Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 11 Oktober 2018
Bacaan: Amsal 16:18 "Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan."
Renungan:
Ada banyak orang yang hobinya mendaki gunung dan mereka pun sangat senang ketika berhasil mencapai puncak gunung. Rasa lelah seperti hilang, berubah menjadi kegembiraan dan rasa puas yang luar biasa karena akhirnya mereka bisa melihat keindahan alam dari puncak gunung tersebut. Biasanya para pendaki itu tidak mau cepat-cepat turun, mereka akan tinggal beberapa waktu dulu di puncak gunung tersebut.
Hal ini dapat menjadi gambaran bagi hidup manusia, baik dalam pekerjaan, usaha dan pelayanan. Dengan segala kemampuan yang ada dalam diri kita, kita ingin mendaki sampai ke puncak karier. Jika kita sudah mencapai tempat tertinggi dalam karier, maka kita ingin terus berada di puncak tersebut. Bedanya dengan para pendaki gunung yang sesungguhnya adalah kalau mereka akan tetap turun dari gunung, sedangkan kita yang sudah berada di puncak kesuksesan tidak mau turun lagi. Namun satu hal perlu kita ingat, ketika kita berada di puncak, jangan biarkan hati kita pun berada di puncak. Artinya, kalau hidup kita sudah diberkati Tuhan dengan kesuksesan, kita harus dapat menjaga hati agar kita tetap menjadi orang yang rendah hati dan jangan berubah menjadi sombong.
Amsal 16:18 berkata, "Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan." Dengan demikian kita tahu bahwa ketika Tuhan melarang kita untuk sombong, itu berarti Dia menghendaki supaya kita tidak jatuh. Tetaplah nikmati puncak karier kita dengan kerendahan hati dan dengan pengakuan bahwa semua itu adalah berkat dari Tuhan. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, ampunilah aku atas dosa kesombongan yang selama ini mengikat diriku. Kini ajarilah aku untuk rendah hati. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar