*PANGGILAN KASIH*
Jumat 21 Sep 2018
_Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu. Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu. (Ef 4:1-2)_
Tuhan memanggil setiap manusia sesuai dengan rencana dan kehendak-Nya.
Namun, dalam menapaki hidup panggilan,
seringkali manusia melewati kerikil tajam dalam kehidupan sehingga tujuan hidupnya terlupakan begitu saja,
entah karena kesibukan dan penderitaan yang dialaminya, atau karena hal-hal lain.
Dalam dirinya sebagai pengikut Kristus, manusia tak luput dari kelelahan, kekeringan, dan kegersangan hati dalam mengikuti Kristus.
Saat hal-hal itu datang menerpa kehidupan, tidak jarang menjalani kehidupan panggilan terasa berat.
Pada dasarnya, perasaan itu tidak konsisten, bisa dan mudah berubah.
Pada saat itulah iman dan kesetiaan diuji, yaitu:
`Sebesar apakah engkau mencintai-Ku?`
Kasih adalah jawaban dari segalanya.
Jika tidak ada kasih dalam panggilan maka semuanya adalah sia-sia.
Banyak orang `tidak sempat berdoa`.
Bagaimana tidak sempat berdoa, padahal dalam doa ada kasih?
Bagaimana kalau batin kita mengalami kelelahan sehingga tidak dapat mengalami kasih Allah?
Hanya satu jawabannya:
`Bertekunlah dan berdoalah senantiasa dalam kesesakanmu karena Tuhan selalu menyertaimu!`
*_Sr. M. Priska, P.Karm_*
Jumat 21 Sep 2018
Pesta S. Matius
Ef 4:1-7.11-13; Mzm 19:2-5; Mat 9:9-13
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar