Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 10 Oktober 2018
Bacaan: Amsal 11:27 "Siapa mengejar kebaikan, berusaha untuk dikenan orang, tetapi siapa mengejar kejahatan akan ditimpa kejahatan."
Renungan:
Setiap kesalahan yang kita lakukan mungkin saja bisa terlupakan oleh orang lain dan telah dimaafkan, tetapi tidak akan pernah bisa dihapuskan dari sejarah. Ia akan terus ada. Gajah mati meninggalkan gading namun manusia mati meninggalkan nama. Ada banyak tokoh sejarah dunia yang dikenang sesuai dengan perbuatannya. Hitler sering kali diingat sebagai tokoh anti Yahudi dan juga sebagai seorang yang sangat kejam. Nelson Mandela selalu dijadikan contoh figur yang mencintai kedamaian. Bunda Teresa selalu dikenang sebagai seseorang yang berhati mulia bagi orang terpinggirkan.
Saat ini, pilihan ada pada diri kita masing-masing, apakah kita ingin dijadikan sebagai teladan yang baik atau yang buruk? Bila kita adalah orang tua, anak-anak kita bisa mencontoh sikap kita yang buruk atau yang baik. Sebagai seorang pemimpin, bawahan kita dapat menjadikan kita contoh seorang pemimpin yang buruk atau baik. Bahkan sesama teman pun bisa saling mencontoh.
Marilah kita tetap menjaga sikap yang benar sehingga kita tidak dikenal sebagai pribadi yang buruk tetapi sebagai pribadi yang baik dan kita dapat dijadikan contoh yang benar oleh orang-orang di sekitar kita. Inilah waktunya bagi kita untuk mulia menentukan sikap dengan meninggalkan segala hal yang buruk dari dalam diri kita masing-masing. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, penuhilah aku dengan Roh kebaikanMu, agar aku senantiasa melakukan hal-hal yang benar dan menjadi teladan baik bagi sesamaku. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar