kita telah berhasil dan sukses, kita mulai melupakan siapa diri kita yang sebenarnya di hadapan Allah.   Haruslah kita ingat, bahwa apapun yang kita miliki di dunia ini, kemampuan, kekayaan, bakat atau talenta, itu bukan semata-mata karena kita hebat, karena kita kuat, atau karena kita gagah, tapi itu semua tidak lain adalah berkat dan anugerah Tuhan kepada kita.

Karena itu, milikilah dalam diri kita hidup seperti seorang hamba, yang dengan penuh kerendahan hati tidak mudah dikuasai oleh sikap sombong dan tinggi hati. Ingatlah, mementingkan diri sendiri hanya akan menumbuhkan rasa iri dalam diri kita, dan jika memang dalam diri kita ada rasa iri, lalu pantaskah kita menjadi yang terdahulu di hadapan Allah?

Allah mencintai kerendahan hati, seperti yang telah ditunjukkan oleh Putera-Nya Yesus Kristus. Seorang Raja rela menjadi Manusia dan bukan hidup sebagai seorang Raja tapi sebagai manusia biasa yang mendapat cacian dan hinaan oleh orang lain. Inilah yang patut kita teladani, bahwa sebenarnya untuk menjadi yang terdahulu di hadapan Allah, bukan semata-mata kita harus berusaha memiliki semua yang ada di dunia ini, tapi berusaha untuk memiliki hati yang selalu terbuka untuk selalu mengasihi, mencintai kedamaian, dan pengorbanan yang tulus.

Jadilah terdahulu di hadapan Allah, agar hidup kita selalu diberkati oleh-Nya yang ada sumber keselamatan kita.

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar