Sabtu 22 Sep 2018
Hari Biasa, Pekan Biasa XXIV
Bacaan 1 : 1Kor 15:35-37.42-49
Mazmur : Mzm 56:10-14
Injil : Luk 8:4-15
Inilah arti perumpamaan itu: Benih itu ialah firman Allah.
Yesus menyampaikan perumpamaan sekaligus mengartikannya. Maka, apa makna dan maksud perumpamaan itu sudah jelas bagi kita. Kali ini saya menawarkan untuk memperdalam makna firman Allah. Yesus menegaskan bahwa benih yang ditaburkan Tuhan dalam hati kita adalah Firman Allah. Apa atau siapakah firman Allah itu? Tentu kita akan menjawab: Sabda Tuhan yang tertulis dalam Kitab Suci. Benar! Namun, firman Allah adalah juga menunjuk pada Yesus sendiri. "Pada mulanya adalah Firman, ... Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita" (Yoh 1:1.14). Kalau Firman Allah di sini kita artikan sebagai Yesus sendiri, maka ajaran Yesus dalam perumpamaan ini berarti: setiap saat, Yesus berkenan hadir dalam hidup kita dan mengetuk pintu hati kita. Kalau kita membukakan pintu hati kita, Ia berkenan masuk dan tinggal dalam hati kita. Maka, hati kita pun diubah oleh-Nya menjadi lahan yang subur untuk tumbuh dan berkembangnya berbagai macam keutamaan hidup.
Doa: Tuhan bukalah kati kami untuk selalu mendengarkan Sabda-Mu dan biarlah hidup kami diubah oleh Sabda-Mu itu. Amin. -agawpr-
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar