Sabtu, 13 Oktober 2018

Kencan Dengan Tuhan
Minggu, 14 Oktober 2018

Bacaan: Mazmur 37:24 "Apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya."

Renungan:
  Suatu ketika ada seorang ayah dan gadis kecilnya berjalan melintasi jembatan gantung yang berada di atas sebuah sungai yang arusnya cukup deras. Karena gugup si anak berkata, "Ayah, tolong biarkan aku memegang tanganmu karena aku takut sebab jembatan ini terlihat menakutkan." "Tidak nak. Akulah yang harus memegang tanganmu. Jika engkau yang menggenggam tangan ayah dan kemudian sesuatu terjadi, kemungkinan engkau akan melepaskan tangan ayah. Tetapi, jika ayah yang menggenggam tanganmu dan sesuatu terjadi, ayah pasti akan tetap menggenggam tanganmu, tidak peduli apa pun yang akan terjadi," kata ayahnya.
  Kisah ini menggambarkan sikap kita dalam beriman kepada Tuhan. Terkadang tanpa sadar, kita ingin memegang tanganNya. Dengan begitu rasanya kita telah mendapat kekuatan yang besar dan tidak ada yang bisa menggoyahkan kita lagi. Tetapi ingatlah bahwa menggenggam dan digenggam adalah dua kata yang berbeda artinya. Menggenggam artinya kita yang memegang tangan orang dan digenggam artinya orang lainlah yang menggenggam tangan kita.
  Jadi biarlah Tuhan yang menggenggam tangan kita, sebab di saat tubuh kita lemah dan tiada berdaya, kita akan selalu aman dalam genggamanNya. Bahkan dalam keadaan yang tenang sekalipun Ia tidak akan melepaskan tangan kita. Sebab, Tuhan tahu bahwa bahaya bisa mengancam kapan saja, sehingga ia senantiasa menjaga dan melindungi kita. Jadi ketika masalah menimpa, katakanlah pada Tuhan, "Genggamlah tanganku ya Tuhan." Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, di dalam kelemahanku peganglah tanganku sehingga aku akan tetap kuat bersamaMu. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar