Rabu, 17 Oktober 2018

Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 18 Oktober 2018

Bacaan: Amsal 6:16-17 "Enam perkara ini yang dibenci TUHAN, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya:
mata sombong..."

Renungan:
  Salomo menempatkan mata sombong sebagai perkara pertama yang dibenci oleh Tuhan. Mata sombong adalah kata lain dari sifat angkuh yaitu sifat yang memandang rendah orang lain dan menganggap diri sendiri yang paling pandai, kaya, cantik, tampan atau benar.
  Mengapa mata sombong dibenci oleh Tuhan? Pertama "Pride is the oldest sin", artinya kesombongan adalah dosa yang tertua. Kesombongan adalah lawan dari sifat rendah hati. Kesombongan adalah dosa pertama yang menjadikan Lusifer jatuh dalam dosa. Kesombongan membuat ia memberontak dan ingin menyamai Allah Yang Mahatinggi. Pemberontakan itu membuat ia dihalau dari hadapan Tuhan. Kedua, Ben Sirach menjelaskan "Pride is the reservoir of sin", artinya kesombongan adalah gudang dosa. Kesombongan merupakan induk dari banyak dosa lainnya. Oleh kesombongan timbullah pertengkaran, meremehkan, keluar kata-kata kasar yang menjatuhkan dan menyakiti sesama serta meninggikan diri.
  Jika hati seseorang sudah ditutupi awan gelap kesombongan, maka ia tidak akan dapat melihat kekurangan atau kesalahaannya sendiri. Kesombongan membuat orang selalu memegahkan diri dan menganggap diri paling benar, seperti Rabi Simeon yang berkata, "Dunia tidak akan cukup baik tanpa 30 orang benar seperti Bapa Abraham. Jika ada 10 orang benar, maka saya dan anak saya berada dalam kumpulan orang benar itu. Jika hanya lima, maka saya dan anak saya pasti masuk di dalamnya. Jika hanya dua, itu adalah saya dan anak saya. Jika hanya satu, itu adalah saya!" Jauhkanlah diri dari mata sombong, karena Tuhan akan menghukumnya, "Sebab Tuhan semesta alam menetapkan suatu hari untuk menghukum semua yang congkak dan angkuh serta menghukum semua yang meninggikan diri, supaya direndahkan." (Yes 2:12). Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, ingatkan dan tegurlah aku ketika aku mulai menyombongkan diriku. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar