Minggu, 23 September 2018

Senin, 24 September 2018
KatKit (Katekese Sedikit) No. 146

Seri Alkitab
INJIL MARKUS 1:29-34

Syalom aleikhem.
Bacalah ayat 29

Setelah pengusiran setan, adegan di rumah ibadat usai. Lalu, Tuhan Yesus bersama dua murid, yaitu Yakobus dan Yohanes, pergi ke rumah Simon dan Andreas. Ayat ini cukup jelas.

Bacalah ayat 30

Rupanya di sana, ibu mertua Simon sakit. Ibu mertua? Ya. Apakah berarti Simon punya istri? Ya. Memang istri Simon tak diceritakan sama sekali dalam Alkitab, namun dengan adanya ibu mertua, pastilah ada istri; entah masih hidup entah sudah almarhum. Bisa jadi Simon seorang duda, dan ibu mertuanya ikut tinggal di rumahnya.

Apa sakitnya? Demam, suhu tinggi pada badan. Dikatakan ibu mertua Simon terbaring. Berarti ia tak bisa bangun karena panasnya suhu badannya. Ia tiduran di pembaringan. Keadaan inilah yang diberitahukan kepada Tuhan Yesus, yaitu keadaan sakitnya ibu mertua Simon.

Bacalah ayat 31

Tuhan Yesus mendekati ibu mertua Simon. Dikisahkan Tuhan Yesus memegang tangan ibu mertua Simon. Untuk apa? Membangunkannya. Adegannya: Tuhan Yesus membantu ibu mertua Simon bangun dan berdiri dari tempat tidurannya. Ketika sudah berdiri itulah, demamnya hilang. Hilangnya demam itu akibat tindakan Tuhan Yesus. Saat berdiri itulah, si ibu mertua tiba-tiba sembuh secara ajaib.

Setelah sembuh, si ibu mertua melayani mereka. Kata Yunani “melayani” di sini biasanya terkait dengan menyediakan makanan atau perlengkapan lain. Si ibu mertua menjamu Tuhan Yesus dan para murid-Nya.

Bacalah ayat 32

Ketika matahari sudah terbenam, orang-orang membawa mereka yang sakit dan kerasukan setan kepada Tuhan Yesus. Matahari terbenam, menurut hitungan Yahudi, artinya hari sudah berganti, berarti Sabat telah lewat; orang boleh kembali berkegiatan. Tak heran, orang-orang mencari kesembuhan dari Tuhan Yesus. Menurut ayat ini, sakit-penyakit berbeda dengan kerasukan setan. Injil membedakan kedua hal ini.

Bacalah ayat 33

Orang-orang yang mencari kesembuhan berkerumun di depan pintu, berdesak-desakan. Ayat ini menunjukkan besarnya pengaruh penyembuhan oleh Tuhan Yesus bagi warga Kapernaum. Hebohlah!

Bacalah ayat 34

Ayat ini menyiratkan bahwa penyembuhan dilakukan seketika, mungkin Tuhan Yesus hanya menyentuh mereka dan mereka langsung sembuh. Di sana ada banyak orang dan banyak penyakit. Semuanya sembuh secara ajaib oleh Tuhan Yesus. Hal kedua selain penyembuhan penyakit adalah pengusiran setan.  Mengusir artinya mengeluarkan dengan paksa. Hal ini menegaskan lagi kejadian di rumah ibadat. Setan-setan kalah, takluk dan takut kepada Tuhan Yesus. Mereka tak punya pilihan lain selain kabur.

Tuhan Yesus melarang setan-setan bicara. Ini menunjukkan sekali lagi kuasa Tuhan Yesus yang begitu besar atas roh-roh jahat. Dijelaskan bahwa alasan pelarangan itu karena para setan mengenal betul siapa Tuhan Yesus, yaitu Mesias. Orang harus mengenal Tuhan Yesus dari pengalamannya sendiri, bukan dari perkataan para setan.

Rev. D. Y. Istimoer Bayu A.
Katekis Daring

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar