Senin, 29 Oktober 2018

Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 30 Oktober 2018

Bacaan: Amsal 21:23  "Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran."

Renungan:
  Suatu ketika seorang wanita menyebarkan berita bahwa tetangganya telah berselingkuh. Dalam beberapa hari, seluruh warga desa mengetahui berita yang memalukan itu. Tentu saja orang yang menjadi korbannya merasa sakit hati, bahkan tersingkirkan. Wanita yang menjadi sumber berita itu mendapat konfirmasi bahwa apa yang diberitakannya tidak benar. Akhirnya dengan penuh penyesalan wanita itu datang kepada seorang hamba Tuhan di desanya untuk meminta nasihat dan memperbaiki kesalahannya. "Ibu, pergilah ke pasar dan belilah seekor ayam. Sembelihlah ayam itu kemudian dalam perjalanan pulang cabuti bulu-bulunya dan buang satu persatu di sepanjang jalan. Setelah itu kembalilah ke sini, " kata hamba Tuhan itu. Setelah melakukan nasihat itu, wanita tadi kembali kepada si hamba Tuhan. "Sekarang pergilah, kumpulkan kembali semua bulu yang telah ibu buang dan bawa kembali ke sini, " kata si hamba Tuhan. Beberapa jam kemudian ia datang kembali dengan hanya membawa beberapa helai bulu ayam saja. Angin telah menerbangkan bulu-bulu itu ke segala penjuru sehingga mustahil untuk bisa dikumpulkan. "Lihat, sangat mudah mencabuti bulu ayam dan menebarkannya ke mana saja, namun sangat tidak mungkin untuk mengumpulkannya kembali. Begitu pula dengan sebuah berita, tidak sulit untuk menyebarluaskan gosip, tetapi sekali diberitakan kita tidak akan pernah bisa memperbaiki keadaan secara utuh seperti sediakala, " kata hamba Tuhan itu.
  Yakobus mengatakan walaupun kita rajin beribadah tetapi jika tidak bisa mengekang lidah, kita sama saja seperti tidak beribadah (Yak 1:26). Baiklah kita berhati-hati dengan lidah, dengan menanamkan prinsip cepat mendengar tetapi lambat untuk berkata-kata. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, berjagalah di pintu bibirku agar apa yang aku bicarakan tidak menyimpang dari perkataanMu. Berilah aku penguasaan diri yang tinggi terutama ketika berhadapan dengan sebuah berita yang tidak baik. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar