Kamis, 18 Oktober 2018

Kencan Dengan Tuhan
Jumat, 19 Oktober 2018

Bacaan: Pkh 7:14 "Pada hari mujur bergembiralah, tetapi pada hari malang ingatlah, bahwa hari malang ini pun dijadikan Allah seperti juga hari mujur, supaya manusia tidak dapat menemukan sesuatu mengenai masa depannya."

Renungan:
  Kata "hari" memunyai rentang waktu mulai terbitnya fajar sampai datang senja. Jika Tuhan yang menjadikan waktu atau hari-hari yang ada, maka setiap hari pasti adalah hari yang baik. Apa pun yang sedang terjadi dalam kehidupan kita, apakah itu usaha sedang lancar, jualan laris atau sebaliknya, tubuh sedang sakit, pengeluaran banyak sementara penghasilan tidak mencukupi, semua itu terjadi dalam sepengetahuan Tuhan.
  Hari yang baik bisa diartikan sebagai hari mujur, hari beruntung, dan hari selamat. Setelah Tuhan menyelesaikan ciptaanNya, Dia melihat bahwa semua yang diciptakanNya itu baik. Namun dalam perjalanan kehidupan manusia, manusialah yang menciptakan hari baik dan hari buruk. Lalu bagaimana cara membuat hari kita selalu baik? Di dalam 1 Petrus 3:10-12, ada 3 hal yang harus dilakukan jika mau melihat hari-hari yang baik. Pertama, jaga lidah. Artinya adalah belajar memperkatakan hal-hal positif. Mulailah hari anda dengan memandangi wajah di cermin dan berkata, "Hari ini saya pasti berhasil, usaha saya pasti laris, karier saya pasti naik, di dalam nama Tuhan Yesus. Amin". Memulai hari dengan ucapan positif akan melahirkan energi yang membangkitkan semangat. Kedua adalah melakukan yang baik, artinya belajar dari pengalaman dan jangan mengulangi kesalahan, lakukan dengan cara yang benar. Ketiga carilah perdamaian dengan semua orang. Persahabatan ibarat anak tangga. Semakin banyak sahabat, semakin banyak pula tangga yang bisa kita naiki untuk mencapai kesuksesan.
  Marilah kita jadikan setiap hari menjadi hari yang baik. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, terima kasih atas hari yang baru ini. Aku percaya rahmatMu selalu baru  bagiku di setiap hari yang baru. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar