Jumat, 28 September 2018

#renungan

*MENGGETARKAN*

Sabtu 29 Sep 2018

_`Kata Natanael kepada-Nya: `Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!`. (Yoh 1:49)_


Seruan Natanael di atas mengajak kita untuk mawas diri, `Sudah sejauh mana saya percaya dan mengakui bahwa Yesus adalah Anak Allah?`

Natanael berseru dan mengakui Yesus adalah Anak Allah setelah pengalamannya bahwa Yesus sudah mengetahui tentang dirinya sebelum berjumpa dengannya (lih. ay. 47-48).

Sudahkah saya merefleksikan pengalaman-pengalaman hidup saya sehingga saya melihat dan percaya bahwa `Yesus adalah Anak Allah`?

Ataukah, tidak ada satu pengalaman pun yang saya refleksikan sehingga menambah iman saya?

Jika kita sampai pada iman mendalam akan Yesus sebagai Anak Allah, maka nama Yesus akan menggetarkan hati kita.

Nama Yesus menjadi nama yang penuh makna dan benar-benar menjadi `Allah yang Menyelamatkan` bagi kita.

Bukankah nama kita masingmasing mempunyai makna dan harapannya sendiri?

Apalagi, nama Yesus! Nama-Nya sungguh memberikan berkat yang melimpah dalam hidup kita.

Pemazmur meneguhkan kita untuk menyerukan nama Tuhan setiap saat (bdk. Mzm 138:3)
dan seorang kudus juga mengatakan, `Ada saatnya kita mengalami kegelapan iman dan seakan tiada pegangan lagi, tetapi jangan lupa bahwa dalam kegelapan kita masih dapat meraba-raba sekeliling kita. Harapan selalu ada bersama Tuhan Yesus.`

*_Sr. M. Anastasia, P.Karm_*

Sabtu 29 Sep 2018
Pesta S. Mikael, Gabriel, dan Rafael, Malaikat Agung
Dan 7:9-10.13-14 atau Why 12:7-12; Mzm 138:1-5; Yoh 1:47-51

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar